Peristiwa
Antisipasi 3-C, Polsek Kediri Kota Patroli Harkamtibmas ke Area Parkiran Jalan Dhono dan Bank BSI
Kediriselaludihati.com – Polsek Kediri Kota melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas di wilayah hukumnya.
Kegiatan berlangsung, pada Rabu 29-05 – 2024 pukul 09 : 00 WIB s/d selesai.
Sasaran dalam Patroli Harkamtibmas adalah Kediri Mall. Stasiun daha Kota Kediri, Bank Jatim, Area Parkiran Jalan Doho, Bank BSI, Swalayan Golden dan Toko mas jln sriwijaya
Patroli Harkamtibmas ini dipimpin oleh AKP Nanang S. SH.MH selaku pawas. Kemudian, padal Aiptu Goenawan. W.S. Sos bersama sejumlah anggota Polsek Kediri Kota.
Petugas melaksanakan patroli Dialogis dengan Instansi /Warga / Karyawan / Security serta himbauan Kamtibmas untuk menjaga keamanan lingkungannya.
Patroli dialogis ke area pakiran di perkotaan khusussnya jalan raya. Patroli perbankan antisipasi 3C. Antisipasi terjadinya 3C di wilayah hukum Polsek Kediri Kota.
“Tujuan dari Patroli Harkamtibmas ini adalah terciptanya Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Kediri,” ujar Kapolsek Kediri Kota Kompol Ridwan Sahara, S.H. (res/an).
Lalu Lintas
Aksi Damai LSM di Dua Titik Kota Kediri, Satlantas Siagakan Personel Cegah Kepadatan
Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas menyusul kegiatan aksi damai gabungan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kota Kediri, pada Senin (28/9/2026).
Pengamanan dilakukan di dua lokasi yang menjadi titik kegiatan, yakni Balai Pemerintah Kota Kediri dan Kantor Kejaksaan Kota Kediri.
Sejumlah personel Satlantas ditempatkan di sekitar lokasi kegiatan serta jalur yang berpotensi mengalami peningkatan arus kendaraan sejak pukul 08.00 WIB.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan, pengamanan lalu lintas dilakukan untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di tengah berlangsungnya aksi.
“Personel kami tempatkan di sejumlah titik untuk melakukan pengamanan dan pemantauan arus lalu lintas selama kegiatan aksi damai berlangsung,” kata Septia.
Menurut Septia, pengamanan tidak hanya difokuskan di sekitar Balai Pemkot Kediri dan Kantor Kejaksaan. Polisi juga melakukan pengaturan pada ruas jalan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya kepadatan kendaraan.
Sedikitnya tiga titik menjadi fokus pengamanan jalur.
Sebanyak tiga personel ditempatkan di Simpang Empat Kartini, Kelurahan Pocanan, Kecamatan Kota. Empat personel disiagakan di sekitar kompleks Pemkot Kediri, sedangkan tiga personel lainnya ditempatkan di sekitar Kantor Kejaksaan Kota Kediri.
“Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus mengurangi kemungkinan terjadinya kepadatan arus lalu lintas,” ujar Septia.
Selain personel Satlantas, pengamanan kegiatan melibatkan sejumlah unsur Polres Kediri Kota.
Perwira pengendali yang terlibat di antaranya Kabag Ops Polres Kediri Kota, Kasat Samapta Polres Kediri Kota, Kapolsek Kediri Kota, serta Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota.
Satlantas memfokuskan tugasnya pada pengamanan jalur, pemantauan pergerakan kendaraan dan pengaturan lalu lintas di sekitar titik kegiatan.
Septia mengatakan, pengaturan tersebut diperlukan agar penyampaian aspirasi yang dilakukan peserta aksi tidak mengganggu mobilitas pengguna jalan lainnya.
“Kami berupaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas sehingga masyarakat yang melintas tetap dapat beraktivitas dengan aman dan lancar,” kata Septia.
