Connect with us

Peristiwa

3 Perguruan Silat di Wilayah Kecamatan Semen Gelar Kesepakatan Untuk Menjaga Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Semen melaksanakan kegiatan Rakor Kesepakatan 3 Perguruan Silat wilayah Kec.Semen untuk tetap menjaga kamtibmas Semen aman dan kondusif.

Kegiatan, pada hari ini Kamis tanggal 16 Maret 2023 pukul 10.00 WIB s/d 10.30 WIB telah dilaksanakan Kegiatan Rakor Kesepakatan 3 Perguruan silat Semen untuk menjaga kamtibmas wilayah Kec Semen tetap aman kondusif.

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah AKP NI KETUT SUARNINGSIH S.H Kapolsek Semen. IPTU ISDIYAT S.Pd Wakapolsek Semen. PELTU MITRO SUGIANTO Perwakilan Danramil Semen

Perwakilan Kec.Semen. SISWANTO Ketua Pagar Nusa Kec. Semen. DIDIK S Ketua SH.Teratai Kec. Semen. JASIM Ketua IKSPI Kec.Semen dan Anggota Perguruan silat.

Rangkaian kegiatan tersebut adalah sebagai berikut: Pembukaan. Sambutan sambutan, Arahan Perwakilan danramil semen Peltu Mitro Sugianto.

“Puji syukur kita bisa berkumpul dalam kegiatan ini dalam keadaan sehat walafiat . Mohon maaf pak Danramil tidak bisa mengikuti kegiatan karena ada kegiatan di Kodim. Saya perkenalkan saya perwakilan dari pak Danramil bila beliau berhalangan saya yang mewakili kegiatan beliaunya. Intinya bahwa arahan dari pimpinan kita Dandim ingin mengetahui keadaan sebenarnya di wilayah Semen tidak hanya mendengar atau melihat saja melalui medsos saja. Kita ada slogan banner Beda gpp asal bisa rukun. Keinginan pimpinan kita agar wilayah semen aman dan kondusif tidak hanya sekedar laporan saja.yang diharapkan laporan yang ada sesuai yang di lapangan dengan harapan tetap kondusif. Pesan dari beliau mari jaga sama sama situasi yang kondusif ini jangan ada gesekan. Di kec. Semen ada tiga perguruan silat dengan pimpinan masing masing saling menjaga keamanan dan saling koordinasi jangan sampai ada masalah sedikit apapun dan semua diharapkan saling koordinasi dan jangan sampai bermasalah dengan hukum. Bila tidak terselesaikan baru ke hukum. Kita mengajak semua bekerja sama menjaga semen dan semua harus saling mendukung. Semua perguruan ajarannya baik dan bila ada masalah adalah hanya oknum. Dan pimpinan juga harus bertanggungjawab bila ada permasalahan di anak buahnya. Kita dari muspika siap membantu permasalahan dan tetap saling ber koordinasi dan penyelesaian masalah. Tetap jaga bersama keamanan di wilayah semen,” katanya.

Arahan Kapolsek Semen AKP Ni Ketut Suarningsih SH. “Puji syukur kita bisa hadir dalam kegiatan ini dengan intinya kita ciptakan situasi aman kondusif sesuai dari arahan pimpinan. Dan para pengurus hendaknya bisa mengatur organisasi nya. Dengan harapan wilayah semen ini kondusif. Saya harapkan semua perguruan mematuhi peraturan yang ada. Dan kita akan bekerja sama saling mengingatkan dan menjaga situasi keamanan. Kita antar perguruan harus saling menghormati dan menjaga dan bila ada kejadian jangan cepat memviralkan di medsos. Terkait pencak door selama ini di adakan di Lirboyo dan untuk ijin yang mengeluarkan ijin adalah dari polres. Kami ingin tetap semua saling menjaga kondusifitas wilayah semen,” ungkapnya.

