Peristiwa
Polsek Kediri Kota Razia Prokes di Pasar Loak Kaliombo, Hasilnya 30 Pelanggar
Kediriselaludihati.com – Polsek Kediri Kota, Polres Kediri Kota melaksanakan Oprasi Yustisi Penerapan Perda Prov Jatimno 2 Th 2020 Perwali Kota Terbaru 443 2/419.003/2021 terkait PPKM ( Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat) Jumat 11 Juni 2021, Pkl. 09.00 WIB – selesai.
Lokasi Operasi ada di Pasar Selowareh Jln. Selowareh Kel. Ngadirejo Kec. Kota Kediri. Pasar Ngadijaya Jln. Selowareh Kel. NgadirejO Kec. Kota Kediri. Pasar Setono Betek Jalan Patimura Kel. Setono Pande Kec. Kota Kediri.
Pasar Loak Kaliombo Jalan Tembus Kaliombo Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri. Hasil/ sangsi 30 berupa teguran lisan 30 (jaga jarak) dan membagikan masker 25 buah.
“Selama kegiatan berjalan, aman, lancar dan tekendali,” kata Kapolsek Kediri Kota, Kompol Sugianto, S.Sos. (res/an).
Peristiwa
Kapolres Kediri Kota Bertemu Ketua PN Kediri, Jaga Koordinasi dalam Penegakan Hukum

Kediriselalaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Pengadilan Negeri Kediri, Selasa (6/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dan hubungan kelembagaan antara kepolisian dan pengadilan sebagai sesama unsur dalam sistem penegakan hukum.
Kunjungan berlangsung di kantor Pengadilan Negeri Kediri, Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 14, Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.
Dalam kunjungan tersebut, AKBP Kresno Wisnu Putranto didampingi Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Achmad Elyasarif Martadinata, S.T.K., S.I.K.
Rombongan diterima Ketua Pengadilan Negeri Kediri Purwanta, S.H., M.H., Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kediri Ikrar Niekha Elmayawati Fau, S.H., M.H., serta Panitera Imam Mualimin, S.H., M.H.
Rombongan Kapolres tiba sekitar pukul 09.05 WIB. Lima menit kemudian, Kapolres bersama rombongan menuju ruang kerja Ketua Pengadilan Negeri Kediri.
Pertemuan kemudian berlangsung secara tertutup mulai sekitar pukul 09.15 WIB.
Karena pertemuan berlangsung tertutup dan laporan kegiatan tidak merinci materi yang dibicarakan, Polres Kediri Kota tidak menyampaikan secara spesifik pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi kelembagaan dengan jajaran Pengadilan Negeri Kediri.
“Kunjungan ini merupakan silaturahmi dan kunjungan kerja kami ke Pengadilan Negeri Kediri. Komunikasi dan hubungan kelembagaan yang sudah terjalin perlu terus dijaga,” kata Wisnu.
Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pimpinan Polres Kediri Kota untuk bertemu langsung dengan jajaran pimpinan Pengadilan Negeri Kediri.
Kehadiran Kasat Reskrim dalam kunjungan itu turut menunjukkan keterkaitan koordinasi antarlembaga dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum. Namun, tidak terdapat keterangan mengenai perkara tertentu yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan berakhir dengan foto bersama antara jajaran Polres Kediri Kota dan Pengadilan Negeri Kediri.
Sekitar pukul 11.00 WIB, Kapolres Kediri Kota bersama rombongan meninggalkan kantor Pengadilan Negeri Kediri.
Silaturahmi antarlembaga tersebut diharapkan dapat menjaga komunikasi dan koordinasi dalam pelaksanaan tugas masing-masing, terutama pada tahapan penegakan hukum yang melibatkan kepolisian dan pengadilan. (res/aro)
Peristiwa
Perkuat Sinergi Jelang Agenda Demokrasi, KPU Kabupaten Kediri dan Polres Kediri Kota Bahas DPT hingga Kerawanan Wilayah

Kediriselalaludihati – KPU Kabupaten Kediri melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., di Mapolres Kediri Kota, Selasa (6/10/2026).
Pertemuan membahas evaluasi penyelenggaraan pemilu dan pilkada sebelumnya, pemutakhiran data pemilih, pengamanan distribusi logistik hingga penguatan koordinasi untuk agenda demokrasi mendatang.
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kapolres Kediri Kota mulai pukul 11.00 hingga 12.00 WIB.
Rombongan KPU Kabupaten Kediri dipimpin Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim bersama komisioner Isnaini, Irbabul Ulbab dan Ninik Sunarmi serta Kepala Sekretariat KPU Kabupaten Kediri Puspita Palupi.
Mereka diterima Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto didampingi Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., serta Kanit 1 Sat Intelkam Aiptu Hendik Fajar Hartanto, S.H.
Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim mengatakan, komunikasi antara KPU Kabupaten Kediri dan Polres Kediri Kota selama ini berjalan baik, termasuk dalam mendukung penyelenggaraan tahapan pemilu dan pilkada.
“Alhamdulillah selama ini koordinasi berjalan lancar bersama Polres Kediri Kota,” kata Nanang.
Dalam pertemuan tersebut, KPU juga menyampaikan evaluasi terhadap sejumlah wilayah yang membutuhkan perhatian dalam pelaksanaan pemilu sebelumnya.
Nanang secara khusus menyinggung Daerah Pemilihan (Dapil) 6 yang dinilai memiliki dinamika cukup tinggi karena terdapat sejumlah calon dengan posisi strategis di partai politik.
KPU Kabupaten Kediri juga mengapresiasi dukungan Polres Kediri Kota dalam pemutakhiran data pemilih, termasuk penyampaian data anggota Polri yang telah memasuki masa purnatugas.
Pemutakhiran daftar pemilih memang masih berlangsung pada 2026. KPU Kabupaten Kediri pada 30 September 2026 menetapkan rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III melalui Keputusan KPU Kabupaten Kediri Nomor 32 Tahun 2026 yang ditandatangani Nanang Qosim.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Polres Kediri Kota terkait data anggota yang sudah purnawirawan yang sebelumnya telah dibahas dalam rapat koordinasi daftar pemilih,” ujar Nanang.
Pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) dan distribusi logistik juga menjadi bagian dari pembicaraan.
Menurut Nanang, koordinasi dengan kepolisian dalam pelaksanaan pemilu sebelumnya membantu pengamanan tahapan tersebut, baik pada wilayah yang masuk Kota Kediri maupun Kabupaten Kediri.
“Kami berharap silaturahmi yang terjalin ini dapat terus berlanjut dan menjadi dasar penguatan kerja sama dalam agenda demokrasi yang akan datang,” katanya.
Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menyambut baik kunjungan tersebut. Menurut dia, hubungan antara penyelenggara pemilu dan aparat keamanan perlu terus diperkuat untuk mengantisipasi berbagai dinamika dalam penyelenggaraan pesta demokrasi.
“Kami menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran KPU Kabupaten Kediri yang telah berkenan hadir di Polres sebagai bentuk mempererat hubungan kerja sama dan silaturahmi,” kata Wisnu.
Dalam pertemuan tersebut, Wisnu juga meminta jajarannya, khususnya fungsi intelijen, terus melakukan pemetaan terhadap perkembangan situasi pascapemilu maupun potensi kerawanan yang dapat muncul pada agenda politik berikutnya.
Ia juga menggali evaluasi dari KPU mengenai distribusi logistik ke TPS pada penyelenggaraan sebelumnya, termasuk kemungkinan kendala yang ditemui di lapangan.
“Kami juga ingin mendengar evaluasi dari pihak KPU terkait bagaimana antusiasme masyarakat serta tantangan yang muncul selama pelaksanaan Pilkada kemarin,” ujarnya.
Menurut Wisnu, evaluasi tersebut diperlukan sebagai bahan untuk memperbaiki pola pengamanan pada penyelenggaraan berikutnya.
Pemetaan wilayah, distribusi logistik, pengamanan TPS hingga komunikasi antarinstansi menjadi sejumlah aspek yang perlu disiapkan sejak dini.
“Kehadiran ini menjadi wujud sinergitas antara penyelenggara pemilu dengan aparat keamanan yang sama-sama bertujuan menjaga kelancaran demokrasi,” kata Wisnu.
Ia berharap komunikasi yang selama ini telah dibangun tidak berhenti setelah tahapan pemilu maupun pilkada selesai.
“Harapan kami, jalinan komunikasi dan kerja sama yang sudah terbangun ini terus terjaga sehingga ke depan pelaksanaan pemilu dapat berlangsung kondusif dan sukses,” ujarnya.
Pertemuan tersebut juga relevan dengan agenda pemutakhiran data pemilih yang tetap berjalan di luar tahun pemilu. Selain KPU Kabupaten Kediri, KPU Kota Kediri juga telah menetapkan rekapitulasi PDPB Triwulan III 2026 pada 30 September 2026.
Silaturahmi kemudian ditutup dengan foto bersama. KPU Kabupaten Kediri dan Polres Kediri Kota sepakat menjaga komunikasi dan koordinasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan demokrasi berikutnya.(res/aro)
Peristiwa
Cegah Tahanan Kabur hingga Barang Terlarang, Dirtahti Polda Jatim Minta Pemeriksaan Sel Polres Kediri Kota Tak Sekadar Formalitas
Kediriselaludihati.com – Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Polda Jawa Timur melakukan supervisi pengelolaan rumah tahanan (Rutan) Polres Kediri Kota, pada Senin (5/10/2026). Pemeriksaan tidak hanya menyasar administrasi, tetapi juga kondisi ruang tahanan, pola pengawasan, kebersihan hingga langkah pencegahan masuknya barang terlarang ke dalam sel.
