Connect with us

Peristiwa

Patroli Polres Kediri Kota Berkomitmen Wujudkan Sitkamtibmas Kondusif Masa Kampanye di Pemilu 2024

Published

on

Sat Samapta Polres Kediri Kota terus berupaya menciptakan situasi kondusif menjelang Pemilu 2024, salah satunya meningkatkan kegiatan patroli keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang Setyawan SH  mengatakan, kegiatan patroli tersebut dilakukan setiap hari baik pagi, siang maupun malam hari dengan melibatkan semua satuan jajaran Polsek 

Dijelaskan Ipda Nanang patroli kali ini menyisir cafe cafe serta warung yang diduga menjual minuman keras serta beberapa masyarakat yang sedang nongkrong.

Ditambahkan Ipda Nanang bahwa personil Sat Samapta mengajak dan menghimbau kepada masyarakat untuk bersama sama menjaga kamtibmas serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan jelang pemilu 2024

Patroli kepolisian dilaksanakan sekaligus untuk mempererat kemitraan antara polisi, pemerintah nagari dan masyarakat, disamping dengan kegiatan patroli kita bisa menyusuri jalan memantau situasi, berarti lebih mobile ke lokasi terpencil sekalipun.

Sehingga dengan kehadiran polisi, maka yang akan berbuat kriminalpun akan berpikir dua kali sehingga masyarakat aman, selain itu patroli juga sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa kami peduli dengan keamanan masyarakat yang beraktifitas sehari – hari,” pungkas Ipda Nanang

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Ngadirejo Kediri: Keamanan Lingkungan Bukan Hanya Tugas Polisi

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya menjaga keamanan lingkungan tidak hanya mengandalkan patroli kepolisian. Warga didorong kembali mengambil peran melalui kegiatan ronda dan sistem keamanan lingkungan yang terorganisasi.

Hal itu dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngadirejo, Polsek Kediri Kota, Aiptu Bekti Purwanto, saat menyambangi Pos Kamling RW 08 Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Rabu (23/9/2026) malam.

Sekitar pukul 21.10 WIB, Aiptu Bekti bertemu dengan Kasat Kamling RW 08, Bayu, serta warga setempat. Pertemuan malam tersebut sekaligus menjadi pembinaan Satkamling SIAP, kependekan dari Sigap, Inklusif, Aktif dan Peduli.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan keberadaan pos kamling akan memiliki manfaat apabila dibarengi keterlibatan warga secara nyata.

“Pos kamling jangan hanya menjadi bangunan yang ada di lingkungan. Yang lebih penting adalah bagaimana warga terlibat, mengenali lingkungannya dan memiliki kepedulian ketika melihat sesuatu yang berpotensi mengganggu keamanan,” kata Kompol Bowo.

Menurutnya, konsep Satkamling SIAP mendorong masyarakat agar sigap merespons potensi gangguan, melibatkan seluruh unsur warga, aktif dalam kegiatan pencegahan serta peduli terhadap keselamatan lingkungan.

Dalam pembinaan tersebut, warga juga didorong menyusun jadwal ronda sehingga pengamanan lingkungan tidak hanya dibebankan kepada beberapa orang. Kelengkapan yang diperlukan saat melakukan ronda juga perlu disiapkan agar kegiatan berjalan efektif.

“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami ingin masyarakat mampu menjadi polisi bagi dirinya sendiri, dalam arti memiliki kewaspadaan dan kepedulian untuk mencegah gangguan sebelum berkembang menjadi persoalan,” ujar Bowo.

Bhabinkamtibmas juga mengingatkan pentingnya komunikasi antara masyarakat dengan tiga pilar di tingkat kelurahan. Informasi mengenai kejadian maupun potensi gangguan sekecil apa pun diharapkan tidak dibiarkan begitu saja.

“Kalau ada kejadian atau informasi yang mencurigakan, segera komunikasikan dengan perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas maupun Babinsa. Jangan menunggu sampai persoalannya menjadi besar,” katanya.

Menurut Bowo, keterlibatan warga memiliki posisi penting karena masyarakat merupakan pihak yang paling mengenal kondisi lingkungannya, termasuk orang yang tinggal maupun aktivitas yang berlangsung di sekitar tempat tinggal mereka.

Pembinaan di RW 08 Ngadirejo tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat komunikasi antara warga dan kepolisian. Masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi juga dapat menggunakan layanan kepolisian Call Center 110.

“Polisi tidak mungkin berada di setiap gang selama 24 jam. Tetapi ketika warga aktif menjaga lingkungan dan komunikasi dengan petugas berjalan baik, potensi gangguan dapat diketahui lebih cepat. Inilah yang ingin kami bangun melalui Satkamling,” pungkas Bowo. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Kediri Kota Sambangi Petani, Bangun Komunikasi Langsung di Tengah Tegalan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Manisrenggo, Polsek Kediri Kota Aipda Bintoro Atmojo, S.H. mendatangi lahan pertanian jagung di RT 05 RW 06 Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Kamis (24/9/2026).

Di area tegal tersebut, Aipda Bintoro bertemu langsung dengan salah seorang petani, M. Munir. Patroli sambang dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB untuk melihat aktivitas pertanian sekaligus membangun komunikasi dengan petani di wilayah binaannya.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan petani menjadi bagian penting dalam upaya menjaga produksi pangan. Karena itu, Bhabinkamtibmas didorong untuk mengenali potensi pertanian yang masih terdapat di wilayah perkotaan.

“Bhabinkamtibmas turun langsung ke lahan dan berdialog dengan Pak M. Munir yang mengelola tanaman jagung di Manisrenggo. Kami ingin komunikasi dengan petani di wilayah binaan terus terbangun,” kata Kompol Bowo.