Polisi juga melakukan pemantauan secara langsung terhadap kondisi arus lalu lintas selama aksi berlangsung. Langkah tersebut dilakukan agar personel dapat segera melakukan pengaturan apabila terjadi peningkatan volume kendaraan di sekitar lokasi.
Pengamanan aksi masyarakat menjadi perhatian karena Balai Pemkot dan Kantor
Kejaksaan berada di kawasan yang bersinggungan dengan aktivitas lalu lintas masyarakat.
Karena itu, personel ditempatkan tidak hanya tepat di lokasi aksi, tetapi juga pada simpang dan jalur di sekitarnya.
Dalam laporan kepolisian tersebut tidak disebutkan jumlah peserta maupun materi tuntutan yang disampaikan gabungan LSM. Pengamanan Satlantas difokuskan pada aspek lalu lintas dan antisipasi gangguan selama kegiatan berlangsung.
Septia memastikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama kegiatan dapat berlangsung sesuai rencana.
“Selama kegiatan berlangsung situasi berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Satlantas Polres Kediri Kota mengimbau masyarakat tetap tertib berlalu lintas dan mengikuti arahan petugas apabila melintas di sekitar lokasi kegiatan, sehingga aktivitas penyampaian aspirasi maupun mobilitas masyarakat dapat berlangsung tanpa mengganggu satu sama lain. (res/an)
Lalu Lintas
Pembekalan Takmir Se-Kota Kediri, Kapolres Soroti Keamanan, Transparansi Dana hingga Regenerasi Pengurus
Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto mendorong pengurus masjid di Kota Kediri mulai memperkuat sistem keamanan dengan memanfaatkan teknologi, salah satunya melalui pemasangan kamera pengawas atau CCTV.
Selain keamanan, pengelolaan keuangan, regenerasi kepengurusan hingga keterlibatan generasi muda menjadi sejumlah hal yang menurut Kresno perlu mendapatkan perhatian dalam pengelolaan masjid.
Hal itu disampaikan Kresno saat memberikan materi dalam Pembekalan Takmir Masjid Se-Kota Kediri bertema “Kamtibmas di Lingkungan Masjid” yang diselenggarakan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Kediri di Ruang Joyoboyo Pemerintah Kota Kediri, Senin (28/9/2026).
“Saat ini sudah merupakan kewajiban masjid memiliki CCTV untuk pencegahan tindak pidana, membantu pengungkapan kasus atau tindak pidana. Sehingga saat ini kita harus melek teknologi untuk mendukung kegiatan keagamaan dan sosial lainnya,” kata AKBP Wisnu.
Menurut Wisnu, keamanan masjid tidak hanya berkaitan dengan pengamanan ketika kegiatan berlangsung. Tata kelola kepengurusan juga penting untuk mencegah munculnya persoalan di kemudian hari.
Ia meminta masjid memiliki aturan pengelolaan yang jelas, termasuk berkaitan dengan keuangan dan pergantian pengurus.
“Saya harap di masjid punya pakem untuk mencegah permasalahan di kemudian hari seperti penggelapan dana,” ujarnya.
Wisnu juga membuka kemungkinan pemanfaatan transaksi nontunai dalam pengelolaan keuangan masjid. Pengurus masjid, menurut dia, dapat berkoordinasi dengan pihak perbankan untuk mendukung sistem tersebut.
Dalam pembekalan itu, Kresno turut menyoroti regenerasi kepengurusan masjid. Menurut dia, keterlibatan generasi muda perlu terus didorong agar masjid tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga ruang aktivitas sosial dan pembinaan masyarakat.
“Sekarang bagaimana kita menggandeng para pemuda itu agar mau datang dan berkegiatan di masjid. Bisa dilaksanakan dengan kegiatan bersosialisasi terlebih dahulu, kemudian nanti baru diselipkan siraman rohani,” kata AKBP Wisnu.
