Peristiwa
Bhabinkamtibmas Dermo Jalin Silaturahmi dengan Petani Untuk Mendukung Swasembada Pangan
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Pakunden, Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota Aiptu Didik Zulianto melakukan patroli sambang. Kegiatan, pada Hari Senin 8 Juli 2024 pukul 09.10 WIB.
Petugas datang ke rumah Imam RT 04 RW 01 Kelurahan Pakunden Kecamatan Pesantren Kota Kediri.
Bhabinkamtibmas melaksanakan sambang pada warga masyarakat bapak imam dan memberikan pesan kamtibmas agar tidak terpengaruh dengan judi online dan pinjaman online. Selama kegiatan berjalan lancar, aman dan terkendali.
Di tempat lain, Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota Aiptu Suhartono melakukan kegiatan sama. Petugas datang ke Jalan Gunung Agung area persawahan RT 2 RW 2 Kelurahan Dermo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo giat DDS / Sambang kunjung warga Zaimin 65 tahun. Petani yang sedang kegiatan luku sawah untuk tanam benih jagung dengan maksud menjalin tali silaturahmi sampaikan beberapa pesan. Diantaranya.
“Agar tetap semangat berprofesi sebagai petani demi mencari nafkah untuk keluarga dan mendukung pemerintah dalam membantu program ketahanan pangan. Apabila ada informasi Kamtibmas agar segera menghubungi bhabinkamtibmas,” katanya.
“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tertib dan terkendali dan aman,” ujar Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang S. (res/an).
Peristiwa
Temui 750 Jemaat di Kelurahan Dandangan, Wakapolres Kediri Kota Sosialisasikan Layanan Polisi 110
Kediriselaludihati.com – Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K mengajak umat Kristiani dan Katolik terus menjaga kerukunan antarumat beragama serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
Pesan tersebut disampaikan saat mengunjungi Gereja Getsmani dan Gereja St. Yosef di Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, melalui program Minggu Kasih, pada Minggu (1/11/2026).
Kunjungan yang dimulai sekitar pukul 07.15 WIB tersebut merupakan bagian dari program Polisi Bersama Masyarakat untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan keagamaan.
Dua gereja yang dikunjungi berada di Jalan Hasanuddin, yakni Gereja Getsmani Nomor 12 dan Gereja St. Yosef Nomor 37.
Rombongan Wakapolres Kediri Kota bersama sejumlah pejabat utama Polres Kediri Kota disambut Pendeta Ed Merdhiriawan, S.K.H., M.Th., dan RM Adhi Wardoyo, C.M.
Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 750 jemaat, terdiri atas kurang lebih 300 jemaat Gereja Getsmani dan 450 jemaat Gereja St. Yosef.
Dalam pertemuan dengan jemaat, Wakapolres menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis di tengah keberagaman masyarakat Kota Kediri.
“Kerukunan antarumat beragama merupakan kekuatan yang harus terus kita rawat bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat mengganggu keharmonisan lingkungan,” ujar Wakapolres.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat terwujud hanya melalui kehadiran aparat kepolisian. Partisipasi warga, tokoh agama, dan seluruh unsur masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Melalui program Minggu Kasih, kepolisian berupaya membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan yang telah terjalin dengan berbagai komunitas keagamaan.
“Kami ingin kehadiran polisi semakin dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami dapat bersilaturahmi, mendengarkan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan secara langsung,” katanya.
Selain mengajak jemaat menjaga kerukunan, Wakapolres juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Ia meminta masyarakat tidak ragu melapor apabila menemukan kejadian mencurigakan atau menghadapi persoalan yang membutuhkan bantuan kepolisian.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres turut menyosialisasikan layanan polisi 110 sebagai sarana bagi masyarakat untuk menghubungi kepolisian.
“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan atau mengetahui adanya gangguan keamanan dan ketertiban, silakan menghubungi layanan polisi 110. Kami berharap masyarakat memanfaatkan layanan tersebut agar setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Wakapolres juga mengingatkan jemaat agar tetap mematuhi peraturan berlalu lintas ketika menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk saat bepergian menuju tempat ibadah.
