Connect with us

Peristiwa

Gelar Pertemuan, FKUB Kota Kediri Bahas PPKM Skala Mikro

Published

on

Kediriselaludihati.com – Rakor Kapolresta Kediri dengan FKUB Kota Kediri terkait Pelaksanaan PPKM Mikro di Klenteng Tjoe Hwie Kiong jl. Yos Sudarso Wilkum Polresta Kediri.

Kegiatan berlangsung pada hari Selasa tgl 9 Februari 2021, Pkl 13.30 sd Selesai dilaksanakan Giat Rakor Oleh Kapolresta Kediri dengan FKUB Kota Kediri Terkait Pelaksanaan PPKM Mikro di Klenteng Tjoe Hwie Kiong Wilkum Polres Kediri Kota

Kegiatan Rakor dihadiri Oleh Kapolresta Kediri beserta PJU Polresta Kediri. FKUB Kota Kediri antara lain  Prayitno Sutikno FKUB Khonghucu , Emy Kuasa sekretariat FKUB perwakilan  NU, Agung FKUB LDII,  Hari FKUB perwakilan Muhammadiyah, Hendro FKUB Buddha,   Komang FKUB Hindu, Romo Made FKUB katolik,  Erlick FKUB dari perwakilan Katolik, Pendeta Timotius Kabul FKUB Kristen, Erson Bamag, Romo Jauhari dari Katholik Santo Yosef

Dalam Kesempatan ini Kapolres Menyampaikan Agar FKUB Kota Kediri Mendukung Pelaksanaan PPKM Mikro di Kota Kediri. Dalam kesempatan ini Kapolres Kediri Kota menyampaikan Terkait PPKM Mikro di Wilkum Polresta Kediri.

FKUB Kota Kediri Menyampaikan Akan Mendukung Penuh Kegiatan Pelaksanaan PPKM Mikro di Wilkum Polresta Kediri. “Dalam kegiatan dilakukan dgn mempedomani protokol kesehatan giat berjalan dengan aman lancar dan kondusif,” kata Kapolresta Kediri AKBP EKO PRASETYO ,SH, SIK, MH. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Pelepasan Hak Lahan Resmi Dilakukan, Proyek Tol Kediri–Tulungagung Masuki Tahap Percepatan Pembangunan

Published

on

Kediriselaludihati – Proses pengadaan tanah untuk pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung kembali mencatat kemajuan signifikan. Sebanyak 18 bidang tanah di Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, resmi menerima pembayaran uang ganti kerugian (UGR) dengan total nilai mencapai Rp18,3 miliar dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Gayam, Selasa (23/6).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 17.05 WIB tersebut sekaligus menjadi tahapan pelepasan hak atas objek pengadaan tanah yang akan digunakan untuk pembangunan salah satu proyek strategis nasional di wilayah Kediri dan Tulungagung.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri Dra. Asri Surjanti, S.H., M.Kn., QRMP, Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jalan Tol Kediri–Tulungagung Linanda Krisni, S.S.AP., M.AP., Camat Mojoroto Abdul Rahman, S.H., M.Si., perwakilan Bank BNI, pihak pelaksana proyek, unsur pemerintah daerah, serta warga penerima ganti kerugian.

Kepala Kelurahan Gayam Kusumawanti, S.Sos., M.M., dalam sambutannya mengingatkan warga agar memanfaatkan dana ganti kerugian secara bijaksana untuk kepentingan jangka panjang.

“Alhamdulillah proses yang panjang akhirnya sampai pada tahap pembayaran. Kami berharap uang ganti kerugian ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, tidak hanya untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga untuk investasi yang bermanfaat bagi masa depan keluarga,” ujarnya.

Ia juga berharap pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Gayam dan Kota Kediri secara umum.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri Dra. Asri Surjanti menegaskan bahwa pembayaran ganti kerugian yang dilakukan hari ini merupakan titik akhir dari proses administrasi pengadaan tanah yang telah berlangsung cukup panjang.

“Hari ini merupakan momentum yang sangat penting. Setelah proses yang panjang, akhirnya sampai pada tahap pembayaran ganti kerugian. Setelah dana masuk ke rekening masing-masing pihak yang berhak dan pelepasan hak ditandatangani, maka secara hukum hak atas tanah tersebut telah beralih kepada negara untuk kepentingan pembangunan jalan tol,” jelasnya.

