Peristiwa
Kapolsek Mojoroto Pastikan Aksi Damai AMKR PP di Markas Polres Kediri Kota Berlangsung Aman dan Lancar
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto melaksanakan pengamanan Kegiatan Aksi Damai Oleh Aliansi Masyarakat Kediri Raya Peduli Palestina (AMKR PP) di MaPolresta Kediri.
Kegiatan berlangsung pada hari Rabu tanggal 10 Januari 2024 pukul 09.00 WIB bertempat di Mapolresta Jl. KDP Slamet No. 2 Mojoroto Kelurahan Bandar Lor Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.
“Telah dilaksanakan kegiatan aksi damai oleh Aliansi Masyarakat Kediri Raya Peduli Palestina (AMKR PP), sebagai penanggung jawab H.Tjetjep M Yasien, SH.,MM (Korlap) yang di ikuti 25 orang,” kata Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, S.H.
Adapun tuntutan dalam aksi unjuk rasa itu :
- Dijalankannya proses Hukum yang berkeadilan terhadap para pelaku penganiayaan beberapa orang peserta rapat Aksi Bela Palestina yang hendak melaksanakan ibadah shalat di Masjid Al-Muttagun Kel. Manisrenggo Kota Kediri
- Segera dilakukannya penangkapan terhadap para pelaku yang telah memenuhi ketentuan pasal-pasal tindak pidana penganiayaan
Titik kumpul : Seketariat AMKR PP Jl. Sumber 2 Ngronggo Kota Kediri
Prasarana yang digunakan :
- Kendaraan pengangkut Sound system 1 unit Nopol
- Megapon
- Benner
- Bendera
Hadir dalam kegiatan :
- H.Tjetjep M Yasien, SH.,MM (Korlap)
- Bpk Andi (Aliansi Masyarakat Kediri Raya Peduli Palestina)
- Ustad Hidayat (Aliansi Masyarakat Kediri Raya Peduli Palestina)
- KH. Muhammad Arman (Bendahara Pui Kediri Raya)
- Ibu Sosilowati (Bendahara AMKR PP)
- Para peserta aksi
Dengan rangkaian kegiatan :
- Pukul 09.00 WIB, Para peserta aksi damai berkumpul di Seketariat AMKR PP Jl. Sumber 2 Ngronggo Kota Kediri
- Pukul 09.10 WIB, Para peserta aksi damai AMKR PP berangkat menuju MaPolresta Jl. KDP Slamet no. 2 Mojoroto Kel Bandar Lor Kec Mojoroto Kota Kediri
- Pukul 09.25 WIB, Para peserta aksi damai AMKR PP tiba di MaPolresta Jl. KDP Slamet no. 2 Mojoroto Kel Bandar Lor Kec Mojoroto Kota Kediri selanjutnya membentangkan poster dan spanduk
a. Hukum harus tegak !! penganiayaan aktivis Bella Palestina wajib bersejarah
b. Pelaku penganiayaan aktivis Bela Palestina harus dihukum berat
c. Bukti dan saksi sudah cukup tunggu apa lagi Pak Polisi
d. Polisi harus tegas dan profesional dalam penegakan hukum
e. Tangkap dan penjarakan penganiya aktifis bela Palestina
f. Aliansi masyarakat Kediri raya peduli Palestina (AMKR-PP) Tuntut penegak hukum berkeadilan terhadap pelaku penganiayaan aktivis palestina
- Pukul 10.12 WIB, peserta aksi Melaksanakan orasi yang intinya sbb :
a. Kami menuntut keadilan atas teman kami yang mengalami penganiyaan di lokasi Masjid Al-Muttagun Manisrenggo
b. Kami sangat prihatin, menyayangkan dan mengutuk keras atas terjadinya peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan terhadap 3 orang aktivis Kediri
c. Kami menuntut dan mendesak aparat Kepolisian Kota Kediri untuk secepatnya melakukan penangkapan dan penahanan terhadap para pelaku tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan tersebut mengingat nama-nama pelaku sudah jelas, dan saksi-saksi maupun alat bukti sudah dinilai cukup.
d. Aparat Kepolisian Kota Kediri bertindak secara serius, sungguh-sungguh dan profesional dalam menangani kasus tersebut
- Pukul 10.25 WIB, Perwakilan dari AMKR PP diterima dan dipersilakan Masuk oleh Pihak Polresta untuk melaksanakan mediasi di Ruang Wira Pratama yang intinya sbb :
Penyampaian dari Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, S.H., S.I.K., M.I.K. (Wakapolres Kota Kediri) yang intinya sbb :
“Assallamualaikum wr.wb selamat pagi salam sejahtera bagi kita semuanya terimakasih atas kerjasamanya untuk audensi terkait pengaduan yang sudah kami terima. Yang pertama mungkin kami ingin mendengar terlebih dahulu apa yang akan disampaikan sehingga kami bisa mengetahui apa yang menjadi keinginan dari bapak baoak semuanya dan nanti akan kita jawab sebagaimana yang sudah kita lakukan prosesnya yang saat ini sudah ditangani oleh Polres Kediri Kota,” ujar Wakapolres Kediri Kota.
