Connect with us

Uncategorized

Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri

Published

on

SURABAYA – Estafet tugas Ibu Asuh Polisi Wanita (Polwan) Polda Jawa Timur resmi bergulir. Ny. Lenia M. Dekananto kini mengemban amanah sebagai Ibu Asuh Polwan Polda Jatim menggantikan Ny. Dewi Nanang Avianto dalam acara serah terima tugas yang berlangsung khidmat di Surabaya, Minggu (11/10/2026).Kegiatan tersebut dihadiri, Irjen Pol Nanang Avianto dan Istri, Kapolda Jatim, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, jajaran Pejabat Utama Polda Jatim, Kapolres jajaran, pengurus Bhayangkari, serta Polwan Polda Jawa Timur.Dalam sambutan perdananya sebagai Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia M. Dekananto menyampaikan rasa bangga sekaligus tanggung jawab atas amanah yang dipercayakan kepadanya.”Saya berdiri di sini membawa perasaan yang campur aduk. Rasa haru, bangga, namun di saat yang sama merasa terpanggil dan sadar akan besarnya amanah dan peran tugas sebagai Ibu Asuh Polwan Polda Jawa Timur,” ujar Ny. Lenia Dekananto.Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Ny. Dewi Nanang Avianto atas dedikasi, perhatian, dan kebersamaan yang telah diberikan kepada Polwan Polda Jatim.Menurutnya, fondasi kekeluargaan yang telah terbangun dengan baik menjadi pijakan penting untuk terus memperkuat kebersamaan dan soliditas Polwan Polda Jawa Timur.Ny. Lenia memahami bahwa Polwan memiliki tanggung jawab yang tidak ringan. Selain dituntut profesional dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri, banyak Polwan juga menjalankan peran penting di tengah keluarga.Karena itu, ia ingin kehadirannya sebagai Ibu Asuh dapat menjadi ruang untuk mendengar, mendampingi, serta memberikan dukungan kepada Polwan dalam menghadapi berbagai dinamika tugas maupun kehidupan keluarga.”Saya ingin menjadikan diri saya sebagai ‘rumah’ bagi Polwan. Tempat di mana Polwan bisa berbagi cerita, tempat untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan, dan tempat untuk saling menguatkan,” tegasnya.Ke depan, perhatian terhadap kesejahteraan, kesehatan mental dan spiritual, serta keharmonisan keluarga akan menjadi bagian penting dalam mendukung Polwan agar dapat menjalankan tugas secara optimal.”Saya paham atas peran ganda Polwan, namun tetap dituntut untuk profesional dalam melaksanakan tugas negara. Oleh karena itu, fokus utama saya ke depan adalah memperhatikan kesejahteraan, kesehatan mental, spiritual, serta keharmonisan keluarga rekan-rekan Polwan,” jelas Ny. Lenia Dekananto.Menurutnya, ketenangan dalam kehidupan pribadi dan keharmonisan keluarga merupakan salah satu faktor penting yang dapat mendukung Polwan dalam memberikan pengabdian terbaik kepada institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.Di akhir sambutannya, Ny. Lenia mengajak seluruh Polwan Polda Jatim untuk terus memperkuat kekompakan, kebersamaan, dan semangat saling mendukung dalam menjalankan tugas.”Mari kita rapatkan barisan, jaga kekompakan, dan saling mendukung. Tunjukkan bahwa Polwan Polda Jawa Timur adalah perempuan-perempuan yang hebat, kuat, tangguh, berintegritas, profesional, modern, dan humanis,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Uncategorized

Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan

Published

on

JAKARTA – Polri bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2026). Melalui Polda Sumatera Barat, personel gabungan dikerahkan untuk membantu evakuasi warga, mengamankan permukiman, memberikan pelayanan kesehatan, serta menyiapkan posko bagi masyarakat terdampak.Penanganan dilakukan di sejumlah titik, antara lain Perumahan Lumin Park, Kuranji, Goa, dan Sungai Lareh. Ratusan personel dari Sat Brimob, Ditsabhara, Ditpolairud, Polresta Padang, serta unsur SAR dan Basarnas diterjunkan untuk membantu warga terdampak.Seluruh warga di kawasan terdampak berhasil dievakuasi dengan selamat dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Untuk mengantisipasi potensi banjir susulan, petugas mengimbau warga agar sementara waktu tidak menempati rumah yang masih berisiko terendam dan mengikuti arahan petugas di lapangan.Polda Sumbar juga menyiapkan posko pengungsian serta mengerahkan 500 personel gabungan polri untuk menjaga rumah warga yang ditinggalkan. Selain itu, Posko Kesehatan dan Posko SAR didirikan di kawasan terdampak guna mendukung pelayanan medis, pertolongan pertama, serta koordinasi evakuasi lanjutan.Bantuan pakaian turut disalurkan kepada anak-anak dan warga yang pakaiannya basah akibat banjir. Sementara itu, pelayanan kesehatan dan dukungan logistik diberikan kepada para pengungsi, termasuk kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (10/10/2026), mengatakan bahwa Polri terus mengoptimalkan pengerahan personel dan sarana pendukung untuk membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.“Prioritas utama dalam penanganan bencana adalah keselamatan masyarakat. Polri hadir untuk membantu proses evakuasi, memberikan pelayanan kesehatan, dan memastikan keamanan lingkungan warga terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan serta mengikuti arahan petugas,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.Ia menambahkan, Polri terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk mendukung penanganan darurat hingga kondisi kembali aman. Masyarakat juga diimbau untuk saling membantu dan memanfaatkan fasilitas posko yang telah disediakan.Melalui langkah tersebut, Polri berupaya memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan dan perlindungan yang dibutuhkan. Hal ini sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dalam menghadapi bencana dan menjaga keselamatan bersama.

