Peristiwa
Peringati HUT Ke-75 Prabowo Subianto, Kader Gerindra dan Warga Kaliombo Kediri Gelar Aksi Peduli Lingkungan
Kediriselaludihati.com – Kader Partai Gerindra Kota Kediri menggelar kegiatan pendidikan politik yang dirangkai dengan aksi bersih Sungai Parung di Kelurahan Kaliombo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun ke-75 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tersebut mengangkat semangat mewujudkan Indonesia yang lebih bersih dan maju melalui kepedulian terhadap lingkungan.
Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan pusat kegiatan di Gedung Serbaguna Kelurahan Kaliombo.
Sekitar 100 warga dan tamu undangan menghadiri kegiatan tersebut bersama kader serta unsur organisasi pendukung Partai Gerindra.
Turut hadir, anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi Partai Gerindra, Katino, A.Md., Lurah Kaliombo, unsur Laskar Gerindra, serta aparat kewilayahan.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Kaliombo Aipda Andrey V.M., S.H., bersama unsur tiga pilar melakukan pemantauan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menjelaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian merupakan bagian dari pemantauan keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya kegiatan.
“Bhabinkamtibmas Kelurahan Kaliombo bersama tiga pilar melaksanakan pemantauan pendidikan politik kader Partai Gerindra Kota Kediri dan aksi bersih Sungai Parung Kaliombo,” kata Kompol Bowo Wicaksono.
Kegiatan pendidikan politik tersebut merupakan agenda Partai Gerindra yang diselenggarakan bersamaan dengan peringatan ulang tahun Presiden Prabowo Subianto.
Selain kegiatan kepartaian, peserta melaksanakan aksi bersih Sungai Parung sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Aksi tersebut menjadi salah satu kegiatan sosial yang melibatkan kader partai dan masyarakat di kawasan Kaliombo.
Kebersihan sungai menjadi persoalan penting dalam kehidupan perkotaan karena berkaitan dengan kualitas lingkungan, kelancaran aliran air, dan kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
Sampah yang dibuang ke aliran sungai dapat menimbulkan penyumbatan serta memperburuk kondisi lingkungan apabila tidak ditangani secara berkelanjutan.
Karena itu, kegiatan bersih sungai dapat menjadi sarana mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Dalam kesempatan tersebut, aparat kewilayahan juga menyampaikan imbauan agar warga menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.
Pesan tersebut diarahkan untuk memperkuat tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan permukiman yang tertib, bersih, dan nyaman.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pemantauan situasi kewilayahan, bukan keterlibatan dalam aktivitas politik praktis partai.
Aparat keamanan bertugas menjaga agar kegiatan masyarakat, termasuk agenda yang diselenggarakan organisasi politik, dapat berlangsung sesuai ketentuan tanpa menimbulkan gangguan keamanan.
Sementara itu, pendidikan politik merupakan bagian dari kegiatan kepartaian yang dapat menjadi sarana memberikan pemahaman kepada kader mengenai organisasi, partisipasi politik, dan kehidupan demokrasi.
Namun, laporan kegiatan tidak merinci materi pendidikan politik yang disampaikan, nama pemateri, maupun hasil pembahasan dalam agenda tersebut.
Laporan juga belum menyebutkan panjang aliran Sungai Parung yang dibersihkan atau jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan selama kegiatan.
Kompol Bowo Wicaksono menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pendidikan politik dan aksi bersih sungai di Kelurahan Kaliombo berlangsung aman serta kondusif.
Melalui pemantauan tersebut, Polsek Kediri Kota memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib sekaligus mengajak warga terus menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. (res/an)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kawal Karnaval Desa Ngadi, Pastikan Kegiatan Masyarakat Berjalan Tertib
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojo, Polres Kediri Kota bersama unsur TNI melaksanakan pengamanan kegiatan karnaval dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (17/10/2026).
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan masyarakat berlangsung tertib dan aman, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama penyelenggaraan karnaval.
Bhabinkamtibmas Desa Ngadi, Aiptu Rudi Sutanto, bersama Babinsa setempat diterjunkan untuk memantau dan mengamankan kegiatan yang dipusatkan di kawasan Balai Desa Ngadi.
Kegiatan pengamanan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB hingga rangkaian acara selesai.
Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H., menjelaskan bahwa kehadiran personel kepolisian dan TNI merupakan bagian dari pengamanan kegiatan peringatan hari besar nasional (PHBN) yang diselenggarakan masyarakat.
“Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Ngadi melaksanakan kegiatan pengamanan acara PHBN ke-81, karnaval Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri,” kata Iptu Mahmud Satriawan.
Karnaval menjadi salah satu bentuk kegiatan masyarakat dalam memperingati kemerdekaan Indonesia sekaligus memberikan ruang bagi warga untuk berpartisipasi dalam perayaan bersama.
