Connect with us

Peristiwa

Sambang Dialogis Dengan Jamaah Pengajian, Bhabinkamtibmas Polsek Pesantren Berikan Himbauan Kamtibmas Pilkada Damai

Published

on

Dalam upaya menjaga kondusivitas dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Bhabinkamtibmas Kelurahan Jamsaren AIPTU MOH. ROFIQ, S. H.  menghadiri kegiatan Lailatul Ijtima dan Silaturrahmi pengajian rutin Jamaah Gus Lik, 

Acara yang berlangsung di Pondok Assaidiyah Jln Hos Cokroaminoto No. 21 RT. 11 RW. 02 Kel Jamsaren Kec. Pesantren Kota Kediri. ini dihadiri oleh KH. ANWAR ISKANDAR {Ketua MAJELIS ULAMA INDONESIA/MUI)  serta para tokoh agama dan masyarakat. Kehadiran AIPTU MOH. ROFIQ, S. H  dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam kegiatan keagamaan.

Dalam kesempatan tersebut, AIPTU MOH. ROFIQ, S. H menyampaikan pesan kamtibmas terkait Pilkada 2024 dan mengajak seluruh warga untuk ikut serta menyukseskan pesta demokrasi tersebut. Selain itu, ia juga menghimbau masyarakat untuk memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan kerukunan dan hikmat

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Banyakan Kediri Ajak Jamaah Masjid Al Hidayah Lebih Hati-Hati terhadap Modus Penipuan Digital

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kapolsek Banyakan Polres Kediri Kota AKP Joko Purwantono, S.H., mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan online yang berpotensi merugikan warga.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Hidayah, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, pada Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB itu diikuti jajaran Polsek Banyakan bersama tokoh agama, pengurus masjid, dan jamaah salat Jumat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Banyakan menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya secara umum berada dalam kondisi aman dan kondusif.

Meski demikian, masyarakat diminta tidak lengah terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya penipuan yang memanfaatkan sarana komunikasi dan transaksi digital.

“Situasi harkamtibmas di wilayah hukum Polsek Banyakan secara umum aman dan kondusif. Namun, warga perlu lebih waspada terhadap bahaya penipuan online,” kata AKP Joko Purwantono.

Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk ketika menggunakan telepon seluler, media sosial, maupun layanan transaksi elektronik.

Penipuan online dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari penawaran barang dengan harga tidak wajar, pesan yang mengatasnamakan lembaga tertentu, hingga permintaan transfer uang melalui identitas yang belum terverifikasi.

Karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi dan identitas pihak yang menghubungi sebelum melakukan transaksi atau memberikan data pribadi.

Kepolisian juga mengingatkan pentingnya menjaga kerahasiaan informasi sensitif, seperti kata sandi dan kode verifikasi akun, agar tidak disalahgunakan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Melalui kegiatan Jumat Keliling, Polsek Banyakan berupaya menyampaikan pesan pencegahan kejahatan secara langsung kepada masyarakat.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena perkembangan teknologi komunikasi tidak hanya memberikan kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga membuka peluang munculnya modus kejahatan baru.

Dalam kegiatan di Masjid Al Hidayah, Kapolsek Banyakan didampingi Wakapolsek, Kanit Binmas, Kanit Sabhara, Kanit Propam, serta Bhabinkamtibmas Desa Manyaran Aiptu Deri Risdianto.

Turut hadir Kyai Fatih Ibrohim, takmir masjid Muslih, para tokoh agama Desa Manyaran, dan jamaah salat Jumat.

Kehadiran jajaran kepolisian di tengah kegiatan keagamaan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.

Selain menyampaikan pesan kamtibmas, kegiatan ini juga membuka ruang komunikasi antara kepolisian dan warga mengenai pentingnya menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

Peran tokoh agama dan pengurus masjid menjadi penting dalam membantu menyampaikan pesan kewaspadaan kepada masyarakat secara lebih luas.

