Peristiwa
418 Personel Gabungan Amankan Laga Persik Kediri Vs Madura United, Polisi Perketat Pemeriksaan Suporter

Kediriselaludihati – Persik Kediri berhasil mengamankan tiga poin setelah mengalahkan Madura United dengan skor 2-0 dalam lanjutan kompetisi BRI Super League musim 2026/2027 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jumat (9/10/2026) sore.
Pertandingan yang disaksikan 2.312 penonton tersebut mendapat pengamanan dari 418 personel gabungan kepolisian, TNI, dan sejumlah instansi terkait.
Pertandingan berakhir sekitar pukul 17.30 WIB dengan kemenangan tuan rumah. Hingga pukul 18.00 WIB, seluruh penonton dilaporkan telah meninggalkan kawasan Stadion Brawijaya tanpa adanya gangguan keamanan menonjol.
Pengamanan pertandingan dipimpin Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., dengan melibatkan Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., serta pejabat utama Polres Kediri Kota.
Sebanyak 418 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan pertandingan tersebut. Dari jumlah itu, 227 personel berasal dari Polres Kediri Kota dan polsek jajaran, sedangkan personel lainnya merupakan unsur bantuan pengamanan dari kepolisian, TNI, serta instansi terkait.
Selain aparat gabungan, panitia pelaksana pertandingan menyiapkan 65 petugas steward dan 30 petugas pemeriksaan badan untuk mendukung pengamanan di lingkungan stadion.
Sebelum pertandingan berlangsung, seluruh personel mengikuti apel kesiapan pengamanan yang dipimpin Wakapolres Kediri Kota pada pukul 13.20 WIB di halaman SMA Negeri 8 Kota Kediri, Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa Nomor 77, Kelurahan Banjaran.
Dalam arahannya, Putu menekankan pentingnya profesionalisme petugas, terutama dalam melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan penonton yang akan memasuki stadion.
“Laksanakan pemeriksaan secara profesional. Jangan sampai penonton yang hadir membawa minuman keras ataupun senjata tajam,” kata Putu saat memberikan arahan kepada personel pengamanan.
Menurut dia, berbagai langkah pencegahan telah dilakukan sebelum pertandingan, termasuk menyampaikan imbauan kepada suporter agar tidak membawa barang-barang yang dilarang berdasarkan ketentuan penyelenggaraan pertandingan sepak bola.
Pemeriksaan terhadap barang bawaan penonton menjadi salah satu perhatian utama karena pintu masuk stadion merupakan lokasi berkumpulnya suporter sebelum pertandingan dimulai.
Selain mencegah masuknya barang terlarang, petugas diminta mengantisipasi tindak kriminalitas yang dapat terjadi ketika penonton berdesakan.
Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi mengingatkan bahwa kawasan pintu masuk memiliki potensi kerawanan, terutama tindak pencopetan saat terjadi antrean maupun kepadatan penonton.
“Kerawanan di pintu-pintu masuk karena rawan copet dalam proses berdesak-desakan saat masuk,” ujar Iwan.
Karena itu, petugas diminta melakukan pengawasan secara cermat tanpa mengabaikan prosedur pemeriksaan dan kenyamanan penonton.
Pengamanan pertandingan menerapkan pembagian zona sesuai Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2022 tentang pengamanan penyelenggaraan kompetisi olahraga.
Dalam pelaksanaannya, pengamanan di zona satu atau bagian dalam stadion menjadi tanggung jawab utama steward yang berada di bawah koordinasi panitia pelaksana pertandingan.
Sementara itu, personel TNI dan Polri ditempatkan pada zona dua serta sejumlah titik pengamanan di luar stadion.
“Untuk anggota TNI-Polri berada di ring dua. Apabila tim steward membutuhkan bantuan, anggota TNI-Polri baru membantu ke dalam untuk mengamankan,” kata Putu.
Pengaturan tersebut dilakukan untuk memastikan pengamanan pertandingan berjalan sesuai pembagian kewenangan dan prosedur yang berlaku.
Iwan juga meminta seluruh petugas memahami posisi masing-masing serta segera melaporkan apabila menemukan persoalan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
“Ring satu akan dipegang kendali oleh steward. Untuk anggota pengamanan berada di ring dua dan pintu masuk stadion. Silakan cek dengan teliti barang-barang penonton yang mau masuk,” ujarnya.
Selain itu, petugas yang terlibat dalam pengamanan pertandingan tidak diperkenankan membawa senjata api. Personel yang membawa senjata api diminta menitipkannya kepada petugas Provos sebelum menjalankan tugas.
