Peristiwa
Razia Yustisi, Polsek Pesantren Datang ke Balai Kelurahan
Kediriselaludihati.com – Polsek Pesantren Operasi Yustisi Pamor Keris. Kegiatan pada Hari Kamis 24 November 2022, pukul 09.00 wib s/d selesai.
Razia berdasarkan Inmendagri NO.18 TH 2022, TENTANG Pemberlakuan PPKM level 1 Jawa . PERDA PROV JATIM NO. ; 2 TH 2020. PERWALIKOTA KEDIRI NO.60 TH 2020. KEPUTUSAN WALIKOTA KEDIRI.
Nomor 188.45/60/419.003/2021. Tgl 7 Pebruari 2022 .Tentang PERPANJANGAN PPKM (PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT).
Kegiatan Operasi yustisi dan Pamor Keris dipimpin oleh Pawas Iptu Endi Padal, Aiptu Guawan. Kegiatan berlangsung di Balai kelurahan dan sekitarnya Kec. Pesantren.
Petugas memberikan himbauan lisan masyarakat 7. “Selama kegiatan Operasi Yustisi situasi Lancar dan Aman,” kata Kapolsek Pesantren Kompol Sugianto, S.Sos. (res/an)
Peristiwa
Gus Najib Isi Pengajian Islam Rahmatan Lil Alamin di Semampir, Bhabinkamtibmas Pantau Keamanan
Kediriselaludihati.com – Sekitar 150 jamaah mengikuti pengajian Ahad pagi yang diselenggarakan Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) di Masjid Baiturrahman, Jalan Mayor Bismo Nomor 23, Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Minggu (25/10/2026).
Pengajian yang dimulai sekitar pukul 06.30 WIB tersebut mengangkat tema “Menebarkan Islam Rahmatan Lil Alamin” dengan menghadirkan KH Najib Muhamad atau Gus Najib, pengasuh Pondok Pesantren Al Madienah, Denanyar, Jombang, sebagai penceramah.
Kegiatan juga dihadiri Ketua IKADI H. Suparno, seorang purnawirawan TNI, bersama para jamaah yang mengikuti rangkaian pengajian.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir Aiptu Dodik Bagoes Riyadi melaksanakan sambang dan patroli pemantauan di sekitar lokasi.
Selain memantau situasi keamanan, petugas berkoordinasi dengan panitia mengenai ketertiban jamaah dan penataan kendaraan di area parkir masjid.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menjelaskan melalui laporan kegiatan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan keagamaan.
“Pengajian merupakan kegiatan positif yang mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Kami mendukung kegiatan tersebut dengan melakukan pemantauan keamanan agar seluruh jamaah dapat mengikuti pengajian dengan tertib dan nyaman,” kata Kompol Bowo.
Pengajian Ahad pagi IKADI kali ini mengangkat semangat Islam rahmatan lil alamin, yakni ajaran Islam yang membawa rahmat dan kebaikan bagi seluruh alam.
Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menghadirkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, kepedulian sosial, dan hubungan yang baik antarsesama.
Dalam laporan kegiatan, pengajian juga memuat pesan mengenai pentingnya menjaga semangat beribadah, mempererat silaturahmi, serta mencari ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat.
Kehadiran para jamaah dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pengajian rutin masih menjadi salah satu ruang pertemuan masyarakat untuk memperdalam pengetahuan agama sekaligus memperkuat hubungan sosial.
Di sisi lain, kegiatan yang melibatkan banyak jamaah membutuhkan perhatian terhadap ketertiban lingkungan, terutama akses keluar masuk lokasi dan penataan kendaraan.
Karena itu, Aiptu Dodik Bagoes Riyadi menyampaikan pesan kamtibmas kepada panitia agar memperhatikan kelancaran kegiatan, ketertiban peserta, serta pengaturan parkir.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan maupun hambatan yang dapat mengganggu kenyamanan jamaah dan pengguna jalan di sekitar masjid.