Melalui komunikasi yang dekat dengan warga, kepolisian berharap masyarakat semakin memahami pentingnya langkah pencegahan sebelum menjadi korban tindak kejahatan.

AKP Joko Purwantono juga mengajak masyarakat mempertahankan situasi keamanan yang selama ini terjaga di wilayah Kecamatan Banyakan.

Kewaspadaan terhadap penipuan online menjadi salah satu perhatian karena kejahatan tersebut dapat menyasar siapa saja, tanpa harus terjadi pertemuan langsung antara pelaku dan korban.

Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan tidak mudah percaya terhadap tawaran maupun permintaan yang mencurigakan, terutama yang disertai desakan untuk segera mengirimkan uang.

Apabila menemukan indikasi penipuan, warga dapat melakukan verifikasi melalui saluran resmi dan melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Hidayah berlangsung lancar, tertib, dan aman.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Banyakan terus memperkuat semangat Polisi Bersama Masyarakat dengan mengedepankan komunikasi, edukasi, dan pencegahan kejahatan demi menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kabupaten Kediri. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Konvoi Motor Berknalpot Brong Resahkan Warga, Polisi Kediri Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Baitussalam

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak mereka, terutama untuk mencegah keterlibatan dalam tren konvoi sepeda motor berknalpot brong yang dikenal dengan istilah Rabu Gaul dan Jumat Gaul.

Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) keamanan dan ketertiban masyarakat di Masjid Baitussalam, Jalan Diponegoro, Kelurahan Balowerti, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB itu dipimpin Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono, S.E., bersama sejumlah personel kepolisian. Selain memberikan penyuluhan, rombongan juga melaksanakan salat Jumat berjamaah bersama masyarakat.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., melalui laporan kegiatan menjelaskan bahwa salah satu perhatian kepolisian adalah munculnya perilaku negatif di kalangan anak muda yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, polisi secara khusus menyoroti aktivitas konvoi sepeda motor menggunakan knalpot brong yang disebut sebagai bagian dari tren Rabu Gaul dan Jumat Gaul.

“Pesan kamtibmas kepada jamaah agar mengawasi putra-putrinya supaya tidak salah pergaulan, salah satu contohnya ikut-ikutan tren negatif, konvoi sepeda motor menggunakan knalpot brong dengan istilah Rabu Gaul dan Jumat Gaul yang sangat meresahkan masyarakat,” kata Kompol Bowo Wicaksono.

Menurut kepolisian, pengawasan keluarga memiliki peran penting dalam mencegah anak-anak dan remaja terlibat aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Konvoi sepeda motor yang dilakukan tanpa memperhatikan ketertiban lalu lintas berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, terutama apabila disertai penggunaan knalpot yang menghasilkan suara bising.

Selain mengganggu kenyamanan warga, perilaku berkendara yang tidak tertib juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Karena itu, orang tua diharapkan tidak hanya mengetahui aktivitas anak-anaknya di rumah, tetapi juga memperhatikan lingkungan pergaulan, penggunaan kendaraan bermotor, serta kegiatan mereka di luar rumah.

Penyampaian pesan kamtibmas melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu pendekatan Polres Kediri Kota untuk menjangkau masyarakat secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, Kompol Riko Saksono didampingi KBO Satlantas, Kanit Binmas, Kanit Bhabinkamtibmas, Bhabinkamtibmas Kelurahan Balowerti Aiptu M. Chamson Syafi’i, serta anggota Polres Kediri Kota.

Kehadiran personel dari sejumlah fungsi kepolisian menunjukkan bahwa persoalan ketertiban berlalu lintas dan perilaku remaja memerlukan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pembinaan dan pencegahan.

Melalui komunikasi dengan jamaah masjid, polisi berupaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan yang aman dan nyaman.

Keterlibatan tokoh agama dan keluarga juga menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai tanggung jawab sosial dan keselamatan di jalan raya.

Istilah Rabu Gaul dan Jumat Gaul yang disinggung dalam penyuluhan merujuk pada aktivitas konvoi sepeda motor yang menjadi perhatian kepolisian karena dinilai mengganggu ketenteraman masyarakat.

