Connect with us

Peristiwa

Kunjungan Tim Tenaga Ahli ( Satgas Covid19 ) Di Kota Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Pada hari Selasa tanggal 04 Mei 2021 mulai pukul 08.45 Wib s/d 11.00 Wib bertempat di Wilayah Kota Kediri telah dilaksanakan kunjungan Tim Tenaga Ahli Pendamping ( Satuan Tugas Penanganan Covid19 ) melakukan pendampingan penguatan/pembentukan Posko.

Petugas mengidentifikasi situasi yang ada dan sumber daya yang tersedia, serta melakukan diskusi untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh posko satgas ditingkat Kabupaten / Kota.

Adapun Tim Tenaga Ahli Pendamping Satgas Penanganan Covid19. Kombes Pol. Dally Achmad Mutiara, S.I.K dan Andi Ilham Said, MSOM, Ph.D

Kegiatan dimulai Pukul 08.45 Wib melaksanakan pengecekan Posko PPKM Skala Mikro di Kantor Kel. Banjarmlati Kec. Mojoroto Kota Kediri didampingi     Aspan ( Kasi Kedaruratan & Logistik BPBD Kota Kediri ) :

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kelurahan Banjarmlati     Nanang Jumari, S.sos beserta 3 pilar.Kanit Binmas Polsek Mojoroto AKP Zaenuri. KBO Binmas Polres Kediri Kota IPTU Ibnu Sa’i. Anggota Polsek Mojoroto dan Polres Kediri Kota.

Selanjutnya melaksanakan Pengecekan ruang Isolasi karantina Pekerja Migran Indonesia ( PMI ) dari Taiwan, datang tgl 30 April 2021 karantina selama 5 hari, selanjutnya dilakukan test PCR apabila negatif diperbolehkan pulang.

Pengecekan Vaksinasi Covid19 bagi Lansia di Kel. Banjarmlati tahap.Pengecekan Struktur Posko Covid PPKM Mikro, Pengecekan Peta penyebaran, Kerawanan dan pencegahan Covid19 Pengecekan Kegiatan Satgas covid1,  Pengecekan Data masyarakat yg terpapar Covid19 sebanyak 36 orang ( 3 MD dan 33 sembuh ). Zona hijau di tiap RT / RW ditandai Bendera Hijau.

Pukul 09.10 Wib meninggalkan PPKM Mikro Kel. Banjarmlati menuju ke PPKM Mikro Kel. Ngadirejo Kota Kediri. Pukul 09.25 Wib tiba di ruang Comand Center Pemkot Kediri. .Hadir dalam kegiatan tersebut AKBP. Eko Prasetyo S.I.K, SH.MH (Kapolres Kediri Kota)

Kemudian, Mayor Czi. Gatot Palwo Edi (Kasdim 0809/Kediri),  Bagus Alit SE.MM (Sekda Kota Kediri), Chevi Ning Suyudi ST. MT. ( Asisten Administrasi Umum), dr. Fauzan Adima M.Kes. (Ka.Dinkes/Kota Kediri) dan Ibu. Indun Munawaroh S.stp (PLT. Kalaksa BPBD Kota Kediri)

Penyampaian Sekda Kota Kediri     Bagus Alit, SE, MM. “Bahwa menjelang Mudik Lebaran ada ruang isolasi di setiap Kelurahan. Ruang isolasi bagi pendatang atau PMI dari luar Kota Kediri. Sampai saat ini ada 7 PMI yg datang di Kota Kediri dan dilakukan karantina / isolasi. Anggaran Covid19 yang digunakan Pemkot Kediri sampai Bulan Desember. Mudah mudahan covid19 segera berakhir dan anggaran bisa tercukupi. Di Kota kediri dalam menghadapi pandemi covid, dengan melakukan sidak Tracing dan Testing. Pendataan hasil Testing Rapid Antigen di Laboratorium / Pelayanan Kesehatan / klinik dan pemantauan melalui Aplikasi,” katanya.