Continue Reading

Uncategorized

Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan

Published

on

Jakarta – Polri melalui Satuan Brimob Polda Sumatera Barat mengerahkan 300 personel untuk membantu penanganan banjir dan mengevakuasi warga terdampak akibat curah hujan tinggi di Kota Padang, Sumatera Barat. Hingga Minggu (11/10/2026), personel masih bersiaga dan melanjutkan proses evakuasi di sejumlah lokasi terdampak.Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengerahan personel Brimob merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana, terutama untuk menyelamatkan warga dan menjangkau kawasan yang tergenang banjir.“Polri mengerahkan personel beserta peralatan pendukung untuk membantu evakuasi warga terdampak banjir. Prioritas utama adalah keselamatan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan pertolongan untuk keluar dari kawasan terdampak menuju tempat yang lebih aman,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (11/10/2026).Sebanyak 300 personel Satbrimob Polda Sumbar dipimpin Dansatbrimob Polda Sumbar Kombes Pol. Lukman Syafri Dandel Malik. Personel dibagi menjadi tiga tim yang ditempatkan di Perumahan Lumin Park, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah; Dadok Tunggul Hitam; serta Guo Kuranji, Kota Padang.Berdasarkan laporan penanganan di lapangan, petugas telah mengevakuasi sekitar 300 warga dari Perumahan Lumin Park. Sementara itu, di kawasan Guo Kuranji, personel juga melakukan evakuasi terhadap 30 warga dari wilayah terdampak. Petugas terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi untuk memastikan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan dapat segera memperoleh pertolongan.Untuk mendukung proses penyelamatan, Satbrimob Polda Sumbar mengerahkan berbagai peralatan SAR, di antaranya perahu karet, mesin tempel, pelampung, helm SAR, tali karmantel, karabiner, katrol, serta body harness. Peralatan tersebut digunakan untuk menunjang keselamatan personel dan membantu proses evakuasi di kawasan yang terdampak genangan.Selain peralatan penyelamatan, Polri juga mengoperasikan kendaraan pendukung berupa truk angkut personel, bus, kendaraan khusus SAR, serta kendaraan operasional lainnya. Dukungan tersebut digunakan untuk mobilisasi personel, membawa perlengkapan, dan menunjang pelaksanaan tugas di sejumlah titik banjir.Di Perumahan Lumin Park, yang menjadi salah satu lokasi penanganan utama, personel mendirikan posko SAR di kawasan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Sementara itu, tim yang bertugas di Dadok Tunggul Hitam dan Guo Kuranji disiagakan untuk membantu penanganan sesuai kondisi di lapangan.Trunoyudo menegaskan, Polri akan terus mengoptimalkan upaya pertolongan dan berkoordinasi dengan unsur terkait dalam menghadapi dampak banjir. Selain evakuasi, pemantauan kondisi wilayah dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak juga menjadi perhatian dalam penanganan bencana.“Personel di lapangan terus melaksanakan tugas kemanusiaan dengan mengutamakan keselamatan warga. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengikuti arahan petugas, dan segera mencari tempat yang lebih aman apabila kondisi di sekitar tempat tinggal membahayakan,” tutupnya.Hingga Minggu (11/10/2026), personel Satbrimob Polda Sumbar masih melanjutkan kegiatan evakuasi dan penanganan warga terdampak banjir di wilayah hukum Polresta Padang.

Continue Reading

Peristiwa

Polisi dan TNI Amankan Pentas Jaranan Cilik Rogo SP di Desa Kerep Kediri, Warga Diimbau Waspada Kejahatan Selama Operasi Sikat Semeru

Published

on

Kediriselaludihati.com – Pertunjukan kesenian jaranan cilik Rogo Sakti Putro dari Dusun Kasihan, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, memeriahkan acara syukuran ulang tahun ketiga pernikahan pasangan Paryo dan Fatma di Dusun Balongasem, Desa Kerep, Kecamatan Tarokan, pada Minggu (11/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman rumah Sutopo, RT 01 RW 03, tersebut mendapat pengamanan dari personel Polsek Tarokan, TNI, dan petugas perlindungan masyarakat (Linmas). Selain menjaga ketertiban pertunjukan, petugas menyampaikan imbauan keamanan kepada warga di tengah pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026.

Pengamanan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan melibatkan delapan personel gabungan, terdiri atas dua anggota Polri, dua anggota TNI, dan empat petugas Linmas.

