Uncategorized
Kapolda Jatim Mengikuti Upacara Virtual HUT Ke-42 Yayasan Kemala Bhayangkari Tahun 2022 di Mapolda Jatim
Surabaya- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo dan pejabat utama polda jatim mengikuti Upacara secara virtual Peringatan HUT Ke-42 Yayasan Kemala Bhayangkari terpusat di Gedung Mahameru Polda jatim pada hari Senin (23/5/2022) yang diselenggarakan dari Ruang Astagina Gedung Bhayangkari Jalan Sriwijaya I Kebayoran Baru Jakarta Selatan.
Kegiatan Upacara virtual peringatan HUT Ke-42 Yayasan Kemala Bhayangkari juga diikuti Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah jawa timur Ny. Ully Nico Afinta beserta para pengurus YKB jawa timur serta Pengurus YKB di tingkat Cabang dari Polres/Polresta jajaran Polda Jawa Timur.
Dalam sambutannya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, dalam berkembangnya zaman YKB saat ini terus berkembang untuk mewujudkan bangsa yang maju.
“Kepada Penasehat Bhayangkari jajaran agar dapat memahami dan mendukung segala program yang diselenggarakan oleh YKB sehingga YKB dapat berkembang dan mandiri, diantarannya dengan mengembangkan badan usaha yang ada didalamnya Yayasan,” jelas Kapolri dalam sambutannya.
“Ketentuan atau aturan yang ada di yayasan agar dipatuhi dan dilaksanakan, sehingga program kegiatan Yayasan dapat berjalan dengan baik. YKB juga berperan aktif membatu Polri dalam penanganan covid-19 dengan aksi sosial serta berperan aktif dalam pemulihan ekonomi dan menjaga, mengawal terkait investasi bangsa. Terus kembangkan Sekolah yayasan Bhayangkari sehingga dapat menciptakan generasi bangsa dan SDM yang unggul,” pungkasnya Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Ketua Pengurus YKB Daerah Jatim Ny.Ully Nico Afinta dalam kesempatan ini menyampaikan, Yayasan Kemala Bhayangkari secara resmi berdiri pada tanggal 5 Mei 1980, Organisasi ini berfokus pada bidang Sosial Pendidikan. Sekolah yang dikelolah oleh YKB Jatim di tahun 2022 berjumlah 149 Sekolah dari berbagai jenjang yaitu PAUD, SD, SMP, SMA/K, 2 Sekolah Khusus SLB dan Informal TPQ, di 38 Kabupaten /Kota dengan jumlah murid saat ini sebanyak hampir 9.148 dan 1.054 Guru/Karyawan.
“Semua tantangan, hambatan dan perubahan yang dihadapi dalam setiap periode dan penuh dinamika membuat Yayasan dan Sekolah Kemala Bhayangkari semakin matang dalam berkarya serta makin semangat untuk menyambut tahun ajaran 2022/2023,” paparnya Ketua Pengurus YKB Daerah Jatim.
“Memasuki usia Ke-42 tahun, YKB Jatim melalui sekolah Kemala Bhayangkari selalu meningkatkan kualitas Kebhayangkaraan menuju merdeka belajar sehingga dapat mengawal, menjaga dan melindungi keselamatan Bangsa dan Negara Indonesia,” lanjutnya.
Kemudian dalam sambutannya Penasehat YKB Jawa Timur yang juga Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan membentuk SDM yang unggul menjadi bagian yang penting untuk mewujudkan bangsa yang maju, dalam hal tersebut, YKB Daerah Jatim telah mengambil peran dengan peduli terhadap dunia pendidikan dengan bekal pendidikan yang berkualitas, sedangkan di Jatim telah tercatat 149 Sekolah TK, SD/LB, SMP/LB, SMA/LB, SMK yang telah dikelola YKB dengan beragam prestasi yang telah diraih.
“Dalam menghadapi tantangan tugas kita, diantarannya terkait pembentukan sekolah Kemala Bhayangkari Daerah Jatim ada 3 hal yang harus dipedomani dengan Iman, Kemauan dan Ilmu Pengetahuan yang disingkat MANTAP, sehingga dapat mewujudkan untuk menuju Bangsa yang maju. Lakukan komunikasi dengan Stake holder terkait sehingga permasalahan dapat terselesaikan,” tandasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Kapolda Jatim, Ketua PYKB Daerah Jatim, Wakapolda Jatim, Wakil Ketua Bhayangkari, Irwasda Polda Jatim dan Wakil Ketua PYKB Daerah Jatim. Kemudian penyerahan piagam penghargaan secara simbolis oleh Ketua Pengurus YKB Daerah Jatim kepada pengurus, guru dan karyawan
yang telah mengabdi selama lebih dari 20 tahun, serta guru dan siswa prestasi tingkat Provinsi dan Nasional, selain itu juga menyerahkan bantuan pendidikan oleh Wakil Ketua PYKB Daerah Jatim kepada 4 anak anggota Polri yang orang tuanya meninggal dunia serta penyerahan pelakat secara simbolis oleh Ketua Pengurus YKB Daerah Jatim kepada para CSR.
