Connect with us

Peristiwa

Patroli Harkamtibmas, Backbone Polsek Mojoroto Sasar SPBU, BRI dan Bank Jatim

Published

on

Kediriselaludihati.com – Backbone Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota kembali melaksanakan patroli harkamtibmas. Kegiatan pada Hari Jumat tgl 27 Januari 2023 mulai puku 09.00 WIB – selesai.

Unit Backbone Polsek Mojoroto melaksanakan Kegiatan Patroli Harkamtibmas dalam rangka Antisipasi 3-C.

Kuat personil yang dikerahkan, Iptu Aris Purwanto (padal). Aiptu Edi Santoso dan Aipda Tri retno W.

Sasaran Kegiatan Patroli Harkamtibmas. Bank Jatim Mrican. PG Mrican. SPBU Ngampel. Mini market. SPBU Raung. Mitos. GOR Joyoboyo dan BRI unit Pasar bandar

“Selama kegiatan berjalan lancar, situasi aman terkendali,” kata Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, SH.

Di tempat terpisah, Backbone Polsek Banyakan juga melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas. Patroli diimulai pukul 10.00 WIB – selesai.

Unit Backbone melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Banyakan dalam rangka Antisipasi 3-C.

Kuat Personel Kegiatan 2 ( dua ) personil, Padal Iptu Nambang HM dan Aiptu Sunarto. Sasaran Kegiatan Patroli dan Barcode, Gudang Bulog, SPBU Kamal jln raya banyakan.

Toko Emas Dwi Putra Bulawen. ATM BRI Jalan Raya Maron. SPBU Maron Jalan Raya Maron. ATM BNI Maron. Selama kegiatan berjalan lancar, situasi aman terkendali. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Berlaku hingga 30 November, Satlantas Ajak Warga Kota Kediri Manfaatkan Program Pembebasan Pajak Daerah 2026

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) menyosialisasikan program Pembebasan Pajak Daerah 2026 kepada masyarakat di Warpingkal atau Warung Pinggir Kali, Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, pada Senin (5/10/2026).

Sosialisasi berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB dengan melibatkan Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota beserta anggota.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan informasi mengenai program Pembebasan Pajak Daerah 2026 yang berlangsung selama dua bulan, mulai 1 Oktober hingga 30 November 2026.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan, sosialisasi dilakukan agar informasi mengenai periode program tersebut dapat diketahui masyarakat secara lebih luas.

“Unit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota melaksanakan sosialisasi Pembebasan Pajak Daerah 2026 yang dilaksanakan mulai 1 Oktober sampai dengan 30 November 2026,” kata AKP Septia Intan Putri.

Sosialisasi secara langsung kepada masyarakat menjadi salah satu cara untuk menyampaikan informasi mengenai adanya program tersebut, termasuk periode pelaksanaannya.

Selain menyampaikan informasi mengenai pembebasan pajak daerah, Unit Kamsel memanfaatkan pertemuan tersebut untuk memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas.

Masyarakat diingatkan untuk berhati-hati selama berkendara, menaati rambu-rambu serta mematuhi ketentuan lalu lintas.

“Harapannya masyarakat tetap berhati-hati dalam perjalanan, mematuhi rambu-rambu dan aturan lalu lintas serta membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan,” ujar Septia.

Pesan keselamatan tersebut menjadi bagian dari kegiatan Unit Kamsel dalam mendorong kesadaran bahwa tertib berlalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari pelanggaran, tetapi berkaitan langsung dengan keselamatan pengendara dan pengguna jalan lainnya.

Satlantas Polres Kediri Kota juga mengingatkan pemilik kendaraan untuk memperhatikan kewajiban administrasi kendaraan bermotor dan memanfaatkan periode program sesuai ketentuan yang berlaku.

Program Pembebasan Pajak Daerah 2026 berlangsung mulai 1 Oktober hingga 30 November 2026. Karena itu, masyarakat yang ingin memanfaatkan program tersebut diharapkan memperhatikan periode pelaksanaan dan ketentuan resmi yang menyertainya.

Melalui sosialisasi tersebut, Satlantas Polres Kediri Kota menggabungkan penyampaian informasi pelayanan administrasi kendaraan dengan edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Ratusan Pelari Ikuti Tribakti Green Marathon Fun Run 5K di Kediri, Polsek Mojoroto Turunkan Personel Pengamanan

Published

on

Kediriselaludihati – Tribakti Green Marathon Fun Run 5K digelar di kawasan Kampus Tribakti, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (4/10/2026) pagi. Polsek Mojoroto Polres Kediri Kota menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan sejak pukul 06.00 WIB.

Pengamanan melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandar Lor Bripka Toni Setiawan, Babinsa serta sejumlah personel Polsek Mojoroto.

Kegiatan pengamanan dipimpin Panit Reskrim Polsek Mojoroto Ipda Tri Sugiantoro selaku perwira pengendali.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, personel ditempatkan untuk mendukung keamanan kegiatan Fun Run 5K sekaligus mengantisipasi potensi gangguan selama acara berlangsung.

“Personel Polsek Mojoroto bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa melaksanakan pengamanan Tribakti Green Marathon Fun Run 5K di kawasan Kampus Tribakti,” kata Rudi berdasarkan keterangan kegiatan Polsek Mojoroto.

Selain melakukan pengamanan, petugas berkoordinasi dengan panitia penyelenggara.

Polisi juga memberikan imbauan kamtibmas kepada panitia agar pelaksanaan kegiatan tetap memperhatikan keamanan peserta maupun masyarakat di sekitar lokasi.

