Connect with us

Peristiwa

Unit Sabhara Polsek Kediri kota Gerebek Warung Jual Miras

Published

on

Kediriselaludihati.com – Unit Sabhara Polsek Kediri kota pada hari Rabu tanggal 31 maret 2021 sekira pukul 12.00 Wib, telah Ungkap Kasus miras. Kegiatan berlangsung, pada Hari Rabu tanggal 31 maret 2021 sekira pukul 12.00 Wib.

TKP di  Warung Jln. Smu 6  Rt 03 Rw 05 Kel. Rejomulyo Kec. Kota  Kediri. Pelaku Kristina kartini, (41 tahun) warga Jln. Smu 6 Rt 03 Rw 05 Kel. Rejomulyo Kec. Kota Kediri.

Awalnya, pda hari Rabu tgl 31 maret 2021 sekira pukul 12.00 wib, Anggota Unit sabhara Polsek Kediri kota Iptu Cham Sunarko dan Aiptu sujono pada saat patroli mendapat informasi dari masyarakat bahwa di warung Sdri Or stina Kartini, Jln. Smu 6 Rt 03 Rw 05 Kel. Rejomulyo Kec.Kota Kediri dipergunakan untuk jual miras.

Setelah dilakukan tindakan Kepolisian didapati di dalam warung Sdri Kristina kartun ada 4 (empat) botol Miras merk Bintang Kuntul isi @920 ml, selanjutnya  pelaku penjual miras berikut barang bukti dibawa ke Polsek Kediri kota guna proses penyidikan lebih lanjut.

Pelaku melanggar Perda Kota Kediri No. 12 tahun 1983 tentang ijin penjualan minuman keras merujuk PERMENDAG Nomer 6/M-DAG/PER/1/2015 tentang perubahan ke dua atas Permendag Nomer 20/M-DAG/PER/4/2014 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkhohol.

“Selama kegiatan berlangsung aman lancar dan terkendali,” Kapolsek Kediri Kota, Kompol Sugianto S.Sos. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Kapolres Kediri Kota : “Kebersamaan Jadi Kunci Menciptakan Kediri yang Aman dan Harmonis”

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota menggelar kegiatan olahraga futsal bersama elemen mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan (Ormek) di Lapangan Futsal Sekartaji, Kamis malam (28/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., didampingi pejabat utama Polres Kediri Kota. Sejumlah perwakilan mahasiswa hadir, di antaranya Ketua PMII Kota Kediri Irgi, Ketua GMNI Guruh, Ketua BEM Universitas Brawijaya Kediri Gifari, Ketua BEM UNP Luky, Ketua BEM UIN Yusuf Muza, serta Ketua BEM UIT Tribakti Bahir bersama jajaran pengurus.

Kapolres Kediri Kota menyampaikan bahwa olahraga bersama ini bukan sekadar kegiatan fisik, melainkan sarana untuk menjalin silaturahmi dan mempererat komunikasi antara kepolisian dengan mahasiswa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menciptakan hubungan yang lebih cair dan harmonis. Mahasiswa adalah mitra strategis Polri dalam menjaga kedamaian, termasuk di tengah dinamika aspirasi masyarakat. Dengan kebersamaan, situasi kondusif di Kota Kediri bisa terus terjaga,” ujar AKBP Anggi.

Kegiatan futsal berlangsung seru dan penuh keakraban, dengan semangat sportivitas yang tinggi dari kedua tim. Para peserta terlihat menikmati pertandingan, diiringi suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Selain menjaga kesehatan personel, olahraga bersama ini juga menjadi upaya meredam potensi gesekan di lapangan, terutama saat banyak aksi unjuk rasa terjadi di kota-kota besar. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan mahasiswa dan kepolisian bisa selalu berada dalam satu frekuensi menjaga kondusifitas daerah. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Kapolsek Pesantren Ajak Masyarakat Perkuat Harkamtibmas Lewat Komunikasi Tiga Pilar

Published

on

Kediriselaludihati -– Polsek Pesantren kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai sarana komunikasi dan penyelesaian persoalan masyarakat secara langsung. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Warung Ketepeng, Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jumat (29/8/2025).

Kegiatan dipimpin Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., didampingi para Kanit, personel Bhabinkamtibmas, dan perwakilan warga Kelurahan Tosaren. Suasana dialog berjalan santai, penuh keterbukaan, dan diwarnai aspirasi warga terkait situasi kamtibmas di lingkungan mereka.

Dalam sambutannya, Kompol Siswandi mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah dengan mengedepankan komunikasi melalui tiga pilar kelurahan, yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan tokoh masyarakat.

“Kelurahan Tosaren ini sangat kompleks karena terdiri dari berbagai latar belakang. Maka penting menjaga kebersamaan. Jika ada persoalan, sampaikan kepada tiga pilar agar segera dicari solusi yang terbaik,” ujarnya.

Kapolsek juga menyinggung pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap isu-isu menyesatkan. “Jangan terbawa arus berita hoaks yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jika ragu, silakan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau Babinsa agar tidak menimbulkan keresahan,” tegasnya.

Dalam sesi tanya jawab, salah satu warga menyampaikan keluhan terkait banyaknya polisi tidur di Jalan Tosaren III yang dinilai justru membahayakan pengendara. Menanggapi hal itu, Kapolsek menegaskan perlunya pemasangan speed bump sesuai aturan dan hasil musyawarah warga. “Harus dikomunikasikan baik-baik agar tidak menimbulkan salah paham, dan dimediasi melalui tiga pilar,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Melalui Jumat Curhat, Polsek Pesantren berharap tercipta komunikasi yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat, sehingga situasi kamtibmas di Kota Kediri tetap terjaga dengan baik. (res/aro)

Continue Reading

kriminal

Satreskrim Polres Kediri Kota Amankan Produsen Miras Palsu dan Pelaku Pengeroyokan

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri Kota berhasil mengungkap tiga kasus menonjol yang menjadi perhatian publik. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Rupatama Mako Polres Kediri Kota, Jumat (29/8/2025).

Kasus pertama yang diungkap adalah dugaan keracunan minuman keras (miras) yang menyebabkan dua orang meninggal dunia di salah satu kafe kawasan Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.

Wakapolres Kediri Kota Kompol Yanuar Rizal Ardianto menegaskan bahwa jajaran kepolisian berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut. “Hari ini kami berhasil mengungkap tiga kasus, yaitu dugaan keracunan miras, produksi miras ilegal, dan pengeroyokan,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Cipto Dwi Leksana, menambahkan bahwa hasil pemeriksaan ahli penyakit dalam RS Muhammadiyah, Labfor, serta Balai POM Kediri menunjukkan adanya dugaan intoksikasi alkohol pada korban. “Kelebihan konsumsi miras diduga menyebabkan kerusakan organ hingga mengakibatkan kematian,” ungkapnya.

Kasus kedua terkait produksi miras impor palsu yang diedarkan di wilayah Kediri. Polisi menemukan pelaku memproduksi beberapa merek miras impor yang tidak memenuhi standar. “Miras palsu ini sangat berbahaya bagi kesehatan. Kami mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap peredaran miras ilegal,” tegas AKP Cipto.

Selain itu, Polres Kediri Kota juga berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang terjadi pada Senin, 18 Agustus 2025, di wilayah Kecamatan Banyakan. Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan 10 orang, dengan empat orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk dua anak berhadapan dengan hukum.“Selanjutnya, para tersangka kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

Dengan pengungkapan tiga kasus tersebut, Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan, menindak tegas pelaku tindak kriminal, serta melindungi masyarakat dari ancaman miras ilegal dan aksi premanisme. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page