Connect with us

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Balowerti Minta Anggota RAT Koperasi Wanita Pengusaha Kilisuci Kediri Jaga Kamtibmas Agar Aman

Published

on

Kediriselaludihati.com – Dalam rangka mendukung program asta cita untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkarakter dan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045, Bhabinkamtibmas (BKTM) Kel. Balowerti Kota Kediri Aiptu M. Chamson Syafi’i rutin melaksanakan patroli sambang.

Pada hari Kamis 23 Januari 2025 pukul 10.00 WIB s.d 12.00 WIB, BKTM Kelurahan Balowerti datang ke RSIA Melinda Jl. Balowerti II Kel. Balowerti Kec. Kota Kediri.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Ridwan Sahara, S.H, mengatakan, Bhabinkamtibmas bersama Bhabinsa Koptu Puji Marsono dan Ketua RT 05 Kel. Balowerti melaksanakan sambang Rapat AnggotaTahunan (RAT) Koperasi Wanita Pengusaha “KILISUCI”.

Dalam kesempatan itu, BKTM Balowerti titipkan pesan-pesan kamtibmas kepada para peserta rapat yang hadir dalam upaya menjaga kamtibmas agar aman nyaman dan kondusif.

“Kegiatan berlangsung dalam situasi lancar, tertib dan aman terkendali,” kata Kompol Ridwan Sahara, S.H. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Konvoi Motor Berknalpot Brong Resahkan Warga, Polisi Kediri Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Baitussalam

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak mereka, terutama untuk mencegah keterlibatan dalam tren konvoi sepeda motor berknalpot brong yang dikenal dengan istilah Rabu Gaul dan Jumat Gaul.

Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) keamanan dan ketertiban masyarakat di Masjid Baitussalam, Jalan Diponegoro, Kelurahan Balowerti, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB itu dipimpin Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono, S.E., bersama sejumlah personel kepolisian. Selain memberikan penyuluhan, rombongan juga melaksanakan salat Jumat berjamaah bersama masyarakat.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., melalui laporan kegiatan menjelaskan bahwa salah satu perhatian kepolisian adalah munculnya perilaku negatif di kalangan anak muda yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, polisi secara khusus menyoroti aktivitas konvoi sepeda motor menggunakan knalpot brong yang disebut sebagai bagian dari tren Rabu Gaul dan Jumat Gaul.

“Pesan kamtibmas kepada jamaah agar mengawasi putra-putrinya supaya tidak salah pergaulan, salah satu contohnya ikut-ikutan tren negatif, konvoi sepeda motor menggunakan knalpot brong dengan istilah Rabu Gaul dan Jumat Gaul yang sangat meresahkan masyarakat,” kata Kompol Bowo Wicaksono.

Menurut kepolisian, pengawasan keluarga memiliki peran penting dalam mencegah anak-anak dan remaja terlibat aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Konvoi sepeda motor yang dilakukan tanpa memperhatikan ketertiban lalu lintas berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, terutama apabila disertai penggunaan knalpot yang menghasilkan suara bising.

Selain mengganggu kenyamanan warga, perilaku berkendara yang tidak tertib juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Karena itu, orang tua diharapkan tidak hanya mengetahui aktivitas anak-anaknya di rumah, tetapi juga memperhatikan lingkungan pergaulan, penggunaan kendaraan bermotor, serta kegiatan mereka di luar rumah.

Penyampaian pesan kamtibmas melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu pendekatan Polres Kediri Kota untuk menjangkau masyarakat secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, Kompol Riko Saksono didampingi KBO Satlantas, Kanit Binmas, Kanit Bhabinkamtibmas, Bhabinkamtibmas Kelurahan Balowerti Aiptu M. Chamson Syafi’i, serta anggota Polres Kediri Kota.

Kehadiran personel dari sejumlah fungsi kepolisian menunjukkan bahwa persoalan ketertiban berlalu lintas dan perilaku remaja memerlukan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pembinaan dan pencegahan.

Melalui komunikasi dengan jamaah masjid, polisi berupaya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan yang aman dan nyaman.

Keterlibatan tokoh agama dan keluarga juga menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai tanggung jawab sosial dan keselamatan di jalan raya.

Istilah Rabu Gaul dan Jumat Gaul yang disinggung dalam penyuluhan merujuk pada aktivitas konvoi sepeda motor yang menjadi perhatian kepolisian karena dinilai mengganggu ketenteraman masyarakat.

