Peristiwa
Kapolsek Mojoroto Pimpin Pengamanan Audiensi di kantor Kejaksaan Negeri Kediri
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto melaksanakan apel pengamanan audiensi oleh Aliansi Masyarakat Indonesia Bersatu dengan sasaran Kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri.
Lokasinya di Jl. Jaksa Agung Suprapto Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Kegiatan pada Hari Jumat 01 November 2023 pukul 08.30 WIB.
Lokasinya di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri. Petugas melakukan pengamanan kegiatan audiens di kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri.
Kegiatan dipimpin oleh Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason bersama sejumlah anggota.
“Situasi saat dilaporkan kamseltibcar lantas aman terkendali,” kata Kompol Mukhlason, S.H, Kapolsek Mojoroto. (res/an).
Peristiwa
Sekitar 400 Suporter PSS Sleman Tiba di Kediri, Polisi Perketat Pemeriksaan Penonton Jelang Pertandingan
Kediriselaludihati.com – Sebanyak 593 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan pertandingan Persik Kediri melawan PSS Sleman dalam kompetisi BRI Super League musim 2026/2027 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Kamis (22/10/2026).
Pengamanan diperkuat menyusul kedatangan sekitar 400 pendukung PSS Sleman yang dilaporkan telah berada di kawasan stadion menjelang pertandingan.
Polres Kediri Kota bersama unsur TNI, Brimob, dan sejumlah instansi terkait menempatkan personel di berbagai titik, terutama akses masuk stadion dan kawasan sekitarnya.
Kepolisian juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi akibat tingginya antusiasme suporter sebelum maupun setelah pertandingan.
Persiapan pengamanan diawali dengan tactical floor game (TFG) atau simulasi taktis penempatan personel pada pukul 13.00 WIB.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan apel kesiapan pengamanan pada pukul 13.30 WIB yang dipimpin Kepala Bagian Operasi Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi.
Dalam arahannya, Kompol Iwan meminta seluruh personel menjalankan tugas sesuai pembagian wilayah pengamanan yang telah ditentukan.
Pemeriksaan terhadap barang bawaan penonton menjadi salah satu perhatian utama untuk mencegah masuknya minuman keras dan senjata tajam ke area pertandingan.
“Laksanakan pemeriksaan secara profesional. Jangan sampai penonton yang hadir membawa miras ataupun senjata tajam,” kata Kompol Iwan saat memberikan arahan kepada personel pengamanan.
Menurutnya, langkah pencegahan telah dilakukan sebelum pertandingan, termasuk pemeriksaan barang bawaan suporter dan penempatan petugas di pintu masuk stadion.
Ia mengingatkan setiap perwira pengendali agar memastikan anggotanya berada di lokasi penugasan masing-masing dan menjalankan pengamanan secara bertanggung jawab.
“Kami minta keseriusannya dalam pengamanan kali ini. Perwira pengendali harus bertanggung jawab terhadap anggotanya sesuai dengan lokasi penempatan serta melaksanakan pengamanan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Pengamanan pertandingan sepak bola tersebut mengacu pada Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga.
Sesuai pembagian zona pengamanan, petugas steward bertanggung jawab terhadap pengamanan di area dalam stadion atau ring satu.
Sementara itu, personel TNI dan Polri ditempatkan di ring dua untuk mendukung pengamanan di kawasan luar area pertandingan.
Personel TNI dan Polri baru memberikan bantuan ke area dalam apabila dibutuhkan oleh petugas steward sesuai prosedur pengamanan yang berlaku.
“Untuk anggota TNI-Polri berada di ring dua. Apabila tim steward membutuhkan bantuan, anggota TNI-Polri baru membantu ke dalam untuk mengamankan,” kata Kompol Iwan.
Pembagian tugas tersebut dimaksudkan agar pengamanan pertandingan berjalan sesuai kewenangan masing-masing unsur, sekaligus menjaga keselamatan penonton dan kelancaran penyelenggaraan pertandingan.
Selain pengamanan di pintu masuk, aparat juga mengantisipasi pergerakan suporter di sekitar stadion.
Kedatangan sekitar 400 pendukung PSS Sleman menjadi salah satu perhatian dalam pengaturan pengamanan, terutama untuk memastikan mobilitas penonton berlangsung tertib.
Kompol Iwan menegaskan bahwa kondisi pertandingan Persik Kediri di Stadion Brawijaya selama ini relatif kondusif. Namun, hal tersebut tidak boleh membuat petugas mengurangi kewaspadaan.
