Connect with us

Peristiwa

Polsek Semen Operasi Yustisi di Pasar Tradisional, Ini Hasilnya

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kapolsek Semen AKP Siswandi, S.H, pada hari Senin tanggal 13 September 2021 mulai pukul 09.00 Wib s/d  10.03

Bertempat Wisma Bapak Camat Semen, Jl. Argowilis desa semen kec semen kab Kediri.

Kapolsek Semen AKP Siswandi, S.H., bersama Danramil Semen di wakili Peltu Mitro, Muspika Semen, Kepala UPTD Puskesmas Semen, kepala desa Semen, petugas Puskesmas, Guru SMPN 1 Semen dan  Guru MTS Bobang hadir dan mengikuti Rakor Vaksinasi yang di pimpin Camat Semen dalam rangka Serbuan Vaksinasi dari Koormatim TNI – AL dengan 2 Lokasi.

Pada tanggal 15 September 2021, bertempat di UPTD Puskesmas Semen. Tanggal 16 September 202, bertempat di balai desa Bobang. Hadir dalam giat Rakor Vaksinasi. Camat Semen, Bapak Jiwo, S.E. Kapolsek Semen, AKP Siswandi, S.H.

Danramil Semen di wakili Peltu Mitro. Kepala UPTD Puskesmas Semen. Kepala desa Semen. Kepala desa Bobang. Petugas Puskesmas Semen. Guru SMPN 1 Semen dan Guru MTS desa Sidomulyo.

“Dalam kegiatan Kapolsek Semen Rakor Vaksinasi berlangsung  lancar, aman dan tertib,” kata Kapolsek Semen AKP Siswandi.

Kemudian, operasi yustisi penerapan PPKM darurat Covit-19 di Wilkum Polsek Semen. Operasi yustisi dalam penegakan inpres nomor 6 tahun 2020, inmendagri nomor 22 tahun 2021, perda prov. Pergub prov jatim nomor 2 tahun 2020,  pergub prov jatim nomor 53 tahun 2020, dan perbup kab kediri nomor 44 tahun 2020  tentang  upaya cegah dan tanggulangi penyebaran covid-19.

Sasaran Operasi Yustisi ini, pada Pasar Semen  Ds. Semen Kec. Semen Kab. Kediri, Pertokoan Jalan Argowilis Kec. Semen Kab.Kediri. Adapun hasil Operasi Yustisi. Pelanggar Protokol Kesehatan terdiri dari Tegoran Lisan 27 Orang dan membagikan masker 20 lembar.

Petugas yang diterjunkan antara lain, Ipda Rudi H. Aiptu Hari P. Aipda Moh Khambali, S.H. Bripka Heru T. Dalam pelaksanaan Operasi Yustisi dapat berlangsung aman dan tertib dan lancar. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Kawal Pembagian Sertifikat Tanah di Banyakan Kediri, Polsek Banyakan Sosialisasikan Operasi Patuh Semeru 2026

Published

on

Kediriselaludihati.com – Sebanyak 171 warga Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, menerima sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), pada Jumat (30/10/2026).

Penyerahan sertifikat yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Manyaran tersebut mendapat pendampingan dan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Polsek Banyakan, Polres Kediri Kota.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dan dihadiri perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri, Kepala Desa Manyaran, perangkat desa, pengurus PTSL, Babinsa, serta warga penerima sertifikat.

Bhabinkamtibmas Desa Manyaran Aiptu Deri Risdianto hadir untuk membantu menjaga ketertiban selama proses pembagian dokumen kepemilikan tanah kepada masyarakat.

Penyerahan sertifikat dilakukan secara simbolis sebelum dilanjutkan dengan pembagian kepada warga yang tercatat sebagai penerima program.

Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono, S.H., mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Kami hadir untuk mendukung kelancaran penyerahan sertifikat PTSL kepada masyarakat. Harapannya, seluruh warga yang berhak menerima dapat mengikuti proses pembagian dengan tertib dan mendapatkan dokumen sesuai ketentuan,” ujar AKP Joko.