Penyampaian dari H.Tjetjep M Yasien, SH.,MM (Korlap) yang intinya :
a. Kami ini tidak mencari musuh,pelaku ada korban ada cctv ada kenapa tidak segera di tangani.
b. Kami datang kesana tidak ada sangkut pautnya dengan Masjid Al. Muttagun kami di serang di aniaya
c. Saksi ahli itu IT ayo kita buka bersama kalau perlu di Polda semua sudah jelas cctv kenapa tidak ada tindak lanjut tentang laporan kami.
d. Dalam sejarah Indonesia hanya orang PKI yang terjadi pengeroyokan di Masjid Al. Muttaqun
e. Kami orang muslim yang mau sholat di masjid tetapi di keroyok seperti sejarah PKI kami hanya tamu yang akan melaksanakan sholat Mahgrib
Penyampaian dari AKP Nova Indra Pratama S.Tk.SIK.M.Si (Kasat Reskrim Polresta Kediri) yang intinya :
- Bahwa dalam proses penanganan perkara siapapun yang melaporkan akan kami periksa dan selalu kami laksanakan evaluasi jadi adapun sampai dengan saat ini progres penanganan perkara yang pertama adalah pemeriksaan pendalaman prasasti saksi walaupun ada kendala yang kami alami yaitu beberapa kali kami panggil saksi-saksi ada yang menunggu dari pilihan mereka pertama menunggu dari konfirmasi
- Kami tidak mau serta-merta mendengar hanya keterangan para saksi yang mungkin akan membela substansinya masing-masing jadi kami harus substansi kepada ahli itu dalam hal ini nantinya kami akan koordinasi dengan ahli baik dari CCTV maupun dari hukum juga untuk menentukan bagaimana tidak lanjut apa yang harus kami lakukan untuk kedepannya
- Sampai dengan saat ini terus kami koordinasi insyaallah 12 hari ini sudah secara resmi sudah dikeluarkan oleh rumah sakit jadi seperti itu jadi tanpa adanya hasil dari fisum tersebut kami juga tidak bisa menentukan apakah itu ada pemukulan atau tidak itu yang menjadikan masuknya pasal 351 ataupun 170 pengeroyokan.
Penyampaian dari Bpk Andi (Aliansi Masyarakat Kediri Raya Peduli Palestina) yang intinya :
- Sya sebagai korban mendapat beberapa kali pukulan sampai HP sya pecah dan aktivis palestina yang akan melaksanakan sholat Mahgrib di Masjid Al. Muttaqun
- Saya berharap proses hukum seger di tindak lanjuti.
Penyampaian dari KH. Muhammad Arman (Bendahara Pui Kediri Raya) yang intinya :
- Saya sebagai tuan rumah dan kerabat ahli waris masjid Al. Muttaqun pada hari ini kami sowan ke Polres Kota Kediri meminta para penegak hukum untuk menindaklanjutinya.
- Sebelumya malam kejadian pada tanggal 13 Desember 2023 memang sudah ada kejadian pengeroyokan dari keluarga Wakif
- Keluarga Wakif memang sudah 1 Minggu sebelumnya sudah membuat keputusan Takmir baru yaitu H. Lukman Hakim dan surat sudah kita sebarkan pemberitahuan pengangkatan Takmir baru.