Arahan Ketua Pagar Nusa Semen sdr Siswanto. “Jumlah warga PN ada sekitar 1300 orang untuk padepokan pusat di PP Lirboyo. Bila ada semua pelanggar hukum silahkan diproses hukum. Kami sudah beri pengertian ke adek adek dan para keluarga. Untuk kedepannya kami minta bimbingan dari TNI polri dan bila ada pelanggar bisa dititipkan dulu di Polsek atau Koramil dengan harapan bisa tercipta situasi kondusif. Dalam masa usia produktif kami tetap akan bina adek adek kami. Kami ingin diberikan suatu wadah dalam satu gugus keamanan dibawah naungan TNI polri. Kita tidak bisa mengawasi semua nya apalagi dari warga luar semen. Terkait pencak door saya setuju bila tetap diadakan sebagai pelestarian budaya leluhur. Mungkin dengan usulan bisa diadakan serentak di tiap tiap kecamatan,” katanya.

Arahan Ketua SH Teratai Semen Sdr. Didik S/ “Warga SH disemen sekitar 200 orang sebagian ada yang merantau dan untuk kegiatan latihan biasanya malam Senin Selasa dan malam Jumat dan sabtu. Kami ingin pihak keamanan bisa tetap untuk memberikan himbauan keamanan dan arahan demi kebaikan perguruan silat di wilayah semen,” ujarnya.

Arahan Ketua IKS sdr.Jasim. ” Warga IKSPI semen sekitar 500 orang tersebar diwilayah semen terutama wilayah barat. Untuk latihan Base camp di wilayah semen beku 2,” katanya.

Arahan Wakapolsekta Semen Iptu Isdiyat S.Pd. “Dari semua perguruan silat bila ada satu perguruan di kota lain ada gesekan saya himbau wilayah semen tidak usah ikut membantu rekannya. Dan semua harus bisa ikut meredam dan tidak perlu ikut ikutan. Kita ciptakan wilayah kita sendiri bisa aman kondusif. Silahkan bila ada penyampaian Aspirasi akan ditampung semua,” ungkapnya.

Arahan sdr Sugeng warga IKS Semen. Kita adalah semua saudara bila ada kejadian kami berharap bila ada oknum bermasalah silahkan diamankan kita tidak akan melindungi karena sudah kami beri peringatan sebelum nya. Kami berharap penyaluran kegiatan yang muda mudi beri waktu tempat seperti arena pencak door. Kami ingin bila baju sakral bisa diperbolehkan dalam even kegiatan karena itu adalah sebagai bagian identitas kami selama di arena pencak door. Untuk even pencak door cukup diadakan wilayah semen saja. Warga yang dari luar kita akan larang,” katanya.

Sesi foto Bersama. Pukul 10.30 : Doa dan Penutup Kegiatan Rakor Selesai.

“Catatan Bahwa dari Rakor tersebut warga 3 perguruan silat telah bersepakat untuk saling menjaga wilayah kec.Semen tetap aman dan kondusif. Kegiatan secara umum tidak di temukan hambatan atau kendala dalam pelaksanaan kegiatan dan tidak terjadi hal-hal yang menonjol. Selama pelaksanaan giat tersebut berjalan aman, tertib dan lancar terkendali,” kata Kapolsek Semen AKP Ni Ketut Suarningsih, S.H. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Polisi Pastikan Penyampaian Aspirasi Berjalan Tertib, Aman, dan Kondusif

Published

on

Kediriselaludihati.com – Jajaran Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, melaksanakan pengamanan aksi damai yang digelar Aliansi Pemuda Bersatu di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri, Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Senin (29/6/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung tertib, aman, serta tidak mengganggu ketertiban umum.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin Ipda Fery Widianto, S.H., dengan melibatkan personel Polsek Mojoroto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto Aiptu Andri Jatmiko, serta dukungan personel gabungan Polres Kediri Kota.

Aksi damai diikuti sekitar 15 orang yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Bersatu di bawah koordinasi Ahmad Maslianto. Dalam penyampaian aspirasinya, massa menyuarakan sejumlah tuntutan terkait penanganan dugaan kasus di lingkungan pendidikan, di antaranya meminta evaluasi terhadap kepala sekolah, penanganan tegas terhadap dugaan predator anak di lingkungan sekolah, serta penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana asusila yang melibatkan tenaga pendidik.

