Uncategorized
Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Bongkar Sindikat Pembuat Hasil Swab Illegal
Polres Kediri Kota,- Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, bongkar sindikat dugaan pemalsuan surat keterangan bebas Covid-19. Para tersangka ini sudah memproduksi dan menjual sebanyak 600 lembar surat keterangan palsu dalam kurun waktu 4 (Empat) bulan di Kabupaten Sidoarjo.
Dari pengungkapan ini, polda jatim meringkus 5 (Lima) tersangka diantaranya, NH, (33) warga Jalan KH. Gasbullah Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang, SG, (36) warga Jalan Pabean, Kelurahan Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, MZA, (22) warga Desa Pagerwojo, RT 17/ RW 04, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, IB, (51) warga Jalan Malik Ibrahim Kuwangsan RT 006/003 Sedati, Sidoarjo dan IF, (27) warga Jalan Petukangan Ampel, Surabaya.
“Kelima tersangka ini mempunyai peran masing-masing, sedangkan untuk para tersangka diamankan di Jalan by pass, Kecamatan Sedati, Sidoarjo,” jelas Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kabid Humas Polda Jatim, Selasa (11/5/2021) sore.
Tersangka NH berperan Pembuat surat keterangan dokter palsu (hasil rapid test swab antigen dan swab PCR), AF berperan sebagai Pembuat/Pencetak surat keterangan dokter palsu (hasil rapid test swab antigen dan swab PCR)
“Sedangkan tiga tersangka lain yakni IB, SG dan MZA berperan sebagai membantu mencari pemesan surat keterangan hasil rapid test swab antigen dan swab PCR (marketing),” ucap Gatot.
Sementara itu Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto menjelaskan, modus operandi yang dilakukan para tersangka, mereka secara bersama-sama memasarkan surat keterangan hasil Swab Antigen dan Swab PCR milik RS Sheila Medika kepada pemesan yang memerlukan surat keterangan instan tanpa dilakukan pemeriksaan.
“Pelaku sudah melakukan tindak pidana pemalsuan tersebut kurang lebih empat bulan dan telah mencetak kurang lebih 600 (enam ratus) lembar surat keterangan hasil rapid test swab antigen,” ungkap Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto.
Surat Keterangan yang dipalsu adalah milik RS Sheila Medika yang beralamat di Jalan Letjen Wahono No. 77-79 bypass Juanda Baru, Sedati Gede, Sedati, Sidoarjo. Dimana tersangka NH sebelumnya adalah karyawan (OB) RS Sheila Medika yang telah diberhentikan 4 (empat) bulan yang lalu.
“Pelaku yang berperan sebagai marketing (tersangka SG, MZA dan IB) membeli dari pembuat seharga Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah) untuk surat keterangan hasil swab antigen dan Rp 400.000,- (empat ratus ribu rupiah) untuk surat keterangan hasil swab PCR,” tambahnya.
Kemudian dijual oleh marketing kepada pemesan Rp 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) untuk hasil swab antigen dan Rp 650.000,- (enam ratus lima puluh ribu rupiah) untuk hasil swab PCR. Para pemesan adalah para penumpang pesawat terbang dan penumpang travel.
Selanjutnya, anggota timsus mencoba memesan kepada tersangka SG dengan harga Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) per/surat, dan setelah surat keterangan hasil Rapid Tsst tersebut diterima anggota, selanjutnya pelaku langsung diamankan beserta barang bukti.
Setelah diinterogasi, pelaku mengaku memesan surat tersebut dari tersangka NH. Beberapa saat kemudian, tersangka NH datang untuk mengantarkan pesanan lainnya dari tersangka SG. Saat itu juga anggota langsung mengamankan pelaku tersebut.
“Setelah dilakukan interogasi kepada tersangka NH, ia mengaku membuat sendiri dokumen palsu tersebut dengan laptop dan printer dengan mengatasnamakan RS Shelila Medika Sidoarjo, dimana blanko/formnya sudah ada dilaptop pelaku,” ungkapnya.
Awalnya anggota menangkap dua tersangka, beserta barang bukti dibawa ke kantor Ditreskrimum Polda Jatim guna proses lebih lanjut. Kemudian hasil keterangan dari keduanya, Timsus Subdit III mengamankan kembali 3 (tiga) orang pelaku lainnya yang 2 (dua) diataranya berperan sebagai marketing dan 1 (satu) orang lainnya berperan sebagai pembuat dan pencetak.
“Berdasarkan interogasi, perhari dapat mencetak rata-rata 3 (tiga) surat keterangan hasil swab PCR palsu dan 5 (lima) surat keterangan hasil rapid test antigen palsu,” pungkasnya.
Dari pengungkapan ini, barang bukti yang berhasil diamankan yakni, Uang tunai Rp 600.000,- (enam ratus ribu rupiah)dari tersangka NH, sedangkan dari tersangka SG, polisi mengamankan uang Rp 600.000,- (enam ratus ribu rupiah),
4 (empat) lembar hasil rapid test swab antigen yang sudah jadi beserta amplop,
1 (satu) bendel blangko kosong rapid test swab antigen kop surat RS Sheila Medika beserta amplopnya, 1 (satu) bendel surat rapid test swab antigen kop surat RS Sheila Medika yang salah print.
Kelima tersangka melanggar Pasal 263 ayat (1) KUHP Subsider Pasal 268 KUHP Jo. Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara.
Peristiwa
Satlantas Polres Kediri Kota Kerahkan Kendaraan Dash Cam Keliling Sejumlah Ruas Jalan Strategis untuk Wujudkan Kamseltibcar Lantas
Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota terus mengintensifkan patroli Mahameru Quick Response (MQR). Hal tersebut sebagai upaya menjaga keamanan, ketertiban, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukumnya.