Asri juga mengingatkan masyarakat agar mengelola dana yang diterima secara bijaksana dan produktif.

“Gunakan uang ganti rugi ini dengan baik. Jangan hanya untuk kebutuhan konsumtif, tetapi pikirkan investasi dan masa depan keluarga. Pembangunan ini merupakan program pemerintah yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat luas,” katanya.

Ketua Tim Pengadaan Tanah Jalan Tol Kediri–Tulungagung Linanda Krisni menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung program pembangunan nasional dengan merelakan lahannya digunakan untuk kepentingan umum.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh warga yang telah mendukung proses pengadaan tanah. Per hari ini, setelah pelepasan hak ditandatangani, status tanah secara resmi beralih menjadi tanah negara dan dapat segera dimanfaatkan untuk percepatan pembangunan jalan tol,” ujarnya.

Menurut Linanda, total pembayaran uang ganti kerugian yang disalurkan pada kegiatan tersebut mencapai Rp18,3 miliar untuk 18 bidang tanah yang berada di Kelurahan Gayam.

Dalam kesempatan yang sama, Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Laksono Setiawan menegaskan komitmen kepolisian untuk mengawal seluruh tahapan pembangunan agar berjalan aman dan kondusif.

“Pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung merupakan proyek strategis yang bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Polri dalam kegiatan ini untuk memastikan seluruh proses berjalan secara aman, tertib, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

AKP Laksono menambahkan bahwa pihaknya memahami tanah yang terdampak memiliki nilai ekonomi maupun emosional bagi masyarakat. Karena itu, seluruh aspirasi warga harus dihormati dan diselesaikan melalui mekanisme yang telah ditetapkan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah dan pihak terkait. Apabila masih terdapat hal-hal yang perlu dijelaskan, silakan disampaikan melalui jalur yang tersedia sehingga seluruh proses dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujarnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan dokumen kepemilikan tanah kepada Kantor Pertanahan Kota Kediri untuk dilakukan validasi. Setelah dinyatakan lengkap, para pihak menandatangani berita acara pelepasan hak dan berita acara pemberian ganti kerugian.

Tahap berikutnya, warga yang berhak menerima buku rekening Bank BNI dan pembayaran dilakukan melalui mekanisme transfer langsung ke rekening masing-masing penerima.

Pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung sendiri diharapkan menjadi salah satu infrastruktur strategis yang mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di kawasan Mataraman, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang koridor jalan tol.

Selama pelaksanaan kegiatan pemberian ganti kerugian dan pelepasan hak berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan kendala berarti maupun gangguan keamanan yang dapat menghambat jalannya kegiatan. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Wali Kota Kediri Hadiri Launching EMAS, Sinergi Pemda dan BPN Diperkuat untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Published

on

Kediriselaludihati – Pemerintah Kota Kediri bersama Kantor Pertanahan Kota Kediri resmi menandatangani kesepakatan bersama sekaligus meluncurkan aplikasi EMAS dalam sebuah kegiatan yang digelar di Kantor Pertanahan Kota Kediri, Jalan Mayor Bismo Nomor 25, Kelurahan Semampir, Selasa (23/6).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat dari unsur pemerintah daerah, Kantor Pertanahan, TNI, Polri, kejaksaan, serta tamu undangan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang pertanahan.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir Aiptu Dodik Bagoes Riyadi bersama Babinsa setempat turut melaksanakan patroli dan sambang sekaligus menghadiri kegiatan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama acara berlangsung.

Acara dihadiri Wali Kota Kediri, , Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri Dra. Asri Suryanti, S.H., M.Kn., QRMP, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kediri Ir. Endang Kartika Sari, S.T., M.M., jajaran Pemerintah Kota Kediri, unsur TNI-Polri, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kota Kediri.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.

“Sinergi antara Pemerintah Kota Kediri dan Kantor Pertanahan menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik. Kami berharap berbagai inovasi yang dihadirkan mampu memberikan kemudahan serta kepastian layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri menyampaikan bahwa peluncuran aplikasi EMAS merupakan bagian dari transformasi digital yang terus dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan pertanahan.

“Digitalisasi pelayanan menjadi kebutuhan saat ini. Melalui aplikasi EMAS, kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses, cepat, dan efisien sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan pertanahan dengan lebih baik,” katanya.

Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kota Kediri dan Kantor Pertanahan Kota Kediri. Kesepakatan itu diharapkan mampu mempercepat proses koordinasi dan integrasi data dalam berbagai program pembangunan daerah yang berkaitan dengan bidang pertanahan.

Selain menjadi momentum peluncuran inovasi pelayanan publik, kegiatan tersebut juga menunjukkan kuatnya sinergitas lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah. Kehadiran unsur TNI, Polri, kejaksaan, dan organisasi perangkat daerah menjadi bukti bahwa pelayanan kepada masyarakat membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mendukung program pemerintah sekaligus menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

“Polri selalu siap mendukung setiap program pembangunan dan pelayanan publik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran anggota di lapangan juga untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Hingga seluruh rangkaian acara selesai, kegiatan berlangsung dengan tertib dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun hambatan yang berarti selama pelaksanaan penandatanganan kesepakatan bersama dan peluncuran aplikasi EMAS.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Kediri dan Kantor Pertanahan Kota Kediri diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di era digital. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Sepak Bola Antar Polres Dikawal Ketat Aparat Kepolisian

Published

on

Kediriselaludihati – Turnamen sepak bola Bhayangkara Cup IV dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 resmi digelar di Lapangan Brawijaya, Kota Kediri, Selasa (23/6).

Kegiatan yang mempertemukan sejumlah tim dari jajaran kepolisian di wilayah Jawa Timur tersebut mendapat pengamanan ketat dari personel Polres Kediri Kota guna memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan lancar.

Sebelum pertandingan dimulai, Kanit Provos Polres Kediri Kota memimpin apel sekaligus memberikan arahan dan petunjuk pelaksanaan (APP) kepada seluruh personel yang telah tersprint dalam kegiatan pengamanan. Apel dilaksanakan sebagai langkah awal untuk menyamakan persepsi, pembagian tugas, serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama pertandingan berlangsung.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngronggo, Aiptu Aris Hadi Suryanto, turut melaksanakan pemantauan dan pengamanan di lokasi kegiatan bersama personel lainnya yang terlibat dalam operasi pengamanan turnamen.

Pada hari pertama pelaksanaan, pertandingan dibuka dengan laga antara Polres Kediri melawan Polres Tulungagung yang digelar pukul 14.00 WIB. Selanjutnya, pertandingan kedua mempertemukan Polres Blitar Kota melawan Polres Trenggalek pada pukul 16.00 WIB.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal untuk menjamin seluruh peserta, official, maupun penonton dapat menikmati pertandingan dengan aman dan nyaman.

“Turnamen Bhayangkara Cup bukan hanya ajang olahraga dan kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat soliditas serta sinergitas antaranggota Polri. Karena itu, aspek keamanan menjadi prioritas utama agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan tertib dan lancar,” ujarnya.

Menurut Bowo, kehadiran personel pengamanan di lokasi tidak hanya berfungsi menjaga ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan.

“Kami telah menempatkan personel sesuai ploting yang telah ditentukan. Tujuannya untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan serta memastikan situasi tetap kondusif selama pertandingan berlangsung,” katanya.

Turnamen Bhayangkara Cup IV menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati tahun ini. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat hubungan dan kebersamaan antaranggota kepolisian dari berbagai wilayah.

Di tengah atmosfer pertandingan yang penuh semangat sportivitas, aparat kepolisian tetap mengedepankan langkah-langkah preventif guna menjaga stabilitas keamanan. Pemantauan dilakukan sejak sebelum pertandingan dimulai hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Kapolsek menambahkan bahwa semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari, tetapi juga melalui kegiatan positif yang membangun kebersamaan dan kesehatan jasmani personel.

“Melalui kegiatan olahraga seperti ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, meningkatkan kekompakan, serta memperkuat jiwa sportivitas di lingkungan Polri,” tuturnya.

Hingga berakhirnya pertandingan pada hari pertama, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar lokasi kegiatan terpantau aman dan terkendali. Seluruh rangkaian pertandingan berlangsung lancar tanpa adanya gangguan yang menonjol.

Polres Kediri Kota memastikan pengamanan akan terus dilakukan secara optimal selama pelaksanaan Bhayangkara Cup IV berlangsung sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page