Peristiwa
Polsek Mojoroto Dapatkan 18 Pelaku Pelanggaran Protokol Kesehatan di Jalan
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota melaksanakan Operasi Yustisi Penerapan mendagri No 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat, Perda Prov Jatim No. 2 Th 2020, Perwalikota Kediri No. 32 Th 2020 Dan Pememberitahuan Se Walikota Terbaru Nomor 188.45/95/419.003/ 2021 PPKM (Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat) Darurat.
Kegiatan pada hari ini Senin tanggal 26 Juli 2021, Pukul 13.45 wib s/d selesai, bertempat di wilkum Polres Kediri Kota, Kecamatan Mojoroto.
Kegiatan Operasi dilaksanakan secara Stasioner maupun mobile, untuk Polsek Mojoroto dipimpin oleh Pawas AKP Khudori Padal Ipda Wina Nurwarida bersama Instansi Samping.
Razia Protokol Kesehatan Operasi Yustisi di laksanakan di Jl. Raung Kec. Mojoroto Kota Kediri. Petugas Polsek Mojoroto melaksanakan giat himbauan tentang protokol kesehatan serta pembagian masker kepada masyarakat bersama Instansi Samping.
Sanksi Operasi Yustisi terdiri dari Teguran lisan 18. Himbauan masyarakat 5 kali. Petugas Polsek Mojoroto membagikan masker 10.
“Selama kegiatan Operasi Yustisi berjalan lancar, situasi aman terkendali,” kata Kapolsek Mojoroto, Kompol Gatot Setyo B., S.H., M.H. (res/an).
Peristiwa
Jaga Kamtibmas Kota Kediri, Polisi Sisir Toko Emas, Perbankan hingga Area Parkir
Kediriselaludihati – Polsek Kediri Kota meningkatkan patroli harkamtibmas dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan perhatian, mulai dari perbankan, toko emas, pusat perbelanjaan hingga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Rabu (30/9/2026).
Patroli dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan menyisir sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Kediri Kota.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Patroli kami lakukan sebagai langkah pencegahan. Anggota hadir di sejumlah lokasi sekaligus berdialog dengan petugas keamanan agar kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas terus ditingkatkan,” kata Bowo.
Sejumlah lokasi menjadi sasaran patroli, di antaranya Toko Emas Semar di Jalan Dhoho, area parkir Kediri Town Square (Ketos), GraPARI Telkomsel, Bank Jatim Kediri, SPBU Semampir, Bank Woori Saudara Kediri, serta Bank Danamon Kediri.
Patroli dipimpin IPTU Moh. Mexrot selaku perwira pengawas dan AIPTU Anang S. sebagai pengendali. Kegiatan juga melibatkan AIPTU Bekti P., AIPTU M. Chamson S., dan AIPDA Muryadi.
Di sejumlah kantor perbankan, petugas berdialog dengan satuan pengamanan atau satpam. Mereka diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan nasabah maupun lingkungan perbankan.
“Petugas keamanan merupakan salah satu unsur penting dalam pengamanan lingkungan. Karena itu, komunikasi dengan satpam terus kami bangun agar ketika menemukan sesuatu yang mencurigakan dapat segera berkoordinasi dengan kepolisian,” ujar Bowo.
Selain perbankan, polisi menyambangi kawasan pertokoan dan area parkir. Patroli tersebut difokuskan untuk mengantisipasi tindak kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.
Area parkir menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian karena tingginya mobilitas kendaraan dan masyarakat. Kepolisian mengingatkan petugas keamanan maupun pengelola parkir untuk meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan yang keluar dan masuk.
Petugas juga melakukan pemantauan di Toko Emas Semar di kawasan Jalan Dhoho. Kawasan perdagangan tersebut menjadi salah satu titik yang masuk dalam rute patroli untuk mencegah potensi tindak kriminalitas.
“Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang terjadinya tindak kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang beraktivitas,” kata Bowo.
Patroli kemudian menyasar SPBU Semampir. Selain melakukan pemantauan keamanan, petugas mengecek kondisi ketersediaan bahan bakar minyak.
Menurut Bowo, pemantauan SPBU dilakukan sebagai bagian dari patroli untuk memastikan situasi di lokasi pelayanan masyarakat tersebut tetap aman sekaligus memantau ketersediaan BBM.
“Anggota juga menyambangi SPBU untuk memastikan situasi tetap kondusif dan memantau stok BBM. Kami ingin pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Polsek Kediri Kota menegaskan patroli tidak hanya diarahkan pada penindakan ketika terjadi gangguan keamanan. Kehadiran polisi di lapangan juga mengedepankan langkah pencegahan melalui dialog dan penyampaian imbauan kamtibmas.
Masyarakat dan petugas keamanan di setiap lokasi diharapkan ikut berperan dalam menjaga lingkungannya serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.
Dari hasil pemantauan selama kegiatan, situasi di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas di wilayah hukum Polsek Kediri Kota juga berlangsung lancar.
“Keamanan bukan hanya tugas kepolisian. Kami berharap masyarakat ikut meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan masing-masing sehingga situasi Kota Kediri tetap aman dan kondusif,” kata Bowo. (res/aro)
Peristiwa
Musrenbangdes Grogol Bahas Rencana 2027, Polisi Dorong Pembangunan Tetap Jaga Kondusivitas
Kediriselaludihati – Pemerintah Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2027 dengan melibatkan unsur pemerintah, TNI-Polri, lembaga desa hingga perwakilan masyarakat.