- Saya minta tolong kepada pihak yang berwajib supaya seger mungkin proses hukum di jalankan dan segera di tangkap pelaku pengeroyokan yang terjadi di Masjid Al. Muttaqun
Hadir dalam kegiatan :
a. Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, S.H., S.I.K., M.I.K. (Wakapolres Kota Kediri)
b. Kompol muklason (Kapolsek Mojoroto).
c. AKP Nova Indra Pratama S.Tk.SIK.M.Si (Kasat Reskrim Polresta Kediri)
d. AKP Nur Hidayat (KBO Intel Polres Kediri Kota)
e. Iptu Priyo (KBO Samapta polres Kediri Kota)
f. Iptu Ali Sadikin (Kanit Intelkam Polsek Mojoroto)
g. H.Tjetjep M Yasien, SH.,MM (Korlap)
h. Bpk Andi (Aliansi Masyarakat Kediri Raya Peduli Palestina)
i. Ustad Hidayat (Aliansi Masyarakat Kediri Raya Peduli Palestina)
j. KH. Muhammad Arman (Bendahara Pui Kediri Raya)
- Pukul 11.30 WIB, Perwakilan dari AMKR PP selesai Melaksanakan mediasi
- Pukul 11.40 WIB, Para peserta aksi damai AMKR PP membubarkan diri
Langkah langkah satuan dalam kegiatan aksi damai :
- Melaksanakan himbauan terhadap koordinator lapangan dan peserta aksi damai agar kegiatan aksi dilaksanakan dengan tertib agar tidak mengganggu ketertipan umum dan pengguna jalan lainnya.
- Memantau perkembangan situasi pasca dilaksanakan aksi damai.
- Membuat laporan dan dokumentasi
- Melaporkan kegiatan tersebut ke komando atas
G. Pukul 11.45 WIB, kegiatan aksi damai oleh AMKR PP selesai berjalan dengan tertib, aman dan lancar.
Catatan
Bahwa kegiatan aksi damai oleh AMKR PP dilakasanakan dengan tujuan pihak berwajib segera memproses hukum terhadap para pelaku penganiayaan, beberapa orang peserta rapat Aksi Bela Palestina yang hendak melaksanakan ibadah shalat di Masjid Al-Muttagun Kel. Manisrenggo Kota Kediri. (res/an).
Inspirasi
Jumat Keliling di Jamsaren, Kompol Siswandi Tegaskan Polisi Harus Hadir Mendengar Keluhan Masyarakat
Kediriselalaludihati – Kapolsek Pesantren Polres Kediri Kota, Kompol Siswandi, S.H., mengajak masyarakat menjaga persaudaraan dan tidak membiarkan perbedaan pendapat menjadi penyebab perpecahan. Pesan tersebut disampaikan saat melaksanakan program Quick Win Jumat Keliling di Masjid Ar Rahmat, Lingkungan Kleco, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jumat (16/10/2026).
Dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB tersebut, Kompol Siswandi menekankan pentingnya membangun komunikasi antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan yang terbuka, humanis, serta mengutamakan penyelesaian persoalan secara musyawarah.
Kegiatan Jumat Keliling itu dihadiri para kanit dan kasi Polsek Pesantren, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jamsaren Aiptu Rofiq, pengurus takmir masjid, serta jamaah salat Jumat.
Di hadapan jamaah, Kompol Siswandi menyampaikan bahwa kehadiran polisi di lingkungan masyarakat bukan semata-mata untuk menjalankan tugas penegakan hukum, melainkan juga membangun hubungan sosial yang lebih dekat.
Ia menegaskan bahwa semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui komunikasi dan kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi warga.
“Polri wajib hadir di tengah-tengah masyarakat guna mendengarkan keluh kesah yang dialaminya supaya bisa dipecahkan permasalahan sama-sama, rembuk mencari jalan yang mulus dan baik,” ujar Kompol Siswandi.
Menurutnya, pesan tersebut merupakan bagian dari arahan pimpinan Polri agar seluruh jajaran kepolisian semakin terbuka terhadap aspirasi masyarakat.
Kapolsek menegaskan bahwa hubungan antara polisi dan masyarakat seharusnya tidak dibatasi oleh jarak maupun sekat-sekat sosial.
“Polisi Bersama Masyarakat, supaya tidak ada perbedaan antara kami dengan panjenengan semuanya,” katanya.
Kompol Siswandi menjelaskan bahwa kedatangannya ke Masjid Ar Rahmat merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus kesempatan menyampaikan perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Pesantren.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara kepolisian, tokoh agama, dan warga.
Salah satu pesan utama yang disampaikan Kapolsek adalah pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah atau persaudaraan sesama umat Islam, sekaligus kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang dapat terjadi dalam kehidupan sosial. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya berkembang menjadi permusuhan yang merusak hubungan antarsesama.
“Mari kita semuanya menjaga ukhuwah islamiyah dan kerukunan. Jangan sampai bersaudara kita pecah gara-gara perbedaan pendapat,” tegas Kompol Siswandi.