Tak hanya itu, Polres Kediri Kota juga membuka peluang memberikan pelatihan kepada pengurus masjid dalam membantu pengaturan lalu lintas di sekitar tempat ibadah, terutama ketika berlangsung kegiatan yang mendatangkan banyak jamaah.
“Para pengurus masjid bisa dilatih untuk melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar masjid. Mungkin nanti bisa dilaksanakan pelatihan lalu lintas di Polres,” ujarnya.
Persoalan keamanan kemudian muncul dalam sesi tanya jawab.
Perwakilan Takmir Masjid Agung Kota Kediri menyampaikan terima kasih atas pengamanan yang selama ini diberikan kepolisian. Namun, pengamanan dinilai masih dibutuhkan, khususnya ketika Shalat Jumat serta pada rentang waktu antara Shalat Maghrib dan Isya.
Permintaan tersebut disampaikan karena jamaah Masjid Agung tidak hanya berasal dari Kota Kediri. Takmir juga menyebut pernah terjadi pencurian helm serta knalpot mobil di lingkungan masjid.
Menanggapi hal itu, Kresno mengatakan kepolisian akan melakukan penempatan personel meskipun tidak dapat dilakukan secara penuh karena keterbatasan jumlah anggota.
“Nanti akan kami plotting di Masjid Agung, walaupun kami tidak sepenuh waktu karena keterbatasan anggota,” kata Wisnu.
Karena itu, ia kembali menekankan pentingnya peningkatan kemampuan pengurus masjid untuk ikut mengelola keamanan dan ketertiban secara mandiri.
Usulan lain datang dari Takmir Masjid Betet yang mengusulkan pembentukan tim untuk memberikan sosialisasi keamanan kepada remaja masjid dengan melibatkan unsur kecamatan.
Wisnu menyambut usulan tersebut dan mengatakan akan berkoordinasi dengan Ketua PD DMI Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil atau Gus Ab.
“Nanti mungkin kami akan berkoordinasi dengan Gus Ab terkait rencana kegiatan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Gus Ab mengatakan DMI Kota Kediri sebelumnya telah berkolaborasi dengan Polres Kediri Kota dalam sejumlah kegiatan, di antaranya bersih-bersih masjid serta pengamanan Shalat Jumat di beberapa masjid yang dinilai memerlukan perhatian.
“Kegiatan DMI ini merupakan program yang ditujukan kepada takmir masjid agar lebih berkembang dalam pengelolaan masjid,” kata Gus Ab.
Ia berharap dukungan Pemerintah Kota Kediri dan Polres Kediri Kota dapat memperkuat peran DMI sehingga keberadaan masjid semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan masjid memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar tempat menjalankan ibadah.
“Masjid ini merupakan tempat untuk beribadah, juga sebagai tempat untuk bersosialisasi. Sehingga kita perlu melakukan pengelolaan yang baik agar masjid dapat bermanfaat bagi jamaah dan masyarakat sekitarnya,” kata Vinanda.
Menurut Vinanda, para takmir memiliki posisi penting karena bukan hanya bertindak sebagai pengelola, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
Ia juga menyinggung kondisi toleransi di Kota Kediri yang menurutnya tidak terbentuk dengan sendirinya.
“Saya bersyukur Kota Kediri dikenal sebagai kota yang toleran. Tentu suasana seperti ini tidak tumbuh dengan sendirinya dan itu ada peran takmir masjid,” ujarnya.
Vinanda turut meminta pengurus masjid memberikan ruang yang lebih besar kepada generasi muda.
“Terus rangkul generasi muda masjid, buat mereka dekat dengan masjid dan beri ruang bagi remaja masjid agar mereka bisa berkembang,” katanya.
Pembekalan tersebut juga dihadiri Kabag Kesra Pemkot Kediri Miftahur Rozak, Mudir Ma’had Al-Jami’ah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Dr. H. Zuhri, Area Manager BSI Kediri Angga Wahyuda Prawiroso, pengurus DMI Kota Kediri serta perwakilan takmir masjid se-Kota Kediri.