Musrenbangdes berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Grogol, Selasa (29/9/2026), mulai pukul 09.00 WIB.
Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H. mengatakan, kehadiran berbagai unsur dalam Musrenbangdes menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi terkait perencanaan pembangunan di tingkat desa.
“Musrenbangdes menjadi ruang bagi unsur pemerintah desa dan masyarakat untuk bersama-sama membahas perencanaan pembangunan. Kami dari kepolisian mendukung agar seluruh proses berjalan tertib, aman dan kondusif,” kata Andang.
Musrenbangdes dihadiri Camat Grogol Galuh Triad Madi, S.STP., Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, serta perwakilan Koramil Grogol Bati Tuud Peltu Djazulianto.
Hadir pula Kepala Desa Grogol Suparyono, Kasi PMD Kecamatan Grogol Didik bersama staf, Bhabinkamtibmas Desa Grogol Aipda Imam Sugiat, Babinsa Serka Ali Mustofa serta pendamping kecamatan dan desa.
Unsur kelembagaan dan masyarakat juga terlibat dalam forum tersebut, di antaranya Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), perangkat desa, RT/RW, PKK, Karang Taruna, BUMDes serta tenaga kesehatan desa.
Menurut Andang, keterlibatan berbagai elemen tersebut penting agar komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dapat berjalan sejak tahap perencanaan.
“Harapannya aspirasi dan kebutuhan masyarakat dapat dibicarakan melalui forum yang tersedia. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan juga dapat diselesaikan secara musyawarah,” ujarnya.
Bhabinkamtibmas Desa Grogol Aipda Imam Sugiat turut mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari pendampingan kepolisian terhadap kegiatan masyarakat dan pemerintahan di tingkat desa.
Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dengan pemerintah desa serta berbagai elemen masyarakat.
“Kami terus mendorong sinergi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa dan masyarakat. Pembangunan akan berjalan lebih baik apabila lingkungan juga aman dan masyarakat ikut menjaga kondusivitas,” kata Andang.
Selain unsur pemerintahan dan keamanan, Musrenbangdes dihadiri Bidan Desa Grogol Cahyowati, Ketua PKK Yani beserta anggota, Direktur BUMDes Grogol, serta Ketua Karang Taruna dan anggota.
Forum Musrenbangdes merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan yang memberi ruang bagi pemerintah desa bersama unsur masyarakat untuk membahas arah dan kebutuhan pembangunan pada tahun anggaran berikutnya.
Andang berharap komunikasi lintas unsur yang telah terbangun melalui forum tersebut terus dijaga dalam pelaksanaan program di Desa Grogol.
“Yang terpenting adalah menjaga kebersamaan dan komunikasi. Kepolisian siap bersinergi untuk menjaga keamanan sehingga kegiatan pemerintahan dan pembangunan di desa dapat berjalan dengan baik,” katanya. (res/aro)
Peristiwa
Kaliombo Perkuat 5 Pilar STBM, Polisi Ajak Warga Jaga Lingkungan Sehat dan Aman
Kediriselaludihati – Upaya mencegah penyakit menular berbasis lingkungan dilakukan di Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri, dengan memperkuat peran kader kesehatan melalui penerapan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Kegiatan pemberdayaan kader tersebut digelar di Pos Kesehatan Kelurahan (Poskeskel) Kaliombo, Selasa (29/9/2026), mulai pukul 10.00 WIB.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Kaliombo Aipda Andrey V.M., S.H. bersama unsur Tiga Pilar turut hadir dalam kegiatan yang mengangkat pencegahan penyakit menular berbasis lingkungan melalui 5 Pilar STBM serta desa dan kelurahan sehat iklim.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan, persoalan kesehatan lingkungan membutuhkan keterlibatan masyarakat karena pencegahan tidak cukup hanya dilakukan oleh petugas kesehatan.
“Peran masyarakat sangat penting. Lingkungan yang bersih dan sehat perlu dibangun melalui kebiasaan bersama, sekaligus tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” kata Bowo.
STBM merupakan pendekatan untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mewujudkan sanitasi yang lebih baik. Lima pilarnya meliputi stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga, serta pengamanan limbah cair rumah tangga.
Melalui pemberdayaan tersebut, kader kesehatan diharapkan menjadi penggerak di tengah masyarakat dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
Kegiatan juga menjadi bagian dari upaya membangun kelurahan yang lebih tangguh menghadapi persoalan kesehatan dan perubahan kondisi lingkungan.
Bhabinkamtibmas Kaliombo dalam kesempatan tersebut mengajak warga tidak hanya memperhatikan persoalan kebersihan dan kesehatan, tetapi juga berpartisipasi menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
“Kami mengimbau seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Lingkungan yang sehat juga harus didukung situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Andrey.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Kelurahan Kaliombo, unsur seksi pemerintahan dan sosial, seksi ekonomi dan pembangunan, Ketua TP PKK, petugas kesehatan, kader kesehatan, Bhabinkamtibmas serta Babinsa.
Sinergi antara pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, kader, Babinsa dan Bhabinkamtibmas diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan sejak dari tingkat lingkungan dan rumah tangga.
Bowo mengatakan, kepolisian melalui Bhabinkamtibmas akan terus mendukung kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan peningkatan kualitas lingkungan dan kehidupan warga.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas bukan hanya ketika ada persoalan keamanan. Kami ingin terus membangun komunikasi dan bekerja bersama masyarakat dalam berbagai kegiatan di lingkungan,” katanya. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