Ia mengajak masyarakat mengutamakan dialog dan musyawarah apabila menghadapi persoalan, baik dalam lingkungan keluarga, antartetangga, maupun kehidupan sosial yang lebih luas.
“Harapan kami, carilah solusi bersama-sama sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” lanjutnya.
Selain mengingatkan pentingnya persatuan, Kompol Siswandi juga menyoroti kepedulian sosial sebagai salah satu fondasi kehidupan masyarakat yang harmonis.
Ia mengajak jamaah tidak hanya memperhatikan kondisi keluarga sendiri, tetapi juga peka terhadap kesulitan yang dialami tetangga, sahabat, maupun warga lainnya.
Menurutnya, kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk bantuan sesuai kemampuan masing-masing.
“Mari kita bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi tetangga yang mengalami kesulitan,” pesannya.
Kapolsek secara khusus mengajak masyarakat memberikan perhatian kepada anak yatim dan kaum duafa yang membutuhkan dukungan sosial.
Ia mengingatkan bahwa membantu orang lain tidak harus dilakukan dengan kemampuan materi yang besar, melainkan dapat dimulai dari niat baik dan keikhlasan.
“Yang paling utama kepada anak yatim dan kaum duafa, sesuai batas dan kemampuan kita masing-masing serta keikhlasan panjenengan semuanya,” ujarnya.
Melalui pesan tersebut, Kompol Siswandi mengaitkan upaya menjaga keamanan lingkungan dengan penguatan nilai persaudaraan dan kepedulian sosial.
Sebab, situasi masyarakat yang aman dan kondusif tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kesadaran warga untuk saling menghormati, membantu, dan menyelesaikan persoalan secara damai.
Program Jumat Keliling menjadi salah satu pendekatan Polsek Pesantren untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan.
Dengan hadir di tengah jamaah, kepolisian memiliki kesempatan menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus mempererat hubungan dengan tokoh agama dan warga setempat.
Kompol Siswandi berharap komunikasi semacam ini dapat terus terjalin sehingga masyarakat tidak ragu menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan keamanan maupun ketertiban lingkungan.
Di akhir penyampaiannya, Kapolsek menyampaikan terima kasih kepada pengurus masjid dan jamaah yang telah memberikan kesempatan untuk bersilaturahmi.
“Matur nuwun atas waktunya yang diberikan kepada kami dan mohon maaf apabila ada salah dan khilaf kami,” ucapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan Jumat Keliling di Masjid Ar Rahmat, Kelurahan Jamsaren, dilaporkan berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Pesantren berupaya memperkuat semangat Polisi Bersama Masyarakat dengan mengedepankan dialog, persaudaraan, serta kepedulian sosial sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Kediri. (res/aro)
Peristiwa
Polisi Bersama Masyarakat, Polres Kediri Kota Bangun Karakter Anggota Melalui Pembinaan Rohani dan Mental
Kediriselaludihati.com – Kepolisian Resor Kediri Kota terus melaksanakan pembinaan rohani dan mental bagi personelnya melalui program Karomah atau Kamis, Rohani, dan Mental sampai di Hati. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baiturrahim, lingkungan Mapolres Kediri Kota, pada Kamis (15/10/2026).
Program yang dimulai pukul 08.00 WIB itu diikuti oleh jajaran pejabat utama, perwira Polres Kediri Kota dan polsek jajaran, anggota Polri, serta pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan kepolisian.
Pembinaan rohani dan mental ini menjadi salah satu kegiatan internal kepolisian yang diarahkan untuk memperkuat nilai keagamaan, kedisiplinan, dan kesadaran moral personel dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono, S.E., melalui laporan kegiatan menjelaskan bahwa program Karomah dilaksanakan dengan rangkaian pembacaan Surah Yasin, ceramah agama, dan doa bersama.
“Kegiatan Karomah dilaksanakan di Masjid Baiturrahim Polres Kediri Kota, diawali pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan ceramah agama dan doa yang dipimpin Ustaz Mohammad Taufik,” ungkap Kompol Riko Saksono.
Kegiatan dibuka oleh Kasubbag Watpers Bag SDM Polres Kediri Kota AKP Karyawan Hadi, S.H., M.H., sebelum dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama.
Selanjutnya, Ustaz Mohammad Taufik, S.Pd.I., memberikan ceramah agama sekaligus memimpin doa bersama yang diikuti seluruh peserta.
Pembinaan spiritual bagi anggota kepolisian memiliki arti penting karena tugas kepolisian tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis dan profesionalisme, tetapi juga integritas, pengendalian diri, serta tanggung jawab moral.