Menurut Rudi, koordinasi dengan penyelenggara menjadi bagian penting dalam pengamanan kegiatan yang melibatkan banyak orang, terutama ketika aktivitas peserta bersinggungan dengan ruang publik dan lalu lintas masyarakat.

“Kami juga memberikan imbauan kamtibmas kepada panitia penyelenggara agar keamanan dan ketertiban selama kegiatan tetap menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Personel melakukan pemantauan sejak peserta dan panitia mulai beraktivitas di kawasan kampus.

Pengamanan diarahkan pada lokasi kegiatan dan titik yang membutuhkan kehadiran petugas untuk mendukung kelancaran rangkaian Fun Run 5K.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga menjadi bagian dari koordinasi tiga pilar dalam pengamanan kegiatan masyarakat di wilayah Bandar Lor.

Tribakti Green Marathon Fun Run 5K menjadi salah satu kegiatan olahraga yang digelar di kawasan Kampus Tribakti pada Minggu pagi. Kegiatan lari dengan jarak lima kilometer tersebut turut meningkatkan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Karena itu, pengamanan dilakukan sejak pagi untuk mengantisipasi kepadatan maupun potensi gangguan kamtibmas selama peserta mengikuti rangkaian kegiatan.

Polsek Mojoroto menekankan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui penempatan personel, tetapi juga melalui komunikasi dengan penyelenggara.

Panitia diharapkan ikut memastikan peserta mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan dan tetap memperhatikan keselamatan selama mengikuti kegiatan.

Pengamanan Tribakti Green Marathon Fun Run 5K tersebut menjadi bagian dari pelayanan kepolisian terhadap kegiatan masyarakat, terutama acara yang menghadirkan peserta dalam jumlah besar dan menggunakan ruang publik di wilayah Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Toko Kelontong di Bandar Lor Kediri Terbakar, Warga Berjibaku Padamkan Api Sebelum Damkar Tiba

Published

on

Kediriselaludihati – Kebakaran melanda sebuah toko kelontong di kawasan Gang II B, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (4/10/2026) siang.

Api diduga berawal dari tempat penampungan sampah karet di sebelah selatan toko sebelum menyambar botol berisi bahan bakar minyak (BBM) yang berada di depan bangunan dan kemudian merambat ke bagian dalam toko.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 14.30 WIB. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu. Kerugian material sementara ditaksir mencapai Rp5 juta.

Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, Bhabinkamtibmas Bandar Lor bersama Babinsa mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari Ketua RT 12 mengenai kebakaran tersebut.

“Bhabinkamtibmas bersama Babinsa mendapat aduan dari Ketua RT 12 bahwa telah terjadi kebakaran dan kemudian mendatangi lokasi toko kelontong di Bandar Lor,” kata Rudi berdasarkan keterangan Polsek Mojoroto.

Berdasarkan kronologi yang dihimpun kepolisian, kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang warga yang sedang mengendarai sepeda motor melintas di sekitar lokasi.

Warga tersebut melihat api di tempat penampungan sampah karet yang berada di sisi selatan toko.

Mengetahui adanya kebakaran, pengendara itu membunyikan klakson sepeda motornya berkali-kali untuk menarik perhatian warga di sekitar lokasi.

Api kemudian merambat dari tempat sampah dan menyambar botol BBM yang berada di depan toko kelontong.

Kondisi tersebut menyebabkan api membesar dan merambat hingga ke bagian dalam bangunan.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia.

Sejumlah warga bahu-membahu mengendalikan api agar tidak semakin meluas ke bagian lain toko maupun bangunan di sekitarnya.

Upaya tersebut akhirnya berhasil. Api dapat dipadamkan sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Warga kemudian menghubungi layanan kedaruratan Call Center 112. Dua unit mobil pemadam kebakaran selanjutnya diterjunkan menuju lokasi.

Namun, ketika petugas pemadam tiba, api telah berhasil dipadamkan oleh warga.

“Warga berusaha memadamkan kebakaran menggunakan peralatan seadanya hingga api berhasil dipadamkan. Setelah warga menghubungi Call Center 112, dua mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi dan saat itu api sudah padam,” ujar Rudi.

Polisi mencatat toko tersebut dikelola Lilik Choriati, 65 tahun, warga Bandar Lor.Akibat kebakaran tersebut, pemilik toko diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.

Bhabinkamtibmas Bandar Lor Aipda Toni Setiawan P. bersama Babinsa kemudian melakukan pengecekan lokasi dan menghimpun informasi mengenai kronologi kejadian.
.
Berdasarkan laporan awal kepolisian, titik api diketahui berasal dari area tempat sampah karet sebelum merambat dan mengenai botol BBM. Namun, laporan tersebut belum menjelaskan penyebab awal munculnya api pada tempat sampah tersebut.

Karena itu, penyebab pasti kebakaran tidak dapat langsung disimpulkan hanya berdasarkan titik pertama api diketahui.

Rudi mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyimpanan bahan yang mudah terbakar, terutama jika berada dekat dengan sumber api atau lokasi pembakaran sampah.

“Bahan yang mudah terbakar perlu ditempatkan secara aman dan jauh dari sumber api untuk mengurangi risiko kebakaran merambat dengan cepat,” katanya.

Peristiwa tersebut juga menunjukkan pentingnya respons cepat warga ketika mengetahui munculnya api. Dalam kejadian di Bandar Lor, upaya awal masyarakat berhasil mencegah kebakaran berkembang lebih besar sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page