Kegiatan patroli menggunakan kendaraan roda empat berteknologi Dash Cam tersebut dilaksanakan pada Selasa (16/6/2026) mulai pukul 16.00 WIB.
Patroli dipimpin langsung oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan melibatkan personel Patwal Satlantas Kediri Kota 45-101. Kegiatan menyusuri sejumlah ruas jalan utama yang menjadi titik mobilitas masyarakat, yakni Jalan Brawijaya, Jalan Dhoho, Jalan Yos Sudarso, Jalan Dr. Setia Budi, Jalan Monginsidi, Jalan Trunojoyo, hingga Jalan Urip Sumoharjo.
Selama pelaksanaan patroli, petugas melakukan pemantauan kondisi arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang dapat mengganggu aktivitas pengguna jalan.
Kehadiran kendaraan patroli yang dilengkapi sistem Dash Cam juga dimanfaatkan sebagai sarana monitoring situasi di lapangan secara langsung.
Selain memantau kepadatan lalu lintas, personel Satlantas turut melakukan pengawasan terhadap potensi pelanggaran lalu lintas, aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beraktivitas di kawasan pusat kota.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H., mengatakan patroli Mahameru Quick Response merupakan salah satu bentuk pelayanan preventif yang rutin dilaksanakan guna menjaga stabilitas keamanan sekaligus menciptakan kelancaran arus lalu lintas.
“Patroli Mahameru Quick Response kami laksanakan secara rutin di sejumlah ruas jalan strategis sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas maupun potensi kemacetan. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mewujudkan kamseltibcar lantas yang aman dan lancar di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” ujar AKP Tutud Yudho Prastyawan.
Menurutnya, penggunaan kendaraan patroli yang dilengkapi teknologi Dash Cam juga menjadi bagian dari optimalisasi pengawasan situasi di lapangan sehingga berbagai potensi gangguan dapat segera terdeteksi dan ditindaklanjuti secara cepat.
Satlantas Polres Kediri Kota juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan saat berkendara, serta menjaga ketertiban bersama demi terciptanya kondisi lalu lintas yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di sepanjang rute terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan menonjol. Patroli ini menjadi bagian dari komitmen Polres Kediri Kota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui kehadiran polisi di lapangan secara aktif dan responsif. (res/an)
Peristiwa
Polres Kediri Kota Intensif Edukasi Petani untuk Perkuat Ketahanan Pangan, Sesuai Arahan Satgas Polda Jatim
Kediriselaludihati.com – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di lapangan. Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Datengan, Polsek Grogol, Polres Kediri Kota Aipda Zainal Afandi yang melaksanakan pengecekan sekaligus memberikan edukasi kepada petani jagung di wilayah Desa Datengan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, pada Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di area persawahan Desa Datengan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kepala Biro SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, yang diteruskan oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., kepada seluruh jajaran Bhabinkamtibmas.
Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas berinteraksi langsung dengan para petani jagung untuk memantau kondisi tanaman sekaligus memberikan motivasi agar terus meningkatkan produktivitas pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional.
Pendampingan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah.
Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., mengatakan keterlibatan anggota Bhabinkamtibmas di sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung para petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional. Pendampingan dan edukasi yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan pertaniannya sehingga cita-cita swasembada pangan dapat terwujud,” ujar AKP Andang Wastiyono.
Ia menambahkan, sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan berbagai program pemerintah, termasuk di sektor pertanian yang memiliki peran strategis bagi pembangunan nasional.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di area persawahan Desa Datengan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Para petani menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas yang tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap keberlangsungan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Kediri.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota terus menegaskan komitmennya untuk mendukung program Asta Cita pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan melalui kolaborasi aktif bersama masyarakat. (res/an)
Peristiwa
Polri dan Masyarakat Perkuat Silaturahmi Lewat Tradisi Malam 1 Suro, Warga Mlati Kediri Diimbau Jaga Kamtibmas dan Waspadai Hoaks
Kediriselaludihati.com- Tradisi menyambut malam 1 Suro di Desa Mlati, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Mlati Aipda Yumawan hadir bersama masyarakat untuk mengikuti doa bersama sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pada Senin (15/6/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB itu menjadi salah satu momentum bagi warga untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus melestarikan tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun di tengah masyarakat.
Selain mengikuti rangkaian doa bersama, Aipda Yumawan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga situasi keamanan lingkungan, khususnya menjelang berbagai kegiatan masyarakat pada bulan Suro.
Dalam penyampaiannya, masyarakat diajak untuk terus menjaga kerukunan antarwarga, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial tanpa sumber yang jelas.
Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri membangun komunikasi yang erat dengan warga sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah binaan.
“Momentum malam 1 Suro menjadi kesempatan yang baik untuk memperkuat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, tidak mudah percaya pada berita bohong atau hoaks yang beredar di media sosial, serta selalu mengedepankan persatuan dan kerukunan di lingkungan masing-masing,” ujar Iptu Mahmud Satriawan.
Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Karena itu, sinergi antara aparat kepolisian dan warga harus terus diperkuat melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Suasana doa bersama berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Warga mengikuti seluruh rangkaian acara dengan baik, sementara Bhabinkamtibmas bersama tokoh masyarakat terus melakukan pemantauan guna memastikan kegiatan berjalan aman.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di Desa Mlati dilaporkan berlangsung lancar, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat pun mendapat apresiasi sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
