Peristiwa
Adakan Kegiatan Candra Kopi, Bhabinkamtibmas Dermo Berpesan kepada Tukang Pijet Untuk Bijak Bermedsos
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kel. Dermo, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota Aiptu Suhartono melakukan patroli sambang, pada Senin 20-11- 2023 pukul 09.30 WIB.
BKTM Dermo datang ke Jalan Gunung Agung RT 1 RW 2 Kelurahan Dermo.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo melaksanakan kegiatan Candra kopi (cangkrukan dengan warga sambil minum kopi ) bersama bapak Miaji (55 tahun) tukang pijat warga RT 1 RW 2.
Dengan maksud jalin tali silatuhrohmi sampaikan pesan agar jangan mudah percaya dengan pinjaman online.
Petugas berpesan agar menjaga kerukunan antar warga dalam menyongsong pemilu tahun 2024, bijak dalam bermedsos.
Jangan mudah percaya dengan berita hoak dan sms undian. Berhadiah selama kegiatan situasi aman dan terkendali.
Apabila terdapat permasalahan/ gangguan Kamtibmas segera hubungi 3 pilar. “Kegiatan berjalan aman dan lancar,” kata Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, S.H. (res/an).
Peristiwa
Bertemu Pengurus PHDI di Selomangleng, Polres Kediri Kota Dorong Penambahan CCTV di Tempat Umum
Kediriselaludihati.com – Kepala Bagian Operasi Polres Kediri Kota Komisaris Polisi Iwan Setyo Budhi, S.H., mengajak pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan umat Hindu lebih cermat menyaring informasi yang beredar. Ia menyampaikan ajakan itu dalam pertemuan Minggu Kasih yang dihadiri 30 umat Hindu di Pura Penataran Agung Kilisuci, kawasan Selomangleng, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (8/11/2026).
Kompol Iwan mengatakan, informasi yang beredar mengenai suatu peristiwa belum tentu sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Kepada pengurus PHDI, ia meminta agar persoalan tersebut menjadi perhatian bersama.
“Kami meminta ke teman-teman PHDI lebih bijak dan lebih bisa menyaring informasi,” ujar Kompol Iwan.
Ia juga mengajak pengurus PHDI merangkul anak muda agar terhindar dari pengaruh negatif. Menurutnya, kunjungan ke pura memberi kesempatan bagi kepolisian untuk membicarakan persoalan warga secara langsung dengan tokoh agama dan umat.
Mengenai keamanan lingkungan, Kompol Iwan mengingatkan warga agar berhati-hati saat menyimpan barang berharga, memarkir kendaraan, dan mengenakan perhiasan di tempat umum. Ia menyebut pagi, menjelang sore, dan malam sebagai waktu yang perlu mendapat perhatian dalam pemantauan lingkungan.
Selain patroli kepolisian, Kompol Iwan mendorong penambahan kamera pengawas atau CCTV di tempat umum, terutama di lokasi yang rawan tindak kriminal. Kepada umat yang hadir, ia juga berpesan agar berhati-hati saat berkendara. Pertemuan itu berlangsung pada hari terakhir Operasi Patuh Semeru 2026, yang digelar sejak 26 Oktober hingga 8 November.
Ketua PHDI Ni Made Susilowati, S.H., menyambut rombongan Polres Kediri Kota bersama pengurus. Ia menyampaikan bahwa umat Hindu yang ia wakili berjumlah sekitar 250 orang. Dalam sambutannya, ia juga menjelaskan waktu sembahyang umat Hindu pada pagi, siang, dan sore hari serta kesempatan bagi perempuan untuk memimpin.
“Dalam umat Hindu, perempuan boleh menjadi ketua atau pemimpin,” kata Ni Made Susilowati.
Pertemuan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu turut dihadiri jajaran Polres Kediri Kota dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pojok. Setelah sambutan Ketua PHDI dan Kompol Iwan, pengurus serta umat Hindu mengikuti sesi tanya jawab bersama kepolisian. (res/aro)
Lalu Lintas
Dua Pekan Operasi Patuh Semeru, Polres Kediri Kota Catat 12.545 Teguran dan 559 Tilang Elektronik

Kediriselaludihati – Kepolisian Resor Kediri Kota merampungkan Operasi Patuh Semeru 2026 yang digelar selama 14 hari, 26 Oktober hingga 8 November 2026. Selama operasi, jumlah kecelakaan lalu lintas di Kota Kediri turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penindakan pelanggaran pun bergeser dari tilang manual ke tilang elektronik (electronic traffic law enforcement/ETLE).
Berdasarkan rekapitulasi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota, selama operasi terjadi 9 kecelakaan lalu lintas. Angka ini turun 18,2 persen dibandingkan Operasi Patuh Semeru 2025 yang mencatat 11 kecelakaan. Jumlah korban luka ringan turun dari 20 orang menjadi 13 orang atau berkurang 35 persen. Seperti tahun lalu, tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat.
Kerugian materiil akibat kecelakaan juga menurun dari Rp 10,4 juta menjadi Rp 7,7 juta. Polisi menyita barang bukti berupa 5 surat izin mengemudi (SIM), 16 surat tanda nomor kendaraan (STNK), dan 16 kendaraan.
“Kami bersyukur selama dua pekan operasi tidak ada korban jiwa. Jumlah kecelakaan dan korban luka juga turun dibandingkan tahun lalu. Ini hasil kerja bersama antara petugas di lapangan dan masyarakat yang mulai lebih tertib,” kata Kepala Satlantas Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Septia Intan Putri, Minggu (8/11/2026).

