Peristiwa
Polsek Grogol Teguran Lisan 11 Pelanggar Protokol Kesehatan
Kediriselaludihati.com – Polsek Grogol, Polres Kediri Kota melaksanakan kegiatan operasi yustisi dalam penegakkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Pe Provinsi. Jatim Nomor 2 Tahun 2020, Pergub Provinsi Jatim Nomor 53 Tahun 2020 dan Perbup Kab Kediri Nomor 44 Tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan dlm upaya cegah dan tanggulangi Covid-19.
Serta SE Bupati Kediri No 188.45/343/418.74/2021 tanggal 9 Februari 2021 tentang PPKM berbasis mikro dan pembentukan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Wilayah Hukum Polsek Grogol, pada Kamis 10 Juni 2021.
Lokasi atau sasaran Operasi adalah Pasar Gringging di wilayah Hukum Polsek Grogol. Adapun hasil Operasi Yustisi Pelanggar Protokol Kesehatan terdiri dari teguran lisan 11, teguran tertulis 9, bagi masker 14.
“Selama kegiatan berlangsung, aman, lancar dan terkendali,” ujar Kapolsek Grogol, AKP Sokhib Dimyati. (res/an).
Peristiwa
Ribuan Orang Diprediksi Padati Teras Gubuk, Polisi Siapkan Pengamanan Konser Dewa 19 dan Letto
Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota menyiapkan pengamanan untuk pentas musik dalam rangka Hari Ulang Tahun Teras Gubuk yang menghadirkan grup band Dewa 19 dan Letto, Rabu (30/9/2026).
Sebanyak 334 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan kegiatan yang digelar di halaman Teras Gubuk, lingkungan Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kabupaten Kediri tersebut.
Kegiatan dijadwalkan dimulai sore hari dengan perkiraan jumlah penonton mencapai sekitar 2.000 orang.
Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budi, S.H. mengatakan, sejumlah langkah persiapan telah dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
“Polres Kediri Kota telah menyiapkan pengamanan kegiatan masyarakat berupa pentas musik dalam rangka Hari Ulang Tahun Teras Gubuk dengan bintang tamu Letto dan Dewa 19. Perkiraan penonton kurang lebih 2.000 orang,” kata Iwan, Rabu.
Menurut dia, pengamanan tidak hanya dilakukan ketika pertunjukan berlangsung. Sejumlah tahapan telah dilakukan sebelumnya, termasuk rapat koordinasi yang melibatkan instansi terkait serta penyusunan rencana pengamanan.
Sat Intelkam Polres Kediri Kota juga melakukan monitoring dan penyelidikan serta menyiapkan pengamanan kegiatan. Selain itu, kepolisian menangani rekomendasi kegiatan sebagai bagian dari rangkaian persiapan.
“Kami sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan melibatkan instansi terkait dan membuat rencana pengamanan. Total personel pengamanan yang disiapkan sebanyak 334 personel,” ujarnya.
Ratusan personel tersebut berasal dari berbagai unsur. Polres Kediri Kota menerjunkan personel Samapta, Intelkam, Reskrim, Satresnarkoba, Polwan, Propam, Humas, Dokkes, Satlantas, Satbinmas hingga gabungan personel polsek.
Pengamanan juga diperkuat personel Brimob dan TNI dari Kodim. Sementara dari unsur eksternal kepolisian terdapat petugas Dinas Perhubungan, Satpol PP serta pengamanan internal pondok pesantren.
Sebanyak 120 personel pengamanan internal disiapkan di dalam lingkungan pondok. Sementara BKO Brimob dan Kodim masing-masing mengerahkan satu satuan setingkat peleton atau 30 personel.
Selain itu, 11 personel Satlantas ditempatkan untuk pengamanan jalur. Sebanyak 25 personel dari unsur Intelkam, Reskrim, dan Satresnarkoba menjalankan pengamanan tertutup.
Pengamanan juga melibatkan 15 Polwan, tujuh personel Samapta, 37 personel gabungan polsek, dua personel Propam, dua personel Humas, dua personel Dokkes, serta dua personel Satbinmas untuk menyampaikan imbauan kamtibmas.
Dari instansi terkait, Dinas Perhubungan menyiapkan 10 personel dan Satpol PP sebanyak 20 personel.
Iwan mengatakan, pola pengamanan disusun untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan mengingat kegiatan menghadirkan dua grup musik nasional dan diperkirakan menyedot ribuan pengunjung.
“Personel ditempatkan sesuai tugas masing-masing, mulai pengamanan terbuka dan tertutup, pengamanan jalur, kesehatan, dokumentasi hingga penyampaian imbauan kamtibmas,” kata Iwan.
Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan, seluruh personel yang disiagakan telah diplot sesuai kebutuhan pengamanan, termasuk di sekitar area pertunjukan dan jalur yang akan dilalui kendaraan penonton.
Menurut Wisnu, karakter kegiatan yang terbuka menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pola pengamanan. Personel tidak hanya ditempatkan secara statis, tetapi juga disebar untuk melakukan patroli di sekitar lokasi.
“Personel yang disiagakan intinya sudah kita plotting, termasuk di area pertunjukan. Sebab, ini benar-benar terbuka. Anggota kita sebar, melakukan patroli dan berkeliling, termasuk mengamankan alur kendaraan,” kata Wisnu.
Ia berharap masyarakat yang datang menyaksikan pertunjukan ikut berperan menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Diharapkan semua bisa menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas keamanan,” ujarnya.
Sejumlah perwira juga ditunjuk sebagai pengendali lapangan, antara lain Kabag Ops, Kapolsek Mojo, Kasat Samapta, Kasat Lantas, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, serta perwira dari Brimob dan Kodim.
Sebelum personel menempati titik pengamanan masing-masing, apel kesiapan pengamanan dijadwalkan dilaksanakan pukul 16.00 WIB di lokasi kegiatan.
Pengamanan jalur menjadi salah satu perhatian karena kedatangan ribuan penonton berpotensi meningkatkan volume kendaraan menuju kawasan Ploso. Petugas Satlantas disiapkan untuk membantu menjaga kelancaran arus kendaraan menuju maupun meninggalkan lokasi acara.
Di dalam kawasan kegiatan, pengamanan internal pondok akan bersinergi dengan personel kepolisian dan unsur lainnya untuk mengatur penonton dan menjaga ketertiban selama pentas berlangsung.
Polres Kediri Kota juga mengedepankan langkah preventif melalui penyampaian imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang datang menyaksikan pertunjukan.
“Kami berharap seluruh penonton ikut menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas sehingga rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujar Iwan.
Hingga menjelang pelaksanaan pengamanan, kepolisian menyatakan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Kediri Kota dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Polisi tetap melakukan pemantauan perkembangan situasi hingga seluruh rangkaian Harlah Teras Gubuk dan pertunjukan musik berakhir. (res/aro)
Peristiwa
Jaga Kamtibmas Kota Kediri, Polisi Sisir Toko Emas, Perbankan hingga Area Parkir
Kediriselaludihati – Polsek Kediri Kota meningkatkan patroli harkamtibmas dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan perhatian, mulai dari perbankan, toko emas, pusat perbelanjaan hingga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Rabu (30/9/2026).
Patroli dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan menyisir sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Kediri Kota.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Patroli kami lakukan sebagai langkah pencegahan. Anggota hadir di sejumlah lokasi sekaligus berdialog dengan petugas keamanan agar kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas terus ditingkatkan,” kata Bowo.
Sejumlah lokasi menjadi sasaran patroli, di antaranya Toko Emas Semar di Jalan Dhoho, area parkir Kediri Town Square (Ketos), GraPARI Telkomsel, Bank Jatim Kediri, SPBU Semampir, Bank Woori Saudara Kediri, serta Bank Danamon Kediri.
Patroli dipimpin IPTU Moh. Mexrot selaku perwira pengawas dan AIPTU Anang S. sebagai pengendali. Kegiatan juga melibatkan AIPTU Bekti P., AIPTU M. Chamson S., dan AIPDA Muryadi.
Di sejumlah kantor perbankan, petugas berdialog dengan satuan pengamanan atau satpam. Mereka diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan nasabah maupun lingkungan perbankan.
“Petugas keamanan merupakan salah satu unsur penting dalam pengamanan lingkungan. Karena itu, komunikasi dengan satpam terus kami bangun agar ketika menemukan sesuatu yang mencurigakan dapat segera berkoordinasi dengan kepolisian,” ujar Bowo.
Selain perbankan, polisi menyambangi kawasan pertokoan dan area parkir. Patroli tersebut difokuskan untuk mengantisipasi tindak kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.
Area parkir menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian karena tingginya mobilitas kendaraan dan masyarakat. Kepolisian mengingatkan petugas keamanan maupun pengelola parkir untuk meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan yang keluar dan masuk.
Petugas juga melakukan pemantauan di Toko Emas Semar di kawasan Jalan Dhoho. Kawasan perdagangan tersebut menjadi salah satu titik yang masuk dalam rute patroli untuk mencegah potensi tindak kriminalitas.
“Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang terjadinya tindak kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang beraktivitas,” kata Bowo.
Patroli kemudian menyasar SPBU Semampir. Selain melakukan pemantauan keamanan, petugas mengecek kondisi ketersediaan bahan bakar minyak.
Menurut Bowo, pemantauan SPBU dilakukan sebagai bagian dari patroli untuk memastikan situasi di lokasi pelayanan masyarakat tersebut tetap aman sekaligus memantau ketersediaan BBM.
“Anggota juga menyambangi SPBU untuk memastikan situasi tetap kondusif dan memantau stok BBM. Kami ingin pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Polsek Kediri Kota menegaskan patroli tidak hanya diarahkan pada penindakan ketika terjadi gangguan keamanan. Kehadiran polisi di lapangan juga mengedepankan langkah pencegahan melalui dialog dan penyampaian imbauan kamtibmas.
Masyarakat dan petugas keamanan di setiap lokasi diharapkan ikut berperan dalam menjaga lingkungannya serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.
Dari hasil pemantauan selama kegiatan, situasi di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas di wilayah hukum Polsek Kediri Kota juga berlangsung lancar.
“Keamanan bukan hanya tugas kepolisian. Kami berharap masyarakat ikut meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan masing-masing sehingga situasi Kota Kediri tetap aman dan kondusif,” kata Bowo. (res/aro)
Peristiwa
Musrenbangdes Grogol Bahas Rencana 2027, Polisi Dorong Pembangunan Tetap Jaga Kondusivitas
Kediriselaludihati – Pemerintah Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2027 dengan melibatkan unsur pemerintah, TNI-Polri, lembaga desa hingga perwakilan masyarakat.
Musrenbangdes berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Grogol, Selasa (29/9/2026), mulai pukul 09.00 WIB.
Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H. mengatakan, kehadiran berbagai unsur dalam Musrenbangdes menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi terkait perencanaan pembangunan di tingkat desa.
“Musrenbangdes menjadi ruang bagi unsur pemerintah desa dan masyarakat untuk bersama-sama membahas perencanaan pembangunan. Kami dari kepolisian mendukung agar seluruh proses berjalan tertib, aman dan kondusif,” kata Andang.
Musrenbangdes dihadiri Camat Grogol Galuh Triad Madi, S.STP., Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, serta perwakilan Koramil Grogol Bati Tuud Peltu Djazulianto.
Hadir pula Kepala Desa Grogol Suparyono, Kasi PMD Kecamatan Grogol Didik bersama staf, Bhabinkamtibmas Desa Grogol Aipda Imam Sugiat, Babinsa Serka Ali Mustofa serta pendamping kecamatan dan desa.
Unsur kelembagaan dan masyarakat juga terlibat dalam forum tersebut, di antaranya Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), perangkat desa, RT/RW, PKK, Karang Taruna, BUMDes serta tenaga kesehatan desa.
Menurut Andang, keterlibatan berbagai elemen tersebut penting agar komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dapat berjalan sejak tahap perencanaan.
“Harapannya aspirasi dan kebutuhan masyarakat dapat dibicarakan melalui forum yang tersedia. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan juga dapat diselesaikan secara musyawarah,” ujarnya.
Bhabinkamtibmas Desa Grogol Aipda Imam Sugiat turut mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari pendampingan kepolisian terhadap kegiatan masyarakat dan pemerintahan di tingkat desa.
Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dengan pemerintah desa serta berbagai elemen masyarakat.
“Kami terus mendorong sinergi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa dan masyarakat. Pembangunan akan berjalan lebih baik apabila lingkungan juga aman dan masyarakat ikut menjaga kondusivitas,” kata Andang.
Selain unsur pemerintahan dan keamanan, Musrenbangdes dihadiri Bidan Desa Grogol Cahyowati, Ketua PKK Yani beserta anggota, Direktur BUMDes Grogol, serta Ketua Karang Taruna dan anggota.
Forum Musrenbangdes merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan yang memberi ruang bagi pemerintah desa bersama unsur masyarakat untuk membahas arah dan kebutuhan pembangunan pada tahun anggaran berikutnya.
Andang berharap komunikasi lintas unsur yang telah terbangun melalui forum tersebut terus dijaga dalam pelaksanaan program di Desa Grogol.
“Yang terpenting adalah menjaga kebersamaan dan komunikasi. Kepolisian siap bersinergi untuk menjaga keamanan sehingga kegiatan pemerintahan dan pembangunan di desa dapat berjalan dengan baik,” katanya. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
