Connect with us

Peristiwa

Kapolres Kediri Kota Tegaskan Netralitas Polri Harga Mati

Published

on

Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si memimpin langsung Apel Pagi pada Senin pagi, (11/12). Apel pagi di laksanakan di Mapolres Kediri Kota  dan diikuti oleh para Perwira, Kapolsek Jajaran, dan seluruh Anggota baik Polri  maupun ASN

Dalam pengarahanya Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra S.I.K., M.Si menekankan pentingnya kesiapan personel dalam pelaksanaan OMB Tahun 2023-2024. Pasalnya OMB tahun 2023-2024 merupakan operasi yang sangat penting dan strategis. Oleh karena itu, kesiapan personel menjadi hal yang mutlak.
Ia juga menyoroti perlunya pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni bagi personel yang terlibat dalam Operasi Mantap Brata 2023-2024 dalam penanganan gangguan kamtibmas. “Personel harus siap siaga 24 jam untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas Pemilu serentak yang sudah memasuki Tahapan,” tegasnya. Apel Kesiapan ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana kesiapan personel dan sarana pendukung dalam menghadapi tahapan kampanye Pemilu 2024.

“Apel kesiapan bertujuan untuk mengecek kekuatan riil kita yang siap dalam melaksanakan tugas tahapan kampanye Pemilu, kemudian peralatan yang akan digunakan seperti kendaraan, peralatan komunikasi, dan juga perlengkapan perorangan,” ungkap AKBP Teddy

Dimulainya tahapan kampanye tanggal 28 – 10 Februari 2024 sesuai jadwal Pemilu 2024, Polres Kediri Kota memastikan pengamanan akan berlangsung dengan aman dan tertib. AKBP Teddy Chandra menegaskan kepada anggota agar melaksanakan tugas dengan baik sesuai aturan dan SOP serta dengan kesungguhan hati.
“Dalam pelaksanaan tugas, agar selalu berpegang pada aturan dan SOP yang berlaku sehingga tugas kita tidak keluar dari jalur yang benar,” tambahnya.
Kapolres Kediri Kota juga mendorong peningkatan fungsi deteksi dini untuk mengantisipasi perkembangan dan isu global serta nasional, yang dapat berdampak pada pelaksanaan tugas kepolisian terutama dalam tahapan Pemilu 2024.
“Diharapkan kita semua untuk bijak dalam menyikapi isu global dan perkembangan lainnya yang terjadi saat ini sehingga kita tidak terpengaruh, tetap fokus pada tugas pokok kita sebagai anggota Polri yaitu tetap menjaga keamanan masyarakat,” ucap Kapolres.
Satgas Operasi Mantap Brata (OMB) Turangga 2023-2024 Polres Flotim juga menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan tugas pengamanan tahapan kampanye Pemilu 2024 di wilayah Daerah Hukum Polres Kediri Kota

Dalam penekananya AKBP Teddy Chandra S.I.K., M.Si kembali menekankan kepada anggotanya agar bersikap Netralitas dalam mengawal Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
“Salah satu aturan yang mengatur netralitas personel Polri tertuang dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, pada Pasal 28 ayat (1) yang berbunyi Polri bersikap netral dalam kehidupan politik tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. Ayat (2) berbunyi, anggota Polri tidak menggunakan hak memilih dan dipilih, ” ucapnya.


“Sikap netral Polri ini juga diatur dalam Peraturan Polri (Perpol) Nomor 7 Tahun 2022 yakni Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri dan Perkap Nomor 19 Tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Komisi Kode Etik Polri, ” sambungnya.


Ada lima poin yang menyerukan setiap anggota Polri untuk tetap netral dalam Pemilu tahun 2024.
Pertama, bersikap netral, tidak memihak dan tidak memberi dukungan kepada partai politik (parpol) manapun dan pasangan calon (paslon) yang diusung serta tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik praktis. Misalnya melakukan swafoto dengan Caleg maupun tim sukses dengan menunjukan gestur tubuh maupun simbul simbul tertentu


Kedua, tidak memberikan fasilitas tempat atau sarana dan prasarana Dinas milik Polri kepada paslon atau parpol untuk digunakan sebagai sarana kampanye.
Ketiga, keluarga Polri/Bhayangkari yang memiliki hak pilih atau hak individu sebagai warga negara, dilarang memberikan arahan dalam menentukan hak pilih dalam Pemilu 2024.
Keempat, tidak memberikan tanggapan, komentar atau mengupload apapun terhadap hasil quick count sementara yang dikeluarkan oleh lembaga survei.