Pengamanan dilakukan secara berlapis dengan menempatkan personel di pintu-pintu masuk Stadion Brawijaya, kawasan parkir, ruas jalan, serta sejumlah lokasi strategis di sekitar stadion.
Pada zona dua, pengamanan melibatkan personel Polres Kediri Kota, Polres Kediri, Kodim 0809/Kediri, dan Satpol PP.
Sejumlah perwira ditunjuk sebagai pengendali di pintu masuk stadion, antara lain Wakapolsek Banyakan Iptu Hery Purnomo di Pintu A, Wakapolsek Tarokan Iptu Ali Susilo di Pintu B, Wakapolsek Grogol Iptu Agus Santoso di Pintu D, Wakapolsek Mojo Iptu Sulistiawan di Pintu F, dan Wakapolsek Semen Iptu Agung Sukojo di Pintu G.
Sementara itu, pengamanan zona tiga melibatkan personel Brimob, Dalmas Sat Samapta, Brigif 16/Wira Yudha, serta Yonif 521/Dadaha Yudha.
Personel Brimob ditempatkan di sisi selatan Stadion Brawijaya, sedangkan satuan Dalmas Sat Samapta disiagakan di kawasan SMA Negeri 8 Kota Kediri.
Unsur Brigif 16 disiapkan untuk mendukung pengamanan kawasan selatan Taman Tirtayasa, sementara personel Yonif 521 ditempatkan di sekitar kawasan Rumah Makan Wong Solo dan Patung Macan.
Pengamanan juga menjangkau simpul-simpul jalan melalui penempatan personel Satlantas Polres Kediri Kota bersama Dinas Perhubungan.
Petugas bertugas memantau pergerakan kendaraan, mengantisipasi kepadatan lalu lintas, serta mendukung kelancaran arus penonton sebelum dan sesudah pertandingan.
Untuk memperkuat pengawasan, empat perwira menengah ditunjuk sebagai pengendali wilayah di sekitar stadion.
Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono bertanggung jawab melakukan pengawasan di sisi utara, Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi di sisi timur, Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono di sisi selatan, dan Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto di sisi barat stadion.
Sebelum personel menempati lokasi masing-masing, kepolisian juga menggelar Tactical Floor Game (TFG) pada pukul 13.30 WIB.
Simulasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh unsur pengamanan memahami penempatan personel, jalur koordinasi, dan langkah yang harus dilakukan apabila terjadi keadaan darurat.
Dalam pengarahan TFG, Iwan menjelaskan bahwa pola pengamanan telah disiapkan berdasarkan hasil rapat koordinasi dan pertemuan teknis bersama pihak terkait.
“Kami sudah melakukan pengaturan pengamanan dan sudah mencetak rencana pengamanan yang akan dibagikan kepada para perwira pengendali sebagai pedoman pelaksanaan tugas,” kata Iwan.
Ia juga mengingatkan personel agar mengantisipasi potensi gangguan di kawasan parkir, pintu masuk, dan jalur keluar penonton setelah pertandingan.
Dalam laporan pengamanan terdapat perbedaan keterangan mengenai ketentuan kehadiran suporter tim tamu. Pada arahan awal disebutkan bahwa suporter tamu tidak diperkenankan hadir, sedangkan paparan TFG menyebutkan kuota lima persen dari kapasitas stadion. Laporan tersebut tidak menjelaskan ketentuan mana yang akhirnya diterapkan pada pertandingan ini.
Di lapangan, Persik Kediri yang ditangani pelatih Marcos Reina Torres menurunkan Husna Al Malik Riwani Saputra sebagai penjaga gawang utama.
Sejumlah pemain yang masuk susunan sebelas pertama antara lain Francisco Pereira Carneiro atau Kiko, Imanol Garcia, Bayu Otto, Ernesto Gomez Muñoz, Zanadin Fariz, Althaf Indie Alrizky, Eduardo Barbosa, Jose Enrique Rodriguez, Marcelo Djalo, dan Park Junheong.
Sementara itu, Madura United yang ditangani pelatih Jose Manuel Gomes da Silva mengandalkan Angga Saputro di bawah mistar gawang.
Tim tamu juga menurunkan sejumlah pemain seperti Pedro Monteiro, Juan Danilo Santacruz, Dimitar Mitkov, Gali Freitas, Hugo Gomes, M. Taufany Muslihuddin, Dede Sapari, Ardi Idrus, Ilham Syah, dan Jorge Mendonça.