Kompol Bowo menekankan pentingnya kerja sama antara pengurus masjid, panitia penyelenggara, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengimbau panitia untuk memperhatikan penataan parkir dan ketertiban jamaah, terutama saat kedatangan maupun kepulangan peserta. Dengan koordinasi yang baik, kegiatan keagamaan dapat berlangsung lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.
Menurutnya, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dilakukan melalui patroli, tetapi juga melalui komunikasi langsung dengan warga.
Kegiatan sambang Bhabinkamtibmas menjadi salah satu sarana untuk menjalin hubungan dengan masyarakat sekaligus mengetahui kondisi keamanan di lingkungan kelurahan.
Melalui pendekatan tersebut, kepolisian dapat menyampaikan imbauan secara langsung dan membangun kerja sama dengan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama dan pengurus tempat ibadah.
Kompol Bowo berharap kegiatan keagamaan yang membawa pesan kebaikan dapat terus menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan kerukunan masyarakat.
“Semangat Islam rahmatan lil alamin hendaknya juga tercermin dalam kehidupan bermasyarakat, melalui sikap saling menghargai, menjaga kerukunan, dan peduli terhadap keamanan lingkungan. Kepolisian bersama masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga suasana yang damai dan kondusif,” katanya.
Berdasarkan laporan Polsek Kediri Kota, kegiatan pengajian Ahad pagi IKADI di Masjid Baiturrahman berlangsung aman, lancar, dan terkendali selama pemantauan dilakukan.
Kehadiran Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir menjadi bagian dari pelayanan kepolisian untuk mendukung kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat komunikasi antara polisi dan masyarakat di Kota Kediri. (res/aro)
Peristiwa
Cegah Gangguan Lingkungan, Bhabinkamtibmas Tamanan Kota Kediri Minta Peternak Rutin Bersihkan Kandang
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, mengingatkan pemilik usaha peternakan ayam di Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri untuk menjaga kebersihan kandang dan mengelola limbah ternak dengan baik. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya bau tidak sedap yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi peternakan.
Imbauan tersebut disampaikan Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamanan, Aipda Sigit Sutanto, saat menyambangi kandang ayam milik Asmikan di RT 02 RW 03, Kelurahan Tamanan, pada Jumat (9/10/2026), sekitar pukul 10.00 WIB.
Dalam kunjungannya, Aipda Sigit meminta pemilik peternakan membersihkan kotoran ayam setiap hari. Petugas juga mengingatkan agar sekam yang telah bercampur dengan kotoran ternak tidak dibakar karena bau yang ditimbulkan dapat mengganggu warga sekitar.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., menekankan pentingnya pengelolaan limbah peternakan agar aktivitas usaha tidak menimbulkan persoalan lingkungan.
“Kami mengimbau pemilik peternakan agar selalu menjaga kebersihan kandang, termasuk membersihkan kotoran ayam setiap hari. Sekam yang sudah bercampur dengan kotoran ternak jangan dibakar karena bau dan asapnya bisa mengganggu masyarakat sekitar,” kata Kompol Rudi.
Pengelolaan limbah peternakan menjadi perhatian karena berkaitan dengan kepentingan ekonomi pemilik usaha sekaligus kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
Aktivitas peternakan yang tidak disertai pengelolaan limbah secara baik berpotensi menimbulkan keluhan warga. Apabila dibiarkan, persoalan tersebut dapat memengaruhi hubungan sosial antara pemilik usaha dan masyarakat di lingkungan permukiman.
Karena itu, komunikasi langsung antara Bhabinkamtibmas dan pemilik peternakan menjadi salah satu cara untuk mendorong penyelesaian persoalan sebelum berkembang menjadi perselisihan.
Kegiatan sambang tersebut berlangsung menjelang pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026 yang berfokus pada penanggulangan tindak kriminalitas, termasuk pencurian, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, dan kejahatan jalanan.
Meski pengelolaan limbah peternakan bukan sasaran utama operasi, pembinaan masyarakat tetap menjadi bagian dari tugas kepolisian dalam memelihara keamanan dan ketertiban di lingkungan permukiman.
Upaya pencegahan gangguan ketertiban tidak hanya dilakukan melalui penindakan terhadap pelaku kejahatan, tetapi juga melalui komunikasi dan penyelesaian persoalan yang berpotensi menimbulkan konflik sosial.