Tilang manual turun drastis
Dari sisi penegakan hukum, Satlantas mencatat 13.305 penindakan selama operasi. Jumlah ini naik 25,6 persen dari tahun lalu yang sebanyak 10.596 penindakan. Sebagian besar penindakan berupa teguran, yakni 12.545 kali. Jumlah teguran ini naik 60,7 persen dari 7.806 teguran pada 2025.
Perubahan paling mencolok terlihat pada jenis tilang. Tilang melalui ETLE melonjak dari hanya 6 perkara pada 2025 menjadi 559 perkara tahun ini. Sebaliknya, tilang manual atau non-ETLE anjlok 92,8 persen, dari 2.784 perkara menjadi 201 perkara.
“Operasi Patuh tahun ini kami arahkan untuk mengedepankan teguran dan edukasi. Penindakan lebih banyak kami lakukan melalui ETLE agar lebih transparan dan mengurangi interaksi langsung di jalan. Namun, pelanggar yang membahayakan keselamatan tetap kami tindak tegas,” ujar Septia.
Edukasi dan patroli digenjot
Selain penindakan, Polres Kediri Kota memperbanyak kegiatan edukasi atau preemtif.
Kegiatan itu antara lain kampanye penggunaan helm berstandar SNI, sabuk pengaman, larangan bermain telepon seluler saat berkendara, serta larangan melawan arus. Polisi juga membagikan eksemplar leaflet, stiker, dan brosur keselamatan. Ada pula penyuluhan bagi pelajar dan orangtua, pelatihan safety riding dan safety driving, serta dialog keselamatan dengan pengemudi ojek daring, kurir, dan komunitas roda dua.
Di media sosial, Satlantas memproduksi konten² edukasi keselamatan dan publikasi informasi titik rawan kecelakaan.
Kegiatan pencegahan atau preventif meningkat lebih tajam lagi. Kegiatan tersebut mencakup pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli di jam serta titik rawan. Personel juga ditempatkan di titik rawan, seperti depan sekolah, simpang, dan pasar.
Bersama Dinas Perhubungan, polisi melakukan ramp check terhadap kendaraan angkutan orang dan barang. Petugas juga menyurvei titik² untuk memeriksa kondisi rambu, marka, penerangan, dan kerusakan jalan, serta memperbarui peta titik rawan kecelakaan.
Banyak korban tanpa SIM
Meski jumlah kecelakaan turun, data operasi menunjukkan rendahnya kepemilikan SIM di kalangan pengendara. Sebanyak 10 dari 13 korban kecelakaan tidak memiliki SIM. Di pihak penyebab kecelakaan, 4 dari 9 pengendara juga tidak mengantongi SIM.
Korban dari kalangan pelajar dan mahasiswa bertambah dari 3 orang menjadi 5 orang. Dua korban di antaranya masih berusia 10–14 tahun.
Sepeda motor masih mendominasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. Sebanyak 7 dari 9 kecelakaan dipicu pengendara yang mendahului, berbelok, atau berpindah jalur tanpa memperhatikan kendaraan lain. Semua kecelakaan terjadi di jalan kota, sebagian besar di kawasan permukiman. Waktu paling rawan adalah petang hingga malam, pukul 18.00–21.00, dengan tiga kejadian.
“Kami mengimbau orangtua untuk tidak mengizinkan anak yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM mengendarai sepeda motor. Data kami menunjukkan sebagian besar korban kecelakaan tidak memiliki SIM, dan ada korban yang masih anak-anak,” kata Septia.
Ia juga meminta pengendara lebih berhati-hati saat mendahului, berbelok, atau berpindah jalur, terutama di jalan permukiman pada petang hingga malam hari. “Keselamatan di jalan bukan hanya saat ada operasi. Kami berharap kesadaran tertib berlalu lintas ini terus terjaga,” ujarnya.
Meski Operasi Patuh Semeru 2026 telah berakhir, Satlantas Polres Kediri Kota akan melanjutkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan. Penindakan melalui kamera ETLE juga tetap berjalan setiap hari. (res/aro)
Peristiwa
Ibadah Minggu di Stasi Gayam Kediri Angkat Tema “Kehidupan setelah di Dunia”, Agus Budianto Pimpin Doa
Kediriselaludihati.com – Sebanyak 40 umat mengikuti ibadah Minggu bertema “Kehidupan setelah di Dunia” di Gereja St. Thomas Rasul Stasi Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Minggu (8/11/2026). Dalam kegiatan Minggu Kasih itu, Polsek Mojoroto menempatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Gayam untuk memantau keamanan selama umat beribadah.
Pemantauan di gereja yang berada di Jalan Raya Gayam tersebut dimulai pukul 07.00 WIB. Petugas yang hadir ialah Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Hari Purnomo, anggota Unit Pembinaan Masyarakat Polsek Mojoroto yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di kelurahan setempat.
Di gereja tersebut, Agus Budianto memimpin doa bersama umat. Agus bertugas sebagai asisten imam di Stasi Gayam. Doa yang ia pimpin menjadi bagian dari ibadah Minggu pagi yang diikuti umat stasi itu.
Sementara Agus memimpin doa, Hari menjalankan tugas pemantauan di lokasi. Kehadiran petugas di Gereja St. Thomas Rasul merupakan bagian dari pelaksanaan Minggu Kasih Polsek Mojoroto di wilayah Gayam pada pagi tersebut.
Kepala Kepolisian Sektor Mojoroto Komisaris Polisi (Kompol) H. Rudi Purwanto, S.H., menyampaikan bahwa pemantauan berlangsung ketika umat masih mengikuti ibadah. Menurut Kompol Rudi, kegiatan di Stasi Gayam berjalan lancar.
“Kegiatan masih berjalan aman, lancar, terkendali,” kata Kompol Rudi mengenai situasi di Gereja St. Thomas Rasul saat ibadah berlangsung. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa4 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