Namun, laporan kegiatan tersebut tidak merinci lokasi konvoi, jumlah peserta, maupun kejadian tertentu yang berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Laporan juga tidak menyebut adanya penindakan atau penangkapan dalam kegiatan pembinaan di Masjid Baitussalam.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menegaskan melalui laporan kegiatannya bahwa pesan utama yang disampaikan kepada masyarakat adalah pentingnya pengawasan orang tua agar anak-anak tidak terpengaruh pergaulan negatif.

Upaya pencegahan diharapkan dimulai dari lingkungan keluarga melalui komunikasi yang baik, pemberian teladan, dan pendampingan terhadap aktivitas anak.

Dengan pengawasan dan kepedulian bersama, potensi gangguan ketertiban akibat konvoi kendaraan maupun perilaku berkendara yang membahayakan diharapkan dapat ditekan.

Seluruh rangkaian kegiatan pembinaan dan penyuluhan serta salat Jumat berjamaah di Masjid Baitussalam, Kelurahan Balowerti, dilaporkan berlangsung aman dan lancar.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota mengajak masyarakat turut menjaga ketertiban lingkungan sekaligus melindungi generasi muda dari aktivitas yang berpotensi merugikan diri sendiri dan orang lain. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sasar Pengunjung Taman Sekartaji Kediri, Polisi Ajak Warga Jadikan Keselamatan sebagai Kebutuhan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya. Kali ini, edukasi tertib berlalu lintas dilakukan dengan menyasar pengunjung Taman Sekartaji, Kota Kediri, pada Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota melalui pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di kawasan taman.

Petugas menyampaikan imbauan mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas, kepatuhan terhadap rambu-rambu jalan, serta kewajiban menaati peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., melalui laporan kegiatan menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat agar keselamatan menjadi prioritas setiap kali menggunakan jalan raya.

“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, jadikan keselamatan sebagai kebutuhan,” kata AKP Septia Intan Putri.

Menurut laporan tersebut, kegiatan edukasi dilakukan dengan memberikan imbauan secara langsung kepada pengunjung Taman Sekartaji.

Pemilihan taman sebagai lokasi sosialisasi memungkinkan petugas menjangkau masyarakat di luar kegiatan pengaturan dan pengawasan lalu lintas yang biasa dilakukan di jalan raya.

Melalui pendekatan tersebut, pesan keselamatan tidak hanya disampaikan kepada pengendara ketika berada di jalan, tetapi juga kepada masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan salah satu faktor penting dalam mengurangi risiko kecelakaan.

Pengendara yang memahami fungsi rambu-rambu, marka jalan, dan ketentuan berkendara diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih aman ketika menghadapi berbagai situasi di jalan raya.

Namun, pengetahuan mengenai aturan saja tidak cukup apabila tidak diikuti kedisiplinan dalam penerapannya.

Karena itu, Satlantas Polres Kediri Kota mengajak masyarakat membangun kebiasaan tertib berlalu lintas sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Pesan untuk menjadi pelopor keselamatan juga menekankan bahwa setiap pengguna jalan mempunyai peran dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang aman.

Kesadaran tersebut dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti mematuhi rambu lalu lintas, menghormati hak pengguna jalan lain, serta menghindari perilaku berkendara yang membahayakan.

Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan, kepolisian berupaya mengedepankan langkah edukatif dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.

Pendekatan ini menjadi pelengkap tugas kepolisian dalam pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli lalu lintas.

Kegiatan di Taman Sekartaji juga menjadi sarana komunikasi langsung antara petugas kepolisian dan masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di ruang publik.

Kasat Lantas AKP Septia Intan Putri melaporkan bahwa seluruh rangkaian sosialisasi berlangsung lancar, terkendali, dan kondusif.

Melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Satlantas Polres Kediri Kota berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga tertib berlalu lintas tidak hanya dipandang sebagai kewajiban hukum, tetapi menjadi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. (res/an)

Continue Reading

Inspirasi

Jumat Keliling di Jamsaren, Kompol Siswandi Tegaskan Polisi Harus Hadir Mendengar Keluhan Masyarakat

Published

on

Kediriselalaludihati – Kapolsek Pesantren Polres Kediri Kota, Kompol Siswandi, S.H., mengajak masyarakat menjaga persaudaraan dan tidak membiarkan perbedaan pendapat menjadi penyebab perpecahan. Pesan tersebut disampaikan saat melaksanakan program Quick Win Jumat Keliling di Masjid Ar Rahmat, Lingkungan Kleco, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jumat (16/10/2026).

Dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB tersebut, Kompol Siswandi menekankan pentingnya membangun komunikasi antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan yang terbuka, humanis, serta mengutamakan penyelesaian persoalan secara musyawarah.