Namun, laporan kegiatan tersebut tidak merinci lokasi konvoi, jumlah peserta, maupun kejadian tertentu yang berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Laporan juga tidak menyebut adanya penindakan atau penangkapan dalam kegiatan pembinaan di Masjid Baitussalam.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menegaskan melalui laporan kegiatannya bahwa pesan utama yang disampaikan kepada masyarakat adalah pentingnya pengawasan orang tua agar anak-anak tidak terpengaruh pergaulan negatif.

Upaya pencegahan diharapkan dimulai dari lingkungan keluarga melalui komunikasi yang baik, pemberian teladan, dan pendampingan terhadap aktivitas anak.

Dengan pengawasan dan kepedulian bersama, potensi gangguan ketertiban akibat konvoi kendaraan maupun perilaku berkendara yang membahayakan diharapkan dapat ditekan.

Seluruh rangkaian kegiatan pembinaan dan penyuluhan serta salat Jumat berjamaah di Masjid Baitussalam, Kelurahan Balowerti, dilaporkan berlangsung aman dan lancar.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota mengajak masyarakat turut menjaga ketertiban lingkungan sekaligus melindungi generasi muda dari aktivitas yang berpotensi merugikan diri sendiri dan orang lain. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sasar Pengunjung Taman Sekartaji Kediri, Polisi Ajak Warga Jadikan Keselamatan sebagai Kebutuhan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya. Kali ini, edukasi tertib berlalu lintas dilakukan dengan menyasar pengunjung Taman Sekartaji, Kota Kediri, pada Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota melalui pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di kawasan taman.

Petugas menyampaikan imbauan mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas, kepatuhan terhadap rambu-rambu jalan, serta kewajiban menaati peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., melalui laporan kegiatan menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat agar keselamatan menjadi prioritas setiap kali menggunakan jalan raya.

“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, jadikan keselamatan sebagai kebutuhan,” kata AKP Septia Intan Putri.

Menurut laporan tersebut, kegiatan edukasi dilakukan dengan memberikan imbauan secara langsung kepada pengunjung Taman Sekartaji.

Pemilihan taman sebagai lokasi sosialisasi memungkinkan petugas menjangkau masyarakat di luar kegiatan pengaturan dan pengawasan lalu lintas yang biasa dilakukan di jalan raya.

Melalui pendekatan tersebut, pesan keselamatan tidak hanya disampaikan kepada pengendara ketika berada di jalan, tetapi juga kepada masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan salah satu faktor penting dalam mengurangi risiko kecelakaan.

Pengendara yang memahami fungsi rambu-rambu, marka jalan, dan ketentuan berkendara diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih aman ketika menghadapi berbagai situasi di jalan raya.

Namun, pengetahuan mengenai aturan saja tidak cukup apabila tidak diikuti kedisiplinan dalam penerapannya.

Karena itu, Satlantas Polres Kediri Kota mengajak masyarakat membangun kebiasaan tertib berlalu lintas sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Pesan untuk menjadi pelopor keselamatan juga menekankan bahwa setiap pengguna jalan mempunyai peran dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang aman.

Kesadaran tersebut dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti mematuhi rambu lalu lintas, menghormati hak pengguna jalan lain, serta menghindari perilaku berkendara yang membahayakan.

Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan, kepolisian berupaya mengedepankan langkah edukatif dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.

Pendekatan ini menjadi pelengkap tugas kepolisian dalam pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli lalu lintas.

Kegiatan di Taman Sekartaji juga menjadi sarana komunikasi langsung antara petugas kepolisian dan masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di ruang publik.

Kasat Lantas AKP Septia Intan Putri melaporkan bahwa seluruh rangkaian sosialisasi berlangsung lancar, terkendali, dan kondusif.

Melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Satlantas Polres Kediri Kota berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga tertib berlalu lintas tidak hanya dipandang sebagai kewajiban hukum, tetapi menjadi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page