Inspirasi
Kapolresta Kediri Minta Warga Tak Khawatir tentang Virus Corona
Kediriselaludihati.com – KSTV Kediri mengadakan Talk Show dengan Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana, S.I.K bersama dinas kesehatan dan Pemkot Kota Kediri. Talk show tersebut pada Program warung Mbah Karso KSTV, Terkait pencegahan dan kondusifitas Kamtibmas di masyarakat terkait isu Virus Corona.
Kegiatan berlangsung, di Studio KSTV Ruko Hayam Wuruk Jl Hayam Wuruk Kec. Kota , Kota Kediri. Acaranya, Jumat tanggal 06 Maret 2020, mulai Pukul 09.00 wib – 09.45 wib
Hadir pula dalam kegiatan ini, PJU Polresta Kediri, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Bpk.AFAN SUGIYANTO, Sekertaris Dinas Kominfo Pemkot Kota Kediri Marheni Sita Dewanti dan Pembawa acara : Mbah Karso KSTV.
Diawali dengan Penyampaian Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Afan Sugiyanto. Dimulai akhir tahun 2019 adanya virus cirona , dengan nama COVID 19. Ada virus yang lebih berat daripada Virus Corona yaitu pada tahun 2002 yaitu flu burung, 2012 ada merkov ( unta ).
Corona sebelum semerbak sekarang ini disebut Flu, intinya masyarakat tetap waspada namun jangan Panik. Yang Harus Diwaspadai apabila Corona Menyerang :
a). Demam 38′ C keatas.
b). Batuk Pilek
c) Nyeri tenggorokan
d). Sesak Nafas / Pneunomia / Radang Paru.
e). Harus disertai baru kontak / bepergian ke luar negeri yang terjangkit Virus Corona.
f) Penularan melalui cairan yang dipercikkan dari terjangkit.
KategorI Virus Corona, ODR : Orang Dalam Resiko – orang masih sehat namun habis bepergian dari negara terjangkit, adanya pemantauan dari pemerintah selama 14 hari., nantinya Pihak kepolisian Bhabinkamtibmas berperan untuk mencari lokasi domisili.
ODP : Orang Dalam Pemantauan Orang yang bepergian dan menunjukkan Gejala sakit.
PDP : Pasien dalam Pengawasan Orang yang sudah sakit sesak nafas dan terdapat gejala virus corona. Di Kota Kediri terdapat ODR sejumlah 33 orang dan semuanya sehat serta negatif, sedangkan ODP dan PDP tidak ada.
Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana S.I.K menyampaikan pemaparannya. “Kita Kepolisian Polresta Kediri bekerjasama dengan pihak terkait kita memberikan rasa aman, tidak usah khawatir. Di Kota Kediri belum terdapat tanda – tanda virus Corona. Data dari Bhabinkamtibmas di desa – desa belum ada / tidak ada pelaporan terkait flu demam yang mengarah kepada Virus Corona. Kita mengajak masyarakat untuk hidup sehat, Hidup senang,” kata Kapolresta.
“Kita sudah melaksanakan rapat dengan pihak – pihak terkait , dengan adanya masalah penimbunan masker dan pembelian barang dalam jumlah yang besar, diketahui bahwa pasokan gula dan minyak semuanya aman. Adanya penipuan lewat media online, yaitu ada yg menawarkan masker dan setelah ditransfer uang untuk membeli barang tidak sampai, jadi masyarakat harus lebih bijak. Di Kota Kediri indikasi penimbunan barang tidak ada / nihil. Kita sama sama harus menjaga kerukunan, guyub rukun di masyarakat,” terusnya.
Masih kata Kapolres, tugas dari kepolisian bersama pemerintah, setiap hari kamis kita memberikan bakti sosial langsung datang ke masyarakat di wilayah – wilayah kami sekiranya masyarakat butuh terkait kesehatan. Situasi kondusif di Kota kediri harus sama sama kita jaga. Apabila ada informasi apapun bisa disampaikan kepada Bhanbinkamtibmas.
Penyampaian Sekertaris Dinas Kominfo Pemkot Kota Kediri Marheni Sita Dewanti. “Masyarakat diharapkan jangan gampang panik dan lebih bijak dalam menghadapi berita – berita di medsos. Masyarakat demam medsos , kita harus waspada dan bijak, apabila informasi belum jelas kebenarannya jangan di share di grup” atau di medsos,” katanya.
“Kita pemkot membuat brosur – brosur serta medsos untuk masyarakat dalam mencegah informasi hoax terkait virus corona. Himbauan dari pemkot harus hidup sehat, sehingga tidak mudah terserang penyakit. Adanya ancaman hukuman apabila adanya penimbunan barang yang dibutuhkan / langka. Adanya ancaman hukuman apabila menyebarkan berita hoax, lebih baik dihapus saja karena bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain. Di kota kediri nihil terjangkit virus corona,” tambahnya.
