Connect with us

Uncategorized

Satreskrim Polres Bangkalan Ungkap Kasus Penembakan di Sepulu

Published

on

Polres Kediri Kota – Kasus penembakan seorang warga di kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan perlahan terungkap. Satreskrim Polres Bangkalan kini tak hanya menahan dua tersangka inisial S dan M, namun juga menahan salah satu pejabat publik di kabupaten Bangkalan.

Pejabat publik yang dimaksud yakni HF (28 tahun) yang merupakan salah satu anggota DPRD Kabupaten Bangkalan yang beralamat di Dusun Betambak, Desa Katol, Kecamatan Geger. HF ditahan karena keterlibatannya sebagai eksekutor dalam kasus ini yang menyebabkan L (korban) meninggal dunia.

Rekonstruksi pun digelar oleh Satreskrim Polres Bangkalan. Berdasarkan informasi yang didapat oleh Humas Polres Bangkalan, terdapat 11 reka adegan yang diperagakan oleh 3 tersangka tersebut saat menghabisi nyawa korban. Tak hanya itu saja, olah TKP yang digelar ini pun merupakan tindak lanjut pengembangan kepolisian tentang keterlibatan HF yang sebelumnya menjadi saksi dan kini meningkat menjadi tersangka.
Hal ini dikuatkan pula dengan sejumlah barang bukti yang telah diamankan di TKP saat penembakan tersebut terjadi. Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak berwajib, polisi sudah berhasil mencocokkan antara proyektil dengan senjata sesuai dan digunakan oleh HF untuk menembak korban. “Untuk proses pemeriksaan HF sudah lengkap. Terkait hasil laboratorium uji balistik senjata sudah kami terima. Dan antara proyektil dan senjata yang ditembakkan sesuai bahwasanya senjata itulah yang digunakan oleh HF untuk menghabisi L,” ujar Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Sigit Nursiyo Dwiyogo, S.H., M.H. saat dimintai keterangan oleh awak media pada Senin siang kemarin, (24/05/2021) selepas menggelar rekonstruksi.

Lebih lanjut lagi, perwira yang pernah menjabat sebagai Panit I Unit I Subdit II Ditreskrimsus Polda Jatim ini pun menegaskan jika HF adalah eksekutor utama dalam kasus yang menyebabkan nyawa melayang ini. Motif ini pun didasarkan sakit hati. Karena pegawai HF atas nama S (tersangka) kehilangan sepeda motor di toko H. Nah, menurut keterangan pihak berwajib, korban L ini diduga sebagai orang yang melakukan pencurian sepeda motor di toko HF. Tak terima dituduh sebagai pencuri, L pun melawan dan terjadilah aksi penembakan tersebut.

Menurut AKP Sigit, Pasal yang dijerat untuk tiga tersangka ini pun berlapis. “Tersangka S, M, dan HF pun dikenakan pasal 340 Jo 55 KUHP dan pasal 338 Jo 55 KUHP tentang pembunuhan berencana dan pembunuhan biasa dengan ancaman hukuman pidana 20 tahun penjara,” tutup perwira asal Jember ini kepada awak media.

Continue Reading

Peristiwa

Pengajian Rutin Forum Ansor Banser di Ngampel Kota Kediri Berlangsung Aman, Polsek Mojoroto Hadir Jaga Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kehadiran langsung di tengah kegiatan warga. Pada Sabtu malam, 10 Januari 2026, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngampel, Aipda Soleh, bersama unsur Tiga Pilar menghadiri kegiatan pengajian rutin yang diselenggarakan oleh Forum Silaturahmi Ansor Banser Kota Kediri.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai tersebut bertempat di Masjid Al Muttaqin RT 20 RW 03 Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Pengajian ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap empat bulan sekali dan menjadi sarana penting dalam mempererat ukhuwah serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Kediri serta diisi tausiyah oleh mubaligh ternama, K.H. Abu Bakar Abdul Jalil (Gus Ab), yang juga menjabat sebagai Ketua PC Nahdlatul Ulama Kota Kediri. Kehadiran tokoh-tokoh penting daerah tersebut menambah khidmat sekaligus menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan keagamaan.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama unsur Tiga Pilar tidak hanya hadir sebagai bentuk dukungan, namun juga menjalankan fungsi pembinaan dan pemeliharaan kamtibmas. Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat menjadi wujud nyata sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah kelurahan dalam menciptakan rasa aman serta nyaman bagi warga.

Aipda Soleh turut berinteraksi dengan panitia maupun jamaah, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, memperhatikan parkir kendaraan, serta mengedepankan sikap saling menghormati demi terciptanya suasana yang kondusif.

Secara umum, kegiatan pengajian rutin tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan keamanan selama acara berlangsung, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.

