Peristiwa
Ribuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
Kediriselaludihati.com – Pengajian Rutin malam Rabuan Gus Lik di Langgar Kulon, Jl. Hos Cokroaminoto, Kel. Jamsaren Kec. Pesantren, Kota Kediri, Selasa 10 Maret 2020 mulai pukul 21.00 WIB. Pengajian ini dihadiri jama’ah kurang lebih 4000 orang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kh.Moch.Douglas Toha Yahya(Gus Lik),Toga/Tomas Kota/Kab. Kediri, Muslimat NU / Jemaah PMJ (Pengajian Malam Jumat) Kota/Kab. Kediri, Jama’ah pengajian Kota/Kab. Kediri, Masyarakat Kota Kediri dan sekitarnya.
Dimulai dari Pembukaan Sholawatan diiringi musik Rebana, Pembacaan surat Al Fatikah ke leluhur, Tausiah Oleh Gus Lik. “Kita tidak boleh Takut oleh Apapun ,Apalagi oleh penyakit yg skr ini trend Corona karena itu semua juga dari Allah Swt,Kita harus berdoa dan bermusahabah untuk terhindar dari segala Musibah.Nabi Muhammad Saw sangat mencintai Umatnya karena pembuka Pintu Surga pertama dan menunggu umatnya agar bisa masuk Semua.Oleh karena itu Hidup kita Untuk beribadah kepada Allah Swt sampai Akhir Hayat,” ungkap Gus Lik.
Lalu, Pembacaan Istiqosah dan tahlil diikuti seluruh jamaah Pembacaan Sholawat Kepada Nabi Muhammad Saw diiringi rebana. Penanggung Jawab kegiatan KH. Muhammad Douglas Toha Yahya ( Gus Lik ).
Anggota Polsek Pesantren melakukan pengamanan dalam kegiatan keagamaan ini. Dipimpin oleh Pawas Iptu Yoyok dengan jumlah anggota 10 orang. Mereka bergabung dengan dua personil TNI / Koramil dan 30 Anggota Pengamanan internal/Banser.
“Kegiatan berakhir pkl. 22. 17 Wib dengan situasi hujan dan berlangsung lancar dan kondusif,” kata Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi. (res/an).
Entertainment
Polsek Kediri Kota Amankan Jumpa Penggemar Woko Channel, Wali Kota Hadiri Pemutaran Film
Kediriselaludihati – Para pemain Woko Channel menemui penggemar sebelum pemutaran khusus film Piye To Kih? di Cinema XXI, lantai tiga Mal Ramayana, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Ringinanom, Kota Kediri, Jumat (6/11/2026). Acara yang dimulai pukul 18.00 WIB itu dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., dan Wakil Wali Kota Kediri K.H. Qowimuddin Thoha, S.H., atau Gus Qowim.
Kediri dipilih sebagai lokasi home premiere karena di kota inilah Woko Channel merintis karya komedi mereka. Penggemar yang selama ini mengenal para pemain lewat kanal YouTube tersebut berkesempatan bertemu langsung, lalu menonton film mereka di layar lebar.
Sutradara Ito Mavin mengaku sudah mengikuti Woko Channel sejak para pemainnya masih membuat video dengan telepon seluler. “Saya dulu pengikutnya Woko Channel ketika masih syuting pakai handphone. Kemudian saya berpikir bahwa suatu hari saya harus ajak mereka untuk main film,” kata Ito dalam konferensi pers di Kediri.
Polsek Kediri Kota turut mengamankan rangkaian acara, mulai dari jumpa penggemar hingga nonton bersama. Bhabinkamtibmas Ringinanom Ajun Inspektur Polisi Dua Eko Prayitno bertugas di lokasi dan mengajak pengunjung menjaga ketertiban. Kepala Kepolisian Sektor Kediri Kota Komisaris Polisi Bowo Wicaksono, S.Sos., menyebut tujuan pengamanan itu agar tercipta “situasi aman dan kondusif”.
Selain wali kota dan wakil wali kota, acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kediri, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kediri, dan Babinsa Ringinanom.