Kegiatan semacam ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan kebersamaan antarwarga melalui partisipasi dalam agenda desa.
Di sisi lain, penyelenggaraan karnaval memerlukan perhatian terhadap aspek keamanan, terutama apabila kegiatan melibatkan peserta dan penonton dalam jumlah besar.
Karena itu, kehadiran aparat kewilayahan diperlukan untuk membantu menjaga ketertiban serta mengantisipasi potensi gangguan selama acara berlangsung.
Sinergi Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari kerja sama kepolisian dan TNI dalam mendukung keamanan di tingkat desa.
Selain melakukan pengamanan, keberadaan aparat di tengah kegiatan masyarakat juga diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada peserta maupun warga yang menyaksikan karnaval.
Meski demikian, laporan Polsek Mojo belum merinci jumlah peserta karnaval, rute yang dilalui, tema penampilan, maupun jumlah warga yang hadir.
Tidak terdapat pula laporan mengenai gangguan keamanan atau kejadian menonjol selama pelaksanaan kegiatan.
Iptu Mahmud Satriawan menyampaikan bahwa seluruh rangkaian karnaval Desa Ngadi berlangsung lancar, tertib, dan aman.
Melalui pengamanan tersebut, Polsek Mojo terus memperkuat kerja sama dengan TNI dan masyarakat dalam menjaga situasi kondusif pada setiap kegiatan kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. (res/an)
Peristiwa
Bangun Kesadaran Pengelolaan Sampah, Pokmas Kelurahan Betet Kediri Gelar Pelatihan Bersama Warga
Kediriselaludihati.com – Sebanyak 70 warga Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri mengikuti sosialisasi dan pelatihan bank sampah yang digelar di Gedung Serbaguna Kelurahan Betet, pada Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Dankel Kelurahan Betet Tahun 2026 tersebut mengangkat dua materi utama, yakni perilaku minim sampah dan pengolahan sampah.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mengurangi timbulan sampah serta mengelolanya secara lebih bertanggung jawab.
Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dengan melibatkan warga Kelurahan Betet serta unsur pemerintahan dan aparat kewilayahan.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Betet, Aiptu Sulaiman, turut menghadiri kegiatan bersama unsur tiga pilar sebagai bentuk pendampingan terhadap aktivitas masyarakat di wilayah binaannya.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., melalui laporan kegiatan menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut diselenggarakan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah.
“Bhabinkamtibmas Kelurahan Betet bersama tiga pilar menghadiri sosialisasi pelatihan bank sampah, perilaku minim sampah, dan pengolahan sampah yang dilaksanakan Pokmas Dankel Kelurahan Betet Tahun 2026,” kata Kompol Siswandi.
Pelatihan bank sampah memiliki arti penting karena persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan pengangkutan dan pembuangan, tetapi juga kebiasaan masyarakat dalam menghasilkan serta memperlakukan sampah sehari-hari.
Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah mengurangi sampah sejak dari sumbernya, terutama rumah tangga.
Perilaku minim sampah dapat dimulai melalui kebiasaan sederhana, seperti mengurangi penggunaan barang sekali pakai, menggunakan kembali barang yang masih layak, serta memilah sampah sesuai jenisnya.
Pemilahan menjadi langkah dasar dalam pengelolaan sampah karena memungkinkan material yang masih memiliki nilai guna untuk dimanfaatkan kembali atau disalurkan melalui sistem daur ulang.
Dalam praktiknya, bank sampah merupakan salah satu model pengelolaan berbasis masyarakat yang mendorong warga memilah dan mengumpulkan sampah bernilai ekonomi.
Sampah yang telah dipilah dapat dicatat dan dikelola melalui mekanisme yang disepakati pengurus serta anggota bank sampah.
Selain berpotensi memberikan manfaat ekonomi, sistem tersebut juga dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang ke tempat pemrosesan akhir.
Namun, keberhasilan bank sampah tidak hanya ditentukan oleh tersedianya tempat pengumpulan, melainkan juga konsistensi warga dalam memilah sampah serta keberlanjutan pengelolaannya.
Karena itu, sosialisasi dan pelatihan menjadi langkah awal untuk membangun pemahaman bersama sebelum kebiasaan pengelolaan sampah diterapkan secara rutin.
Keterlibatan 70 warga dalam kegiatan di Kelurahan Betet menunjukkan adanya ruang partisipasi masyarakat untuk mempelajari pengelolaan sampah di lingkungan tempat tinggalnya.
Meski demikian, laporan kegiatan belum menjelaskan apakah pelatihan tersebut merupakan bagian dari pembentukan bank sampah baru atau penguatan lembaga yang sudah berjalan.
Belum terdapat pula keterangan mengenai narasumber, praktik pengolahan yang diberikan, maupun rencana tindak lanjut setelah pelatihan.
Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan selama kegiatan berlangsung.