Menurutnya, sertifikat tanah memiliki arti penting bagi masyarakat karena menjadi bukti hak atas tanah yang memberikan kepastian hukum terhadap kepemilikan.

Karena itu, ia mengingatkan warga agar menyimpan sertifikat dengan baik dan berhati-hati apabila terdapat pihak yang menawarkan pengurusan dokumen pertanahan dengan cara yang tidak jelas.

“Kami mengimbau masyarakat agar menjaga dokumen sertifikat yang telah diterima. Apabila menemukan persoalan atau hal yang mencurigakan berkaitan dengan pengurusan administrasi pertanahan, sebaiknya berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun instansi yang berwenang,” katanya.

Selain mendukung pengamanan pembagian sertifikat, Polsek Banyakan juga mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan berlalu lintas.

Pesan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

AKP Joko mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk ketika bepergian untuk mengurus keperluan administrasi maupun menghadiri kegiatan desa.

“Saat ini sedang berlangsung Operasi Patuh Semeru 2026. Kami mengajak masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, menggunakan helm SNI saat mengendarai sepeda motor, tidak melawan arus, dan tidak menggunakan telepon genggam ketika berkendara,” ujarnya.

Ia juga meminta para orang tua tidak mengizinkan anak yang belum memenuhi persyaratan mengendarai kendaraan bermotor.

Menurutnya, keselamatan di jalan raya menjadi tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari kesadaran setiap pengguna jalan.

“Jangan menunggu ada petugas baru mematuhi aturan. Keselamatan diri sendiri dan orang lain harus menjadi pertimbangan utama setiap kali berkendara,” kata AKP Joko.

Keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat antara kepolisian dan warga.

Melalui pendekatan Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Banyakan berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan sekaligus memperkuat komunikasi mengenai keamanan lingkungan. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Cegah Pelanggaran dan Kecelakaan, Polisi Pantau Arus Kendaraan di Jembatan Brawijaya hingga Kediri Town Square Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota meningkatkan patroli keselamatan lalu lintas di empat kawasan strategis sebagai bagian dari langkah pencegahan selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, pada Jumat (30/10/2026).

Patroli yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut menyasar Simpang Empat Jembatan Brawijaya, kawasan depan Kediri Town Square, Simpang Empat Ringin Sirah, serta Simpang Empat Lonceng.

Kegiatan dilaksanakan personel Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Kediri Kota dengan pengawasan Kanit Turjawali.

Patroli difokuskan pada pemantauan kondisi lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa patroli preventif menjadi salah satu langkah penting dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026.

“Operasi Patuh Semeru tidak hanya berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan. Melalui patroli di sejumlah titik, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan mengutamakan keselamatan saat berkendara,” ujar AKP Septia.

Menurutnya, pengawasan di kawasan persimpangan dan pusat aktivitas masyarakat diperlukan untuk mengantisipasi gangguan kelancaran arus kendaraan serta perilaku berkendara yang berisiko menimbulkan kecelakaan.

Kehadiran petugas di lapangan juga diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pengendara terhadap rambu, marka jalan, dan ketentuan berlalu lintas.

Operasi Patuh Semeru 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Dalam operasi tersebut, kepolisian memberikan perhatian terhadap sembilan sasaran pelanggaran, yakni penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang tidak sesuai standar, melawan arus, menggunakan telepon genggam saat berkendara, tidak mengenakan sabuk keselamatan, serta menggunakan helm yang tidak memenuhi standar nasional Indonesia (SNI).

Sasaran lainnya meliputi pengendara yang melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, pengemudi dalam pengaruh alkohol atau narkoba, serta pengendara sepeda motor yang membawa penumpang melebihi ketentuan.

AKP Septia mengingatkan bahwa kecelakaan lalu lintas dapat terjadi akibat perilaku berkendara yang mengabaikan aturan keselamatan.

