Connect with us

Uncategorized

Kapolres Magetan Gelar Dialog Bersama Mahasiswa “DIAGRAM” Dalam Rangka Harkamtibmas di Wilayah Magetan

Published

on

Magetan; – Kepala Kepolisian Resor Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha SIK MSi memimpin kegiatan Dialog Bersama Mahasiswa (DIAGRAM) di ruang eksekutif Polres Magetan, Rabu (16/2).

Kegiatan Dialog bersama mahasiswa tersebut diikuti oleh PJU Polres Magetan dan dihadiri para mahasiswa Magetan dari AMM (Aliansi Mahasiswa Magetan), PMII Magetan, BEM STAIM , BEM UNIV Nugroho, HIMA AKBID dan HIMA AKL Magetan.

Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha SIK MSi saat sambutan mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran para perwakilan mahasiswa Magetan dari berbagai kampus dan jurusan dalam kegiatan Diagram dengan tema “Peranan Aktif Mahasiswa Dalam Membantu Penanganan Covid19, Intoleransi Dan Bahaya Radikalisme”

“,Terima kasih atas kehadiran adik adik Mahasiswa Magetan, kegiatan diagram dialog dengan mahasiswa merupakan program dari Bapak Kapolda Jawa Timur yang bertujuan untuk menyerap aspirasi dari mahasiswa dalam mendukung program program pemerintah,” Ungkap AKBP Yakhob.

Kapolres Magetan mengungkapkan jika saat ini kita masih disibukkan dengan kegiatan penanganan pandemi covid19. Peran serta seluruh elemen masyarakat termasuk para Mahasiswa sangat penting  dalam menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas) masyarakat serta turut membantu Pemerintah dalam Penanganan covid-19.

“Perlu adanyan peran serta seluruh elemen masyarakat berkolaborasi untuk Penanganan covid-19 dan menjaga Kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Magetan” kata Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres Magetan berharap agar kedepannya setiap permasalahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Magetan agar dikomunikasikan, koordinasikan dan kolaborasi secara bersama sama untuk menemukan penyelesaiannya.

“Kedepannya, program Diagram ini akan terus kami laksanakan untuk saling berbagi dan mencari solusi yang terbaik pada setiap permasalahan yang ada di wilayah Kabupaten Magetan,” terang AKBP Yakhob.

Sementara itu dari perwakilan Mahasiswa menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Magetan atas diadakannya kegiatan dialog bersama mahasiswa ini sehingga kami bisa menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Pak Kapolres. Mereka berharap agar aparat kepolisian dalam menangani permasalahan khususnya pada saat ada aksi Unjuk Rasa agar menerapkan SOP penanganan yang ada, Peredaran dan penyalah gunaan narkoba, Kasus kekerasan seksual serta Program Kapolri dengan Presisi dan transparansi Polri agar ditingkatkan komunikasi antara Mahasiswa dan Kepolisian secara intensif.

“Kami berharap kegiatan diagram ini akan terus berlanjut sehingga bisa menjadi saluran penyampaian aspirasi kami sebagai mahasiswa untuk kemajuan dan keamanan di Kab Magetan,” Jelas perwakilan Mahasiswa.

Diakhir sambutan, Kapolres Magetan menghimbau kepada Mahasiswa agar ikut membantu pemerintah dalam penanganan Covid19 dan percepatan vaksinasi dengan mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat Magetan yang belum vaksin agar segera mengikuti vaksin dan mendorong anak anaknya umur 6-11 tahun untuk ikut vaksin guna menghadapi varian baru covid19 Omicron dan membentuk kekebalan komunal (herd immunity) di wilayah Kabupaten Magetan.
(Sihumas)

Continue Reading

Uncategorized

Gelorakan Semangat ‘Jogo Omah’, Kapolda Jatim Tekankan Polisi Bersama Masyarakat Jaga Kamtibmas

Published

on

SURABAYA – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memberikan arahan tegas kepada jajarannya usai melaksanakan ibadah Salat Jumat di Masjid Arif Nurul Huda, Mapolda Jatim, pada Jumat (16/10/2026).

Sebagai pejabat baru yang resmi mengemban amanah sejak 9 Oktober 2026, Irjen Pol Dekananto meminta seluruh personel Polda Jatim untuk memperkuat kedekatan dengan warga, mendongkrak kualitas pelayanan, serta menjaga integritas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Dalam arahannya, ia menekankan program “Polisi Bersama Masyarakat” yang selaras dengan instruksi Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, bahwa kehadiran plPolisi di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata dan bersahabat.

Secara khusus, Kapolda Jatim mengingatkan anggotanya untuk menjaga moralitas dan melarang keras tindakan pungutan liar atau pemaksaan kepada warga.

“Saya selalu menyampaikan kepada seluruh anggota, ambil hati masyarakat, jangan ambil harta masyarakat. Artinya, dalam melaksanakan tugas, berikan pelayanan dengan tulus dan ikhlas,” ujar Irjen Pol Dekananto.

Ia menambahkan bahwa warga yang menyambangi kantor Polisi umumnya sedang menghadapi masalah atau mencari perlindungan. Oleh karena itu, personel wajib memberikan perlakuan setara tanpa memandang penampilan luar.

