Uncategorized
Polri dan Bhayangkari Terus Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa Flores
Jakarta – Polri terus memperkuat penanganan dan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Berbagai bantuan logistik dari jajaran Polri dan Bhayangkari terus dikirimkan melalui jalur laut maupun udara untuk menjangkau sejumlah wilayah terdampak.Salah satunya melalui KP BIMA-7014 Korpolairud Baharkam Polri yang mengangkut bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari serta bantuan dari Kapolda NTT. Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada Senin (24/8/2026) pukul 00.05 WITA menuju sejumlah wilayah terdampak di Flores.Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan pengiriman bantuan dilakukan secara bertahap dengan mengoptimalkan berbagai jalur transportasi agar kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak dapat segera terpenuhi.“Polri terus mengoptimalkan seluruh kemampuan untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang terdampak gempa bumi. Baik melalui jalur laut maupun udara, bantuan dari berbagai jajaran terus dihimpun dan disalurkan ke wilayah-wilayah yang membutuhkan,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, dalam Keterangannya di Jakarta (24/08).Melalui KP BIMA-7014, bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari dikirimkan untuk masyarakat di sejumlah wilayah, yakni Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Ende, dan Sikka. Secara keseluruhan, bantuan tersebut meliputi 205 kasur lipat, ratusan paket pakaian dan sarung, ratusan selimut, 20 unit genset, lima unit panel surya, serta enam unit kompor.Bantuan tersebut selanjutnya dibawa menuju sejumlah posko penanganan bencana di Flores melalui Pelabuhan Kedindi Reo dan Pelabuhan Maropokot, Mbay.KP BIMA-7014 tiba di Pelabuhan Kedindi Reo, Kabupaten Manggarai, pada pukul 05.30 WITA. Selanjutnya dilakukan pembongkaran bantuan untuk disalurkan ke wilayah Kabupaten Manggarai Timur. Setelah proses tersebut selesai, kapal kembali melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Maropokot, Mbay, Kabupaten Nagekeo.Selain bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari, turut dikirimkan bantuan dari Kapolda NTT untuk masyarakat terdampak di wilayah Reo, Kabupaten Manggarai. Bantuan tersebut terdiri dari air mineral, mi instan, terpal, selimut, biskuit, tisu basah, tisu wajah, popok bayi, kasur lipat, kasur tipis, serta sarung.Di sisi lain, dukungan kemanusiaan juga datang dari Polda Sulawesi Selatan. Sebanyak 106 paket bantuan sosial telah tiba di Kabupaten Sikka pada Minggu (23/8/2026) pukul 16.30 WITA.Bantuan tersebut dikirimkan melalui jalur udara dan tiba di Bandara Frans Seda Maumere lalu selanjutnya dibawa ke Aula P. A. Tiwon Polres Sikka untuk disimpan sementara bersama bantuan logistik lainnya sebelum didistribusikan kepada masyarakat terdampak.Adapun setiap paket bantuan sosial dari Polda Sulawesi Selatan berisi kebutuhan pokok berupa beras, mi instan,minyak goreng, susu, teh celup, serta kopi toraja untuk masyarakat.Trunoyudo menegaskan, bantuan yang terus berdatangan dari berbagai jajaran merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Polri terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.“Bantuan yang datang dari berbagai jajaran ini merupakan wujud solidaritas seluruh keluarga besar Polri untuk masyarakat terdampak. Kami memastikan bantuan yang telah tiba dapat segera dikelola dan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak,” katanya.Ia menambahkan, Polri terus mengawal penanganan pascabencana, mulai dari evakuasi, pelayanan kesehatan, trauma healing, hingga penyaluran bantuan logistik.“Polri akan terus hadir bersama masyarakat dalam masa tanggap darurat dan pemulihan. Kami berharap bantuan yang terus berdatangan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga serta mempercepat pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Flores,” pungkas Brigjen Pol. Trunoyudo.
Uncategorized
Polri Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Kapolri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba
JAKARTA – Polri menggencarkan pemberantasan peredaran narkoba melalui operasi terpadu di sejumlah wilayah Indonesia. Penindakan menyasar kawasan yang diduga menjadi pusat peredaran narkotika, mulai dari Jakarta, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, hingga sejumlah wilayah di Sulawesi dan Kalimantan.
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2026), menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan langkah yang masif dan berkelanjutan. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika.
“Saya ingin membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba yang sekarang sudah semakin masif. Kita harus lebih masif dalam bertindak,” tegas Kapolri.
Sejak awal Oktober 2026, Polri dibawah Kepemimpinan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersama BNN, TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait mengintensifkan operasi di sejumlah kawasan rawan narkoba. Di Jakarta Barat, operasi gabungan pada Jumat (9/10/2026) menyasar Kampung Ambon di Cengkareng dan Kampung Boncos di Palmerah. Sebanyak 24 orang diamankan dalam penindakan tersebut, disertai penyitaan sejumlah barang bukti narkotika dan peralatan yang diduga digunakan untuk aktivitas penyalahgunaan narkoba.
Operasi serupa juga dilakukan di Sumatera Utara dengan menyasar sembilan titik yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba. Sebanyak 36 orang diamankan, sementara petugas menyita sekitar 102 gram sabu dan sejumlah barang bukti lainnya. Di Riau, 68 orang turut diamankan dalam operasi di sebuah tempat hiburan malam, dengan 63 orang dinyatakan positif mengonsumsi zat narkotika berdasarkan hasil tes urine.
