Connect with us

Uncategorized

Polres Kediri Kota Berbagi Untuk Relawan Penjaga Perlintasan Kereta Api

Published

on

Kediri Kota – Kepedulian terhadap sesama yang sudah biasa dilakukan oleh Kepolisian, kini dilaksanakan juga oleh Satuan Lalulintas di Polres Kediri Kota yang merupakan jajaran Polda Jatim ini.

Kali ini Satlantas Polres Kediri Kota tersebut mendatangi para relawan pengatur lalulintas khususnya di perlintasan kereta tanpa palang pintu.

Kedatangan satuan fungsi dari Polres Kediri Kota,Polda Jatim di tempat relawan penjaga perlintasan kereta tanpa palang pintu kali ini untuk menyampaikan pesan keamanan,keselamatan,ketertiban dan kelancaran lalulintas (kamseltibcarlantas) sambil berbagi sembako.

Anggota Satlantas Polres Kediri Kota, Iptu Sundari menyisir ke titik perlintasan rel Kereta Api tanpa palang pintu yang melintasi wilayah Kota Kediri terutama diwilayah Manisrenggo.

“Hari ini kita laksanakan Bakti Sosial untuk petugas Palang Pintu Kereta Api di wilayah Kediri Kota diwilayah supeltas perlintasan kereta api Di Manisrenggo ,”ungkap Iptu Sundari Urmintu,kemarin Selasa (17/1).

Di tempat terpisah Kasat Lantas AKP Prastya Yana W. S, S.I.K. SH. MH mengatakan para petugas Palang Pintu Kereta Api ataupun relawan penjaga perlintasan kereta api tanpa palang sebagai salah satu yang berperan penting dalam perlintasan kereta api.

Menurut Kasat Lantas, profesi yang menyangkut keselamatan orang banyak tersebut sekilas terlihat biasa-biasa saja seperti profesi pada umumnya.

Namun menurutnya ada beberapa hal yang tidak dapat dianggap remeh di balik pekerjaan tersebut,apa lagi relawan yang menjaga perlintasan tanpa pamrih.

“Sesuai arahan bapak Kapolres, kami datangi para relawan tersebut selain menyampaikan pesan Kamseltibcarlantas juga ada sedikit bantuan dari kami berupa paket sembako untuk Para Petugas Palang pintu dan para relawan yang menjaga perlintasan tanpa palang,” kata AKP Prastya Yana.

Pihak Polres Kediri Kota masih kata AKP Prastya Yana, juga memberikan semangat para relawan dalam menjalankan profesinya dan berharap tugas penjaga pintu rel kereta api agar tidak lengah dan selalu waspada guna menghindari serta mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Mereka ini, merupakan Mitra Polri juga, mereka membantu masyarakat agar selamat saat melintas di perlintasan kereta api ini,”tambah Kasat Lantas.

Keberadaan mereka menurutnya dapat mengantisipasi adanya kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan pengendara lain.

“Kami mengapresiasi mereka yang peduli terhadap sesama, terlebih menyangkut keamanan dan keselamatan masyarakat,untuk itu kegiatan berbagi semacam ini akan kami laksanakan secara berkesinambungan,” pungkas Kasat Lantas Polres Kediri Kota. (*)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Ngadirejo Kediri Turun ke Permukiman dan Warung Kopi, Perkuat Pendataan Sosial serta Keamanan Lingkungan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Kediri Kota melalui jajaran Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan sambang masyarakat sekaligus mendampingi pendataan program perlindungan sosial (Perlinsos) di Kelurahan Jagalan dan Ngadirejo, pada Jumat (16/10/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan dengan mendatangi warga secara langsung, baik di lingkungan permukiman maupun tempat berkumpul masyarakat, untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Di Kelurahan Jagalan, Bhabinkamtibmas melaksanakan sambang ke rumah Soejono, warga RT 03 RW 02, sekitar pukul 10.00 WIB.

Selain menjalin silaturahmi, kegiatan tersebut berkaitan dengan pendaftaran program Perlinsos serta penyampaian imbauan agar warga bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Sementara itu, di Kelurahan Ngadirejo, Bhabinkamtibmas Aiptu Bekti Purwanto melaksanakan sambang di warung kopi milik Pak Tris, lingkungan RW 09, sekitar pukul 09.30 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pendataan warga melalui program Perlinsos sekaligus mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menjelaskan melalui laporan kegiatan bahwa sambang masyarakat merupakan bagian dari pendekatan kepolisian untuk memperkuat hubungan dengan warga.

“Bhabinkamtibmas melaksanakan sambang warga sekaligus pendataan melalui program Perlinsos, memberikan imbauan agar masyarakat tetap semangat, guyub rukun, dan bersama menjaga kondusivitas lingkungan,” ungkap Kompol Bowo Wicaksono.

Menurut laporan tersebut, kegiatan di dua kelurahan dilaksanakan dengan pendekatan langsung kepada masyarakat agar komunikasi antara polisi dan warga tetap terjaga.