Film komedi supranatural ini berkisah tentang Mukidi, yang membeli rumah tua untuk membuktikan kesiapannya menikah. Rencananya berubah setelah ia bertemu Sukma, perempuan dari alam lain. Heri Chandra memerankan Mukidi, Dara Sarasvati memerankan Sukma, dan Sutrisno Agung tampil sebagai Gendut.
Sekitar 80 persen dialog film menggunakan bahasa Jawa. Setelah pemutaran khusus di Kediri, Piye To Kih? dijadwalkan menggelar gala perdana di Jakarta pada 12 November, sebelum tayang di bioskop secara nasional mulai 19 November 2026. (res/aro)
Inspirasi
Subuh Keliling di Masjid Al Amal Kediri, Kompol Siswandi Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Selepas Isya
Kediriselaludihati – Kepala Kepolisian Sektor Pesantren Komisaris Polisi (Kompol) Siswandi, S.H., mengajak warga Kelurahan Betet, Kota Kediri, mengaktifkan kembali ronda malam untuk mencegah pencurian.
Saat menemui jemaah Masjid Al Amal, Sabtu (7/11/2026), ia juga meminta orang tua memperhatikan kegiatan anak selepas Isya agar mereka tidak berkeliaran hingga larut malam.
Kompol Siswandi menyampaikan imbauan itu seusai shalat Subuh berjemaah di Masjid Al Amal, RT 02 RW 01, Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren. Menurut dia, pengawasan orang tua diperlukan untuk mencegah anak terlibat perkelahian, tawuran, dan penyalahgunaan narkoba.
Di lingkungan permukiman, Kompol Siswandi meminta warga mewaspadai pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor. Selain mengajak warga kembali menjalankan sistem keamanan lingkungan atau siskamling, ia mengingatkan jemaah agar waspada terhadap penipuan daring.
“Melalui shalat Subuh Keliling ini kami ingin Polri selalu dekat dengan masyarakat, hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi dan bersama-sama menjaga Pesantren tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Siswandi.
Kegiatan Subuh Keliling dimulai pukul 03.30 WIB sebagai bagian dari program Quick Wins Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat. Ketua takmir dan pengurus Masjid Al Amal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Betet mengikuti shalat berjemaah bersama anggota Polsek Pesantren dan Bhabinkamtibmas Betet Ajun Inspektur Polisi Satu Sulaiman.
Kepada jemaah, Kompol Siswandi juga berpesan agar warga terus memakmurkan masjid dan menjaga kerukunan antartetangga. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh hoaks maupun isu suku, agama, ras, dan antargolongan. Kehati-hatian serupa, menurut dia, diperlukan saat menyikapi informasi di media sosial mengenai korupsi dan keutuhan negara. (res/aro)
Inspirasi
Polsek Pesantren Bantu Warga yang Lupa Alamat Pulang, Petunjuk Warga Lain Mempertemukannya dengan Keluarga
Kediriselaludihati – Seorang warga yang tersesat di Lapangan Grogol, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, kembali bertemu dengan anaknya di Pasar Loak Kaliombo, Sabtu (7/11/2026).
Bhabinkamtibmas Singonegaran Brigadir Polisi Kepala M. Rifai mengantarnya ke pasar setelah mendapat petunjuk dari seseorang yang mengenal anak warga tersebut.
Sekitar pukul 11.00 WIB, Rifai mendatangi warga itu di Lapangan Grogol, RT 38 RW 08. Warga tersebut tidak ingat alamat rumahnya. Di lokasi, seseorang yang mengenal anaknya memberi tahu Rifai bahwa sang anak berada di Pasar Loak Kaliombo.
Berbekal informasi itu, Rifai mengantar warga tersebut dari lapangan menuju pasar. Di sana, ia bertemu kembali dengan anaknya.
Kepala Kepolisian Sektor Pesantren Komisaris Polisi Siswandi, S.H., mengingatkan warga agar menghubungi Bhabinkamtibmas atau layanan kepolisian 110 ketika ada gangguan keamanan di lingkungan mereka.
“Segera melapor ke Bhabinkamtibmas atau Call Center 110 apabila ada gangguan kamtibmas di lingkungannya,” kata Kompol Siswandi. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa4 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
-
Inspirasi6 years agoPonpes Al Falah Ploso Mojo Kediri Terima Kedatangan Santri pada Juli 2020
