Connect with us

Peristiwa

Satlantas Polres Kediri Kota Dorong Disiplin dan Keselamatan Berlalu Lintas Masyarakat

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota bersama tim lintas instansi melaksanakan kegiatan penilaian Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di Jalan Diponegoro Kota Kediri, pada Jumat (10/10/2025) pukul 13.00 hingga 14.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh tim penilai dari berbagai instansi, di antaranya Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Dinas PU Bina Marga Kota Kediri, Dinas Perhubungan Kota Kediri, Satpol PP Kota Kediri, serta Jasa Raharja Kediri.

Dari jajaran Polres Kediri Kota, hadir Kasat Lantas AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., didampingi Kanit Kamsel, Kanit Turjawali, serta personel Satlantas Polres Kediri Kota.

Tim penilaian juga turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain Kompol M. Munir, S.H., M.Hum., AKP Priyo Santoso, S.H., dan AKP Luluk Setyowati, S.H., M.H.

Pelaksanaan penilaian KTL meliputi berbagai aspek, antara lain:
• Bidang perencanaan dan pengorganisasian;
• Metode kerja dan pelaksanaan operasional;
• Kelengkapan infrastruktur dan sarana prasarana;
• Perilaku masyarakat di wilayah KTL;
• Inovasi dan upaya pengendalian terhadap pelanggaran lalu lintas.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan Kawasan Tertib Lalu Lintas di Jalan Diponegoro dapat berfungsi optimal sebagai model penataan dan pengawasan lalu lintas yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan, serta ketertiban pengguna jalan.

“Kawasan Tertib Lalu Lintas bukan hanya simbol ketertiban, tetapi juga upaya bersama untuk membentuk budaya disiplin berlalu lintas di tengah masyarakat,” ujar AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., selaku Kasat Lantas Polres Kediri Kota.

Beliau juga menambahkan bahwa keberhasilan penilaian KTL sangat bergantung pada kerja sama seluruh pemangku kepentingan, termasuk dukungan aktif masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan lancar, tanpa kendala berarti.

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Kediri Kota berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya kawasan tertib dan selamat berlalu lintas di seluruh wilayah Kota Kediri, guna mendukung visi Polri Presisi dan program nasional Road Safety Policing 2025. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sasar Pengunjung Taman Sekartaji Kediri, Polisi Ajak Warga Jadikan Keselamatan sebagai Kebutuhan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya. Kali ini, edukasi tertib berlalu lintas dilakukan dengan menyasar pengunjung Taman Sekartaji, Kota Kediri, pada Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota melalui pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di kawasan taman.

Petugas menyampaikan imbauan mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas, kepatuhan terhadap rambu-rambu jalan, serta kewajiban menaati peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., melalui laporan kegiatan menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat agar keselamatan menjadi prioritas setiap kali menggunakan jalan raya.

“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, jadikan keselamatan sebagai kebutuhan,” kata AKP Septia Intan Putri.

Menurut laporan tersebut, kegiatan edukasi dilakukan dengan memberikan imbauan secara langsung kepada pengunjung Taman Sekartaji.

Pemilihan taman sebagai lokasi sosialisasi memungkinkan petugas menjangkau masyarakat di luar kegiatan pengaturan dan pengawasan lalu lintas yang biasa dilakukan di jalan raya.

Melalui pendekatan tersebut, pesan keselamatan tidak hanya disampaikan kepada pengendara ketika berada di jalan, tetapi juga kepada masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan salah satu faktor penting dalam mengurangi risiko kecelakaan.

Pengendara yang memahami fungsi rambu-rambu, marka jalan, dan ketentuan berkendara diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih aman ketika menghadapi berbagai situasi di jalan raya.

Namun, pengetahuan mengenai aturan saja tidak cukup apabila tidak diikuti kedisiplinan dalam penerapannya.

Karena itu, Satlantas Polres Kediri Kota mengajak masyarakat membangun kebiasaan tertib berlalu lintas sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Pesan untuk menjadi pelopor keselamatan juga menekankan bahwa setiap pengguna jalan mempunyai peran dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang aman.

Kesadaran tersebut dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti mematuhi rambu lalu lintas, menghormati hak pengguna jalan lain, serta menghindari perilaku berkendara yang membahayakan.

Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan, kepolisian berupaya mengedepankan langkah edukatif dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.

Pendekatan ini menjadi pelengkap tugas kepolisian dalam pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli lalu lintas.

Kegiatan di Taman Sekartaji juga menjadi sarana komunikasi langsung antara petugas kepolisian dan masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di ruang publik.