Peristiwa
Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kawal Karnaval Desa Ngadi, Pastikan Kegiatan Masyarakat Berjalan Tertib
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojo, Polres Kediri Kota bersama unsur TNI melaksanakan pengamanan kegiatan karnaval dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (17/10/2026).
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan masyarakat berlangsung tertib dan aman, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama penyelenggaraan karnaval.
Bhabinkamtibmas Desa Ngadi, Aiptu Rudi Sutanto, bersama Babinsa setempat diterjunkan untuk memantau dan mengamankan kegiatan yang dipusatkan di kawasan Balai Desa Ngadi.
Kegiatan pengamanan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB hingga rangkaian acara selesai.
Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H., menjelaskan bahwa kehadiran personel kepolisian dan TNI merupakan bagian dari pengamanan kegiatan peringatan hari besar nasional (PHBN) yang diselenggarakan masyarakat.
“Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Ngadi melaksanakan kegiatan pengamanan acara PHBN ke-81, karnaval Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri,” kata Iptu Mahmud Satriawan.
Karnaval menjadi salah satu bentuk kegiatan masyarakat dalam memperingati kemerdekaan Indonesia sekaligus memberikan ruang bagi warga untuk berpartisipasi dalam perayaan bersama.
Kegiatan semacam ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan kebersamaan antarwarga melalui partisipasi dalam agenda desa.
Di sisi lain, penyelenggaraan karnaval memerlukan perhatian terhadap aspek keamanan, terutama apabila kegiatan melibatkan peserta dan penonton dalam jumlah besar.
Karena itu, kehadiran aparat kewilayahan diperlukan untuk membantu menjaga ketertiban serta mengantisipasi potensi gangguan selama acara berlangsung.
Sinergi Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari kerja sama kepolisian dan TNI dalam mendukung keamanan di tingkat desa.
Selain melakukan pengamanan, keberadaan aparat di tengah kegiatan masyarakat juga diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada peserta maupun warga yang menyaksikan karnaval.
Meski demikian, laporan Polsek Mojo belum merinci jumlah peserta karnaval, rute yang dilalui, tema penampilan, maupun jumlah warga yang hadir.
Tidak terdapat pula laporan mengenai gangguan keamanan atau kejadian menonjol selama pelaksanaan kegiatan.
Iptu Mahmud Satriawan menyampaikan bahwa seluruh rangkaian karnaval Desa Ngadi berlangsung lancar, tertib, dan aman.
Melalui pengamanan tersebut, Polsek Mojo terus memperkuat kerja sama dengan TNI dan masyarakat dalam menjaga situasi kondusif pada setiap kegiatan kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. (res/an)
Peristiwa
Bangun Kesadaran Pengelolaan Sampah, Pokmas Kelurahan Betet Kediri Gelar Pelatihan Bersama Warga
Kediriselaludihati.com – Sebanyak 70 warga Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri mengikuti sosialisasi dan pelatihan bank sampah yang digelar di Gedung Serbaguna Kelurahan Betet, pada Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Dankel Kelurahan Betet Tahun 2026 tersebut mengangkat dua materi utama, yakni perilaku minim sampah dan pengolahan sampah.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mengurangi timbulan sampah serta mengelolanya secara lebih bertanggung jawab.
Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dengan melibatkan warga Kelurahan Betet serta unsur pemerintahan dan aparat kewilayahan.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Betet, Aiptu Sulaiman, turut menghadiri kegiatan bersama unsur tiga pilar sebagai bentuk pendampingan terhadap aktivitas masyarakat di wilayah binaannya.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., melalui laporan kegiatan menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut diselenggarakan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah.
“Bhabinkamtibmas Kelurahan Betet bersama tiga pilar menghadiri sosialisasi pelatihan bank sampah, perilaku minim sampah, dan pengolahan sampah yang dilaksanakan Pokmas Dankel Kelurahan Betet Tahun 2026,” kata Kompol Siswandi.
Pelatihan bank sampah memiliki arti penting karena persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan pengangkutan dan pembuangan, tetapi juga kebiasaan masyarakat dalam menghasilkan serta memperlakukan sampah sehari-hari.
Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah mengurangi sampah sejak dari sumbernya, terutama rumah tangga.
Perilaku minim sampah dapat dimulai melalui kebiasaan sederhana, seperti mengurangi penggunaan barang sekali pakai, menggunakan kembali barang yang masih layak, serta memilah sampah sesuai jenisnya.
Pemilahan menjadi langkah dasar dalam pengelolaan sampah karena memungkinkan material yang masih memiliki nilai guna untuk dimanfaatkan kembali atau disalurkan melalui sistem daur ulang.
Dalam praktiknya, bank sampah merupakan salah satu model pengelolaan berbasis masyarakat yang mendorong warga memilah dan mengumpulkan sampah bernilai ekonomi.
Sampah yang telah dipilah dapat dicatat dan dikelola melalui mekanisme yang disepakati pengurus serta anggota bank sampah.