Paparan Ibu Indun Munawaroh Plt. Kalaksa BPBD Kota Kediri : “Kondisi covid PPKM Mikro tahap VI tgl 20 April – 03 Mei tingkat kesembuahan 89,23 %, kasus aktif 0,29 %, Ketersediaan ruang isolasi 21,23 %, tingkat kematian 10,47 %. Angka kematian memang tinggi karena kondisi pasien mempunyai komorbit. Zonasi sudah bagus seluruh masyarakat Kota Kediri menerapkan protokol Kesehatan. Kita terus melaksanakan upaya mengantisipasi penyebar covid19 dan kami menggalakkan Donor Konvalesen sampai paada tanggal 03 Mei 2021 jumlah donor plasma 305 kantong dan di distribusikan 298 kantong untuk 231 pasien, saat ini sisa 7 kantong di PMI. Pendataan Rapid Antigen di Laboratoriun / klinik / Pelayanan Kesehatan wajib dan pemantauan melalui Aplikasi,” bebernya.

“Implementasi Aplikasi Sigap untuk memantau lokasi yg berpotensi kerumunan sampai tingkat RT dan RW. Vaksinasi di Kota Kediri sudah memvaksin 1.478 Ketua RT dan 326 RW, Tenaga pendidik, Pondok Pesantren, Tokoh agama pedagang pasar dan PD. pasar, pekerja media, driver Ojek online, pekerja Mall dan Lansia. Strategi penanganan Pekerja Migran Indonesia ( PMI ) di Kota Kediri, di kota Kediri lebih sedikit dibanding Kab. Kediri. Mengoptimalkan peran PPKM Mikro, baik PPKM Mikro Kecamatan maupun PPKM Mikro Kelurahan, Melakukan pengawasan terhadap PMI yang pulang ke wilayah Kota Kediri, Menyediakan tempat isolasi di 46 PPKM Mikro Kelurahan. Pemerintah Kota Kediri telah menyediakan 138 tempat tidur bagi PMI yang akan kembali ke Kota  Kediri, yang tersebar di 46 Kelurahan. Melakukan Pemeriksaan Kesehatan terhadap PMI yang di isolasi serta tracing terhadap keluarga PMI Hambatan pelaksanaan selama 13 bulan bertugas tidak ada hambatan,” tambahnya.

  Chevi Ning Suyudi ST. MT. ( Asisten Administrasi Umum). “Bahwa Penerapan antisipasi mudik Lebaran seperti Tahun lalu, dimana Tahun lalu di setiap Kecamatan sudah kami sediakan lokasi isolasi Mandiri bagi pendatang. Melakukan Cek poin di Terminal dan Stasiun, bagi pemudik melalui tranpostasi umum wajib isolasi mandiri. Untuk tahun ini berbeda sekarang isolasi di masing-masing Kelurahan, saat ini antisipasi Mobil pribadi yg dapat mengantisipasi ketua Rt dan Rw diwilayah masing-masing Kelurahan. Selanjutnya melaporkan ke di Posko Keluarahan. Babinkamtibmas dan Babinda selalu aktif melakukan patroli bagi . Partisipasi masyarakat yg dapat mendukung semua ini, anggaran dari APBD,” jelasnya.

Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo, SIK, SH, MH. “Salah satu Upaya Polres Kediri Kota dalam penanganan dan pencegahan Covid19 di Kota Kediri bersama instansi terkait melaksanakan Operasi Yustisi dan Patroli himbauan ke warung, cafe tempat kerumunan lainnya. Saat ini kita Antisipasi masyarakat yang belanja di Mall, kami sudah bentuk Posko di 5 titik lokasi Mall di Kota Kediri. Untuk penyekatan Arus Mudik Lebaran di Kota Kediri tidak ada, dimana di Jatim ada 7 titik namun diwilayah kami hanya terdapat Pos penyeimbang,” ujarnya.

Kadinkes Kota Kediri dr. Fauzan Adima : “Bahwa sebelumnya testing PCR di RS di support dari Pusat, mulai Desember sudah tidak ada dukungan dari Pemerintah, sehingga kami me standarisasi. Sudah ada Varian baru yg luput dari Testing itu, saya khawatir ada PMI membawa virus varian qbaru tidak bisa di deteksi PCR yg kita punya. Hasil penelitian di Surabaya ada varian baru 2 Kasus, harusnya itu yg di antisipasi oleh pusat yg bisa mendeteksi Varian baru,” urainya.

Kombes Pol Dally Achmad Mutiara, SIK ( Tim Satgas Covid19 ) menyampaikan salam hormat dari Ketua Satgas Penanganan Covid19 pusat     Doni Monardo, kami ditugaskan untuk melakukan koordinasi dan sinkronisasi penanganan Covid19 sejawa bali ada 7 Propinsi. Sehingga dibutuhkan pendampingan pembentukan penguatan PPKM skala Mikro.