“Selama ini pertandingan Persik Kediri di Stadion Brawijaya berjalan kondusif dan aman. Akan tetapi, kita harus tetap fokus pada pengamanan, jangan sampai terlena,” ujarnya.
Ia juga meminta personel mengantisipasi euforia suporter yang berpotensi muncul sebelum dan sesudah pertandingan.
Menurutnya, pengamanan tidak hanya difokuskan pada berlangsungnya pertandingan, tetapi juga situasi di sekitar stadion ketika penonton datang maupun meninggalkan lokasi.
Berdasarkan laporan kesiapan pengamanan, sebanyak 259 personel berasal dari Polres Kediri Kota dan polsek jajaran.
Sementara itu, personel bantuan pengamanan melibatkan satuan Brimob, Kodim 0809/Kediri, Brigif 16/Wira Yudha, Yonif 521/Dadaha Yudha, Denpom, Polres Kediri, dan Polres Tulungagung.
Rincian personel bantuan yang disebutkan dalam laporan meliputi 100 anggota Brimob, masing-masing 25 personel dari Kodim 0809, Brigif 16, dan Yonif 521, empat personel Denpom, 60 anggota Polres Kediri, serta 25 anggota Polres Tulungagung.
Selain unsur TNI dan Polri, pengamanan juga melibatkan petugas dari Satpol PP, pemadam kebakaran, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan.
Sebanyak 95 petugas steward dan pemeriksa badan juga disiapkan untuk mendukung pengaturan penonton serta pemeriksaan di akses masuk stadion.
Petugas kesehatan dan pemadam kebakaran turut disiagakan sebagai bagian dari kesiapan penanganan keadaan darurat selama pertandingan.
Dalam apel tersebut hadir pula perwakilan unsur penyelenggara pertandingan, termasuk LOC Chairman Tri Widodo, serta para perwira pengendali dari satuan yang terlibat.
Meski demikian, terdapat perbedaan antara angka total personel gabungan dan penjumlahan beberapa rincian satuan dalam laporan pengamanan. Angka 593 personel merupakan jumlah yang disebutkan sebagai kekuatan gabungan utama, sedangkan rincian unsur bantuan dan petugas pendukung masih memerlukan pencocokan lebih lanjut.
Kompol Iwan mengatakan, seluruh personel akan mengikuti konsolidasi dan evaluasi setelah pelaksanaan pengamanan pertandingan selesai.
Evaluasi diperlukan untuk mengetahui pelaksanaan tugas di lapangan dan memastikan setiap perkembangan selama pertandingan dapat menjadi bahan perbaikan pengamanan berikutnya.
Apel kesiapan yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Jalan Ahmad Yani, Kota Kediri, selesai sekitar pukul 13.50 WIB.
Hingga apel berakhir, situasi di kawasan stadion dilaporkan aman dan kondusif. Kondisi selama pertandingan maupun setelah penonton meninggalkan stadion belum tercakup dalam laporan tersebut. (res/an)
Peristiwa
Pantau Ketersediaan BBM di Mojoroto Kediri, Polsek Mojoroto Catat Stok Pertamax hingga Biosolar
Kediriselaludihati.com – Kepolisian Sektor Mojoroto, Kota Kediri, melakukan pengecekan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), pada Kamis (22/10/2026). Hasil pemantauan menunjukkan kedua SPBU masih memiliki persediaan berbagai jenis BBM, mulai dari Pertalite, Pertamax, hingga Biosolar.
Pengecekan dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Campurejo Aiptu Dwi Kiswanto sekitar pukul 10.10 WIB dengan mendatangi SPBU di Jalan Semeru dan Jalan dr. Saharjo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
Dari hasil pendataan di kedua lokasi, total persediaan Pertalite tercatat 17.041 liter, Pertamax 19.572 liter, dan Biosolar 31.625 liter.
Selain ketiga jenis BBM tersebut, petugas juga mencatat ketersediaan Pertamax Turbo sebanyak 8.040 liter dan Pertamina Dex sebanyak 2.440 liter.
Dengan demikian, total stok lima jenis BBM yang tercatat di kedua SPBU mencapai 78.718 liter pada saat pemantauan.
Pengecekan dilakukan melalui koordinasi langsung dengan karyawan SPBU untuk memperoleh informasi mengenai jumlah persediaan masing-masing produk.
Di SPBU 54.641.04 yang beralamat di Jalan Semeru Nomor 261, Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, petugas mencatat persediaan Pertalite sebanyak 2.257 liter.
Sementara itu, stok Pertamax di SPBU tersebut mencapai 7.191 liter, Pertamax Turbo 621 liter, Biosolar 10.826 liter, dan Pertamina Dex 1.349 liter.