Kasat Lantas AKP Septia Intan Putri melaporkan bahwa seluruh rangkaian sosialisasi berlangsung lancar, terkendali, dan kondusif.

Melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Satlantas Polres Kediri Kota berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga tertib berlalu lintas tidak hanya dipandang sebagai kewajiban hukum, tetapi menjadi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. (res/an)

Continue Reading

Inspirasi

Jumat Keliling di Jamsaren, Kompol Siswandi Tegaskan Polisi Harus Hadir Mendengar Keluhan Masyarakat

Published

on

Kediriselalaludihati – Kapolsek Pesantren Polres Kediri Kota, Kompol Siswandi, S.H., mengajak masyarakat menjaga persaudaraan dan tidak membiarkan perbedaan pendapat menjadi penyebab perpecahan. Pesan tersebut disampaikan saat melaksanakan program Quick Win Jumat Keliling di Masjid Ar Rahmat, Lingkungan Kleco, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jumat (16/10/2026).

Dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB tersebut, Kompol Siswandi menekankan pentingnya membangun komunikasi antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan yang terbuka, humanis, serta mengutamakan penyelesaian persoalan secara musyawarah.

Kegiatan Jumat Keliling itu dihadiri para kanit dan kasi Polsek Pesantren, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jamsaren Aiptu Rofiq, pengurus takmir masjid, serta jamaah salat Jumat.

Di hadapan jamaah, Kompol Siswandi menyampaikan bahwa kehadiran polisi di lingkungan masyarakat bukan semata-mata untuk menjalankan tugas penegakan hukum, melainkan juga membangun hubungan sosial yang lebih dekat.

Ia menegaskan bahwa semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui komunikasi dan kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi warga.

“Polri wajib hadir di tengah-tengah masyarakat guna mendengarkan keluh kesah yang dialaminya supaya bisa dipecahkan permasalahan sama-sama, rembuk mencari jalan yang mulus dan baik,” ujar Kompol Siswandi.

Menurutnya, pesan tersebut merupakan bagian dari arahan pimpinan Polri agar seluruh jajaran kepolisian semakin terbuka terhadap aspirasi masyarakat.

Kapolsek menegaskan bahwa hubungan antara polisi dan masyarakat seharusnya tidak dibatasi oleh jarak maupun sekat-sekat sosial.

“Polisi Bersama Masyarakat, supaya tidak ada perbedaan antara kami dengan panjenengan semuanya,” katanya.

Kompol Siswandi menjelaskan bahwa kedatangannya ke Masjid Ar Rahmat merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus kesempatan menyampaikan perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Pesantren.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara kepolisian, tokoh agama, dan warga.

Salah satu pesan utama yang disampaikan Kapolsek adalah pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah atau persaudaraan sesama umat Islam, sekaligus kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang dapat terjadi dalam kehidupan sosial. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya berkembang menjadi permusuhan yang merusak hubungan antarsesama.

“Mari kita semuanya menjaga ukhuwah islamiyah dan kerukunan. Jangan sampai bersaudara kita pecah gara-gara perbedaan pendapat,” tegas Kompol Siswandi.

Ia mengajak masyarakat mengutamakan dialog dan musyawarah apabila menghadapi persoalan, baik dalam lingkungan keluarga, antartetangga, maupun kehidupan sosial yang lebih luas.

“Harapan kami, carilah solusi bersama-sama sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” lanjutnya.

Selain mengingatkan pentingnya persatuan, Kompol Siswandi juga menyoroti kepedulian sosial sebagai salah satu fondasi kehidupan masyarakat yang harmonis.

Ia mengajak jamaah tidak hanya memperhatikan kondisi keluarga sendiri, tetapi juga peka terhadap kesulitan yang dialami tetangga, sahabat, maupun warga lainnya.

Menurutnya, kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk bantuan sesuai kemampuan masing-masing.

“Mari kita bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi tetangga yang mengalami kesulitan,” pesannya.

Kapolsek secara khusus mengajak masyarakat memberikan perhatian kepada anak yatim dan kaum duafa yang membutuhkan dukungan sosial.

Ia mengingatkan bahwa membantu orang lain tidak harus dilakukan dengan kemampuan materi yang besar, melainkan dapat dimulai dari niat baik dan keikhlasan.

“Yang paling utama kepada anak yatim dan kaum duafa, sesuai batas dan kemampuan kita masing-masing serta keikhlasan panjenengan semuanya,” ujarnya.

Melalui pesan tersebut, Kompol Siswandi mengaitkan upaya menjaga keamanan lingkungan dengan penguatan nilai persaudaraan dan kepedulian sosial.