“Seperti kita ketahui di Media telah terjadi lonjakan penambahan kasus covid dalam kegiatan keagamaan, Salam dari titipan pesan dari Pak Doni Monardo antisipasi menjelang Mudik lebaran bagaiamana kita mencegah penyebaran covid19. Langkah apa yg dilakukan Pemkot Kediri apabila ada yg Mudik, sedangkan dari Pemerintah pusat adanya larangan mudik,”katanya.

  Andi ilham Said ( Tim Satgas Covid19 ) mengatakan, Hambatan apa yg di rasakan selama Pandemi covid19 dari petugas Gugus Covid di Kota Kediri. Virus itu sifatnya mutasi dan akan bermutasi terus, tinggal kita lebih mempercepat Vaksinasi. Vaksin sekarang dan antigen yg saat ini digunakan masih cocok, mudah2an Vaksin lebih cepat dari pada mutasi virusnya. Kami akan kami sampaikan dan koordinasi ke Pusat terkait ketersediaan alat testing PCR sesuai apa yg disampaikan Kadinkes.

Pukul 10.00 Wib giat selesai, selanjutnya menuju ke PPKM skala Mikro Kel. Ngronggo Kota Kediri melaksanakan pengecekan Posko. Pukul 10.20 Wib tiba di PPKM Skala Mikro Kel. Ngronggo Kec. Kota Kediri. Hadir dalam giat   Eko Lukmono (Kasat Pol PP Kota Kediri)   Nurcholis (Camat Kota Kediri), Ibu Indun Munawaroh (Plt Kalaksa BPBD Kota Kediri), Kakel Ngronggo     Heru Sugiarto dan Bhabinkatibmas Ngronggo.

Selanjutnya melaksanakan Pengecekan ruang isolasi. Lumbung Logistik Kampung Tangguh Semeru. Melaksanakan dialog hambatan Posko PPKM dan penanganan pemudik dari luar Kota Kediri. Pukul 10.45 Wib meninggalkan Posko PPKM Skala Mikro Kel. Ngronggo Kec. Kota Kediri. Kegiatan selesai, selama kegiatan berjalan aman dan kondusif. (res/an).

Continue Reading

Inspirasi

Kunjungan ke Pospam dan Posyan Disertai Pemberian Bingkisan untuk Petugas di Lapangan

Published

on

Kediriselaludihati – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri melakukan peninjauan langsung ke sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan Operasi Ketupat Semeru 2026 pada malam takbir Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 21.30 WIB tersebut diawali dari rumah dinas Wali Kota Kediri di Jalan Basuki Rahmat. Rombongan kemudian bergerak menggunakan dua unit bus menuju sejumlah titik pengamanan yang telah disiapkan oleh Polres Kediri Kota.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota KH Qowimuddin Thoha, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, unsur TNI, DPRD, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Kediri dan Polres Kediri Kota.

Adapun sasaran peninjauan meliputi Pospam Jalan Ahmad Yani, Pospam Jalan Dhoho, serta Pos Pelayanan Alun-alun Kota Kediri. Di setiap titik, rombongan melakukan pengecekan kesiapan personel serta sarana prasarana pendukung pengamanan malam takbir dan Hari Raya Idul Fitri.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H, S.IK,M.H didamping Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota, Ny Yani Anggi mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh personel siap menjalankan tugas pengamanan secara optimal.

“Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan anggota di lapangan dalam mengamankan malam takbir dan perayaan Idul Fitri, sehingga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar AKBP Anggi.

Selain melakukan pengecekan, Forkopimda juga memberikan bingkisan kepada personel yang tengah bertugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ramah tamah di Balai Kota Kediri, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke Pospam Ahmad Yani, Pospam Dhoho, dan Pos Pelayanan Alun-alun sebelum kembali ke Balai Kota.

Selama peninjauan berlangsung, situasi di seluruh titik terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran Forkopimda di lapangan diharapkan dapat meningkatkan semangat personel sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.

Polres Kediri Kota bersama unsur terkait menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian perayaan Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat merayakan dengan aman dan nyaman. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Polres Kediri Kota Lakukan Pengamanan Takbir Keliling Yayasan Perjuangan Wahidiyah

Published

on

Kediriselaludihati – Kegiatan takbir keliling yang digelar Yayasan Perjuangan Wahidiyah Pondok Pesantren Kedunglo Al Munadhoroh berlangsung khidmat dan tertib di Kota Kediri, Jumat (20/3/2026) malam. Kegiatan ini mendapat pengamanan dari jajaran Polres Kediri Kota bersama Polsek Mojoroto.