Di lingkungan permukiman, keberadaan usaha peternakan membutuhkan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan hak masyarakat untuk memperoleh lingkungan yang bersih serta nyaman.
Pemilik peternakan diharapkan dapat menjalankan usahanya dengan tetap memperhatikan dampak yang ditimbulkan, terutama melalui pembersihan kandang secara teratur dan pengelolaan limbah yang tidak merugikan warga sekitar.
Dengan pendekatan tersebut, persoalan lingkungan diharapkan dapat ditangani melalui kesadaran dan tanggung jawab bersama sebelum berkembang menjadi gangguan ketertiban masyarakat. (res/an)
Peristiwa
Polsek Mojoroto Kediri Hadiri Jalan Sehat Sarungan di Ngampel, Perkuat Kebersamaan dan Keamanan Warga
Kediriselaludihati.com – Warga Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, memperingati Hari Santri Nasional 2026 dengan menggelar Jalan Sehat Sarungan, pada Minggu (25/10/2026). Kegiatan yang mengambil lokasi start dan finis di halaman Masjid Al Muttaqin, RT 20 RW 03, tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan.
Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan dimulai sekitar pukul 06.00 WIB dan menjadi bagian dari upaya masyarakat memeriahkan Hari Santri melalui aktivitas olahraga sekaligus mempererat silaturahmi.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngampel Aiptu Soleh turut menghadiri kegiatan bersama unsur tiga pilar untuk memastikan pelaksanaannya berjalan aman dan tertib.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., menjelaskan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun kedekatan dengan warga sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
“Jalan Sehat Sarungan dalam rangka Hari Santri ini merupakan kegiatan positif yang mempererat kebersamaan warga. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama unsur tiga pilar menjadi bentuk dukungan kepolisian agar kegiatan masyarakat dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” kata Kompol Rudi.
Jalan Sehat Sarungan menjadi salah satu cara masyarakat memperingati Hari Santri dengan menggabungkan aktivitas olahraga dan identitas budaya pesantren.
Sarung yang lekat dengan kehidupan santri memiliki makna lebih dari sekadar pakaian sehari-hari. Dalam tradisi pesantren, sarung menjadi bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya diajak menjaga kesehatan, tetapi juga mengenang peran santri dan pesantren dalam kehidupan berbangsa.
Peringatan Hari Santri Nasional setiap 22 Oktober menjadi momentum untuk mengingat kontribusi kalangan santri dalam perjuangan kemerdekaan sekaligus perannya dalam pembangunan bangsa.
Tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” yang diangkat dalam kegiatan di Ngampel menempatkan santri sebagai bagian dari masyarakat yang diharapkan terus berkontribusi melalui pendidikan, pengabdian, dan kepedulian sosial.
Sementara itu, keterlibatan unsur tiga pilar dalam kegiatan tersebut memperlihatkan kerja sama aparat kewilayahan dalam mendukung aktivitas masyarakat.
Bhabinkamtibmas memiliki peran menjalin komunikasi dengan warga sekaligus membantu menjaga situasi kamtibmas melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Kompol Rudi mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban dan kerukunan dalam setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman. Semangat kebersamaan dalam peringatan Hari Santri ini diharapkan juga hadir dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Komunikasi yang baik antara warga, tokoh masyarakat, pemerintah kelurahan, dan kepolisian dapat membantu mencegah munculnya persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Karena itu, kegiatan masyarakat seperti jalan sehat juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan sosial dan membangun rasa saling peduli.
Melalui kehadiran Bhabinkamtibmas, kepolisian berupaya memastikan masyarakat dapat melaksanakan kegiatan dengan nyaman sekaligus menjaga komunikasi yang baik dengan warga.
Berdasarkan laporan Polsek Mojoroto, seluruh rangkaian Jalan Sehat Sarungan di Kelurahan Ngampel berlangsung lancar, tertib, terkendali, dan aman.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang memadukan semangat kebersamaan, olahraga, dan pelestarian tradisi masyarakat santri di Kota Kediri. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