Melalui kegiatan seperti ini, Polsek Mojoroto berharap hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. Kehadiran Polri di tengah kegiatan keagamaan tidak hanya sebagai pengamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menebarkan kebaikan, menjaga persatuan, serta mewujudkan Kediri Kota yang aman dan damai. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Kediri Kota Hadir di Tengah Jamaah Pengajian Ahad Pagi IKADI, Perkuat Silaturahmi dan Harkamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Kediri Kota melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir, Aiptu Dodik Bagoes Riyadi, melaksanakan sambang dan patroli pemantauan kegiatan pengajian Ahad Pagi yang diselenggarakan oleh IKADI (Ikatan Da’i Indonesia) di Masjid Baiturrahman, Jalan Mayor Bismo Nomor 23, Kelurahan Semampir, Kota Kediri, pada Minggu (11/1/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB tersebut mengusung tema “Rojab Persiapan Terbaik Menuju Kesuksesan Ramadhan”. Pengajian menghadirkan penceramah Ustadz Abu Hasanudin Al Hafidz, Pengasuh Pondok Pesantren Ibnu Katsir Jember, serta diikuti kurang lebih 250 jamaah dari berbagai wilayah di Kota Kediri.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Aiptu Dodik Bagoes Riyadi tidak hanya melakukan pemantauan keamanan, tetapi juga menjalin komunikasi dengan panitia pelaksana. Ia menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, di antaranya agar panitia memperhatikan ketertiban jamaah, pengaturan parkir kendaraan, serta menjaga kenyamanan lingkungan sekitar masjid agar kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu masyarakat sekitar.

Kapolsek Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menjelaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan keagamaan merupakan wujud pelayanan Polri kepada masyarakat, sekaligus sebagai langkah preventif dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Polri hadir di tengah masyarakat bukan hanya saat ada gangguan keamanan, tetapi juga dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Kehadiran anggota di lapangan bertujuan memberikan rasa aman, mempererat silaturahmi, serta memastikan setiap kegiatan masyarakat dapat berjalan tertib dan lancar,” ungkapnya.

Pengajian Ahad Pagi tersebut turut dihadiri oleh Ketua IKADI Kota Kediri, H. Suparno, para pengurus IKADI, serta jamaah dari berbagai kalangan. Suasana kegiatan berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat keagamaan. Jamaah mengikuti rangkaian acara dengan tertib, sementara pengaturan parkir dan arus keluar-masuk jamaah berjalan lancar berkat koordinasi panitia dengan Bhabinkamtibmas.

Tema pengajian yang mengangkat pentingnya bulan Rojab sebagai momentum persiapan menuju Ramadhan menjadi pengingat bagi jamaah untuk memperbaiki diri, memperkuat ibadah, serta meningkatkan kualitas keimanan. Selain memperoleh ilmu yang bermanfaat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas maupun kendala berarti. Kehadiran aparat kepolisian di tengah jamaah mendapat respons positif dari panitia dan peserta, karena memberikan rasa aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, Polsek Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir di setiap aktivitas masyarakat, baik keagamaan, sosial, maupun kemasyarakatan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Kediri yang aman, damai, dan harmonis, sejalan dengan semangat “Sekartaji”: Selaras, Karomah, Tangguh, dan Terpuji. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Tiga Pilar Hadir di Tengah Jemaat dalam Perayaan Natal, Jadi Wujud Kerukunan Warga Kota Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota melaksanakan pemantauan kegiatan Syukuran Perayaan Natal 2026 yang digelar oleh warga di Gedung Serbaguna Perumahan Permata Hijau, RT 46 RW 10, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, pada Minggu (11/1/2026) pagi.

Kegiatan pemantauan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran, Bripka Mohamad Rifai, bersama unsur Tiga Pilar kelurahan. Perayaan Natal yang dipimpin Pendeta Anton ini mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Warga” dan diikuti sekitar 100 jemaat dari lingkungan sekitar.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan bahwa kehadiran aparat dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman sekaligus menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.

“Polri hadir untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Kami juga ingin menegaskan bahwa Kota Kediri adalah rumah bersama bagi semua umat beragama. Setiap warga berhak menjalankan ibadahnya dengan tenang,” ujar Kompol Siswandi.

Selain personel kepolisian, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh setempat, di antaranya Camat Pesantren Yudi Kuncoro, Asisten I Wali Kota Kediri Widantoro, anggota DPRD Kota Kediri Azari, Lurah Singonegaran Fany Eriyanto, Babinsa Singonegaran Serka Yudi Cahyo Wibowo, Ketua RW 10 Sugito, para Ketua RT 46 dan 47, serta warga lingkungan sekitar.

Camat Pesantren Yudi Kuncoro mengapresiasi sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga suasana kondusif. Menurutnya, perayaan Natal di lingkungan permukiman yang berlangsung aman mencerminkan kuatnya nilai toleransi di Kota Kediri.

“Ini contoh nyata kerukunan umat beragama. Warga saling menghormati, aparat hadir memberi rasa aman, dan kegiatan keagamaan dapat berlangsung dengan damai,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun hambatan berarti. Aparat melakukan pemantauan secara humanis serta berkoordinasi dengan panitia dan tokoh lingkungan untuk memastikan ketertiban, baik di dalam gedung maupun di sekitar lokasi kegiatan.

Pemantauan ini menjadi bagian dari komitmen Polsek Pesantren dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayahnya, sekaligus memperkuat pesan bahwa toleransi dan kebersamaan merupakan fondasi utama kehidupan bermasyarakat di Kota Kediri, sejalan dengan semangat “Sekartaji”: Selaras, Karomah, Tangguh, dan Terpuji. (res/an).

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page