Selain berpotensi memberikan manfaat ekonomi, sistem tersebut juga dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang ke tempat pemrosesan akhir.
Namun, keberhasilan bank sampah tidak hanya ditentukan oleh tersedianya tempat pengumpulan, melainkan juga konsistensi warga dalam memilah sampah serta keberlanjutan pengelolaannya.
Karena itu, sosialisasi dan pelatihan menjadi langkah awal untuk membangun pemahaman bersama sebelum kebiasaan pengelolaan sampah diterapkan secara rutin.
Keterlibatan 70 warga dalam kegiatan di Kelurahan Betet menunjukkan adanya ruang partisipasi masyarakat untuk mempelajari pengelolaan sampah di lingkungan tempat tinggalnya.
Meski demikian, laporan kegiatan belum menjelaskan apakah pelatihan tersebut merupakan bagian dari pembentukan bank sampah baru atau penguatan lembaga yang sudah berjalan.
Belum terdapat pula keterangan mengenai narasumber, praktik pengolahan yang diberikan, maupun rencana tindak lanjut setelah pelatihan.
Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan selama kegiatan berlangsung.
Kompol Siswandi menyampaikan bahwa seluruh rangkaian sosialisasi dan pelatihan bank sampah berjalan tertib, lancar, dan aman.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Kelurahan Betet diharapkan semakin memahami pentingnya mengurangi dan mengelola sampah sejak dari rumah sebagai bagian dari tanggung jawab bersama menjaga kebersihan lingkungan. (res/an)
Peristiwa
Peringati HUT Ke-75 Prabowo Subianto, Kader Gerindra dan Warga Kaliombo Kediri Gelar Aksi Peduli Lingkungan
Kediriselaludihati.com – Kader Partai Gerindra Kota Kediri menggelar kegiatan pendidikan politik yang dirangkai dengan aksi bersih Sungai Parung di Kelurahan Kaliombo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-75 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tersebut mengangkat semangat mewujudkan Indonesia yang lebih bersih dan maju melalui kepedulian terhadap lingkungan.
Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan pusat kegiatan di Gedung Serbaguna Kelurahan Kaliombo.
Sekitar 100 warga dan tamu undangan menghadiri kegiatan tersebut bersama kader serta unsur organisasi pendukung Partai Gerindra.
Turut hadir, anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi Partai Gerindra, Katino, A.Md., Lurah Kaliombo, unsur Laskar Gerindra, serta aparat kewilayahan.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Kaliombo Aipda Andrey V.M., S.H., bersama unsur tiga pilar melakukan pemantauan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menjelaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian merupakan bagian dari pemantauan keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya kegiatan.
“Bhabinkamtibmas Kelurahan Kaliombo bersama tiga pilar melaksanakan pemantauan pendidikan politik kader Partai Gerindra Kota Kediri dan aksi bersih Sungai Parung Kaliombo,” kata Kompol Bowo Wicaksono.
Kegiatan pendidikan politik tersebut merupakan agenda Partai Gerindra yang diselenggarakan bersamaan dengan peringatan ulang tahun Presiden Prabowo Subianto.
Selain kegiatan kepartaian, peserta melaksanakan aksi bersih Sungai Parung sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Aksi tersebut menjadi salah satu kegiatan sosial yang melibatkan kader partai dan masyarakat di kawasan Kaliombo.
Kebersihan sungai menjadi persoalan penting dalam kehidupan perkotaan karena berkaitan dengan kualitas lingkungan, kelancaran aliran air, dan kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
Sampah yang dibuang ke aliran sungai dapat menimbulkan penyumbatan serta memperburuk kondisi lingkungan apabila tidak ditangani secara berkelanjutan.
Karena itu, kegiatan bersih sungai dapat menjadi sarana mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Dalam kesempatan tersebut, aparat kewilayahan juga menyampaikan imbauan agar warga menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.
Pesan tersebut diarahkan untuk memperkuat tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan permukiman yang tertib, bersih, dan nyaman.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pemantauan situasi kewilayahan, bukan keterlibatan dalam aktivitas politik praktis partai.
Aparat keamanan bertugas menjaga agar kegiatan masyarakat, termasuk agenda yang diselenggarakan organisasi politik, dapat berlangsung sesuai ketentuan tanpa menimbulkan gangguan keamanan.
Sementara itu, pendidikan politik merupakan bagian dari kegiatan kepartaian yang dapat menjadi sarana memberikan pemahaman kepada kader mengenai organisasi, partisipasi politik, dan kehidupan demokrasi.
Namun, laporan kegiatan tidak merinci materi pendidikan politik yang disampaikan, nama pemateri, maupun hasil pembahasan dalam agenda tersebut.
Laporan juga belum menyebutkan panjang aliran Sungai Parung yang dibersihkan atau jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan selama kegiatan.
Kompol Bowo Wicaksono menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pendidikan politik dan aksi bersih sungai di Kelurahan Kaliombo berlangsung aman serta kondusif.
Melalui pemantauan tersebut, Polsek Kediri Kota memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib sekaligus mengajak warga terus menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