Dalam menjalankan tugas sehari-hari, anggota Polri berhadapan dengan berbagai persoalan masyarakat yang menuntut ketegasan sekaligus sikap humanis.
Karena itu, pembinaan mental dan rohani diharapkan dapat menjadi sarana refleksi bagi personel untuk menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas, kehidupan pribadi, dan tanggung jawab sosial.
Program Karomah juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan antarpersonel, baik dari satuan kerja di tingkat polres maupun polsek jajaran.
Melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara bersama-sama, nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan kepedulian diharapkan semakin tertanam dalam lingkungan kerja kepolisian.
Pembinaan semacam ini juga relevan dengan upaya membangun budaya pelayanan publik yang mengedepankan kejujuran, kesantunan, serta penghormatan terhadap masyarakat.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan semangat Polisi Bersama Masyarakat yang diusung Polres Kediri Kota.
Meski demikian, pembentukan karakter personel tidak hanya ditentukan oleh kegiatan pembinaan rohani, tetapi juga harus tercermin dalam perilaku, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepolisian sehari-hari.
Dengan demikian, program Karomah dapat menjadi salah satu sarana penguatan nilai moral yang perlu diikuti penerapan nyata dalam pelaksanaan tugas.
Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono menyampaikan dalam laporannya bahwa seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar.
Melalui kegiatan pembinaan rohani dan mental tersebut, Polres Kediri Kota berupaya membangun personel yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mempunyai landasan moral yang kuat dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. (res/an)
Peristiwa
Zulhas Kunjungi Koperasi Desa Merah Putih di Kediri, Dorong Harga Sembako Murah dan Penyerapan Gabah Petani
Kediriselaludihati.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan meninjau operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, pada Kamis (15/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menegaskan bahwa koperasi harus menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus membantu petani memasarkan hasil pertaniannya.
Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas tiba di lokasi sekitar pukul 12.05 WIB bersama Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Tedi Bharata dan rombongan pejabat pemerintah pusat.
Kedatangan rombongan disambut Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pengurus koperasi. Penampilan seni tari tradisional turut menyambut kedatangan Menko Pangan.
Dalam arahannya, Zulhas menekankan bahwa Koperasi Desa Merah Putih merupakan lembaga ekonomi milik masyarakat yang harus dikelola secara profesional dan memberikan manfaat langsung kepada warga.
“KDKMP ini merupakan milik seluruh warga. Kepala desa sebagai dewan pengawas dibantu oleh ketua koperasi dan seluruh pegawai, termasuk manajer koperasi,” kata Zulkifli Hasan saat memberikan arahan di KDMP Sonorejo.
Menurutnya, pengelolaan koperasi harus disertai pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja pengurus maupun pegawai.
Ia menyampaikan bahwa evaluasi kinerja akan dilakukan dalam periode dua tahun. Apabila ditemukan pengelola yang tidak mampu menjalankan tugas secara optimal, pergantian dapat dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.
Salah satu perhatian utama Menko Pangan adalah keterjangkauan harga bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Zulhas menyebut koperasi harus menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari beras, minyak goreng, elpiji, hingga pupuk bagi petani.
“Tujuan koperasi ini agar warga bisa membeli barang kebutuhan dengan harga yang paling murah. Petani bisa mengambil pupuk di sini, gas LPG, minyak goreng, beras, dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Zulhas juga menyampaikan harga beras yang ditargetkan tersedia melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Satu kilogram beras di seluruh KDKMP hanya Rp12.500, berlaku di seluruh Indonesia,” kata Zulkifli Hasan.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam kunjungannya, mengingat harga kebutuhan pokok berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat.
Meski demikian, laporan kunjungan belum merinci jenis maupun kualitas beras yang dimaksud, mekanisme penetapan harga, serta ketersediaan stok di setiap koperasi. Karena itu, angka Rp12.500 per kilogram merupakan harga yang disampaikan Menko Pangan dalam kunjungan tersebut, bukan hasil verifikasi harga jual di seluruh gerai koperasi.
Selain distribusi sembako, Zulhas menekankan pentingnya koperasi dalam memperkuat posisi petani di tingkat desa.
Menurutnya, koperasi tidak boleh hanya menjadi tempat penjualan barang kebutuhan sehari-hari, tetapi juga harus mampu membantu pemasaran hasil pertanian.
Salah satu bentuk dukungan yang disampaikan adalah menghubungkan petani dengan Perum Bulog untuk penyerapan gabah.
