Uncategorized
Sinergi Cegah Penyebaran Covid 19, Forkopimda Lumajang Laksanakan Apel Gelar Pasukan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan
LUMAJANG – Forkopimda Kabupaten Lumajang menggelar Apel gelar pasukan penegakan disiplin Protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona Covid-19 di Kabupaten Lumajang dengan melaksanakan 3M ( memakai Masker, Mencuci tangan, dan menjaga jarak ) dan 3T ( Tracing, Testing dan Treatmen ), Selasa (15/6/2021).
Apel gelar pasukan digelar di Alun-alun Kabupaten Lumajang dihadiri oleh Bupati Lumajang Sdr. H. Thoriqul Haq, MML., Dandim 0821 Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol., Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, SIK.M.Si., Danyonif 527BY Letkol Inf Alexander Terangta. PA..
Bertindak selaku Pimpinan apel Bupati Lumajang Sdr. H. Thoriqul Haq, dengan peserta apel 1 SSK Pa Staf, Danramil dan anggota Kodim 0821, 1 SST Yonif 527, 1 SST Polres Lumajang, 1 SST Satpol PP Kab. Lumajang, SST Dishub Kab. Lumajang, 1 SST Polkes dan Dinkes Kab. Lumajang, 1 SST BPBD dan PMI Kab. Lumajang, Kendaraan Tim Satgas Covid-19 Kab. Lumajang 9 unit Ambulans Dinkes, 1 unit RS Bhayangkara, 1 unit TRC BPBD, 2 unit patroli Satpol PP, 1 unit ambulans Kodim 0821 dan 1 unit Dokkes Polres Lumajang.
Dalam sambutannya Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, MML menyampaikan bahwa Forkopimda Lumajang terus bersinergi dan komunikasi dalam setiap kegiatan penegakan disiplin Prokes kemudian kegiatan ini agar ditindaklanjuti ditingkat Forkopimka secara otomatis.
“Kegiatan kemasyarakatan agar terus dilakukan pemantauan sehingga tidak terjadi kerumunan dan kami ucapkan terima kasih kepada Forkopimka yang telah mengambil langkah preventif sehingga, Kab. Lumajang sangat kondusif, tidak ada penolakan yang siknifikan dari keluarga maupun pasien terpapar.” kata H. Thoriqul Haq.
Bupati juga menyampaikan bahwa langkah kebersamaan di Kabupaten Lumajang dalam pencegahan covid-19 dan penegakan disiplin Prokes pada saat liburan Lebaran dengan menutup semua tempat wisata merupakan langkah yang cukup baik.
“Dan ini hasilnya terbukti pasca lebaran di Lumajang nol yang terkonfirmasi positif, bahkan di rumah sakit juga kosong tidak ada pasien Covid. Semoga kegiatan hari ini sebagai kontrol untuk tetap semangat dalam penegakan Prokes tidak boleh kendor dan tetap semangat.” pungkas Bupati Lumajang.
Dandim 0821 Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol juga menyampaikan arahannya kepada seluruh peserta apel, Operasi yustisi penegakan disiplin Prokes untuk tetap dilaksanakan di jalan, pasar, hiburan, kafe atau hiburan dalam pesta pernikahan mari kita rapatkan barisan agar kita bisa antisipasi penyebaran pandemi covid-19 diwilayah Kabupaten Lumajang.
“Perhatikan Prokes dengan tetap jaga jarak, penggunakan masker dan tiga pilar agar tetap intens untuk sosialisasi 3M, 3T tetap dilaksanakan jangan sampai kendor, sebagai pedoman nanti akan diterbitkan surat edaran dari Bupati Lumajang dan kewajiban kita semua untuk mengawalnya.” ungkap Dandim
Letkol Inf Andi A. Wibowo menambahkan kegiatan pembatasan- pembatasan tetap sesuai prosedur sehingga tidak terjadi klaster baru, maksimal 50 % dari kapasitas tempat acara dengan tetap mengetahui Forkopimka.
Sementara Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, SIK.M.Si menyampaikan mobilisasi masyarakat dari wilayah zona oranye dan merah agar sedini mungkin diantisipasi, seperti berkunjung atau menghadiri hajatan secara rombongan di kota zona merah tersebut, sehingga nantinya dapat diminimalisir penyebaran pendemi covid-19.
“Karena terbukti beberapa kasus yang terjadi yaitu sepulang dari luar kota kembali ke Lumajang, kita selaku penegak disiplin Prokes yang merupakan benteng terkahir harus tetap sinergi dan semangat dalam rangka meminimalisir terjadinya penyebaran covid-19 diwilayah Kab. Lumajang” pungkas AKBP Eka Yekti.
Setelah apel gelar pasukan Bupati Lumajang beserta tamu undangan melaksanakan pengecekan kesiapan kendaraan tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Lumajang yang nantinya siap digerakkan setiap saat. (Humas Polres Lumajang)
Uncategorized
Gelorakan Semangat ‘Jogo Omah’, Kapolda Jatim Tekankan Polisi Bersama Masyarakat Jaga Kamtibmas
SURABAYA – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memberikan arahan tegas kepada jajarannya usai melaksanakan ibadah Salat Jumat di Masjid Arif Nurul Huda, Mapolda Jatim, pada Jumat (16/10/2026).
Sebagai pejabat baru yang resmi mengemban amanah sejak 9 Oktober 2026, Irjen Pol Dekananto meminta seluruh personel Polda Jatim untuk memperkuat kedekatan dengan warga, mendongkrak kualitas pelayanan, serta menjaga integritas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Dalam arahannya, ia menekankan program “Polisi Bersama Masyarakat” yang selaras dengan instruksi Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, bahwa kehadiran plPolisi di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata dan bersahabat.