Supervisi berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.20 WIB dan dipimpin Dirtahti Polda Jatim AKBP Hartono, S.Pd., M.M. beserta rombongan.
Kegiatan diawali di ruang video conference lantai dua Command Center Polres Kediri Kota sebelum dilanjutkan dengan pengecekan langsung Rutan Polres Kediri Kota.
Dirtahti Polda Jatim AKBP Hartono mengatakan, supervisi menjadi bagian dari evaluasi untuk mengetahui secara langsung kesiapan rumah tahanan sekaligus berbagai kendala yang dihadapi jajaran kewilayahan.
“Supervisi merupakan program yang wajib dilakukan untuk melihat kesiapan dan keadaan Rutan di wilayah serta kendala dan dinamika yang dihadapi,” kata Hartono dalam arahannya.
Kegiatan tersebut diikuti Kasattahti Polres Kediri Kota Iptu Bendo Setyo, KBO dan operator Satreskrim, Satresnarkoba serta Satlantas, termasuk seluruh personel Sattahti Polres Kediri Kota.
Salah satu perhatian utama dalam supervisi adalah sistem penjagaan tahanan.
Hartono meminta petugas tidak menjadikan pemeriksaan ruang tahanan sebatas rutinitas administratif. Pengecekan harus dilakukan secara menyeluruh hingga bagian dalam sel.
“Petugas jaga tahanan bersama pawas ketika melakukan pengecekan harus melakukannya dengan seksama dan seteliti mungkin hingga ke dalam sel. Jangan formalitas saja,” tegas Hartono.
Menurut dia, pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk mengantisipasi berbagai kejadian yang tidak diinginkan, mulai tahanan melarikan diri, upaya bunuh diri hingga masuknya barang yang dilarang ke dalam Rutan.
Pengawasan tersebut juga perlu diperkuat melalui pemeriksaan berkala maupun inspeksi mendadak oleh Sattahti.
Hartono turut menekankan bahwa pendekatan humanis kepada tahanan tidak berarti memberikan toleransi terhadap pelanggaran aturan di dalam Rutan.
“Tidak ada toleransi untuk pelanggaran. Walaupun kita mempunyai semangat memanusiakan manusia dalam memperlakukan tahanan, apabila terjadi pelanggaran atau penyalahgunaan di Rutan tetap harus ditindak sesuai ketentuan,” ujarnya.
Selain aspek keamanan, supervisi memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan dan kebersihan tahanan.
Petugas diminta memastikan pakaian tidak menumpuk di dalam ruang tahanan. Makanan yang dibawa saat kunjungan keluarga juga harus diawasi agar tidak disimpan terlalu lama, terutama jenis makanan yang cepat basi.
Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga kebersihan ruang tahanan sekaligus mencegah munculnya persoalan kesehatan.
“Perawatan tahanan harus memperhatikan kebersihan. Jangan sampai pakaian menumpuk, termasuk makanan dari besuk tahanan jangan dibiarkan sampai berhari-hari, terlebih makanan yang cepat basi,” kata Hartono.
Aspek lain yang diperiksa adalah ketertiban administrasi tahanan dan barang bukti.
Dittahti Polda Jatim meminta Sattahti terus berkoordinasi dengan satuan fungsi terkait sehingga data yang dimiliki masing-masing bagian tidak berbeda.
Koordinasi diperlukan karena pengelolaan tahanan dan barang bukti bersinggungan dengan penanganan perkara oleh sejumlah satuan fungsi.
Hartono meminta setiap perubahan maupun perkembangan data dikomunikasikan sehingga informasi mengenai tahanan dan barang bukti tetap valid.
Kasattahti Polres Kediri Kota Iptu Bendo Setyo yang mewakili Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan apresiasi atas supervisi tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kedatangan Dirtahti Polda Jatim beserta tim untuk melaksanakan supervisi kepada jajaran Polres Kediri Kota. Arahan dan evaluasi ini menjadi bahan bagi kami untuk meningkatkan pengelolaan tahanan dan barang bukti,” kata Bendo.
Setelah penyampaian arahan, tim Dittahti Polda Jatim melakukan pengecekan Rutan Polres Kediri Kota.
Hasil supervisi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Polres Kediri Kota untuk memperkuat pengawasan tahanan, memastikan kondisi ruang tahanan terpelihara serta menjaga ketertiban administrasi dan pengelolaan barang bukti. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