Karena itu, masyarakat diminta tidak menjadikan keberadaan petugas sebagai satu-satunya alasan untuk mematuhi peraturan.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas. Jangan melawan arus, hindari penggunaan ponsel saat berkendara, patuhi batas kecepatan, dan selalu gunakan perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan,” katanya.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar tidak mengizinkan anak yang belum memenuhi persyaratan mengendarai kendaraan bermotor.

Menurutnya, kepedulian keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia sekolah.

“Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat mendukung Operasi Patuh Semeru dengan menjadikan disiplin berlalu lintas sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan hanya selama operasi berlangsung,” ujar AKP Septia.

Melalui patroli di kawasan Jembatan Brawijaya, Kediri Town Square, Ringin Sirah, dan Lonceng, Satlantas Polres Kediri Kota berupaya memperkuat pengawasan serta mencegah potensi gangguan keselamatan lalu lintas. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Cegah Pencurian dan Perampokan, Polisi Perkuat Pengawasan Objek Vital di Kota Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Kediri Kota meningkatkan pengawasan keamanan di sejumlah objek vital dan pusat aktivitas masyarakat untuk mengantisipasi tindak kriminalitas pada malam hari, pada Kamis (29/10/2026).

Patroli yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut menyasar kawasan perbankan, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), minimarket, serta fasilitas telekomunikasi di wilayah hukum Polsek Kediri Kota.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain Bank Jatim di Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa, SPBU Joyoboyo, Alfamart Jalan Joyoboyo, kantor PT Telkom di Jalan Hayam Wuruk, serta Bank BRI di Jalan Brawijaya.

Patroli dipimpin AKP Prayitno bersama sejumlah personel Polsek Kediri Kota. Selain memantau situasi lingkungan, petugas berdialog dengan satuan pengamanan perbankan untuk mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan, patroli malam difokuskan pada lokasi yang memiliki aktivitas ekonomi maupun fasilitas pelayanan masyarakat.

“Patroli kami arahkan ke sejumlah objek vital, termasuk perbankan, SPBU, dan pusat aktivitas masyarakat. Tujuannya untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada warga yang masih beraktivitas pada malam hari,” ujar Kompol Bowo.

Menurutnya, keberadaan petugas keamanan di lingkungan perbankan memiliki peran penting sebagai bagian dari pengawasan awal terhadap situasi di sekitar kantor maupun fasilitas transaksi.

Karena itu, personel Polsek Kediri Kota melakukan komunikasi langsung dengan petugas satuan pengamanan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat koordinasi apabila ditemukan aktivitas mencurigakan.

“Kami mengingatkan petugas keamanan agar selalu memperhatikan situasi lingkungan, terutama pada jam-jam rawan. Apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan, segera berkoordinasi dengan kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” katanya.

Selain perbankan, polisi mendatangi SPBU Joyoboyo untuk memantau keamanan lingkungan sekaligus mengecek kondisi persediaan bahan bakar minyak (BBM).

Pemantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan aktivitas pelayanan masyarakat di SPBU tidak mengalami gangguan keamanan.

Patroli juga diarahkan untuk mengantisipasi tindak kejahatan yang dikenal dengan istilah 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Kompol Bowo menilai upaya pencegahan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kehadiran petugas di lapangan dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Kami mengajak masyarakat, petugas keamanan, dan pengelola tempat usaha untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan. Jangan memberikan kesempatan bagi pelaku kejahatan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan keamanan kendaraan saat diparkir, tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan, serta segera melaporkan potensi gangguan keamanan kepada kepolisian.

Menurutnya, informasi dari masyarakat dapat membantu petugas melakukan langkah pencegahan lebih awal sebelum terjadi tindak kriminalitas.

Kegiatan patroli malam tersebut merupakan bagian dari implementasi program Polisi Bersama Masyarakat, dengan mengedepankan pendekatan dialogis dan kehadiran polisi di lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga.

Melalui patroli rutin, Polsek Kediri Kota berupaya menjaga keamanan lingkungan sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat dan petugas pengamanan objek vital. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page