Di Jagalan, kunjungan kepada Soejono menjadi bagian dari kegiatan pendampingan pendaftaran Perlinsos yang berlangsung bersamaan dengan penyampaian pesan kamtibmas.

Sementara di Ngadirejo, warung kopi dipilih sebagai tempat berinteraksi dengan masyarakat karena menjadi salah satu ruang pertemuan warga dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas dapat menyampaikan pesan keamanan dalam suasana yang lebih akrab dan tidak formal.

Pendataan program Perlinsos menjadi salah satu kegiatan yang dilaporkan berlangsung dalam sambang tersebut. Namun, laporan kepolisian belum merinci jenis bantuan atau perlindungan sosial yang didaftarkan, persyaratan peserta, maupun instansi penyelenggara program.

Laporan juga tidak mencantumkan jumlah warga yang telah didata atau didaftarkan dalam kegiatan tersebut.

Karena itu, kegiatan ini belum dapat diartikan sebagai penetapan penerima bantuan sosial, melainkan sebatas pendataan dan pendaftaran sebagaimana tercantum dalam laporan.

Selain berkaitan dengan program sosial, petugas menekankan pentingnya kerukunan dan kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan.

Masyarakat diajak meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar, membangun komunikasi antartetangga, dan tidak membiarkan persoalan kecil berkembang menjadi konflik.

Pesan untuk tetap guyub rukun menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan sambang di Kelurahan Ngadirejo.

Kehidupan masyarakat yang harmonis dinilai dapat membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

Melalui pendekatan sambang, kepolisian juga berupaya memperkuat kehadiran Bhabinkamtibmas sebagai penghubung antara masyarakat dan institusi kepolisian di tingkat kelurahan.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan di Jagalan maupun Ngadirejo berlangsung lancar, aman, dan terkendali.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Kediri Kota menjalankan semangat Polisi Bersama Masyarakat melalui pendampingan kegiatan sosial, komunikasi langsung, dan penguatan keamanan lingkungan. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Banyakan Kediri Ajak Jamaah Masjid Al Hidayah Lebih Hati-Hati terhadap Modus Penipuan Digital

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kapolsek Banyakan Polres Kediri Kota AKP Joko Purwantono, S.H., mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan online yang berpotensi merugikan warga.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Hidayah, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, pada Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB itu diikuti jajaran Polsek Banyakan bersama tokoh agama, pengurus masjid, dan jamaah salat Jumat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Banyakan menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya secara umum berada dalam kondisi aman dan kondusif.

Meski demikian, masyarakat diminta tidak lengah terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya penipuan yang memanfaatkan sarana komunikasi dan transaksi digital.

“Situasi harkamtibmas di wilayah hukum Polsek Banyakan secara umum aman dan kondusif. Namun, warga perlu lebih waspada terhadap bahaya penipuan online,” kata AKP Joko Purwantono.

Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk ketika menggunakan telepon seluler, media sosial, maupun layanan transaksi elektronik.

Penipuan online dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari penawaran barang dengan harga tidak wajar, pesan yang mengatasnamakan lembaga tertentu, hingga permintaan transfer uang melalui identitas yang belum terverifikasi.

Karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi dan identitas pihak yang menghubungi sebelum melakukan transaksi atau memberikan data pribadi.

Kepolisian juga mengingatkan pentingnya menjaga kerahasiaan informasi sensitif, seperti kata sandi dan kode verifikasi akun, agar tidak disalahgunakan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Melalui kegiatan Jumat Keliling, Polsek Banyakan berupaya menyampaikan pesan pencegahan kejahatan secara langsung kepada masyarakat.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena perkembangan teknologi komunikasi tidak hanya memberikan kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga membuka peluang munculnya modus kejahatan baru.

Dalam kegiatan di Masjid Al Hidayah, Kapolsek Banyakan didampingi Wakapolsek, Kanit Binmas, Kanit Sabhara, Kanit Propam, serta Bhabinkamtibmas Desa Manyaran Aiptu Deri Risdianto.

Turut hadir Kyai Fatih Ibrohim, takmir masjid Muslih, para tokoh agama Desa Manyaran, dan jamaah salat Jumat.

Kehadiran jajaran kepolisian di tengah kegiatan keagamaan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.

Selain menyampaikan pesan kamtibmas, kegiatan ini juga membuka ruang komunikasi antara kepolisian dan warga mengenai pentingnya menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

Peran tokoh agama dan pengurus masjid menjadi penting dalam membantu menyampaikan pesan kewaspadaan kepada masyarakat secara lebih luas.

Melalui komunikasi yang dekat dengan warga, kepolisian berharap masyarakat semakin memahami pentingnya langkah pencegahan sebelum menjadi korban tindak kejahatan.

AKP Joko Purwantono juga mengajak masyarakat mempertahankan situasi keamanan yang selama ini terjaga di wilayah Kecamatan Banyakan.