Kompol Siswandi menyampaikan bahwa seluruh rangkaian sosialisasi dan pelatihan bank sampah berjalan tertib, lancar, dan aman.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Kelurahan Betet diharapkan semakin memahami pentingnya mengurangi dan mengelola sampah sejak dari rumah sebagai bagian dari tanggung jawab bersama menjaga kebersihan lingkungan. (res/an)
Peristiwa
Pantau Arus Kendaraan hingga Antrean BBM, Polisi Kerahkan Patroli MQR dan Turjawali di Kota Kediri
Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota mengintensifkan patroli di sejumlah ruas jalan dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), pada Sabtu (17/10/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus mengantisipasi potensi kepadatan antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM).
Pengawasan dilakukan melalui dua kegiatan, yakni patroli Mahameru Quick Response (MQR) menggunakan kendaraan roda empat yang dilengkapi kamera dasbor atau dashcam serta patroli Unit Turjawali di tiga SPBU.
Patroli MQR dimulai pukul 06.30 WIB dengan menyusuri sembilan ruas jalan di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
Rute yang dilalui meliputi Jalan Diponegoro, Hasanuddin, Imam Bonjol, Ahmad Yani, Letjen Suprapto, Letjen Sutoyo, Panjaitan, Erlangga, hingga Jalan Joyoboyo.
Kegiatan tersebut dilaksanakan anggota Patroli dan Pengawalan (Patwal) Satlantas Polres Kediri Kota dengan kendaraan patroli 45-106 di bawah pengendalian Kanit Turjawali.
Selain memantau pergerakan kendaraan, petugas melaksanakan patroli untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di sepanjang jalur yang dilalui.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., melalui laporan kegiatan menjelaskan bahwa patroli MQR diarahkan untuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
“Melaksanakan patroli menggunakan kendaraan roda empat dashcam untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan pemantauan arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri Kota guna mewujudkan kamseltibcarlantas yang aman dan lancar,” kata AKP Septia Intan Putri.
Penggunaan kendaraan patroli yang dilengkapi dashcam menjadi bagian dari dukungan teknologi dalam kegiatan pemantauan di jalan raya.
Kamera tersebut dapat membantu mendokumentasikan kondisi lalu lintas selama kendaraan patroli beroperasi.
Melalui patroli bergerak, petugas dapat melakukan pengawasan di sejumlah ruas jalan tanpa hanya bergantung pada penjagaan di satu lokasi.
Setelah pelaksanaan patroli pagi, Satlantas Polres Kediri Kota melanjutkan kegiatan pengawasan di sejumlah SPBU mulai pukul 11.00 WIB.
Tiga lokasi yang menjadi sasaran adalah SPBU Alun-alun, SPBU Baruna, dan SPBU Jayabaya.
Patroli tersebut dilaksanakan anggota Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan pengendalian Kanit Turjawali.
Fokus kegiatan adalah mengantisipasi kepadatan antrean kendaraan yang hendak membeli BBM agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU.
“Melaksanakan patroli di SPBU guna mengantisipasi kepadatan antrean BBM di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” imbuh AKP Septia Intan Putri.
Pengawasan di SPBU menjadi salah satu langkah preventif kepolisian karena antrean kendaraan yang memanjang hingga badan jalan berpotensi menghambat arus lalu lintas.
Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi keselamatan pengguna jalan apabila kendaraan keluar masuk SPBU tanpa memperhatikan situasi lalu lintas.
Karena itu, pemantauan langsung diperlukan untuk mengetahui perkembangan kondisi antrean dan mengantisipasi hambatan yang mungkin muncul.
Meski demikian, laporan Satlantas Polres Kediri Kota tidak menyebut adanya antrean panjang, kelangkaan BBM, maupun gangguan distribusi bahan bakar di ketiga SPBU tersebut.
Kegiatan yang dilaksanakan merupakan langkah antisipasi, bukan penanganan terhadap kelangkaan atau kepadatan yang telah dipastikan terjadi.
Begitu pula dalam patroli MQR di sembilan ruas jalan, tidak terdapat laporan mengenai kecelakaan, kemacetan berat, atau kejadian kriminalitas selama kegiatan berlangsung.
Dua kegiatan tersebut memperlihatkan upaya Satlantas Polres Kediri Kota menjaga mobilitas masyarakat melalui pengawasan jalan raya dan lokasi yang berpotensi menimbulkan hambatan lalu lintas.
Pemantauan arus kendaraan pada pagi hari dan pengawasan antrean BBM menjelang siang dilakukan sebagai bagian dari pelayanan kepolisian kepada pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri melaporkan bahwa patroli MQR maupun kegiatan pemantauan di SPBU berlangsung aman dan lancar.
Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Kediri Kota terus mengedepankan langkah pencegahan untuk menjaga keamanan serta kelancaran aktivitas masyarakat di jalan raya. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