Total persediaan lima jenis BBM di SPBU Jalan Semeru tercatat sebanyak 22.244 liter.
Jumlah terbesar berasal dari Biosolar, disusul Pertamax dan Pertalite.
Pemantauan kemudian dilakukan di SPBU COCO 51.641.16, Jalan dr. Saharjo, Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto.
Di lokasi kedua ini, ketersediaan Pertalite tercatat sebanyak 14.784 liter, sedangkan Pertamax mencapai 12.381 liter.
Adapun stok Pertamax Turbo sebanyak 7.419 liter, Biosolar 20.799 liter, dan Pertamina Dex 1.091 liter.
Secara keseluruhan, persediaan lima jenis BBM di SPBU Jalan dr. Saharjo mencapai 56.474 liter.
Berdasarkan data tersebut, jumlah stok BBM di SPBU Jalan dr. Saharjo lebih besar dibandingkan SPBU Jalan Semeru pada saat pengecekan berlangsung.
Namun, perbedaan jumlah persediaan tidak serta-merta menunjukkan adanya gangguan distribusi maupun kelangkaan di salah satu lokasi.
Data yang dihimpun merupakan catatan stok pada waktu tertentu dan dapat berubah mengikuti penjualan serta pengiriman pasokan berikutnya.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., menyampaikan bahwa pengecekan dilakukan Bhabinkamtibmas dengan berkoordinasi bersama karyawan kedua SPBU.
“Kami melakukan pemantauan ketersediaan BBM melalui Bhabinkamtibmas dengan mendatangi SPBU dan berkoordinasi langsung dengan petugas di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi persediaan BBM di wilayah Mojoroto,” kata Kompol Rudi.
Pemantauan persediaan BBM menjadi salah satu cara untuk mengetahui kondisi pasokan bahan bakar yang dibutuhkan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Ketersediaan BBM berkaitan dengan mobilitas warga, kegiatan usaha, angkutan barang, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya.
Karena itu, informasi mengenai stok di tingkat SPBU dapat menjadi gambaran awal kondisi pasokan pada saat dilakukan pengecekan.
Meski demikian, data persediaan yang diperoleh belum dapat digunakan untuk memastikan berapa lama stok tersebut mampu memenuhi kebutuhan konsumen.
Untuk mengetahui kecukupan pasokan, diperlukan informasi tambahan mengenai rata-rata penjualan harian, jadwal pengiriman BBM, dan pola konsumsi masyarakat di masing-masing SPBU.
Laporan kepolisian juga tidak menyebutkan adanya antrean panjang, pembatasan pembelian, ataupun gangguan penyaluran BBM selama pemantauan berlangsung.
Dengan demikian, hasil pengecekan hanya menunjukkan jumlah persediaan yang tercatat di dua SPBU pada Kamis pagi.
“Kami berharap komunikasi antara kepolisian dan pengelola SPBU tetap berjalan dengan baik. Apabila terjadi kendala distribusi atau situasi yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat, informasi tersebut dapat segera disampaikan untuk dikoordinasikan dengan pihak terkait,” jelas Kapolsek Mojoroto.
Keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini merupakan bagian dari pemantauan situasi kewilayahan, sedangkan pengelolaan stok dan distribusi BBM tetap menjadi kewenangan badan usaha serta pihak terkait.
Dari lima jenis BBM yang didata, Biosolar memiliki persediaan gabungan terbesar, yakni 31.625 liter.
Pertamax menempati urutan berikutnya dengan 19.572 liter, disusul Pertalite sebanyak 17.041 liter.
Sementara itu, stok gabungan Pertamax Turbo mencapai 8.040 liter dan Pertamina Dex 2.440 liter.
Seluruh angka tersebut merupakan hasil pendataan di dua SPBU, bukan gambaran keseluruhan persediaan BBM di Kota Kediri.
Kapolsek Mojoroto melaporkan bahwa pengecekan di kedua lokasi berlangsung lancar, tertib, dan aman.
Hasil pemantauan tersebut menjadi informasi awal mengenai kondisi ketersediaan BBM di dua SPBU wilayah Mojoroto pada 22 Oktober 2026. (res/an)
Peristiwa
Polisi dan Pemerintah Kelurahan Semampir Kediri Tinjau Perbaikan Rumah Warga, Dorong Hunian Lebih Layak
Kediriselaludihati.com – Empat rumah warga di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota, Kota Kediri, menjadi sasaran program revitalisasi rumah tidak layak huni (RTLH) tahun 2026. Pelaksanaan program tersebut mendapat pemantauan langsung dari unsur pemerintah kelurahan, TNI, dan kepolisian, pada Kamis (22/10/2026).