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan jalan raya merupakan bagian dari tanggung jawab setiap warga untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, mematuhi rambu-rambu, dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Kepedulian terhadap keselamatan merupakan bagian dari upaya menjaga sesama,” ujarnya.
Kegiatan Minggu Kasih tersebut turut didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan Aipda Heppy Endra, S.H., bersama jajaran Polsek Kediri Kota.
Kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat di tingkat kelurahan, sehingga berbagai persoalan keamanan dapat disampaikan dan ditangani lebih awal.
Melalui program Minggu Kasih, Polres Kediri Kota berharap hubungan baik dengan tokoh agama dan jemaat terus terpelihara serta semakin memperkuat semangat toleransi di Kota Kediri. (res/an)
Peristiwa
Kuda Lumping Turonggo Baskoro Meriahkan Desa Manyaran Kediri, Polisi Ajak Penonton Utamakan Keselamatan Berkendara
Kediriselaludihati.com – Polsek Banyakan, Polres Kediri Kota, melaksanakan pengamanan pertunjukan kesenian kuda lumping Turonggo Baskoro di Dusun Kradenan, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, pada Minggu (1/11/2026).
Pengamanan kegiatan masyarakat tersebut sekaligus menjadi momentum bagi kepolisian untuk mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu mendapat pengamanan dari personel Polsek Banyakan bersama unsur TNI, perangkat desa, Linmas, dan petugas keamanan internal Dusun Kradenan.
Bhabinkamtibmas Desa Manyaran Aiptu Deri Risdianto turut hadir bersama Kanit Reskrim Polsek Banyakan dan petugas lainnya untuk mendukung kelancaran pertunjukan kesenian tradisional tersebut.
Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono, S.H., mengatakan, kehadiran kepolisian dalam kegiatan kesenian masyarakat merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus pelayanan keamanan kepada warga.
“Kesenian kuda lumping merupakan bagian dari kekayaan budaya masyarakat yang perlu dilestarikan. Kami mendukung kegiatan seperti ini dengan menghadirkan personel untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama pertunjukan berlangsung,” ujar AKP Joko.
Menurutnya, kegiatan hiburan tradisional yang melibatkan masyarakat perlu didukung dengan kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban, baik di lokasi pertunjukan maupun lingkungan sekitarnya.
Ia mengajak penonton menghormati arahan petugas, menjaga barang bawaan, serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan perselisihan.
“Silakan menikmati pertunjukan dengan tertib. Kami berharap seluruh warga ikut menjaga suasana yang nyaman sehingga kegiatan kesenian dapat berlangsung dengan baik tanpa mengganggu masyarakat sekitar,” katanya.
Selain keamanan pertunjukan, AKP Joko juga menyoroti pentingnya ketertiban kendaraan pengunjung.
Ia mengingatkan masyarakat agar memarkir sepeda motor maupun mobil pada tempat yang sesuai dan tidak menghalangi akses jalan atau aktivitas warga.
Imbauan tersebut sejalan dengan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Menurut AKP Joko, kegiatan masyarakat yang menghadirkan banyak pengunjung dapat menjadi pengingat bahwa keselamatan berlalu lintas harus tetap diperhatikan, termasuk ketika berangkat dan pulang dari lokasi hiburan.
“Operasi Patuh Semeru 2026 mengajak seluruh masyarakat meningkatkan disiplin berlalu lintas. Kami mengingatkan pengendara agar menggunakan helm SNI, mematuhi rambu, tidak melawan arus, dan tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara,” ujarnya.
Ia juga meminta para orang tua tidak membiarkan anak yang belum memenuhi persyaratan usia dan belum memiliki surat izin mengemudi mengendarai sepeda motor.
Menurutnya, keselamatan di jalan raya tidak boleh diabaikan hanya karena perjalanan yang ditempuh relatif dekat.