Sejak awal kegiatan, aparat kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan pengamanan terbuka sekaligus melakukan komunikasi kepada peserta aksi agar penyampaian pendapat dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Polri memiliki tanggung jawab untuk mengawal setiap penyampaian aspirasi masyarakat agar dapat berlangsung secara tertib, aman, dan sesuai aturan. Kami mengedepankan pendekatan persuasif sehingga seluruh pihak dapat menyampaikan pendapatnya dengan baik tanpa mengganggu kepentingan masyarakat lainnya,” ujarnya.

Menurut Kompol Rudi, personel di lapangan juga memberikan imbauan kepada peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban, menghindari tindakan provokatif, serta menghormati hak pengguna jalan maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara santun, menjaga situasi tetap kondusif, dan mematuhi arahan petugas. Dengan komunikasi yang baik, seluruh kegiatan dapat berlangsung aman tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas,” katanya.

Pengamanan melibatkan sejumlah personel, di antaranya Aiptu Margono, Aiptu Andri Jatmiko, AIPTU Sugiono, Aiptu Hengky AP, Aipda Yuda Kuswantoro, Aipda Terry, Aipda Krisnawan, Aipda Indra Kusuma, Aipda Tri Retno, Aipda Sodik, serta personel gabungan Polres Kediri Kota.

Selama kegiatan berlangsung, aparat kepolisian terus melakukan pemantauan terhadap jalannya aksi sekaligus berkoordinasi dengan pihak penyelenggara dan instansi terkait guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Kompol Rudi menegaskan bahwa Polri berkomitmen menjaga keseimbangan antara perlindungan terhadap kebebasan menyampaikan pendapat dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Setiap warga negara memiliki hak menyampaikan aspirasi. Tugas kami adalah memastikan hak tersebut dapat dilaksanakan dengan aman, tertib, dan tidak mengganggu ketenteraman masyarakat. Itulah wujud pelayanan Polri yang humanis dan profesional,” tegasnya.

Setelah seluruh aspirasi disampaikan, kegiatan berakhir dalam suasana tertib dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun insiden yang menonjol selama pelaksanaan aksi damai.

Keberhasilan pengamanan tersebut kembali menunjukkan komitmen Polsek Mojoroto dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan dialogis serta pengamanan yang profesional, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Kediri Kota. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sasar Pelajar hingga Pengemudi Ojek Online, Budaya Tertib Lalu Lintas Terus Ditanamkan Satlantas Polres Kediri Kota

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota terus menguatkan budaya keselamatan berlalu lintas melalui pendekatan edukatif kepada berbagai lapisan masyarakat. Senin (29/6/2026), Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas menggelar dua kegiatan sekaligus, yakni latihan Polisi Cilik (Pocil) dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 serta program Polisi Menyapa yang menyasar para pengemudi ojek online.

Kegiatan pertama berlangsung pukul 09.00 hingga 10.30 WIB di SDS Pawyatan Dhaha Kota Kediri. Latihan Polisi Cilik dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota dengan melibatkan Kepala Sekolah SDS Pawyatan Dhaha, pelatih koreografi CK Dance, para wali murid, serta siswa-siswi yang tergabung dalam Polisi Cilik.

Latihan tersebut merupakan bagian dari persiapan penampilan Polisi Cilik dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Para peserta mendapatkan pembinaan kedisiplinan, kekompakan, serta latihan gerakan yang mengedepankan nilai-nilai ketertiban dan disiplin sebagai implementasi budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan pembinaan Polisi Cilik menjadi salah satu investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang memiliki kesadaran hukum dan disiplin berlalu lintas.

“Polisi Cilik bukan sekadar menampilkan keterampilan baris-berbaris atau koreografi, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter. Melalui kegiatan ini kami menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini,” ujarnya.

Usai kegiatan di sekolah, Unit Kamsel melanjutkan program Polisi Menyapa pada pukul 11.00 hingga 11.30 WIB di Jalan Kyai Mojo, Kota Kediri. Dalam kegiatan tersebut, petugas berdialog langsung dengan para pengemudi ojek online sambil memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara.

Selain menyampaikan imbauan agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petugas juga mengingatkan para pengemudi untuk mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan saat bekerja, menggunakan perlengkapan keselamatan secara lengkap, serta membangun etika berlalu lintas sebagai kebutuhan bersama.