Sebab, situasi masyarakat yang aman dan kondusif tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kesadaran warga untuk saling menghormati, membantu, dan menyelesaikan persoalan secara damai.

Program Jumat Keliling menjadi salah satu pendekatan Polsek Pesantren untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan.

Dengan hadir di tengah jamaah, kepolisian memiliki kesempatan menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus mempererat hubungan dengan tokoh agama dan warga setempat.

Kompol Siswandi berharap komunikasi semacam ini dapat terus terjalin sehingga masyarakat tidak ragu menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan keamanan maupun ketertiban lingkungan.

Di akhir penyampaiannya, Kapolsek menyampaikan terima kasih kepada pengurus masjid dan jamaah yang telah memberikan kesempatan untuk bersilaturahmi.

“Matur nuwun atas waktunya yang diberikan kepada kami dan mohon maaf apabila ada salah dan khilaf kami,” ucapnya.

Seluruh rangkaian kegiatan Jumat Keliling di Masjid Ar Rahmat, Kelurahan Jamsaren, dilaporkan berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Pesantren berupaya memperkuat semangat Polisi Bersama Masyarakat dengan mengedepankan dialog, persaudaraan, serta kepedulian sosial sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Polisi Bersama Masyarakat, Polres Kediri Kota Bangun Karakter Anggota Melalui Pembinaan Rohani dan Mental

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepolisian Resor Kediri Kota terus melaksanakan pembinaan rohani dan mental bagi personelnya melalui program Karomah atau Kamis, Rohani, dan Mental sampai di Hati. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baiturrahim, lingkungan Mapolres Kediri Kota, pada Kamis (15/10/2026).

Program yang dimulai pukul 08.00 WIB itu diikuti oleh jajaran pejabat utama, perwira Polres Kediri Kota dan polsek jajaran, anggota Polri, serta pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan kepolisian.

Pembinaan rohani dan mental ini menjadi salah satu kegiatan internal kepolisian yang diarahkan untuk memperkuat nilai keagamaan, kedisiplinan, dan kesadaran moral personel dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono, S.E., melalui laporan kegiatan menjelaskan bahwa program Karomah dilaksanakan dengan rangkaian pembacaan Surah Yasin, ceramah agama, dan doa bersama.

“Kegiatan Karomah dilaksanakan di Masjid Baiturrahim Polres Kediri Kota, diawali pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan ceramah agama dan doa yang dipimpin Ustaz Mohammad Taufik,” ungkap Kompol Riko Saksono.

Kegiatan dibuka oleh Kasubbag Watpers Bag SDM Polres Kediri Kota AKP Karyawan Hadi, S.H., M.H., sebelum dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama.

Selanjutnya, Ustaz Mohammad Taufik, S.Pd.I., memberikan ceramah agama sekaligus memimpin doa bersama yang diikuti seluruh peserta.

Pembinaan spiritual bagi anggota kepolisian memiliki arti penting karena tugas kepolisian tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis dan profesionalisme, tetapi juga integritas, pengendalian diri, serta tanggung jawab moral.

Dalam menjalankan tugas sehari-hari, anggota Polri berhadapan dengan berbagai persoalan masyarakat yang menuntut ketegasan sekaligus sikap humanis.

Karena itu, pembinaan mental dan rohani diharapkan dapat menjadi sarana refleksi bagi personel untuk menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas, kehidupan pribadi, dan tanggung jawab sosial.

Program Karomah juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan antarpersonel, baik dari satuan kerja di tingkat polres maupun polsek jajaran.

Melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara bersama-sama, nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan kepedulian diharapkan semakin tertanam dalam lingkungan kerja kepolisian.

Pembinaan semacam ini juga relevan dengan upaya membangun budaya pelayanan publik yang mengedepankan kejujuran, kesantunan, serta penghormatan terhadap masyarakat.

Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan semangat Polisi Bersama Masyarakat yang diusung Polres Kediri Kota.

Meski demikian, pembentukan karakter personel tidak hanya ditentukan oleh kegiatan pembinaan rohani, tetapi juga harus tercermin dalam perilaku, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepolisian sehari-hari.

Dengan demikian, program Karomah dapat menjadi salah satu sarana penguatan nilai moral yang perlu diikuti penerapan nyata dalam pelaksanaan tugas.

Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono menyampaikan dalam laporannya bahwa seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar.

Melalui kegiatan pembinaan rohani dan mental tersebut, Polres Kediri Kota berupaya membangun personel yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mempunyai landasan moral yang kuat dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page