Kelima, menindak tegas anggota Polri dan PNS yang terbukti terlibat politik praktis, memihak dan memberikan dukungan kepada partai politik beserta paslon yang diusung.
“Diharapkan, dengan persiapan yang matang dan netralitas yang terjaga ini, Polres Kediri Kota dapat memberikan kontribusi positif dalam mengawal Pemilu 2024 khusus didaerah Hukum Polres Kediri Kota “Jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan tetap semangat dalam bertugas. Semoga kita bisa melaksanakan tugas dengan baik dan benar,” Tutup Kapolres Kediri Kota

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Ngadirejo Kediri Turun ke Permukiman dan Warung Kopi, Perkuat Pendataan Sosial serta Keamanan Lingkungan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Kediri Kota melalui jajaran Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan sambang masyarakat sekaligus mendampingi pendataan program perlindungan sosial (Perlinsos) di Kelurahan Jagalan dan Ngadirejo, pada Jumat (16/10/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan dengan mendatangi warga secara langsung, baik di lingkungan permukiman maupun tempat berkumpul masyarakat, untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Di Kelurahan Jagalan, Bhabinkamtibmas melaksanakan sambang ke rumah Soejono, warga RT 03 RW 02, sekitar pukul 10.00 WIB.

Selain menjalin silaturahmi, kegiatan tersebut berkaitan dengan pendaftaran program Perlinsos serta penyampaian imbauan agar warga bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Sementara itu, di Kelurahan Ngadirejo, Bhabinkamtibmas Aiptu Bekti Purwanto melaksanakan sambang di warung kopi milik Pak Tris, lingkungan RW 09, sekitar pukul 09.30 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pendataan warga melalui program Perlinsos sekaligus mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menjelaskan melalui laporan kegiatan bahwa sambang masyarakat merupakan bagian dari pendekatan kepolisian untuk memperkuat hubungan dengan warga.

“Bhabinkamtibmas melaksanakan sambang warga sekaligus pendataan melalui program Perlinsos, memberikan imbauan agar masyarakat tetap semangat, guyub rukun, dan bersama menjaga kondusivitas lingkungan,” ungkap Kompol Bowo Wicaksono.

Menurut laporan tersebut, kegiatan di dua kelurahan dilaksanakan dengan pendekatan langsung kepada masyarakat agar komunikasi antara polisi dan warga tetap terjaga.

Di Jagalan, kunjungan kepada Soejono menjadi bagian dari kegiatan pendampingan pendaftaran Perlinsos yang berlangsung bersamaan dengan penyampaian pesan kamtibmas.

Sementara di Ngadirejo, warung kopi dipilih sebagai tempat berinteraksi dengan masyarakat karena menjadi salah satu ruang pertemuan warga dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas dapat menyampaikan pesan keamanan dalam suasana yang lebih akrab dan tidak formal.

Pendataan program Perlinsos menjadi salah satu kegiatan yang dilaporkan berlangsung dalam sambang tersebut. Namun, laporan kepolisian belum merinci jenis bantuan atau perlindungan sosial yang didaftarkan, persyaratan peserta, maupun instansi penyelenggara program.

Laporan juga tidak mencantumkan jumlah warga yang telah didata atau didaftarkan dalam kegiatan tersebut.

Karena itu, kegiatan ini belum dapat diartikan sebagai penetapan penerima bantuan sosial, melainkan sebatas pendataan dan pendaftaran sebagaimana tercantum dalam laporan.

Selain berkaitan dengan program sosial, petugas menekankan pentingnya kerukunan dan kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan.

Masyarakat diajak meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar, membangun komunikasi antartetangga, dan tidak membiarkan persoalan kecil berkembang menjadi konflik.

Pesan untuk tetap guyub rukun menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan sambang di Kelurahan Ngadirejo.