“Pengemudi ojek online memiliki mobilitas yang sangat tinggi dan menjadi bagian penting dari pelayanan transportasi masyarakat. Karena itu, kami mengajak mereka untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjadi pelopor keselamatan di jalan raya,” kata AKP Tutud.

Menurutnya, pendekatan humanis melalui dialog langsung dinilai lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dibandingkan hanya mengedepankan penindakan.

“Kami ingin membangun budaya keselamatan melalui edukasi. Ketika masyarakat memahami bahwa keselamatan adalah kebutuhan, maka kepatuhan terhadap aturan lalu lintas akan tumbuh dari kesadaran, bukan karena takut terhadap sanksi,” jelasnya.

AKP Tutud menambahkan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satlantas Polres Kediri Kota dalam mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) melalui edukasi yang menyentuh seluruh kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak hingga para pekerja di sektor transportasi.

“Kami akan terus memperluas edukasi keselamatan berlalu lintas kepada seluruh elemen masyarakat. Dengan keterlibatan semua pihak, budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh sehingga mampu menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Antusiasme para peserta Polisi Cilik maupun pengemudi ojek online menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang dilakukan Satlantas Polres Kediri Kota mendapat respons positif dari masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sisir SPBU, Perbankan, Pertokoan hingga Permukiman, Polsek Pesantren Kediri Perkuat Harkamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Jajaran Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota terus meningkatkan patroli Harkamtibmas pada malam hari sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor) serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Patroli dilaksanakan, pada Minggu (28/6/2026) mulai pukul 21.30 WIB dengan menyasar sejumlah objek vital dan kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.

Kegiatan dipimpin AKP Aris Purwanto bersama personel Polsek Pesantren, yakni Aiptu Supari, Aiptu Yudha Perwira, Aiptu Tamsirul Anam, dan Aiptu Wahyudi, S.H. Tim patroli bergerak menyisir sejumlah lokasi strategis, di antaranya SPBU Pesantren, Alfamart Pesantren, BRI Unit Pesantren, serta kawasan Perumahan Wisma Asri.

Selain memantau situasi keamanan, petugas juga melakukan dialog dengan petugas keamanan, karyawan, dan masyarakat yang ditemui di lokasi patroli. Dalam kesempatan tersebut, personel kepolisian menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, khususnya pada malam hari.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan, patroli rutin merupakan salah satu strategi kepolisian dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli Harkamtibmas kami laksanakan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan,” ujarnya.

Menurut Kompol Siswandi, sasaran patroli diprioritaskan pada lokasi-lokasi yang memiliki tingkat kerawanan maupun aktivitas masyarakat yang cukup tinggi, seperti objek vital, kawasan perbankan, pertokoan, permukiman, hingga tempat-tempat yang masih beroperasi pada malam hari.

“Objek vital dan pusat aktivitas masyarakat menjadi perhatian kami karena memiliki mobilitas yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, kami terus meningkatkan patroli dialogis agar masyarakat merasa aman sekaligus dapat menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas,” katanya.

Dalam patroli tersebut, petugas juga mengingatkan pengelola pertokoan, petugas SPBU, pihak perbankan, serta warga agar selalu memastikan sistem keamanan lingkungan berfungsi dengan baik, termasuk mengaktifkan ronda malam, memperhatikan area parkir kendaraan, dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh warga,” tambah Kompol Siswandi.

Patroli dialogis yang dilakukan juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Melalui komunikasi langsung di lapangan, petugas dapat menyerap berbagai informasi maupun aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan situasi keamanan di lingkungan masing-masing.

Selama pelaksanaan patroli, situasi di seluruh lokasi yang menjadi sasaran terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aktivitas masyarakat berlangsung normal tanpa ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun tindak kriminal yang menonjol.

Kompol Siswandi menegaskan bahwa Polsek Pesantren akan terus mengintensifkan patroli pada jam-jam rawan sebagai bentuk komitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Melalui patroli yang konsisten dan pendekatan humanis kepada masyarakat, kami berharap situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Pesantren tetap terjaga. Sinergi antara polisi dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page