Secara khusus, Kapolda Jatim mengingatkan anggotanya untuk menjaga moralitas dan melarang keras tindakan pungutan liar atau pemaksaan kepada warga.
“Saya selalu menyampaikan kepada seluruh anggota, ambil hati masyarakat, jangan ambil harta masyarakat. Artinya, dalam melaksanakan tugas, berikan pelayanan dengan tulus dan ikhlas,” ujar Irjen Pol Dekananto.
Ia menambahkan bahwa warga yang menyambangi kantor Polisi umumnya sedang menghadapi masalah atau mencari perlindungan. Oleh karena itu, personel wajib memberikan perlakuan setara tanpa memandang penampilan luar.
Pada momen tersebut,Kapolda Jatim ini juga memperkenalkan jargon “Jogo Omah” (Menjaga Rumah). Semangat ini merupakan ajakan bagi seluruh elemen untuk bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban umum (kamtibmas), mulai dari lingkungan keluarga hingga lingkup provinsi.
“Jawa Timur adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga mulai dari rumah dan keluarga kita, lingkungan tempat tinggal, RT/RW, kecamatan, sampai seluruh wilayah Jawa Timur,” tuturnya.
Guna memperbaiki kualitas institusi, Irjen Pol Dekananto menyatakan membuka diri terhadap kritik, masukan, maupun komplain masyarakat, termasuk yang beredar di media sosial.
Ia berjanji akan menindak tegas setiap pelanggaran atau penyimpangan yang dilakukan oleh oknum anggotanya.
“Mari kita bergandeng tangan dan memberikan yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)
Uncategorized
Polda Jatim Ungkap Dugaan Eksploitasi Anak di Jember, Dua Tersangka Diamankan
SURABAYA – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPO) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan tindak pidana eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak yang diduga terjadi di wilayah Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.
Dalam pengungkapan tersebut, penyidik telah menetapkan dua orang tersangka berinisial WJ (37) dan IM (52). Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut, di antaranya satu unit telepon genggam, buku catatan, alat tes kehamilan, botol minuman kosong, dua blister pil kontrasepsi, serta hasil visum et repertum.
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, pengungkapan perkara berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh kepolisian melalui serangkaian penyelidikan.
“Berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh, ditemukan adanya dugaan eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak. Anak-anak tersebut diduga dieksploitasi untuk melayani tamu dengan tarif sekitar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kamis (15/10/2026).
Dari setiap transaksi tersebut, korban diduga hanya menerima sekitar Rp50 ribu, sedangkan sebagian lainnya diduga dikuasai oleh tersangka.
“Penyidik masih terus mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk pola perekrutan, pihak-pihak yang terlibat, serta kemungkinan adanya korban lainnya,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.
Pada kesempatan yang sama, Dirres PPA dan PPO Polda Jatim Kombes Pol Dr. Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., mengatakan bahwa berdasarkan hasil pengembangan sementara, penyidik telah mengidentifikasi tujuh anak perempuan yang diduga menjadi korban.
“Kami masih mengembangkan perkara ini untuk mendalami kemungkinan adanya korban lain maupun pihak lain yang diduga terlibat dalam perekrutan dan eksploitasi terhadap anak,” ujar Kombes Pol Ganis.
Polda Jatim juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember dan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap aspek perizinan tempat yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Menurut Kombes Pol Ganis, proses penegakan hukum juga dilakukan dengan tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Pendampingan, perlindungan, serta pemulihan terhadap para korban menjadi bagian penting dalam penanganan perkara.
Atas dugaan perbuatannya, kedua tersangka diproses berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak dan tindak pidana eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak.
“Polda Jawa Timur berkomitmen menindak tegas setiap bentuk eksploitasi terhadap anak. Pada saat yang sama, kami memastikan hak, perlindungan, dan kepentingan terbaik bagi anak yang menjadi korban tetap menjadi prioritas,” pungkas Kombes Pol Ganis. (*)
Uncategorized
Operasi Ops Sikat 20206 Bhabinkamtibmas Gencar Sosialisasi Kepada Warga Binaan
Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Sikat 20206, Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota terus meningkatkan intensitas patroli dialogis di wilayah binaannya, Kamis (15/10)
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya preventif dalam mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan, khususnya yang berkaitan dengan premanisme, perjudian, miras, dan tindak kriminal 3 C lainnya.
Patroli dilakukan dengan pendekatan humanis, menyasar desa-desa rawan, tempat berkumpulnya warga, warung kopi, dan pusat aktivitas masyarakat lainnya. Dalam setiap kunjungannya, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak warga untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan tetap aman dan tertib.
Kasi Humas Polres Kediri Kota AKP Sundari SH menyatakan bahwa kegiatan patroli dialogis yang dilakukan para Bhabinkamtibmas menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan di masyarakat. “Operasi Sikat ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga edukasi. Bhabinkamtibmas kami aktif mengedukasi masyarakat agar menjauhi penyakit masyarakat seperti premanisme dan minuman keras, serta mendorong warga untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan,” ujar Kasi Humas
Selain menyampaikan imbauan, para Bhabinkamtibmas juga membangun komunikasi dua arah dengan warga untuk menggali informasi terkait situasi kamtibmas di desa masing-masing. Langkah ini dinilai efektif dalam mempererat kemitraan antara polisi dan masyarakat. Kegiatan patroli dialogis dalam rangka Operasi Sikat 20206 ini akan terus digencarkan selama masa operasi berlangsung. Harapannya, kesadaran hukum masyarakat semakin meningkat dan potensi gangguan keamanan dapat ditekan sedini mungkin.
Dengan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, diharapkan tetap menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan terbebas dari segala bentuk penyakit masyarakat.
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