Kegiatan Jumat Keliling itu dihadiri para kanit dan kasi Polsek Pesantren, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jamsaren Aiptu Rofiq, pengurus takmir masjid, serta jamaah salat Jumat.

Di hadapan jamaah, Kompol Siswandi menyampaikan bahwa kehadiran polisi di lingkungan masyarakat bukan semata-mata untuk menjalankan tugas penegakan hukum, melainkan juga membangun hubungan sosial yang lebih dekat.

Ia menegaskan bahwa semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui komunikasi dan kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi warga.

“Polri wajib hadir di tengah-tengah masyarakat guna mendengarkan keluh kesah yang dialaminya supaya bisa dipecahkan permasalahan sama-sama, rembuk mencari jalan yang mulus dan baik,” ujar Kompol Siswandi.

Menurutnya, pesan tersebut merupakan bagian dari arahan pimpinan Polri agar seluruh jajaran kepolisian semakin terbuka terhadap aspirasi masyarakat.

Kapolsek menegaskan bahwa hubungan antara polisi dan masyarakat seharusnya tidak dibatasi oleh jarak maupun sekat-sekat sosial.

“Polisi Bersama Masyarakat, supaya tidak ada perbedaan antara kami dengan panjenengan semuanya,” katanya.

Kompol Siswandi menjelaskan bahwa kedatangannya ke Masjid Ar Rahmat merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus kesempatan menyampaikan perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Pesantren.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara kepolisian, tokoh agama, dan warga.

Salah satu pesan utama yang disampaikan Kapolsek adalah pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah atau persaudaraan sesama umat Islam, sekaligus kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang dapat terjadi dalam kehidupan sosial. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya berkembang menjadi permusuhan yang merusak hubungan antarsesama.

“Mari kita semuanya menjaga ukhuwah islamiyah dan kerukunan. Jangan sampai bersaudara kita pecah gara-gara perbedaan pendapat,” tegas Kompol Siswandi.

Ia mengajak masyarakat mengutamakan dialog dan musyawarah apabila menghadapi persoalan, baik dalam lingkungan keluarga, antartetangga, maupun kehidupan sosial yang lebih luas.

“Harapan kami, carilah solusi bersama-sama sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” lanjutnya.

Selain mengingatkan pentingnya persatuan, Kompol Siswandi juga menyoroti kepedulian sosial sebagai salah satu fondasi kehidupan masyarakat yang harmonis.

Ia mengajak jamaah tidak hanya memperhatikan kondisi keluarga sendiri, tetapi juga peka terhadap kesulitan yang dialami tetangga, sahabat, maupun warga lainnya.

Menurutnya, kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk bantuan sesuai kemampuan masing-masing.

“Mari kita bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi tetangga yang mengalami kesulitan,” pesannya.

Kapolsek secara khusus mengajak masyarakat memberikan perhatian kepada anak yatim dan kaum duafa yang membutuhkan dukungan sosial.

Ia mengingatkan bahwa membantu orang lain tidak harus dilakukan dengan kemampuan materi yang besar, melainkan dapat dimulai dari niat baik dan keikhlasan.

“Yang paling utama kepada anak yatim dan kaum duafa, sesuai batas dan kemampuan kita masing-masing serta keikhlasan panjenengan semuanya,” ujarnya.

Melalui pesan tersebut, Kompol Siswandi mengaitkan upaya menjaga keamanan lingkungan dengan penguatan nilai persaudaraan dan kepedulian sosial.

Sebab, situasi masyarakat yang aman dan kondusif tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kesadaran warga untuk saling menghormati, membantu, dan menyelesaikan persoalan secara damai.

Program Jumat Keliling menjadi salah satu pendekatan Polsek Pesantren untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan.

Dengan hadir di tengah jamaah, kepolisian memiliki kesempatan menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus mempererat hubungan dengan tokoh agama dan warga setempat.

Kompol Siswandi berharap komunikasi semacam ini dapat terus terjalin sehingga masyarakat tidak ragu menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan keamanan maupun ketertiban lingkungan.

Di akhir penyampaiannya, Kapolsek menyampaikan terima kasih kepada pengurus masjid dan jamaah yang telah memberikan kesempatan untuk bersilaturahmi.

“Matur nuwun atas waktunya yang diberikan kepada kami dan mohon maaf apabila ada salah dan khilaf kami,” ucapnya.

Seluruh rangkaian kegiatan Jumat Keliling di Masjid Ar Rahmat, Kelurahan Jamsaren, dilaporkan berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Pesantren berupaya memperkuat semangat Polisi Bersama Masyarakat dengan mengedepankan dialog, persaudaraan, serta kepedulian sosial sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page