Pertandingan dipimpin wasit Yudai Yamamoto dengan bantuan asisten wasit Umar dan Eko Hariyadi. Sementara itu, Muhammad Tri Santoso bertugas sebagai Video Assistant Referee (VAR), didampingi Sriyanto sebagai asisten VAR.
Persik Kediri akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 2-0 atas Madura United.
Meski demikian, laporan kepolisian tidak merinci pencetak gol maupun menit terjadinya kedua gol tersebut.
Kemenangan ini membuat Persik Kediri meraih tiga poin dari pertandingan kandang melawan Madura United dalam lanjutan kompetisi BRI Super League musim 2026/2027.
Seusai pertandingan, petugas tetap disiagakan untuk memantau pergerakan penonton yang meninggalkan stadion.
Pengamanan dilanjutkan hingga sekitar pukul 18.00 WIB, ketika kawasan Stadion Brawijaya dilaporkan telah sepi dan seluruh penonton meninggalkan lokasi.
Kegiatan kemudian ditutup dengan konsolidasi personel yang dipimpin Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi.
Dalam evaluasi tersebut, Iwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang terlibat dalam pengamanan pertandingan.
“Terima kasih rekan-rekan atas pelaksanaan pengamanan pertandingan sepak bola,” katanya.
Ia juga meminta personel operasional tetap melakukan pemantauan situasi setelah kegiatan berakhir.
Berdasarkan laporan Polres Kediri Kota, pertandingan Persik Kediri melawan Madura United yang disaksikan 2.312 penonton tersebut berakhir tanpa adanya insiden keamanan menonjol yang dilaporkan.
Pengamanan berlapis dengan melibatkan steward, kepolisian, TNI, dan instansi terkait menjadi bagian dari penerapan standar keselamatan penyelenggaraan pertandingan sepak bola profesional, terutama dalam pengaturan penonton, pemeriksaan barang bawaan, dan pengendalian arus kendaraan di sekitar stadion. (res/aro)
Peristiwa
Jelang Operasi Sikat Semeru 2026, Polisi di Kediri Ajak Warga Tertib Urus Identitas Digital dan Perlindungan Sosial
Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026, jajaran Polres Kediri Kota terus memperkuat pendekatan kepada masyarakat melalui kegiatan pembinaan dan pelayanan di tingkat kelurahan.
Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan yang mendampingi aktivitas warga dalam pengaktifan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) secara mandiri.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kelurahan Dandangan, Jalan Singosari, Kota Kediri, Jumat (9/10/2026), mulai pukul 09.30 WIB. Sejumlah warga mendatangi kantor kelurahan untuk mengikuti proses aktivasi identitas digital sekaligus melakukan pendaftaran data perlindungan sosial.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan, Aipda Heppy Endra, S.H., hadir untuk memantau aktivitas masyarakat dan memberikan imbauan agar warga tetap menjaga ketertiban selama mengikuti pelayanan administrasi.
Petugas mengingatkan masyarakat untuk membudayakan antre sesuai giliran sehingga proses pelayanan dapat berlangsung tertib dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh warga.
Selain mengingatkan pentingnya ketertiban, Heppy juga mengajak masyarakat menyampaikan informasi mengenai layanan tersebut kepada warga lain yang belum melakukan pendaftaran.
Langkah itu dilakukan agar masyarakat mengetahui prosedur pengaktifan IKD dan pendaftaran Perlinsos yang berkaitan dengan pendataan penerima bantuan pemerintah, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., melalui kegiatan jajarannya, menaruh perhatian pada pentingnya keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam mendampingi aktivitas masyarakat, terutama pelayanan yang melibatkan banyak warga.
“Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk menjaga ketertiban di ruang pelayanan publik sekaligus memperkuat komunikasi antara aparat dan masyarakat,” terangnya.
Pengaktifan IKD merupakan bagian dari pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan administrasi kependudukan. Melalui identitas digital, masyarakat dapat mengakses layanan kependudukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, pendaftaran Perlinsos secara mandiri menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk memperbarui atau mengajukan data yang berkaitan dengan program perlindungan sosial pemerintah.
Meski demikian, proses pendaftaran tidak serta-merta menjamin seseorang menjadi penerima bantuan. Penetapan penerima tetap mengikuti persyaratan dan mekanisme verifikasi yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mendorong warga untuk lebih aktif mencari informasi melalui saluran pelayanan resmi agar tidak mengalami kesulitan ketika mengurus administrasi.
Pelayanan yang melibatkan banyak warga membutuhkan pengaturan antrean dan komunikasi yang baik. Ketertiban menjadi penting agar masyarakat dapat menyelesaikan keperluannya tanpa menimbulkan kerumunan yang menghambat proses pelayanan.