Kewaspadaan terhadap penipuan online menjadi salah satu perhatian karena kejahatan tersebut dapat menyasar siapa saja, tanpa harus terjadi pertemuan langsung antara pelaku dan korban.

Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan tidak mudah percaya terhadap tawaran maupun permintaan yang mencurigakan, terutama yang disertai desakan untuk segera mengirimkan uang.

Apabila menemukan indikasi penipuan, warga dapat melakukan verifikasi melalui saluran resmi dan melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Hidayah berlangsung lancar, tertib, dan aman.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Banyakan terus memperkuat semangat Polisi Bersama Masyarakat dengan mengedepankan komunikasi, edukasi, dan pencegahan kejahatan demi menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kabupaten Kediri. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Konvoi Motor Berknalpot Brong Resahkan Warga, Polisi Kediri Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Baitussalam

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak mereka, terutama untuk mencegah keterlibatan dalam tren konvoi sepeda motor berknalpot brong yang dikenal dengan istilah Rabu Gaul dan Jumat Gaul.

Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) keamanan dan ketertiban masyarakat di Masjid Baitussalam, Jalan Diponegoro, Kelurahan Balowerti, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB itu dipimpin Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono, S.E., bersama sejumlah personel kepolisian. Selain memberikan penyuluhan, rombongan juga melaksanakan salat Jumat berjamaah bersama masyarakat.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., melalui laporan kegiatan menjelaskan bahwa salah satu perhatian kepolisian adalah munculnya perilaku negatif di kalangan anak muda yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, polisi secara khusus menyoroti aktivitas konvoi sepeda motor menggunakan knalpot brong yang disebut sebagai bagian dari tren Rabu Gaul dan Jumat Gaul.

“Pesan kamtibmas kepada jamaah agar mengawasi putra-putrinya supaya tidak salah pergaulan, salah satu contohnya ikut-ikutan tren negatif, konvoi sepeda motor menggunakan knalpot brong dengan istilah Rabu Gaul dan Jumat Gaul yang sangat meresahkan masyarakat,” kata Kompol Bowo Wicaksono.

Menurut kepolisian, pengawasan keluarga memiliki peran penting dalam mencegah anak-anak dan remaja terlibat aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Konvoi sepeda motor yang dilakukan tanpa memperhatikan ketertiban lalu lintas berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, terutama apabila disertai penggunaan knalpot yang menghasilkan suara bising.

Selain mengganggu kenyamanan warga, perilaku berkendara yang tidak tertib juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Karena itu, orang tua diharapkan tidak hanya mengetahui aktivitas anak-anaknya di rumah, tetapi juga memperhatikan lingkungan pergaulan, penggunaan kendaraan bermotor, serta kegiatan mereka di luar rumah.

Penyampaian pesan kamtibmas melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu pendekatan Polres Kediri Kota untuk menjangkau masyarakat secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, Kompol Riko Saksono didampingi KBO Satlantas, Kanit Binmas, Kanit Bhabinkamtibmas, Bhabinkamtibmas Kelurahan Balowerti Aiptu M. Chamson Syafi’i, serta anggota Polres Kediri Kota.

Kehadiran personel dari sejumlah fungsi kepolisian menunjukkan bahwa persoalan ketertiban berlalu lintas dan perilaku remaja memerlukan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pembinaan dan pencegahan.

Melalui komunikasi dengan jamaah masjid, polisi berupaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan yang aman dan nyaman.

Keterlibatan tokoh agama dan keluarga juga menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai tanggung jawab sosial dan keselamatan di jalan raya.

Istilah Rabu Gaul dan Jumat Gaul yang disinggung dalam penyuluhan merujuk pada aktivitas konvoi sepeda motor yang menjadi perhatian kepolisian karena dinilai mengganggu ketenteraman masyarakat.

Namun, laporan kegiatan tersebut tidak merinci lokasi konvoi, jumlah peserta, maupun kejadian tertentu yang berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Laporan juga tidak menyebut adanya penindakan atau penangkapan dalam kegiatan pembinaan di Masjid Baitussalam.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menegaskan melalui laporan kegiatannya bahwa pesan utama yang disampaikan kepada masyarakat adalah pentingnya pengawasan orang tua agar anak-anak tidak terpengaruh pergaulan negatif.

Upaya pencegahan diharapkan dimulai dari lingkungan keluarga melalui komunikasi yang baik, pemberian teladan, dan pendampingan terhadap aktivitas anak.

Dengan pengawasan dan kepedulian bersama, potensi gangguan ketertiban akibat konvoi kendaraan maupun perilaku berkendara yang membahayakan diharapkan dapat ditekan.

Seluruh rangkaian kegiatan pembinaan dan penyuluhan serta salat Jumat berjamaah di Masjid Baitussalam, Kelurahan Balowerti, dilaporkan berlangsung aman dan lancar.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota mengajak masyarakat turut menjaga ketertiban lingkungan sekaligus melindungi generasi muda dari aktivitas yang berpotensi merugikan diri sendiri dan orang lain. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page