Connect with us

Uncategorized

6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kegiatan pendidikan dan pelatihan Sertifikasi Gada Pratama bertempat di Mako Brimob Kompi I Batalyon C Pelopor Kediri. Kegiatan berlangsung, pada hari Jumat, 23 Oktober 202.

Dilaksanakan Upacara penutupan, Irup : Kompol Sutiono, Spd. Undangan Pejabat utama Ditbinmas Polda Jatim, Pejabat utama Brimob, Kompi 1 Batalyon C, Pelopor Kediri, Kasat Binmas dan Kanit, Binkamsa Satbinmas, Direktur  BUJP, Direktur Instansi dan perusahaan Pengguna Satpam 

Peserta pelatihan : 129 orang (127 pria, 2 wanita). Peragaan: PBB, Drill Tongkat Borgol, Beladiri, Penangan  ular dan survivel. Pemberian Penghargaan/ Anugerah sebagai Peserta terbaik:

1. Peserta peringkat terbaik nama Moh.Setya Khakim utusan swalayan Golden Kediri.

2. Peserta Cendekia nama Nanang Kosim utusan Rumkit HVA Kediri.

3. Peserta Trengginas nama Suhandri utusan Rumkit Amelia Kediri.

4. Peserta tertabah nama Imam Buchori utusan PT. Surya Ziq Zaq Kediri.

5. Peserta Tauladan nama Ade Pratama Putra utusan PT. Surya Pamenang Kediri.

6. Peserta Tangguh nama Ardani Agus Triyanto utusan PT. Surya Pamenang Kediri.

“Kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar, ” ujar Kasat Binmas Polresta Kediri, AKP KRISTIN KUSUMA RATIH, S.E., M.M. (res/an).

Continue Reading

Uncategorized

Forkopimda Jatim Gelar Apel Kontijensi Bencana Alam

Published

on

Forkopimda Jawa Timur, gelar apel pasukan dan peralatan dalam rangka kontijensi kesiapan penanggulangan bencana alam tahun 2021 di Jawa Timur, pada Senin (25/10/2021) di lapangan Kodam V Brawijaya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pimpin apel kontijensi penanggulangan bencana di Jawa Timur tahun 2021, didampingi Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Kaskoarmada II Laksma TNI Rahmad Jayadi menyiapkan pasukan dari TNI-Polri dan Stakeholder serta peralatan terkait untuk mengantisipasi terjadinya bencana yang diprediksi oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa puncak hujan di Jawa Timur pada bulan November sampai dengan Februari 2022.

Dalam kesempatan apel ini diikuti pasukan apel sebanyak 825 personel terdiri dari anggota TNI/Polri, BPBD dan Dinkes Prov Jatim serta peralatan yang digunakan untuk penanganan bencana alam antara lain kendaraan Ambulance, Truk evakuasi korban, kendaraan Covid hunter, kendaraan Videotron Bidhumas, Genset darurat, perahu karet, tenda darurat BPBD dan Dinsos Prov Jatim serta dapur umum lengkap.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan. Seluruh stakeholder harus sudah membangun sinergitas dalam menyiapkan segala sesuatu, yang terkait dengan kemungkinan jika ada puncak hujan di bulan November sampai dengan Januari, Februari 2022 yang seringkali dikenal dengan bencana alam hidrometeorologi.

Menurut Khofifah, hidrometeorologi ini bisa karena cuaca ekstrem, bisa hujan dengan kapasitas air yang sangat tinggi, bisa kemudian berakibat pada longsor dan juga bisa karena perubahan iklim global.

“Oleh karena itu semua lini, jadi Forkopimda di jajaran Pemprov, Forkopimda kabupaten /kota, seluruh relawan Basarnas, semua sudah harus bersinergi melakukan kesiapsiagaan, melakukan mitigasi, untuk bisa mengantisipasi segala sesuatu yang harus kita lakukan, antisipasi secara komperhensif,” tandasnya usai melakulan pengecekan pasukan dan peralatan dalam rangka kontijensi kesiapan penanggulangan bencana alam di Jatim.

“Jadi setiap bencana alam berpotensi terhadap bertambahnya kemiskinan, bahkan bisa sampai di atas 50%, nah 80% Jawa Timur ini berpotensi terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam, bencana alam akibat hidrometeorologi ini bisa berakibat pada rusaknya infrastruktur, kemudian rumah, karena bisa juga berseiring dengan angin puting beliung, ada hujan ada angin puting beliung, ada longsor dan seterusnya,” tambah Gubernur Jatim di hadapan awak media.

Selain itu, Khofifah juga mengingatkan kepada setiap daerah yang dulu sudah mendapatkan pelatihan siaga bencana sudah harus menyiapkan relawannya, karena secara scientific bisa di prediksi.

“Oleh karena itu, daerah-daerah yang dulu sudah pernah mendapatkan pelatihan di kampung siaga bencana, atau Kampung tangguh, ini sama-sama harus sudah menyiapkan relawannya kita tidak berharap bahwa bencana alam itu terjadi, tapi kita harus tetap melakukan kesiapsiagaan karena memang secara scientific itu bisa diprediksi,” pungkasnya Gubernur Jatim di dampingi Pangdam dan Kapolda Jatim.