Lalu, Kasat Binmas Akp Kus Sumardi. “Dari Pimpinan kita , dengan adanya isu virus corona sebagai bhabinkamtibmas bersama sama memberikan edukasi kepada masyarakat. kita menghimbau kepada masyarakat jangan terpicu, jangan terprovokasi berita – berita di Media. Secara Nasional pemerintah sudah menyediakan link untuk chat yang bisa digunakan masyarakat dalam.menanyakan informasi benar atau tidak. Kita sebagai masyarakat harus bijak dalam menggunakan medsos. Kita membangun daya cegah dan kesadaran di masyarakat agar tidak menjadi pelaku dan korban dari Kejahatan. (res/an).
Inspirasi
Sholat Idul Fitri di Stadion Brawijaya Satgas Preventif Lakukan Pengecekan Menyeluruh Bersama Panitia dan Personel Gabungan

Kediriselaludihati – Satgas Preventif Polres Kediri Kota melakukan pengecekan sekaligus sterilisasi Stadion Brawijaya yang akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh jamaah Muhammadiyah. Kegiatan tersebut dilakukan pada Kamis (19/3/2026) sore untuk memastikan lokasi benar-benar aman sebelum digunakan untuk ibadah.
Pengecekan dilaksanakan mulai pukul 15.30 WIB di Stadion Brawijaya, Jalan A. Yani, Kota Kediri, dengan dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Kediri Kota selaku Kasatgas Preventif, AKP Priyo Hadistyo. Kegiatan ini melibatkan anggota Sub Satgas Pengamanan Tempat Ibadah, personel Humas sebagai Satgas Ban Ops, serta gabungan bhabinkamtibmas dan anggota Polsek Kota.
Selain itu, pengecekan juga dilakukan bersama panitia pelaksana Sholat Idul Fitri dari pihak Muhammadiyah. Panitia yang hadir di antaranya Hanif selaku takmir Masjid Al Ikhlas Muhammadiyah Jalan Pemuda Kediri, yang turut memastikan kesiapan lokasi sebelum digunakan oleh jamaah.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh di area stadion, termasuk titik-titik yang akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan ibadah. Sterilisasi dilakukan untuk mengantisipasi adanya barang berbahaya maupun benda terlarang yang dapat mengganggu jalannya kegiatan.
Kasatgas Preventif Ops Ketupat Semeru 2026 AKP Priyo Hadistyo mengatakan bahwa kegiatan sterilisasi merupakan langkah standar yang dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan berskala besar, khususnya kegiatan keagamaan.
“Kami melakukan pengecekan dan sterilisasi secara menyeluruh untuk memastikan lokasi benar-benar aman sebelum digunakan untuk Sholat Idul Fitri. Alhamdulillah, selama kegiatan tidak ditemukan barang berbahaya maupun benda terlarang,” ujar AKP Priyo, Kamis (19/3/2026).
Ia menambahkan, kegiatan ini juga dilakukan sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan panitia pelaksana agar seluruh rangkaian kegiatan ibadah dapat berjalan dengan aman dan tertib.
“Kami juga berkoordinasi langsung dengan panitia agar seluruh persiapan berjalan maksimal. Tujuan kami adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan melaksanakan Sholat Idul Fitri di Stadion Brawijaya,” katanya.
Dari hasil kegiatan pengecekan dan sterilisasi tersebut, situasi di lokasi dilaporkan dalam kondisi aman, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya temuan mencurigakan yang berpotensi mengganggu jalannya kegiatan.
Polres Kediri Kota memastikan pengamanan akan terus dilakukan hingga pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung, sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Operasi Ketupat Semeru 2026. (res/aro)
Inspirasi
Satgas Preventif Pastikan Keamanan Tempat Ibadah, Nihil Temuan Barang Berbahaya

Kediriselaludihati – Satuan Tugas (Satgas) Preventif Operasi Ketupat Semeru 2026 Polres Kediri Kota melakukan patroli dan pengecekan sejumlah masjid yang akan digunakan untuk pelaksanaan Sholat Tarawih dan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat Muslim dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri.
Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Kediri Kota selaku Kasatgas Preventif, AKP Priyo Hadistyo, bersama anggota Sub Satgas Pengamanan Tempat Ibadah serta didukung anggota Humas sebagai bagian dari Satgas Bantuan Operasi.
Sejumlah masjid yang menjadi sasaran patroli dan sterilisasi meliputi Masjid NU Semampir di Jalan Mayor Bismo, Masjid Muhammadiyah di Jalan Pemuda, Masjid NU Setono Gedong di Jalan Dhoho, serta Masjid Agung di Jalan PB Sudirman, Kota Kediri.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan menyeluruh di area dalam dan sekitar masjid guna memastikan tidak terdapat barang berbahaya maupun benda mencurigakan yang dapat mengganggu jalannya ibadah. Selain itu, dilakukan pula sterilisasi sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan.