Dalam rangkaian kegiatan juga dilakukan penyerahan secara simbolis uang kehormatan imam masjid dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 2,5 juta per penerima.
Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta itu berlangsung mulai pukul 09.45 WIB di Ruang Joyoboyo Pemkot Kediri, Jalan Basuki Rahmat Nomor 15, Kota Kediri. Rangkaian acara berlangsung tertib dan kondusif. (res/aro)
Lalu Lintas
Satlantas Polres Kediri Kota Sambangi 11 SMP, Pelajar Diedukasi Safety Riding dan Etika Berlalu Lintas
Kediriselaludihati – Satlantas Polres Kediri Kota serentak mendatangi 11 sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Kediri, Senin (28/9/2026). Polisi menjadi pembina upacara sekaligus memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada para pelajar.
Salah satu pesan yang ditekankan adalah siswa SMP yang masih berusia di bawah 17 tahun tidak mengendarai kendaraan bermotor.
Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan Unit Kamsel, KBO Satlantas, para Kanit Satlantas, Kaurmin, Kanit Lantas Polsek Urban beserta anggota, serta personel Satlantas Polres Kediri Kota.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk menanamkan disiplin berlalu lintas sejak usia sekolah sekaligus meningkatkan pemahaman pelajar mengenai keselamatan di jalan.
“Kami memberikan pemahaman mengenai safety riding dan etika berlalu lintas. Salah satu pesan penting yang kami sampaikan adalah pelajar yang masih berusia di bawah 17 tahun agar tidak mengendarai kendaraan bermotor,” kata Septia.
Menurut Septia, edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar penting dilakukan karena mereka diharapkan tidak hanya memahami aturan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki kesadaran terhadap keselamatan dirinya dan pengguna jalan lainnya.
“Kami ingin membentuk kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sejak dini. Harapannya, para pelajar nantinya dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.
Sebanyak 11 sekolah menjadi sasaran kegiatan, yakni SMP YBPK Kediri, SMP Plus Sunan Ampel Kota Kediri, SMP Katolik Santa Maria Kediri, SMP Kristen Petra Kota Kediri, SMP Al Huda Kota Kediri, SMP Islam YBWPI Kediri, SMP Pawyatan Daha 1 Kediri, SMP Pawyatan Daha 2 Kediri, SMP Plus Rahmat Kediri, SMP Plus Ar Rahman Kediri, dan SMP PGRI 2 Kediri.
Personel kepolisian ditempatkan di sekolah-sekolah tersebut untuk menjadi pembina upacara sekaligus menyampaikan materi keselamatan berlalu lintas.
Selain persoalan usia pengendara, polisi memberikan materi mengenai safety riding dan etika ketika berada di jalan raya. Edukasi tersebut diarahkan untuk membangun kebiasaan tertib berlalu lintas sebelum para siswa memasuki usia yang memenuhi persyaratan untuk mengendarai kendaraan bermotor.
Septia mengatakan, upaya membangun budaya keselamatan tidak cukup hanya melalui penindakan terhadap pelanggaran. Edukasi kepada kelompok usia sekolah menjadi salah satu langkah untuk mencegah pelanggaran dan kecelakaan sejak dini.
“Tujuannya agar tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar,” kata Septia.
Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah turut terlibat melalui kehadiran kepala sekolah dan para guru. Sosialisasi kemudian diikuti siswa-siswi di masing-masing sekolah.
Satlantas Polres Kediri Kota berharap pesan keselamatan yang disampaikan di sekolah juga menjadi perhatian orangtua. Terutama terkait penggunaan kendaraan bermotor oleh anak yang belum memenuhi persyaratan usia.
Melalui kegiatan pembinaan di sekolah, polisi mendorong pelajar memahami bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menyangkut keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