“Selain distribusi kebutuhan pokok, KDKMP juga membantu pemasaran hasil pertanian dan menghubungkan petani dengan Bulog untuk penyerapan gabah,” jelasnya.
Dengan mekanisme tersebut, koperasi diharapkan dapat menjalankan dua fungsi sekaligus, yakni menyediakan kebutuhan masyarakat dan membantu memperluas akses pasar bagi hasil pertanian.
“Kami berharap koperasi ini tidak hanya menjadi tempat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan petani dan penguatan ekonomi desa,” tegas Zulhas.
Ia juga mengajak pengurus koperasi dan pemerintah daerah menjadikan KDKMP sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
“Mari kita jadikan KDKMP sebagai pusat kegiatan ekonomi desa, tempat masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus wadah pemberdayaan petani dan penguatan ekonomi lokal,” katanya.
Kunjungan ke KDMP Sonorejo merupakan bagian dari rangkaian pemantauan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dalam laporan kegiatan disebutkan terdapat 107 titik operasional yang menjadi bagian dari agenda pemantauan tersebut.
Selain memberikan arahan, Zulkifli Hasan meninjau gerai koperasi untuk melihat kesiapan fasilitas dan pelaksanaan kegiatan usaha.
Ia juga melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang tersedia di lokasi.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari pemantauan fungsi koperasi sebagai sarana pelayanan ekonomi dan kegiatan masyarakat di tingkat desa.
Dalam kunjungan itu, Zulhas didampingi Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, Deputi BP BUMN Hambra Samal, Deputi BUMN Wahyu Setyawan, serta sejumlah pejabat terkait.
Turut hadir Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota dan Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Tatang Yuliono.
Dari unsur pemerintah daerah dan Forkopimda, hadir Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hardiansyah, Kapolres Kediri AKBP Muh. Wahyudin Latif, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Ismaya Hera Wardanie, Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri Edi Subagiyo, serta Ketua DPRD Kabupaten Kediri Murdi Hantoro.
Hadir pula Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, perwakilan pemerintah kecamatan, jajaran BNI, dan pengurus KDMP Sonorejo.
Manager KDMP Sonorejo Biswatul Hikmah turut mengikuti rangkaian kunjungan tersebut.
Sebelum tiba di Sonorejo, Zulkifli Hasan bersama rombongan mendarat di Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri sekitar pukul 11.41 WIB.
Rombongan kemudian disambut jajaran Forkopimda sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju lokasi koperasi.
Untuk memastikan kelancaran kunjungan kerja, aparat kepolisian melaksanakan pengamanan dan pengawalan sejak kedatangan rombongan di bandara hingga pelaksanaan kegiatan di Desa Sonorejo.
Apel persiapan pengamanan dilaksanakan di Polsek Grogol pada pukul 09.30 WIB, dipimpin Wakapolsek Grogol Iptu Agus Susanto.
Pengamanan dilakukan melalui koordinasi dengan pihak protokoler kementerian, pengelola bandara, serta jajaran kepolisian yang bertugas di sepanjang jalur kunjungan.
Setelah melakukan peninjauan gerai koperasi dan memberikan keterangan kepada awak media, Zulkifli Hasan meninggalkan KDMP Sonorejo sekitar pukul 12.40 WIB.
Rombongan kembali ke Bandara Internasional Dhoho Kediri dan bertolak menuju Bandara Juanda Surabaya sekitar pukul 13.14 WIB.
Agenda selanjutnya adalah peninjauan Koperasi Desa Merah Putih Tambakrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, untuk kegiatan peninjauan, dialog, dan transaksi.
Kunjungan Menko Pangan di Sonorejo juga menjadi perhatian dalam pengembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai salah satu program strategis pemerintah untuk memperkuat perekonomian desa.
Keberhasilan program tersebut nantinya tidak hanya ditentukan oleh keberadaan bangunan dan gerai koperasi, tetapi juga oleh ketersediaan barang, harga yang kompetitif, kemampuan pengelola, serta manfaat ekonomi yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Bagi petani, efektivitas koperasi dalam menyediakan kebutuhan produksi dan membuka akses pemasaran hasil panen akan menjadi bagian penting dalam menilai manfaat program.
Sementara bagi masyarakat umum, ketersediaan sembako dengan harga terjangkau menjadi salah satu ukuran keberhasilan layanan koperasi.
Melalui kunjungan ini, pemerintah pusat mendorong agar KDMP Sonorejo dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang berkelanjutan.
Seluruh rangkaian kunjungan kerja Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata di wilayah Kediri dilaporkan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