Kehidupan masyarakat yang harmonis dinilai dapat membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

Melalui pendekatan sambang, kepolisian juga berupaya memperkuat kehadiran Bhabinkamtibmas sebagai penghubung antara masyarakat dan institusi kepolisian di tingkat kelurahan.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan di Jagalan maupun Ngadirejo berlangsung lancar, aman, dan terkendali.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Kediri Kota menjalankan semangat Polisi Bersama Masyarakat melalui pendampingan kegiatan sosial, komunikasi langsung, dan penguatan keamanan lingkungan. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Banyakan Kediri Ajak Jamaah Masjid Al Hidayah Lebih Hati-Hati terhadap Modus Penipuan Digital

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kapolsek Banyakan Polres Kediri Kota AKP Joko Purwantono, S.H., mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan online yang berpotensi merugikan warga.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Hidayah, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, pada Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB itu diikuti jajaran Polsek Banyakan bersama tokoh agama, pengurus masjid, dan jamaah salat Jumat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Banyakan menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya secara umum berada dalam kondisi aman dan kondusif.

Meski demikian, masyarakat diminta tidak lengah terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya penipuan yang memanfaatkan sarana komunikasi dan transaksi digital.

“Situasi harkamtibmas di wilayah hukum Polsek Banyakan secara umum aman dan kondusif. Namun, warga perlu lebih waspada terhadap bahaya penipuan online,” kata AKP Joko Purwantono.

Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk ketika menggunakan telepon seluler, media sosial, maupun layanan transaksi elektronik.

Penipuan online dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari penawaran barang dengan harga tidak wajar, pesan yang mengatasnamakan lembaga tertentu, hingga permintaan transfer uang melalui identitas yang belum terverifikasi.

Karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi dan identitas pihak yang menghubungi sebelum melakukan transaksi atau memberikan data pribadi.

Kepolisian juga mengingatkan pentingnya menjaga kerahasiaan informasi sensitif, seperti kata sandi dan kode verifikasi akun, agar tidak disalahgunakan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Melalui kegiatan Jumat Keliling, Polsek Banyakan berupaya menyampaikan pesan pencegahan kejahatan secara langsung kepada masyarakat.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena perkembangan teknologi komunikasi tidak hanya memberikan kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga membuka peluang munculnya modus kejahatan baru.

Dalam kegiatan di Masjid Al Hidayah, Kapolsek Banyakan didampingi Wakapolsek, Kanit Binmas, Kanit Sabhara, Kanit Propam, serta Bhabinkamtibmas Desa Manyaran Aiptu Deri Risdianto.

Turut hadir Kyai Fatih Ibrohim, takmir masjid Muslih, para tokoh agama Desa Manyaran, dan jamaah salat Jumat.

Kehadiran jajaran kepolisian di tengah kegiatan keagamaan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.

Selain menyampaikan pesan kamtibmas, kegiatan ini juga membuka ruang komunikasi antara kepolisian dan warga mengenai pentingnya menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

Peran tokoh agama dan pengurus masjid menjadi penting dalam membantu menyampaikan pesan kewaspadaan kepada masyarakat secara lebih luas.

Melalui komunikasi yang dekat dengan warga, kepolisian berharap masyarakat semakin memahami pentingnya langkah pencegahan sebelum menjadi korban tindak kejahatan.

AKP Joko Purwantono juga mengajak masyarakat mempertahankan situasi keamanan yang selama ini terjaga di wilayah Kecamatan Banyakan.

Kewaspadaan terhadap penipuan online menjadi salah satu perhatian karena kejahatan tersebut dapat menyasar siapa saja, tanpa harus terjadi pertemuan langsung antara pelaku dan korban.

Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan tidak mudah percaya terhadap tawaran maupun permintaan yang mencurigakan, terutama yang disertai desakan untuk segera mengirimkan uang.

Apabila menemukan indikasi penipuan, warga dapat melakukan verifikasi melalui saluran resmi dan melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Hidayah berlangsung lancar, tertib, dan aman.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Banyakan terus memperkuat semangat Polisi Bersama Masyarakat dengan mengedepankan komunikasi, edukasi, dan pencegahan kejahatan demi menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kabupaten Kediri. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Konvoi Motor Berknalpot Brong Resahkan Warga, Polisi Kediri Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Baitussalam

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak mereka, terutama untuk mencegah keterlibatan dalam tren konvoi sepeda motor berknalpot brong yang dikenal dengan istilah Rabu Gaul dan Jumat Gaul.

Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) keamanan dan ketertiban masyarakat di Masjid Baitussalam, Jalan Diponegoro, Kelurahan Balowerti, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB itu dipimpin Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono, S.E., bersama sejumlah personel kepolisian. Selain memberikan penyuluhan, rombongan juga melaksanakan salat Jumat berjamaah bersama masyarakat.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., melalui laporan kegiatan menjelaskan bahwa salah satu perhatian kepolisian adalah munculnya perilaku negatif di kalangan anak muda yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, polisi secara khusus menyoroti aktivitas konvoi sepeda motor menggunakan knalpot brong yang disebut sebagai bagian dari tren Rabu Gaul dan Jumat Gaul.

“Pesan kamtibmas kepada jamaah agar mengawasi putra-putrinya supaya tidak salah pergaulan, salah satu contohnya ikut-ikutan tren negatif, konvoi sepeda motor menggunakan knalpot brong dengan istilah Rabu Gaul dan Jumat Gaul yang sangat meresahkan masyarakat,” kata Kompol Bowo Wicaksono.

Menurut kepolisian, pengawasan keluarga memiliki peran penting dalam mencegah anak-anak dan remaja terlibat aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Konvoi sepeda motor yang dilakukan tanpa memperhatikan ketertiban lalu lintas berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, terutama apabila disertai penggunaan knalpot yang menghasilkan suara bising.

Selain mengganggu kenyamanan warga, perilaku berkendara yang tidak tertib juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Karena itu, orang tua diharapkan tidak hanya mengetahui aktivitas anak-anaknya di rumah, tetapi juga memperhatikan lingkungan pergaulan, penggunaan kendaraan bermotor, serta kegiatan mereka di luar rumah.

Penyampaian pesan kamtibmas melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu pendekatan Polres Kediri Kota untuk menjangkau masyarakat secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, Kompol Riko Saksono didampingi KBO Satlantas, Kanit Binmas, Kanit Bhabinkamtibmas, Bhabinkamtibmas Kelurahan Balowerti Aiptu M. Chamson Syafi’i, serta anggota Polres Kediri Kota.

Kehadiran personel dari sejumlah fungsi kepolisian menunjukkan bahwa persoalan ketertiban berlalu lintas dan perilaku remaja memerlukan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pembinaan dan pencegahan.

Melalui komunikasi dengan jamaah masjid, polisi berupaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan yang aman dan nyaman.

Keterlibatan tokoh agama dan keluarga juga menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai tanggung jawab sosial dan keselamatan di jalan raya.

Istilah Rabu Gaul dan Jumat Gaul yang disinggung dalam penyuluhan merujuk pada aktivitas konvoi sepeda motor yang menjadi perhatian kepolisian karena dinilai mengganggu ketenteraman masyarakat.

Namun, laporan kegiatan tersebut tidak merinci lokasi konvoi, jumlah peserta, maupun kejadian tertentu yang berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Laporan juga tidak menyebut adanya penindakan atau penangkapan dalam kegiatan pembinaan di Masjid Baitussalam.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menegaskan melalui laporan kegiatannya bahwa pesan utama yang disampaikan kepada masyarakat adalah pentingnya pengawasan orang tua agar anak-anak tidak terpengaruh pergaulan negatif.

Upaya pencegahan diharapkan dimulai dari lingkungan keluarga melalui komunikasi yang baik, pemberian teladan, dan pendampingan terhadap aktivitas anak.

Dengan pengawasan dan kepedulian bersama, potensi gangguan ketertiban akibat konvoi kendaraan maupun perilaku berkendara yang membahayakan diharapkan dapat ditekan.

Seluruh rangkaian kegiatan pembinaan dan penyuluhan serta salat Jumat berjamaah di Masjid Baitussalam, Kelurahan Balowerti, dilaporkan berlangsung aman dan lancar.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota mengajak masyarakat turut menjaga ketertiban lingkungan sekaligus melindungi generasi muda dari aktivitas yang berpotensi merugikan diri sendiri dan orang lain. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page