Connect with us

Peristiwa

Polres Kediri Kota Gencarkan Kegiatan Preemtif, Antisipasi Hoax di Saat Masa Kampanye Pemilu 2024

Published

on

Hal itu disampaikan Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang Setyawan SH  menyebut, pihaknya sudah banyak melakukan edukasi terkait Pemilu damai.

“Sudah banyak kita melakukan kegiatan edukasi, penyuluhan, preemtif kepada masyarakat tentang Pemilu damai,” ujarnya.

Menurutnya kegiatan tersebut berperan penting dalam membangun kesadaran dan pengetahuan masyarakat, terutama para pemuda-pemudi tentang Pemilu damai.

Ipda Nanang juga menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam konteks perbedaan dukungan di Pemilu 2024. Dalam hal ini, ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menghadirkan suasana Pemilu yang kondusif dan demokratis.

“Diharapkan masyarakat dapat menyaring berita hoax dan mempertahankan akurasi informasi agar menciptakan pemilu yang damai dan kondusif,” pungkasnya.

Dalam satu bulan terakhir, polsek jajaran Polres Kediri KOta  juga gencar mensosialisasikan Pemilu damai di daerahnya masing-masing.

Sebagai tambahan, Preemtif merupakan tindakan kepolisian untuk melaksanakan tugas dengan mengedepankan himbauan dan pendekatan kepada masyarakat dengan tujuan menghindari munculnya potensi-potensi terjadinya permasalahan sosial dan kejahatan di masyarakat.

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Mojoroto Kediri Tingkatkan Patroli Harkamtibmas, Sasar SPBU, Minimarket dan Perumahan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, meningkatkan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) dengan menyasar sejumlah lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat dan berpotensi menjadi sasaran tindak kriminalitas. Patroli dilakukan untuk mengantisipasi kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Kegiatan patroli dilaksanakan Unit Backbone Polsek Mojoroto, Kamis (8/10/2026), mulai pukul 08.30 WIB.

Sejumlah lokasi menjadi sasaran pemantauan petugas, mulai dari kawasan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) BCA, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), minimarket Alfamart, hingga lingkungan perumahan di wilayah hukum Polsek Mojoroto.

Patroli dipimpin Aiptu Nana Sudiana selaku perwira pengendali, bersama Aiptu Heri Setiawan dan Aipda Aris Kris.

Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, patroli tersebut merupakan langkah pencegahan terhadap potensi tindak kriminalitas di lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

“Unit Backbone Polsek Mojoroto melaksanakan patroli Harkamtibmas dengan sasaran ATM, SPBU, minimarket dan kawasan perumahan untuk mengantisipasi tindak kejahatan 3C,” kata Rudi berdasarkan keterangan kegiatan Polsek Mojoroto.

ATM dan SPBU Jadi Sasaran Pemantauan

Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pemantauan pada sejumlah lokasi pelayanan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Salah satunya kawasan ATM BCA yang menjadi tempat masyarakat melakukan transaksi keuangan.

Keberadaan mesin ATM memerlukan perhatian dari sisi keamanan karena masyarakat dapat melakukan transaksi dan penarikan uang pada berbagai waktu.

Selain ATM, petugas juga memantau SPBU yang menjadi salah satu lokasi aktivitas kendaraan dan transaksi masyarakat.

Patroli kemudian menyasar minimarket Alfamart serta sejumlah lingkungan perumahan.

Pemantauan di kawasan permukiman dilakukan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi pencurian maupun gangguan keamanan lainnya.

Menurut Rudi, patroli Harkamtibmas menjadi salah satu bentuk kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat.

“Patroli dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polsek Mojoroto,” ujarnya.

Pencegahan Kejahatan 3C

Kejahatan 3C merupakan istilah yang digunakan kepolisian untuk mengelompokkan tiga jenis tindak kriminalitas yang menjadi perhatian dalam kegiatan patroli.

Pencurian dengan pemberatan umumnya berkaitan dengan tindak pencurian yang disertai keadaan tertentu sebagaimana diatur dalam ketentuan pidana.

Sementara pencurian dengan kekerasan melibatkan penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan dalam tindak pencurian.

Adapun pencurian kendaraan bermotor menjadi salah satu bentuk kejahatan terhadap harta benda yang dapat terjadi di lingkungan permukiman maupun lokasi parkir kendaraan.