Pada momen tersebut,Kapolda Jatim ini juga memperkenalkan jargon “Jogo Omah” (Menjaga Rumah). Semangat ini merupakan ajakan bagi seluruh elemen untuk bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban umum (kamtibmas), mulai dari lingkungan keluarga hingga lingkup provinsi.

“Jawa Timur adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga mulai dari rumah dan keluarga kita, lingkungan tempat tinggal, RT/RW, kecamatan, sampai seluruh wilayah Jawa Timur,” tuturnya.

Guna memperbaiki kualitas institusi, Irjen Pol Dekananto menyatakan membuka diri terhadap kritik, masukan, maupun komplain masyarakat, termasuk yang beredar di media sosial.

Ia berjanji akan menindak tegas setiap pelanggaran atau penyimpangan yang dilakukan oleh oknum anggotanya.

“Mari kita bergandeng tangan dan memberikan yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Uncategorized

Polda Jatim Ungkap Dugaan Eksploitasi Anak di Jember, Dua Tersangka Diamankan

Published

on

SURABAYA – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPO) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan tindak pidana eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak yang diduga terjadi di wilayah Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Dalam pengungkapan tersebut, penyidik telah menetapkan dua orang tersangka berinisial WJ (37) dan IM (52). Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut, di antaranya satu unit telepon genggam, buku catatan, alat tes kehamilan, botol minuman kosong, dua blister pil kontrasepsi, serta hasil visum et repertum.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, pengungkapan perkara berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh kepolisian melalui serangkaian penyelidikan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh, ditemukan adanya dugaan eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak. Anak-anak tersebut diduga dieksploitasi untuk melayani tamu dengan tarif sekitar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kamis (15/10/2026).

Dari setiap transaksi tersebut, korban diduga hanya menerima sekitar Rp50 ribu, sedangkan sebagian lainnya diduga dikuasai oleh tersangka.

“Penyidik masih terus mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk pola perekrutan, pihak-pihak yang terlibat, serta kemungkinan adanya korban lainnya,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Pada kesempatan yang sama, Dirres PPA dan PPO Polda Jatim Kombes Pol Dr. Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., mengatakan bahwa berdasarkan hasil pengembangan sementara, penyidik telah mengidentifikasi tujuh anak perempuan yang diduga menjadi korban.

“Kami masih mengembangkan perkara ini untuk mendalami kemungkinan adanya korban lain maupun pihak lain yang diduga terlibat dalam perekrutan dan eksploitasi terhadap anak,” ujar Kombes Pol Ganis.

Polda Jatim juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember dan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap aspek perizinan tempat yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Menurut Kombes Pol Ganis, proses penegakan hukum juga dilakukan dengan tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Pendampingan, perlindungan, serta pemulihan terhadap para korban menjadi bagian penting dalam penanganan perkara.

Atas dugaan perbuatannya, kedua tersangka diproses berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak dan tindak pidana eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak.

“Polda Jawa Timur berkomitmen menindak tegas setiap bentuk eksploitasi terhadap anak. Pada saat yang sama, kami memastikan hak, perlindungan, dan kepentingan terbaik bagi anak yang menjadi korban tetap menjadi prioritas,” pungkas Kombes Pol Ganis. (*)

Continue Reading

Uncategorized

Operasi Ops Sikat 20206 Bhabinkamtibmas Gencar Sosialisasi Kepada Warga Binaan

Published

on

Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Sikat 20206, Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota  terus meningkatkan intensitas patroli dialogis di wilayah binaannya, Kamis (15/10)

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya preventif dalam mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan, khususnya yang berkaitan dengan premanisme, perjudian, miras, dan tindak kriminal 3 C lainnya.

Patroli dilakukan dengan pendekatan humanis, menyasar desa-desa rawan, tempat berkumpulnya warga, warung kopi, dan pusat aktivitas masyarakat lainnya. Dalam setiap kunjungannya, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak warga untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan tetap aman dan tertib.

Kasi Humas Polres Kediri Kota AKP Sundari SH menyatakan bahwa kegiatan patroli dialogis yang dilakukan para Bhabinkamtibmas menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan di masyarakat. “Operasi Sikat ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga edukasi. Bhabinkamtibmas kami aktif mengedukasi masyarakat agar menjauhi penyakit masyarakat seperti premanisme dan minuman keras, serta mendorong warga untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan,” ujar Kasi Humas

Selain menyampaikan imbauan, para Bhabinkamtibmas juga membangun komunikasi dua arah dengan warga untuk menggali informasi terkait situasi kamtibmas di desa masing-masing. Langkah ini dinilai efektif dalam mempererat kemitraan antara polisi dan masyarakat. Kegiatan patroli dialogis dalam rangka Operasi Sikat 20206 ini akan terus digencarkan selama masa operasi berlangsung. Harapannya, kesadaran hukum masyarakat semakin meningkat dan potensi gangguan keamanan dapat ditekan sedini mungkin.

Dengan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, diharapkan tetap menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan terbebas dari segala bentuk penyakit masyarakat.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page