Wakapolsek Tarokan Iptu Ali Susilo bersama Bhabinkamtibmas Desa Kerep Aiptu Moh Syafiudin turun langsung melakukan pengamanan sekaligus menjalin komunikasi dengan masyarakat yang menghadiri kegiatan.

Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan pertunjukan kesenian tradisional dan kegiatan masyarakat berlangsung tertib.

“Kami melaksanakan pengamanan kesenian jaranan cilik Rogo Sakti Putro dalam rangka tasyakuran ulang tahun ketiga pernikahan warga di Dusun Balongasem, Desa Kerep. Petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat selalu menjaga keamanan lingkungan,” kata Iptu Priyo, Minggu.

Menurut Priyo, kehadiran petugas di tengah kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Pengamanan tidak hanya dilakukan untuk menjaga kelancaran acara, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan kewaspadaan kepada masyarakat.

“Apabila ada permasalahan, segera hubungi Polsek Tarokan atau Bhabinkamtibmas,” kata Priyo.

Pertunjukan jaranan cilik Rogo Sakti Putro menjadi bagian dari rangkaian syukuran keluarga yang diselenggarakan Paryo dan Fatma untuk memperingati tiga tahun pernikahan mereka.

Kelompok kesenian tersebut berasal dari Dusun Kasihan, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.

Kehadiran kelompok jaranan dari wilayah lain di Kabupaten Kediri menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih menjadi salah satu pilihan hiburan dalam kegiatan sosial dan hajatan masyarakat.

Jaranan merupakan salah satu kesenian pertunjukan yang berkembang di Kediri dan sejumlah daerah di Jawa Timur. Kesenian ini dikenal melalui penggunaan properti kuda kepang, iringan musik tradisional, serta gerak tari yang menjadi ciri khas pertunjukannya.

Dalam perkembangannya, jaranan juga melibatkan kelompok penari anak-anak atau jaranan cilik yang menjadi bagian dari proses pengenalan kesenian kepada generasi muda.

Pementasan dalam acara hajatan keluarga menjadi salah satu ruang bagi kelompok kesenian untuk tampil sekaligus mempertahankan keberadaan seni pertunjukan tradisional di tengah masyarakat.

Meski demikian, kegiatan yang menghadirkan pertunjukan dan warga dari berbagai lingkungan tetap membutuhkan perhatian terhadap keamanan serta ketertiban.

Karena itu, Polsek Tarokan bersama unsur TNI dan Linmas menempatkan personel pengamanan di lokasi acara.

Pelaksanaan kegiatan tersebut bertepatan dengan hari kedua Operasi Sikat Semeru 2026 yang berlangsung pada 10 hingga 21 Oktober 2026.

Operasi kepolisian ini diarahkan untuk menanggulangi tindak kriminalitas yang menjadi sasaran operasi, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan kejahatan jalanan.

Selain penegakan hukum, upaya pencegahan melalui patroli, pengawasan kegiatan masyarakat, serta penyampaian imbauan keamanan menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas.

Dalam konteks tersebut, pengamanan pertunjukan jaranan cilik di Desa Kerep menjadi salah satu kegiatan kepolisian yang sejalan dengan upaya pencegahan gangguan keamanan selama periode operasi.

Namun, laporan Polsek Tarokan tidak menyebutkan bahwa pengamanan pertunjukan tersebut merupakan penugasan khusus dalam struktur Operasi Sikat Semeru 2026.

Kegiatan itu merupakan pengamanan masyarakat yang sekaligus dimanfaatkan untuk meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi tindak kriminalitas.

Salah satu perhatian dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang adalah keamanan kendaraan dan barang pribadi.

Masyarakat diimbau memastikan kendaraan diparkir di lokasi yang aman, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan.

Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko pencurian kendaraan bermotor maupun tindak kriminalitas lainnya.

Selain itu, warga diharapkan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban kegiatan.

Penyampaian informasi kepada Bhabinkamtibmas maupun Polsek Tarokan dapat membantu petugas melakukan penanganan lebih cepat.

Dalam pelaksanaan pengamanan di Dusun Balongasem, koordinasi antara Polri, TNI, dan Linmas menjadi bagian dari upaya menjaga kegiatan masyarakat agar berjalan tertib.

Keterlibatan Linmas juga memperlihatkan peran unsur keamanan lingkungan dalam mendukung pengamanan acara di tingkat desa.

Sementara itu, Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo menyampaikan bahwa pertunjukan jaranan cilik Rogo Sakti Putro berlangsung tanpa gangguan keamanan yang dilaporkan.

“Kegiatan berjalan lancar dan tetap dalam keadaan aman,” kata Priyo.

Laporan kepolisian tidak menyebutkan jumlah penonton yang hadir maupun adanya tindak kriminalitas, penangkapan tersangka, atau penindakan pelanggaran selama kegiatan berlangsung.

Pengamanan pertunjukan jaranan cilik tersebut menjadi bagian dari pelayanan kepolisian terhadap kegiatan masyarakat sekaligus memperkuat pesan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan selama berlangsungnya Operasi Sikat Semeru 2026. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page