Takbir keliling dimulai sekitar pukul 19.30 WIB hingga 22.30 WIB dengan melibatkan sekitar 100 peserta dari lingkungan pondok pesantren. Kegiatan diawali dari Masjid Pondok Pesantren Kedunglo Al Munadhoroh dan menempuh rute panjang mengelilingi sejumlah ruas jalan utama di Kota Kediri sebelum kembali ke titik awal.

Hadir dalam kegiatan tersebut Romo KH Abdul Madjid Ali Fikri bersama pengurus Yayasan Perjuangan Wahidiyah. Dalam amanatnya, ia mengingatkan agar momentum takbir keliling dimaknai sebagai bentuk syukur dan syiar Islam.

“Takbir keliling ini harus diniatkan sebagai bentuk rasa syukur dan ibadah. Jangan sampai kegiatan ini justru menimbulkan citra negatif di masyarakat. Mari kita niatkan lillah sebagai bagian dari syiar Islam,” pesannya di hadapan peserta.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, muqodimah, serta penyampaian amanat dan doa restu sebelum peserta diberangkatkan. Pawai takbir kemudian bergerak melalui sejumlah ruas jalan strategis, di antaranya Jalan KH Wachid Hasyim, Jalan KH Agus Salim, Jalan Semeru, hingga melintasi kawasan pusat kota dan kembali ke Kedunglo.

Dalam pelaksanaannya, peserta menggunakan berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda pancal, sepeda motor, hingga kendaraan roda empat yang dilengkapi sound system. Kehadiran kendaraan pengawal turut membantu menjaga ketertiban jalannya rombongan.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum.

“Kami melaksanakan pengamanan dan pengawalan guna memastikan takbir keliling berjalan tertib, aman, serta tidak menimbulkan gangguan kamtibmas maupun kemacetan lalu lintas,” ujar Anggi.

Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan tertib serta mematuhi aturan selama di jalan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas di sepanjang rute juga tetap terkendali berkat pengaturan yang dilakukan petugas di lapangan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk syiar Islam sekaligus tradisi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, dengan tetap mengedepankan ketertiban dan keamanan bersama. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Wali Kota Ajak Jadikan Tradisi Patrol sebagai Simbol Persatuan dan Identitas Budaya

Published

on

Kediriselaludihati – Pemerintah Kota Kediri menggelar Festival Musik Patrol dalam rangka menyambut malam takbir Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026) malam. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Balai Kota Kediri tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan puluhan peserta dari berbagai kelurahan dan pelajar.

Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota KH Qowimuddin Thoha, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, Ketua DPRD Kota Kediri, serta jajaran Forkopimda dan pimpinan organisasi perangkat daerah.

Sebanyak 46 perwakilan kelurahan turut ambil bagian dalam festival tersebut, ditambah 16 peserta dari tingkat SMA dan MA. Setiap kelompok menampilkan kreativitas musik patrol sebagai bagian dari tradisi malam takbiran yang telah mengakar di masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan bahwa musik patrol tidak sekadar hiburan, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan dan identitas budaya masyarakat.

“Musik patrol takbir bukan sekadar hiburan, melainkan wujud kebersamaan, kreativitas, dan semangat religius masyarakat Kediri. Tradisi ini telah menjadi identitas budaya kita yang mengajarkan nilai gotong royong dan kekompakan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan tradisi tersebut sebagai simbol persatuan serta ungkapan rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa selama Ramadan.

“Mari kita jadikan musik patrol takbir sebagai simbol persatuan, semangat kebersamaan, dan rasa syukur atas kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa,” katanya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pembacaan doa. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemberangkatan peserta oleh Wali Kota Kediri bersama Forkopimda.

Peserta kemudian melaksanakan pawai musik patrol dengan rute mengelilingi sejumlah ruas jalan utama kota, mulai dari Balai Kota Kediri, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Brawijaya, Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanudin, Jalan Pemuda, Jalan Hayam Wuruk, hingga kembali ke titik awal.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim memastikan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan pengamanan selama kegiatan berlangsung, termasuk pengaturan arus lalu lintas di sepanjang rute yang dilalui peserta.

“Kami melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas agar kegiatan festival musik patrol ini berjalan aman, lancar, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujar Anggi.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut sehingga dapat berlangsung dengan tertib dan kondusif.

Selama pelaksanaan festival, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri di Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page