Pemantauan dilakukan di empat titik yang tersebar di lingkungan RT 13, RT 16, RT 17, dan RT 18 Kelurahan Semampir. Kegiatan tersebut bertujuan melihat pelaksanaan revitalisasi rumah warga agar dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak.
Empat rumah yang menjadi sasaran program masing-masing milik Sri Asih di RT 13, Dahlan di RT 16, Waluyo di RT 17, dan Suratin di RT 18.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB itu melibatkan Lurah Semampir Merta Ayu Galuh Puspita, S.H., bersama perangkat kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir Aiptu Dodik Bagoes Riyadi bersama Babinsa Sertu Muhtadin melakukan kunjungan ke lokasi revitalisasi untuk memantau situasi lingkungan selama pelaksanaan program.
Turut hadir Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Semampir Dimas Teo, S.STP., serta pengawas RTLH Kelurahan Semampir Lukman, S.Pd.
Program revitalisasi RTLH merupakan salah satu bentuk penanganan persoalan hunian yang belum memenuhi standar kelayakan. Perbaikan rumah diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan tempat tinggal bagi keluarga penerima manfaat.
Di Kelurahan Semampir, pemantauan dilakukan dengan mendatangi langsung lokasi rumah warga yang masuk dalam program revitalisasi tahun ini.
Keterlibatan pemerintah kelurahan dan unsur tiga pilar menjadi bagian dari koordinasi kewilayahan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib sekaligus menjaga komunikasi dengan masyarakat.
Selain meninjau lokasi perbaikan rumah, petugas menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat kepada warga di sekitar lokasi.
Masyarakat diajak tetap menjaga kerukunan dan kepedulian terhadap lingkungan selama kegiatan revitalisasi berlangsung.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., melalui laporan kegiatan menyampaikan bahwa Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir turut melakukan pemantauan bersama pemerintah kelurahan dan Babinsa di empat lokasi revitalisasi RTLH.
“Kami mendukung pelaksanaan program revitalisasi rumah tidak layak huni yang bertujuan meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar merupakan bagian dari koordinasi untuk memastikan kegiatan di lingkungan warga berlangsung aman dan tertib,” kata Kompol Bowo.
Program perbaikan rumah memiliki arti penting bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan hunian yang layak.
Kondisi tempat tinggal berkaitan erat dengan kualitas kehidupan keluarga, mulai dari kenyamanan beristirahat, kesehatan lingkungan, hingga keamanan bangunan.
Karena itu, penanganan rumah tidak layak huni menjadi salah satu upaya yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Meski demikian, laporan pemantauan di Kelurahan Semampir belum merinci jenis pekerjaan revitalisasi yang dilakukan pada masing-masing rumah.
Belum dijelaskan pula besaran anggaran, sumber pembiayaan, tahapan pengerjaan, maupun target penyelesaian empat rumah tersebut.
Dengan demikian, kegiatan pada Kamis tersebut merupakan pemantauan pelaksanaan program, bukan laporan bahwa seluruh pekerjaan revitalisasi telah selesai.
Di sisi lain, keterlibatan unsur kepolisian dalam pemantauan lebih diarahkan pada pemeliharaan keamanan dan komunikasi dengan warga, sedangkan pelaksanaan teknis pembangunan berada pada pihak yang berwenang menangani program RTLH.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan dan mendukung pelaksanaan kegiatan yang bermanfaat bagi warga. Kerja sama antara pemerintah kelurahan, TNI, Polri, dan masyarakat sangat penting agar setiap kegiatan di lingkungan dapat berjalan dengan baik,” jelas Kompol Bowo.
Kunjungan ke empat rumah tersebut juga menjadi kesempatan bagi aparat kewilayahan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang menjadi sasaran program.
Melalui pemantauan lapangan, pemerintah kelurahan dapat memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan revitalisasi serta kebutuhan koordinasi apabila ditemukan kendala.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas dan Babinsa dapat menjaga komunikasi dengan warga agar kegiatan pembangunan tidak menimbulkan gangguan ketertiban di lingkungan permukiman.
Kapolsek Kediri Kota melaporkan bahwa seluruh rangkaian pemantauan revitalisasi RTLH di Kelurahan Semampir berlangsung lancar dengan situasi keamanan yang terkendali.
Empat rumah yang menjadi sasaran revitalisasi diharapkan dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima program setelah pekerjaan perbaikan diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