Penindakan juga berlangsung di Makassar, Palu, Palembang, dan Palangka Raya. Di kawasan Borta, Kecamatan Tallo, Makassar, sebanyak 104 orang diamankan, termasuk tiga orang yang diduga sebagai bandar. Rangkaian operasi tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk menindak pelaku sekaligus mengungkap jaringan peredaran narkoba di berbagai daerah.
“Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama seluruh pihak agar peredaran narkotika dapat dicegah dan ruang gerak bandar semakin terbatas,” ujar Suyudi.
Kapolri menegaskan, upaya tersebut sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, yang menempatkan perlindungan dan keamanan masyarakat sebagai bagian penting dari pelaksanaan tugas kepolisian. Partisipasi warga diperlukan untuk membantu mencegah peredaran narkoba dan menjaga lingkungan agar tidak dimanfaatkan sebagai tempat transaksi narkotika.
Dalam penanganannya, Polri juga membedakan pengguna dengan bandar maupun pengedar. Pengguna yang memenuhi ketentuan diarahkan untuk menjalani rehabilitasi, sedangkan bandar dan pengedar diproses sesuai hukum yang berlaku.
Polri akan terus memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam pemberantasan narkoba, termasuk menelusuri jaringan pemasok dan pihak-pihak yang berada di balik peredaran narkotika. Melalui penegakan hukum, pencegahan, rehabilitasi, serta keterlibatan masyarakat, upaya pemberantasan diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.
Uncategorized
Patroli Harkamtibmas Wujudkan Situasi Aman dan Kondusif Saat Operasi Sikat Semeru 2026
Dalam rangka Operasi Sikat Semeru 2026, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Satgas Preventif Operasi Sikat Semeru 2025 Polres Kediri Kota , melaksanakan patroli antisipasi tindak kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor) pada Senin (12/10)
Kegiatan tersebut dipusatkan pada jalur-jalur rawan gangguan kamtibmas di wilayah Kota Kediri terutama di Perbankan, Mall, swalayan serta pertokoan emas dan pemukiam
Patroli harkamtibmas dengan menyusuri kawasan pemukiman, pertokoan, jalur perbatasan antar kota, hingga area pusat keramaian di Kota Kediri. Kehadiran Polri di lapangan tidak hanya untuk mencegah aksi kriminalitas, namun juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas.
Dalam kegiatan tersebut, anggota Petugas juga melakukan dialogis dengan warga yang ditemui di sekitar lokasi. Warga diimbau agar selalu waspada terhadap potensi kejahatan jalanan, tidak membawa barang berharga mencolok, serta memastikan kendaraan terkunci dengan baik saat diparkir.
Kasi Humas Polres Kediri Kota AKP Sundari S.H., menjelaskan bahwa patroli ini merupakan agenda rutin yang ditingkatkan pada jam-jam rawan.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Patroli ini difokuskan di titik-titik rawan sebagai upaya pencegahan dini terhadap tindak kriminalitas 3C maupun gangguan kamtibmas lainnya. Selain itu, kami juga mengajak masyarakat untuk aktif mendukung Polri dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan patroli rutin ini, kami berharap dapat meminimalisir tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Kediri Kota serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif bagi masyarakat.
Uncategorized
Satgas Preventif Ops Sikat 2026, Patroli Upaya Cegah Gangguan Kamtibmas
Polres Kediri Kota melaksanakan kegiatan patroli cipta kondisi pada Senin (12/10) malam. Patroli yang berlangsung hingga dinihari itu dilakukan untuk menciptakan situasi Kamtibmas di Kota Kediri aman dan kondusif.
Kegiatan ini melibatkan semua satuan Polres Kediri Kota mulai dari Samapta, Satreskrim, Satlantas, hingga Satintelkam.
Patroli ini dimulai dari Mako Satlantas Polres Kediri Kota menuju Kantor Pos, Pos Simpang Tiga Water Torn Brawijaya, Terminal Lama Tosaren Kecamatan Pesantren, Alun-Alun Kota Kediri, Terminal Tamanan, hingga Jalan Veteran Mojoroto.
“Kegiatan patroli ini rutin untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, serta memastikan kehadiran polisi di tengah masyarakat,” kata Kabag OPS Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi.
Dia mengatakan, patroli dilakukan dengan menyusuri jalan-jalan utama, pusat keramaian, dan lokasi yang masih ramai aktivitas masyarakat pada malam hari. Menurut Iwan Setyo Budhi, kegiatan patroli rutin ini merupakan bentuk nyata komitmen polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
“Kita datangi warga yang sedang ngopi atau nongkrong untuk menyampaikan himbauan kamtibmas,” ucapnya.
Patroli ini menyusuri jalanan di wilayah Kota Kediri seperti Kantor Pos, Pos Torn Brawijaya, Terminal Lama, Alun-Alun, Terminal Tamanan, hingga Jalan Veteran. Mantan Kapolsek Gampengrejo ini menambahkan, kegiatan ini untuk mengantisipasi adanya aksi balap liar atau trek-trekan hingga kriminalitas di wilayah Kediri Kota.
“Masyarakat diimbau untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing terutama dengan melaporkan bilamana ada potensi gangguan kamtibmas di sekitar mereka,” pungkas Kabag OPS Polres Kediri Kota.
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