Continue Reading

Uncategorized

Menkopolhukam Silaturahmi Dengan Budayawan dan Seniman Se-Jatim di Gedung Mahameru Polda Jatim

Published

on

SURABAYA,- Menteri Koordinator Bidang Polhukam Republik Indonesia, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD. Sabtu (23/10/2021) malam, Silaturahmi bersama Seniman dan Budayawan yang ada di Jawa Timur, di Gedung Mahameru, Mapolda Jawa Timur.

Dalam silaturahmi yang dilaksanakan di mapolda jatim, antara Menkopolhukam bersama dengan para seniman dan budayawan di jatim. Juga didampingi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, yang diwakili oleh Plt Sekretaris Daerah Heru Tjahjono, Pangdam V Brawijaya Mayor Jendral TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta.

Dalam sambutannya, Menkopolhukam Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, menyebutkan, bahwa saat ini masyarakat menjalani normal baru serta peradaban baru untuk ke depan. Seperti jika bertemu dengan orang, saat ini tidak boleh berpelukan maupun berjabat tangan.

Selain itu, masyarakat harus tetap ikuti Protokol Kesehatan (Prokes). Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan Vaksin. Karena fungsi vaksin untuk mencegah sebelum orang kena Covid-19.

Selain itu, dengan kegiatan malam ini. Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Jatim, yang telah memfasilitasi untuk bertemu dan berdialog dengan para Budayawan dan Seniman se Jawa Timur.

“Silahkan untuk para budayawan dan seniman jika yang ingin ditanyakan maupun harapan untuk kedepan,” ucapnya.

Menkopolhukam dalam silaturahmi yang digelar di polda jatim pada malam ini, memberikan kesempatan kepada para seniman dan budayawan untuk berdialog secara langsung. Terkait dengan keluhan serta harapan mereka selama Pandemi Covid-19.

Saat diberi kesempatan, Percil salah satu seniman muda ini mempertanyakan, kapan dirinya dan juga seniman yang lainnya bisa manggung kembali. Karena selama Pandemi Covid-19 ini, banyak seniman yang belum mempunyai aktifitas.

“Kapan pak Menko, kita para seniman boleh manggung kembali pak,” tanya Percil.

Sementara itu, Menko Polhukam Prof Mahfud MD menyebutkan, bahwa Pemerintah Pusat sungguh – sungguh ingin membangun kesenian di Indonesia.

“Semua harus tetap sabar dan tetap mentaati aturan dari Pemerintah, jangan sampai ketika dibuka maka akan ada klaster baru lagi. Semua harus tetap menahan diri dahulu,” jelas Menko Polhukam.

“Adanya serangan Covid-19 ini, para seniman memang sangat terdampak,” tambahnya.

Sedangkan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, bahwa Asesmen Mendagri, saat ini untuk wilayah yang masih berada di Level 4 maupun 3 masih belum diberikan izin untuk menggelar kegiatan.

“Untuk kegiatan nikahan sudah diperbolehkan, untuk di level satu namun tetap taati aturan. Seperti memakai masker, jaga jarak dan juga mencuci tangan,” jelas Kapolda Jatim.

Sehingga kami meminta kepada para seniman untuk membantu pemerintah mengajak masyarakat untuk melaksanakan Vaksinasi, karena di jatim sendiri targetnya 70 persen.b

Continue Reading

Uncategorized

Berbagi Bansos di Masa Pandemi Covid-19 Bersama Warga Indonesia Timur

Published

on

Surabaya – Organisasi Masyarakat Indonesia Timur bersikukuh untuk menjaga NKRI dan merah putih sampai mati. Hal ini disampaikan langsung oleh Pieter Rumasep selaku ketua Ikatan Keluarga Besar Papua Surabaya (IKBPS) pada saat kegiatan bansos dari Forkopimda Jatim dan Kota Surabaya.

Berkaitan dengan ini, Pieter Rumasep mengucapkan banyak terimakasih kepada pimpinan Forkopimda Jatim dan Kota Surabaya yang senantiasi selalu memperhatikan keadaan dan membantu beban kebutuhan hidup warga timur Indonesia yang berada di wilayah Jawa Timur khsusnya ditengah masa pandemi Covid-19.

“Dengan adanya kegiatan ini kita semua dapat berkumpul bersama saudara Indonesia Timur, berinteraksi untuk dapat menjaga tali persaudaraan, menjaga NKRI dan merah putih sampai mati,” ucap Pieter, Sabtu (23/10/2021).

Kemudian, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Han yang hadir pada kegiatan bansos itu mengatakan, hal ini merupakan hal yang luar biasa dengan niat baik Forkopimda Jatim ataupun Kota Surabaya bersama masyarakat untuk memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Dan hal ini akan terus berkelanjutan, semoga situasi gotong royong ini tidak berhenti dengan bansos. Namun, juga dalam pengendalian Covid-19 dan menjaga keamanan di Kota Surabaya,” ucap Kombes Pol A. Yusep Gunawan.

Terakhir, Kapolrestabes Surabaya berharap kegiatan bantuan sosial yang dilaksanakan oleh Forkopimda Jawa Timur ataupun Kota Surabaya menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu beliau juga mengapresiasi kebersamaan dan kekompakan Ormas Indonesia Timur yang ada di Surabaya.

Adapun jumlah bansos yang disalurkan kepada Masyarakat Indonesia Timur yang berdomisili di Kota Surabaya antara lain: warga Papua, Ambon, NTT / Flores, Eks Timor-Timor dan Sulawesi dengan jumlah total 500 lebih paket sembako. (f*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com