Kegiatan di Kantor Kelurahan Dandangan melibatkan sejumlah unsur pemerintah, di antaranya Dinas Sosial Kota Kediri, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Dandangan, serta Kasi Ketenteraman, Ketertiban, dan Sosial Kelurahan Dandangan.
Kehadiran sejumlah instansi tersebut menunjukkan adanya koordinasi dalam penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan dan perlindungan sosial kepada masyarakat.
Di sisi lain, kegiatan sambang Bhabinkamtibmas berlangsung menjelang Operasi Sikat Semeru 2026 yang berfokus pada penanggulangan tindak kriminalitas, terutama pencurian, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, dan kejahatan jalanan.
Dalam menghadapi potensi kejahatan tersebut, partisipasi masyarakat menjadi salah satu unsur penting. Warga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan barang pribadi dan kendaraan ketika berada di tempat pelayanan umum maupun lokasi keramaian.
Selain itu, masyarakat perlu berhati-hati dalam menjaga data pribadi saat mengakses layanan administrasi digital. Informasi kependudukan, kode verifikasi, dan akses akun pribadi tidak semestinya diberikan kepada pihak yang tidak berwenang.
Kewaspadaan tersebut relevan dengan upaya pencegahan kejahatan, meskipun kegiatan aktivasi IKD dan pendaftaran Perlinsos bukan sasaran langsung Operasi Sikat Semeru.
Melalui kegiatan sambang, Bhabinkamtibmas memiliki kesempatan untuk membangun komunikasi dengan warga sekaligus memperkuat kesadaran mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Keterlibatan kepolisian dalam kegiatan pelayanan masyarakat juga memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan informasi mengenai persoalan keamanan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Di Kelurahan Dandangan, warga yang mengikuti proses pengaktifan IKD dan pendaftaran Perlinsos menunjukkan ketertiban dengan mengikuti antrean selama pelayanan berlangsung.
Kesadaran masyarakat untuk tertib dalam mengakses layanan publik menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelayanan pemerintah sekaligus menjaga kenyamanan bersama. (res/an).
Peristiwa
Perkuat Kamtibmas Menjelang Operasi Sikat Semeru, Polisi Dampingi Pembagian Bantuan Rp6 Juta di Desa Sidomulyo Kediri
Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026, jajaran Polsek Semen, Polres Kediri Kota, meningkatkan kegiatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendampingan berbagai aktivitas warga.
Salah satunya pengamanan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada 10 keluarga penerima manfaat di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, pada Jumat (9/10/2026).
Penyaluran bantuan berlangsung di Balai Desa Sidomulyo, Jalan Raya Sidomulyo Nomor 98, mulai pukul 09.00 WIB. Setiap keluarga menerima bantuan sebesar Rp600.000 untuk periode Agustus dan September 2026.
Dengan jumlah penerima sebanyak 10 keluarga, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp6 juta.
Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo, Bripka Adhityatama Kurniawan, diterjunkan untuk melakukan pengamanan, pendampingan, sekaligus memantau situasi selama proses penyaluran bantuan berlangsung.
Kehadiran petugas kepolisian bertujuan mendukung kelancaran pelayanan masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan ketertiban ketika warga berkumpul untuk menerima bantuan.
Kapolsek Semen AKP Sonny Setiawan, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., melalui kegiatan jajarannya, menempatkan pendampingan masyarakat sebagai bagian dari tugas kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.
Pengamanan penyaluran bantuan juga menjadi salah satu bentuk pendekatan preventif yang relevan dengan upaya memperkuat situasi keamanan menjelang Operasi Sikat Semeru 2026.
Operasi tersebut berfokus pada penanggulangan tindak kriminalitas, khususnya pencurian, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, serta kejahatan jalanan.
Selain penegakan hukum terhadap tindak pidana yang menjadi sasaran operasi, kewaspadaan masyarakat dan komunikasi dengan aparat kepolisian menjadi unsur penting dalam pencegahan kriminalitas.
Dalam konteks itu, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah kegiatan masyarakat dapat dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi mengenai keamanan lingkungan, termasuk kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan.
Penyaluran BLT Dana Desa di Sidomulyo dihadiri Kepala Desa Damam Hidayat bersama perangkat desa, Babinsa Desa Sidomulyo Serka Endro Sutanto, pendamping desa Anas, serta warga penerima bantuan.
Keterlibatan unsur pemerintah desa, TNI, dan Polri mencerminkan koordinasi dalam mendukung pelaksanaan pelayanan masyarakat di tingkat desa.