Melalui patroli rutin, kepolisian berupaya meningkatkan pengawasan di sejumlah lokasi sekaligus memperkuat langkah pencegahan sebelum tindak kriminalitas terjadi.

Kehadiran personel di lapangan juga memungkinkan polisi melakukan pemantauan langsung terhadap situasi lingkungan.

Masyarakat Diimbau Meningkatkan Kewaspadaan

Selain patroli kepolisian, kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan tindak kriminalitas.

Pengguna kendaraan diimbau memastikan kendaraannya terkunci dengan baik ketika diparkir. Sementara masyarakat yang melakukan transaksi di ATM perlu memperhatikan kondisi lingkungan sekitarnya.

Warga di lingkungan perumahan juga diharapkan menjaga komunikasi dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan masing-masing.

Berdasarkan laporan kegiatan, patroli Unit Backbone Polsek Mojoroto berlangsung tanpa adanya kejadian menonjol yang dilaporkan.

Tidak disebutkan adanya penangkapan maupun temuan tindak kriminalitas selama kegiatan berlangsung.

Polsek Mojoroto akan terus mengoptimalkan patroli kewilayahan sebagai langkah pencegahan terhadap kejahatan 3C, terutama di kawasan pelayanan publik, pusat aktivitas ekonomi dan permukiman masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

BEM Universitas Nusantara PGRI Kediri Gelar Inagurasi 2026, Silvi Kumalasari Tampil Bersama Sembada

Published

on

Kediriselaludihati.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nusantara PGRI Kediri menggelar Inagurasi 2026 dengan menghadirkan penyanyi Silvi Kumalasari yang diiringi grup musik Sembada, pada Rabu (7/10/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di Gedung J Kampus 1, Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri, mendapat pengamanan dari unsur kepolisian dan TNI.

Acara dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dan diselenggarakan oleh BEM Universitas Nusantara PGRI Kediri periode 2026/2027.

Kegiatan tersebut berada di bawah koordinasi Habibul Mahbub selaku penjabat Presiden Mahasiswa.

Untuk mendukung keamanan selama acara berlangsung, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto bersama Babinsa melakukan pengamanan di lingkungan kampus.

Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, kehadiran personel kepolisian dan TNI merupakan bagian dari pendampingan kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan kemahasiswaan yang melibatkan pertunjukan hiburan.

“Bhabinkamtibmas bersama Babinsa melaksanakan pengamanan kegiatan Inagurasi 2026 yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri dengan menghadirkan Silvi Kumalasari dan musik Sembada,” kata Kompol Rudi.

Inagurasi BEM Periode 2026/2027

Inagurasi tersebut menjadi salah satu agenda yang diselenggarakan BEM Universitas Nusantara PGRI Kediri periode 2026/2027.

Kehadiran Silvi Kumalasari bersama Sembada menjadi bagian dari sajian hiburan dalam acara yang dipusatkan di Gedung J Kampus 1.

Dalam pelaksanaannya, panitia berkoordinasi dengan aparat kewilayahan untuk mendukung keamanan dan ketertiban selama kegiatan.

Pengamanan melibatkan empat personel gabungan kepolisian dan TNI, yakni Aiptu Andri Jatmiko, Aiptu Nana Sudiana, Sertu Parik Susanto dan Koptu Arif Afandi.

Aiptu Andri Jatmiko merupakan Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto yang turut melakukan pemantauan di lokasi kegiatan.

Petugas juga menyampaikan imbauan agar seluruh pihak yang terlibat menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

“Kami mengimbau agar keamanan dan ketertiban tetap dijaga selama kegiatan berlangsung,” ujar Rudi.

Pengamanan untuk Mendukung Kegiatan Mahasiswa

Kegiatan kemahasiswaan yang menghadirkan pertunjukan musik memerlukan koordinasi antara penyelenggara dan unsur keamanan, terutama untuk memastikan aktivitas di sekitar lokasi tetap tertib.

Dalam kegiatan Inagurasi 2026, pengamanan dilakukan melalui kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di lingkungan kampus.

Keterlibatan aparat kewilayahan juga menjadi bagian dari komunikasi antara kepolisian, TNI dan pihak kampus dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan mahasiswa.

Berdasarkan laporan Polsek Mojoroto, kegiatan masih berlangsung saat pemantauan dilakukan. Tidak terdapat laporan mengenai gangguan keamanan maupun kejadian menonjol selama periode pengamanan yang dilaporkan.