Menurut Bowo, keberadaan lahan pertanian di tengah perkembangan kawasan perkotaan memiliki arti tersendiri. Lahan yang masih produktif dapat terus dimanfaatkan masyarakat untuk menghasilkan komoditas pangan.

“Ketahanan pangan pada akhirnya berhubungan langsung dengan orang-orang yang menanam dan merawat tanaman. Karena itu petani perlu mendapat perhatian dan dukungan agar tetap produktif,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan dukungan terhadap kegiatan pertanian sebagai bagian dari program ketahanan pangan pemerintah.

Namun, pendekatan yang dilakukan bukan sebatas menyampaikan program. Bhabinkamtibmas juga membuka komunikasi apabila petani menghadapi persoalan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian.

“Kami sampaikan kepada petani, apabila ada persoalan yang berkaitan dengan keamanan maupun membutuhkan bantuan, jangan ragu berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas atau Polsek Kediri Kota,” kata Bowo.

Sambang terhadap petani jagung tersebut menambah rangkaian kegiatan jajaran Polres Kediri Kota dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat wilayah.

Sebelumnya, kegiatan serupa dilakukan Bhabinkamtibmas di Kelurahan Gayam dan Ngampel, Kecamatan Mojoroto. Personel mendatangi area persawahan dan berkomunikasi langsung dengan petani jagung.

Kali ini pendekatan dilakukan di Manisrenggo. Di tengah kawasan Kota Kediri, lahan tegal yang masih ditanami jagung menjadi pengingat bahwa produksi pangan tidak selalu berada jauh dari perkotaan.

“Yang terpenting bukan sekadar datang ke lahan, tetapi membangun komunikasi dengan petani. Mereka harus merasa bahwa Bhabinkamtibmas juga menjadi mitra yang bisa dihubungi ketika ada persoalan di lingkungannya,” ujar Bowo. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Turun ke Dandangan dan Setonopande Kediri, Sampah hingga Perbaikan Rumah Jadi Perhatian

Published

on

Kediriselaludihati.com – Persoalan lingkungan dan kelayakan rumah menjadi bagian dari kegiatan pendampingan Bhabinkamtibmas Polsek Kediri Kota, Kamis (24/9/2026). Di Kelurahan Dandangan, polisi bersama tiga pilar mendampingi penilaian lingkungan Zero Waste.

Sementara di Kelurahan Setonopande, Bhabinkamtibmas menghadiri pelaksanaan Tender Rakyat terkait program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kegiatan di Dandangan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan Aipda Heppy Endra, S.H. bersama tiga pilar mendampingi tim penilai yang turun ke lingkungan RW 01, RW 05, RW 08 dan RW 12.

Tim melakukan penilaian terhadap sejumlah aspek lingkungan, mulai kebersihan dan keasrian kawasan, pengelolaan sampah organik dan anorganik, kondisi saluran dan resapan drainase hingga keberadaan tanaman obat dan tanaman hias di rumah warga.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mendorong keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan tempat tinggal.

“Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar mendampingi tim penilai di empat RW. Yang dilihat tidak hanya kebersihan, tetapi juga bagaimana warga mengelola sampah, drainase serta menata tanaman di lingkungan rumah,” kata Kompol Bowo.

Dalam dialog dengan warga, Bhabinkamtibmas juga mendorong agar sampah organik tidak semata-mata dibuang, tetapi mulai dimanfaatkan kembali, salah satunya menjadi pupuk.

“Warga kami ajak meningkatkan penataan lingkungan dan mengelola sampah agar memiliki manfaat kembali. Lingkungan yang nyaman tentu tidak bisa hanya mengandalkan petugas, tetapi membutuhkan kebiasaan warga dari rumah,” ujarnya.

Pada jam yang sama, kegiatan lain berlangsung di Gedung Graha Abdi Praja, Kelurahan Setonopande, Jalan Sultan Agung Nomor 55, Kota Kediri.

Bhabinkamtibmas Setonopande Aiptu Syaifudin Yuri bersama lurah dan Babinsa menghadiri pelaksanaan Tender Rakyat terkait program RTLH yang diselenggarakan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Kediri.

Program tersebut berkaitan dengan penanganan rumah tidak layak huni di Setonopande dan sejumlah kelurahan lain di wilayah Kecamatan Kota.

Menurut Bowo, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan terhadap program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Untuk Setonopande, Bhabinkamtibmas hadir bersama lurah dan Babinsa dalam kegiatan Tender Rakyat program RTLH. Kami tentu mendukung program yang bertujuan memperbaiki kondisi tempat tinggal masyarakat,” katanya.

Bowo menegaskan keterlibatan kepolisian bukan pada proses penentuan penerima maupun mekanisme teknis program RTLH. Ranah tersebut tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah melalui perangkat yang menangani program.

“Kepolisian berada pada fungsi pendampingan dan menjaga kegiatan berjalan tertib. Untuk penetapan, anggaran maupun pelaksanaan teknis RTLH merupakan kewenangan instansi terkait,” ujarnya.

Dua kegiatan tersebut memperlihatkan persoalan lingkungan permukiman memiliki cakupan yang luas. Di satu sisi ada persoalan sampah, drainase dan penghijauan. Di sisi lain masih terdapat kebutuhan memperbaiki rumah warga agar memenuhi kelayakan sebagai tempat tinggal.

Karena itu, menurut Bowo, Bhabinkamtibmas perlu hadir dalam kegiatan masyarakat di tingkat kelurahan, tidak hanya ketika muncul persoalan keamanan.

“Bhabinkamtibmas sehari-hari berada dekat dengan warga. Kehadiran mereka juga untuk membangun komunikasi dan mengetahui apa yang sedang dikerjakan maupun dibutuhkan masyarakat di wilayah binaannya,” kata Bowo. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page