Bagi keluarga penerima manfaat, bantuan tunai tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Sementara bagi pemerintah desa, penyaluran bantuan menjadi bagian dari pelaksanaan program perlindungan sosial yang bersumber dari Dana Desa.
Pendampingan aparat kewilayahan juga diperlukan untuk memastikan aktivitas pelayanan publik dapat berlangsung tanpa gangguan keamanan.
Terlebih menjelang pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026, kepolisian perlu membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk tindak kriminalitas.
Peran Bhabinkamtibmas menjadi penting karena petugas berinteraksi langsung dengan masyarakat di tingkat desa. Melalui komunikasi tersebut, warga dapat menyampaikan informasi mengenai kondisi keamanan maupun persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Kegiatan pendampingan penyaluran bantuan di Sidomulyo sekaligus memperlihatkan keterlibatan kepolisian dalam pelayanan masyarakat di luar penanganan perkara pidana.
Meski pembagian BLT Dana Desa bukan sasaran langsung Operasi Sikat Semeru, pengamanan kegiatan masyarakat tetap menjadi bagian dari tugas kepolisian untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Melalui koordinasi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat, kegiatan pelayanan publik diharapkan dapat berjalan dengan baik sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang aman menjelang pelaksanaan operasi kepolisian tersebut. (res/an).
Peristiwa
Cegah Gangguan Lingkungan, Bhabinkamtibmas Tamanan Kota Kediri Minta Peternak Rutin Bersihkan Kandang
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, mengingatkan pemilik usaha peternakan ayam di Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri untuk menjaga kebersihan kandang dan mengelola limbah ternak dengan baik. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya bau tidak sedap yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi peternakan.
Imbauan tersebut disampaikan Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamanan, Aipda Sigit Sutanto, saat menyambangi kandang ayam milik Asmikan di RT 02 RW 03, Kelurahan Tamanan, pada Jumat (9/10/2026), sekitar pukul 10.00 WIB.
Dalam kunjungannya, Aipda Sigit meminta pemilik peternakan membersihkan kotoran ayam setiap hari. Petugas juga mengingatkan agar sekam yang telah bercampur dengan kotoran ternak tidak dibakar karena bau yang ditimbulkan dapat mengganggu warga sekitar.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., menekankan pentingnya pengelolaan limbah peternakan agar aktivitas usaha tidak menimbulkan persoalan lingkungan.
“Kami mengimbau pemilik peternakan agar selalu menjaga kebersihan kandang, termasuk membersihkan kotoran ayam setiap hari. Sekam yang sudah bercampur dengan kotoran ternak jangan dibakar karena bau dan asapnya bisa mengganggu masyarakat sekitar,” kata Kompol Rudi.
Pengelolaan limbah peternakan menjadi perhatian karena berkaitan dengan kepentingan ekonomi pemilik usaha sekaligus kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
Aktivitas peternakan yang tidak disertai pengelolaan limbah secara baik berpotensi menimbulkan keluhan warga. Apabila dibiarkan, persoalan tersebut dapat memengaruhi hubungan sosial antara pemilik usaha dan masyarakat di lingkungan permukiman.
Karena itu, komunikasi langsung antara Bhabinkamtibmas dan pemilik peternakan menjadi salah satu cara untuk mendorong penyelesaian persoalan sebelum berkembang menjadi perselisihan.
Kegiatan sambang tersebut berlangsung menjelang pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026 yang berfokus pada penanggulangan tindak kriminalitas, termasuk pencurian, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, dan kejahatan jalanan.
Meski pengelolaan limbah peternakan bukan sasaran utama operasi, pembinaan masyarakat tetap menjadi bagian dari tugas kepolisian dalam memelihara keamanan dan ketertiban di lingkungan permukiman.
Upaya pencegahan gangguan ketertiban tidak hanya dilakukan melalui penindakan terhadap pelaku kejahatan, tetapi juga melalui komunikasi dan penyelesaian persoalan yang berpotensi menimbulkan konflik sosial.
Di lingkungan permukiman, keberadaan usaha peternakan membutuhkan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan hak masyarakat untuk memperoleh lingkungan yang bersih serta nyaman.
Pemilik peternakan diharapkan dapat menjalankan usahanya dengan tetap memperhatikan dampak yang ditimbulkan, terutama melalui pembersihan kandang secara teratur dan pengelolaan limbah yang tidak merugikan warga sekitar.
Dengan pendekatan tersebut, persoalan lingkungan diharapkan dapat ditangani melalui kesadaran dan tanggung jawab bersama sebelum berkembang menjadi gangguan ketertiban masyarakat. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
