Peristiwa
Operasi Yustisi, Polsek Mojoroto Temukan 15 Pelanggar Protokol Kesehatan
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto Melaksanakan Operasi Yustisi Penerapan Inmendagri No 15 Th 2021 tentang PPKM Level 4 , Perda Prov Jatim Nomor 2 tahun 2020, Perwalikota Kediri No. 32 Th 2020 Dan Pememberitahuan Se Walikota Terbaru Nomor 188.45/95/419.003/ 2021 PPKM (Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat) Level 4.
Kegiatan Operasi ini dilaksanakan secara Stasioner maupun mobile, untuk Polsek Mojoroto dipimpin oleh Pawas Iptu Heri S Padal Ipda Sulis bersama instansi samping. Razia Protokol Kesehatan Operasi Yustisi di laksanakan di Pasar Campurjo Kel Campurjo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.
Petugas Polsek Mojoroto melaksanakan kegiatan himbauan tentang protokol kesehatan serta pembagian masker kepada masyarakat bersama instansi samping. Sanksi operasi yustisi terdiri dari teguran lisan 15, petugas Polsek Mojoroto membagikan masker 10 lembar.
“Selama kegiatan berjalan, aman, lancar dan terkendali serta dengan protokol kesehatan,” kata Kapolsek Mojoroto, Kompol Gatot Setyo B., S.H., M.H. (res/an).
Peristiwa
Nobar Film G30S di Bandar Lor Kediri Dirangkai Sarasehan Lintas Generasi, Polisi Lakukan Pendampingan
Kediriselaludihati.com – Pondok Pesantren Ar Risalah Hidayatullah, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, menggelar nonton bersama film bertema G30S dan sarasehan lintas generasi, pada Kamis (1/10/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB tersebut menghadirkan Ustadz Andri Kurniawan dari Malang sebagai pembicara.
Dalam agenda penyelenggara, sarasehan mengangkat tema mengenai ingatan terhadap peristiwa G30S dan PKI. Kegiatan diikuti dengan pemutaran film dan pembahasan sejarah lintas generasi.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandar Lor Aipda Toni Setiawan hadir bersama Babinsa, personel piket Intel Polsek Mojoroto serta personel Intel Polres Kediri Kota untuk melakukan pemantauan dan pendampingan kegiatan.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, kehadiran personel kepolisian merupakan bagian dari upaya memastikan kegiatan masyarakat berlangsung tertib dan aman.
“Bhabinkamtibmas juga melakukan komunikasi dengan unsur masyarakat dan penyelenggara selama kegiatan berlangsung,” ungkapnya.
Sarasehan lintas generasi menjadi bagian dari rangkaian kegiatan setelah pemutaran film. Forum tersebut memberi ruang kepada peserta untuk membahas kembali salah satu periode penting dalam sejarah Indonesia.
Peristiwa 30 September dan perkembangan politik yang mengikutinya merupakan bagian sejarah Indonesia yang memiliki beragam kajian dan perspektif historiografis.
Komnas HAM mencatat peristiwa tersebut diawali penculikan dan pembunuhan sejumlah jenderal pada 30 September 1965. Dalam perkembangan setelahnya, terjadi kekerasan luas terhadap orang-orang yang dituduh sebagai anggota maupun simpatisan PKI. Komnas HAM memasukkan peristiwa 1965-1966 dalam pembahasan pelanggaran HAM berat masa lalu.
Beragam karya dan sumber sejarah juga menunjukkan bahwa penafsiran mengenai aktor, latar belakang dan rangkaian peristiwa 1965 tidak tunggal. Koleksi Perpustakaan Komnas HAM, misalnya, memuat sumber dengan berbagai perspektif, mulai kesaksian pelaku sejarah hingga penelitian mengenai korban dan kekerasan 1965-1966.
Karena itu, pembahasan sejarah dalam ruang publik dapat ditempatkan sebagai kesempatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal berbagai sumber dan memahami peristiwa masa lalu secara lebih utuh.
Bagi kepolisian, kegiatan di Pondok Pesantren Ar Risalah Hidayatullah tersebut menjadi bagian dari aktivitas masyarakat yang membutuhkan pemantauan untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
Polsek Mojoroto melalui Bhabinkamtibmas juga terus membangun komunikasi dengan pondok pesantren dan masyarakat di wilayah Bandar Lor.
Hingga rangkaian nonton bersama dan sarasehan selesai, kegiatan berlangsung tertib tanpa dilaporkan adanya gangguan keamanan. (res/an)
Peristiwa
Cegah Bau dan Asap, Peternak Ayam di Tamanan Kota Kediri Diimbau Olah Kotoran dan Sekam Menjadi Pupuk
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamanan, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota menyambangi peternakan ayam milik Ansori di lingkungan RT 01 RW 03, Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Jumat (2/10/2026). Peternak diingatkan menjaga kebersihan kandang agar aktivitas peternakan tidak mengganggu lingkungan sekitar.
Kegiatan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamanan Aipda Sigit Sutanto sekitar pukul 10.45 WIB tersebut juga menyoroti pengelolaan kotoran ayam dan sekam bekas kandang.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, sambang dilakukan sebagai bagian dari upaya Bhabinkamtibmas membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus mencegah munculnya persoalan lingkungan.