Laporan tersebut juga belum mencantumkan jumlah penonton maupun rangkaian lengkap acara inagurasi.

Polsek Mojoroto menekankan pentingnya kerja sama antara panitia, peserta dan petugas keamanan agar kegiatan kemahasiswaan dapat berlangsung tanpa mengganggu ketertiban masyarakat di sekitar kampus. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polisi, TNI dan Polsuska Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan KA Jalan Pattimura Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Aparat kepolisian bersama TNI dan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) mengingatkan pengguna jalan agar tidak menerobos palang pintu perlintasan kereta api di Jalan Pattimura, Kota Kediri. Imbauan tersebut disampaikan langsung kepada pengendara yang melintasi kawasan itu, pada Kamis (8/10/2026) pagi.

Kegiatan sosialisasi dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan, Babinsa dan anggota Polsuska.

Petugas memberikan edukasi kepada pengguna jalan mengenai pentingnya mematuhi aturan keselamatan saat melewati perlintasan sebidang antara jalan raya dan jalur kereta api.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. menjelaskan, sosialisasi dilakukan sebagai langkah pencegahan agar pengendara tidak mengambil risiko dengan menerobos palang pintu ketika kereta api akan melintas.

“Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan bersama Babinsa dan Polsuska melaksanakan sosialisasi keselamatan kepada pengguna jalan agar tidak menerobos palang pintu perlintasan kereta api,” kata Kompol Bowo.

Ingatkan Bahaya Menerobos Palang Pintu

Perlintasan sebidang merupakan titik pertemuan antara jalur kereta api dan jalan yang digunakan kendaraan maupun pejalan kaki.

Pada lokasi tersebut, pengguna jalan wajib meningkatkan kewaspadaan karena perjalanan kereta api memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kendaraan bermotor.

Kereta api membutuhkan jarak pengereman yang panjang sehingga tidak dapat berhenti secara mendadak ketika terdapat kendaraan atau orang di atas rel.

Karena itu, pengendara harus mendahulukan perjalanan kereta api serta mematuhi rambu, sinyal dan petunjuk petugas di perlintasan.

Dalam sosialisasi di Jalan Pattimura, petugas menekankan agar pengendara tidak memaksakan diri melintas ketika palang pintu mulai ditutup atau tanda peringatan kedatangan kereta telah aktif.

Tindakan menerobos palang pintu tidak hanya membahayakan pengemudi dan penumpang kendaraan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko bagi pengguna jalan lainnya.

“Pengguna jalan diimbau mematuhi aturan keselamatan di perlintasan kereta api dan tidak menerobos palang pintu,” ujar Bowo.

Kolaborasi Polisi, TNI dan Polsuska

Sosialisasi tersebut merupakan kegiatan bersama unsur kepolisian, TNI dan Polsuska dalam meningkatkan kesadaran keselamatan masyarakat.

Bhabinkamtibmas berperan menyampaikan imbauan kepada warga dan pengguna jalan. Babinsa mendukung kegiatan di wilayah binaan, sedangkan Polsuska turut memberikan perhatian terhadap aspek keselamatan di lingkungan perkeretaapian.

Kehadiran petugas secara langsung di perlintasan diharapkan membuat pesan keselamatan lebih mudah diterima pengendara.

Edukasi di lapangan juga menjadi kesempatan untuk mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan di perlintasan kereta api membutuhkan kepatuhan setiap pengguna jalan, bukan hanya keberadaan palang pintu maupun petugas penjaga.

Pengguna Jalan Diminta Utamakan Keselamatan

Selain menyampaikan larangan menerobos palang pintu, petugas turut mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Pesan kamtibmas disampaikan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran bersama terhadap keselamatan dan ketertiban di ruang publik.

Laporan kegiatan Polsek Kediri Kota tidak menyebutkan adanya pelanggaran yang ditemukan maupun penindakan terhadap pengendara selama sosialisasi berlangsung.

Kegiatan tersebut difokuskan pada pendekatan pencegahan melalui edukasi langsung kepada pengguna jalan.

Polsek Kediri Kota mengingatkan masyarakat agar selalu berhenti ketika tanda peringatan perlintasan aktif, tidak menerobos palang pintu, serta memastikan kondisi aman sebelum melintasi rel.

Kepatuhan terhadap aturan di perlintasan menjadi langkah penting untuk mencegah kecelakaan yang dapat mengakibatkan korban jiwa maupun kerugian bagi pengguna jalan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page