“Jangan sampai niat menghadiri hiburan bersama keluarga justru menimbulkan risiko kecelakaan. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik, patuhi aturan lalu lintas, dan selalu utamakan keselamatan,” kata AKP Joko.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan kegiatan masyarakat membutuhkan kerja sama antara kepolisian, TNI, pemerintah desa, petugas keamanan, dan warga.
Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Banyakan berupaya mendukung kegiatan budaya sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap keamanan lingkungan dan keselamatan berlalu lintas. (res/an)
Peristiwa
Pengajian MWCNU di Manyaran Kediri Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Keselamatan Berlalu Lintas
Kediriselaludihati.com – Polsek Banyakan, Polres Kediri Kota mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian sosial sekaligus membangun kesadaran tertib berlalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026.
Pesan tersebut dikaitkan dengan kehadiran kepolisian dalam pengajian rutin Ahad Pahing dan santunan anak yatim piatu di Masjid An-Nur, Dusun Kenton, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, pada Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu diselenggarakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Banyakan bersama unsur pengurus lembaga sosial NU.
Bhabinkamtibmas Desa Manyaran Aiptu Deri Risdianto hadir bersama Wakapolsek Banyakan, Kanit Binmas, Babinsa, perangkat desa, serta sejumlah unsur pengamanan dan kemasyarakatan.
Pengajian tersebut juga diikuti pengurus MWCNU, pengurus lembaga amil zakat NU, anggota Banser, dan jamaah dari lingkungan sekitar.
Selain menjadi sarana memperdalam nilai-nilai keagamaan, kegiatan ini diisi dengan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial masyarakat.
Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono, S.H., mengatakan, kegiatan keagamaan dan sosial memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antarwarga sekaligus membangun lingkungan yang harmonis.
“Pengajian dan santunan anak yatim merupakan kegiatan positif yang tidak hanya memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Kami mendukung kegiatan masyarakat yang membawa manfaat seperti ini,” ujar AKP Joko.
Menurutnya, kehadiran anggota kepolisian dalam kegiatan masyarakat menjadi bagian dari pendekatan Polisi Bersama Masyarakat, yang menempatkan polisi sebagai mitra warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Ia berharap hubungan baik antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat terus terpelihara melalui komunikasi serta kerja sama dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
“Kami ingin hubungan polisi dengan masyarakat semakin dekat. Melalui kegiatan keagamaan, kami dapat memperkuat silaturahmi sekaligus mengajak warga bersama-sama menjaga kerukunan dan keamanan lingkungan,” katanya.
Di sisi lain, AKP Joko juga mengingatkan masyarakat mengenai pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 yang berlangsung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Ia mengajak jamaah dan masyarakat Banyakan menjadikan momentum operasi tersebut sebagai pengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas, termasuk ketika bepergian untuk mengikuti pengajian maupun kegiatan sosial.
Pengendara sepeda motor diimbau menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi rambu lalu lintas, tidak melawan arus, serta tidak menggunakan telepon genggam ketika berkendara.
Selain itu, orang tua diminta tidak mengizinkan anak yang belum memenuhi persyaratan usia dan belum memiliki surat izin mengemudi untuk mengendarai kendaraan bermotor.
“Operasi Patuh Semeru 2026 bertujuan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Kami mengajak seluruh warga untuk selalu mematuhi aturan, karena keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar AKP Joko.
Menurutnya, kepedulian terhadap sesama tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial, tetapi juga melalui perilaku yang tidak membahayakan orang lain, termasuk saat menggunakan jalan raya.
“Menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain juga merupakan bentuk kepedulian sosial. Karena itu, mari membiasakan diri tertib berlalu lintas, bukan hanya saat ada operasi kepolisian,” katanya.
AKP Joko berharap pengajian rutin Ahad Pahing dan kegiatan santunan dapat terus menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat solidaritas warga Desa Manyaran dan sekitarnya.
Kegiatan di Masjid An-Nur berlangsung tertib dan lancar dengan dukungan unsur kepolisian, TNI, pengurus NU, Banser, serta masyarakat setempat. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