Dalam kunjungannya, Aipda Sigit mengingatkan pemilik peternakan untuk membersihkan kotoran ayam secara rutin setiap hari. Kebersihan kandang diperlukan untuk mengurangi bau yang berpotensi mengganggu warga di sekitar lokasi.
Peternak juga diimbau tidak membakar sekam bekas kandang yang telah bercampur dengan kotoran ayam.
Alih-alih dibakar, material tersebut disarankan untuk dikelola atau dimanfaatkan menjadi pupuk.
Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi munculnya asap akibat pembakaran sekaligus memberikan nilai manfaat terhadap limbah yang dihasilkan dari aktivitas peternakan.
Menurut Rudi, pendekatan kepada pemilik usaha maupun peternakan di tengah lingkungan masyarakat menjadi penting untuk mencegah munculnya persoalan yang dapat mengganggu kenyamanan warga.
Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas dan mendorong pemilik peternakan menjaga komunikasi dengan masyarakat di sekitar kandang.
Dengan pengelolaan kebersihan yang baik, aktivitas peternakan diharapkan tetap dapat berjalan tanpa menimbulkan persoalan bagi lingkungan.
Polsek Mojoroto mendorong penyelesaian persoalan lingkungan melalui langkah pencegahan dan komunikasi sejak awal. Bhabinkamtibmas memiliki peran untuk menjembatani komunikasi apabila terdapat persoalan di wilayah binaannya.
Kegiatan sambang tersebut sekaligus menjadi bagian dari pemantauan kondisi lingkungan di Kelurahan Tamanan.
Kepolisian berharap pemilik peternakan dapat menjalankan imbauan yang telah disampaikan, terutama dengan membersihkan kotoran secara rutin dan tidak melakukan pembakaran sekam bercampur kotoran.
Pemanfaatan limbah peternakan menjadi pupuk juga diharapkan menjadi alternatif sehingga sisa aktivitas kandang tidak hanya dibuang atau dibakar, tetapi dapat dikelola dengan lebih bermanfaat bagi lingkungan. (res/an)
Peristiwa
Tiga Pilar Cek Rumah Terdampak Proyek Tol di Semampir Kediri, LMA Siapkan Perbaikan
Kediriselaludihati.com – Sebuah rumah warga di lingkungan RT 14 RW 02, Kelurahan Semampir, Kota Kediri, dicek setelah terdampak pembangunan proyek jalan tol yang terhubung dengan Bandara Dhoho Kediri. Pihak kontraktor menyatakan bangunan tersebut akan segera diperbaiki.
Pengecekan dilakukan bersama oleh unsur Kelurahan Semampir, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta perwakilan konsorsium LMA pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir Aiptu Dodik Bagoes Riyadi hadir bersama Babinsa Semampir Sertu Muhtadin dan Sekretaris Kelurahan Semampir Endro Tri Susilo, S.H.
Dari pihak LMA, pengecekan dihadiri oleh Agus Priyono selaku Humas LMA bersama unsur kontraktor.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari pendampingan terhadap warga sekaligus menjaga komunikasi antara masyarakat, pemerintah kelurahan dan pihak pelaksana proyek.
“Pengecekan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan rumah yang dilaporkan terdampak aktivitas pembangunan proyek jalan tol,” terangnya.
Dalam kegiatan tersebut, pihak LMA menyampaikan bahwa rumah yang terdampak akan segera mendapatkan penanganan dan perbaikan oleh kontraktor.
Kehadiran tiga pilar juga dimaksudkan untuk memastikan komunikasi antara warga dan pihak terkait tetap berjalan dengan baik selama proses penanganan.
Bhabinkamtibmas turut menyampaikan pesan kamtibmas agar setiap persoalan yang muncul dapat dikomunikasikan dan diselesaikan melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Menurut Bowo, komunikasi menjadi penting terutama ketika aktivitas pembangunan bersinggungan langsung dengan lingkungan tempat tinggal masyarakat.
Polsek Kediri Kota melalui Bhabinkamtibmas akan terus melakukan pemantauan sesuai kewenangannya untuk membantu menjaga situasi lingkungan tetap aman selama proses perbaikan berlangsung.
Pengecekan bersama juga menjadi langkah untuk memastikan pihak yang terlibat memiliki informasi yang sama mengenai kondisi bangunan di lapangan.
Dengan hadirnya unsur kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta perwakilan pelaksana proyek, tindak lanjut terhadap bangunan terdampak diharapkan dapat dilakukan melalui koordinasi langsung.
Pihak kontraktor LMA selanjutnya akan melakukan perbaikan terhadap rumah warga tersebut. Namun, dalam keterangan yang diterima belum disebutkan secara terperinci bentuk kerusakan, nilai kerugian maupun jadwal pelaksanaan perbaikan.
Polsek Kediri Kota berharap proses penanganan dapat berjalan dengan baik dan komunikasi antara masyarakat dengan pihak pelaksana proyek tetap terjaga hingga perbaikan bangunan selesai. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