Tak hanya itu, petugas juga berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan pengurus takmir masjid setempat guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan tempat ibadah. Koordinasi ini meliputi kesiapan pengamanan, pengawasan lingkungan, serta langkah-langkah mitigasi apabila terjadi potensi gangguan.
Sebagai bagian dari prosedur, setiap kegiatan pengecekan dan sterilisasi didokumentasikan dalam berita acara sebagai bentuk pertanggungjawaban dan pelaporan kepada pimpinan. Hasil kegiatan juga dilaporkan secara real-time melalui sistem Siaga 2.0 guna memastikan monitoring berjalan optimal.
Kasatgas Preventif AKP Priyo Hadistyo menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 yang mengedepankan langkah pencegahan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Sterilisasi dan patroli ini penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Muslim yang menjalankan ibadah Tarawih dan nantinya Sholat Idul Fitri,” ujarnya.
Dari hasil pengecekan di seluruh lokasi, tidak ditemukan adanya barang terlarang maupun benda berbahaya. Secara umum, situasi di seluruh masjid yang dikunjungi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala selama bulan Ramadhan hingga pelaksanaan Idul Fitri sebagai bagian dari komitmen Polres Kediri Kota dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (res/aro)
Inspirasi
Dari Terminal hingga Alun-alun, Personel Dicek, Diberi Arahan, dan Disemangati Jelang Puncak Arus Mudik
Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota melakukan kunjungan kerja ke sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan Operasi Ketupat 2026, Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota guna memastikan kesiapan maksimal dalam pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri.
Kunjungan yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut diikuti oleh Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, Kabag SDM Kompol Riko Saksono, Kabag Log Kompol Kristin Kusuma Ratih, Kasat Reskrim AKP Achad Elyasyarif Martadinata, Kasat Narkoba AKP Endro Purwandi, Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, Kasat Samapta AKP Priyo Hadi Setyo, serta perwakilan pengurus Bhayangkari Cabang Kediri Kota.
Rombongan melakukan peninjauan secara berurutan ke tujuh titik pos yang menjadi bagian penting dalam pengamanan wilayah. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Pos Pengamanan III Terminal, yang berada di bawah tanggung jawab Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba. Di lokasi ini, Kapolres melakukan pengecekan kehadiran personel, kesiapan panel data, serta sarana pendukung operasional.
Kunjungan dilanjutkan ke Pos Pengamanan V Gringging yang menjadi tanggung jawab Polsek Banyakan. Di pos ini, Kapolres meninjau kesiapan personel gabungan serta memastikan kelengkapan fasilitas pelayanan masyarakat.
Selanjutnya, rombongan bergerak ke Pos Pengamanan IV Mrican yang berada di bawah kendali Polsek Mojoroto. Di lokasi ini, dilakukan pengecekan kondisi pos, kesiapan patroli, serta kesiapan menghadapi potensi kepadatan arus kendaraan.
Tujuan berikutnya adalah Pos Terpadu di Jalan Dhoho Kota Kediri yang dikelola oleh Satuan Samapta. Pos ini menjadi salah satu titik sentral pelayanan terpadu, sehingga Kapolres memberikan perhatian khusus pada kesiapan koordinasi lintas instansi, termasuk fasilitas kesehatan, komunikasi, dan informasi.
Kunjungan kemudian berlanjut ke Pos Pelayanan Alun-Alun Kota Kediri yang berada di bawah tanggung jawab Satlantas. Di lokasi ini, Kapolres memantau langsung pengaturan lalu lintas, kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat, serta sistem rekayasa lalu lintas yang diterapkan.
Rombongan juga mengunjungi Pos Pengamanan I di Kelurahan Bence yang menjadi tanggung jawab Polsek Pesantren, serta Pos Pengamanan II di Jalan Ahmad Yani yang berada di bawah kendali Polsek Kediri Kota. Di kedua lokasi ini, dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel, sarana prasarana, serta situasi kamtibmas di wilayah sekitar.
Dalam setiap kunjungannya, Kapolres tidak hanya melakukan pengecekan, tetapi juga memberikan arahan langsung kepada personel di lapangan. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kewaspadaan, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Kapolres juga memastikan bahwa seluruh personel dalam kondisi sehat dan siap bertugas, mengingat intensitas kegiatan selama Operasi Ketupat cukup tinggi. Selain itu, dilakukan pengecekan terhadap kelengkapan peralatan, kendaraan operasional, serta fasilitas pendukung lainnya.
Dalam arahannya, Kapolres menekankan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi dengan instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan unsur lainnya.
“Pastikan masyarakat merasa aman dan nyaman. Kehadiran kita harus benar-benar dirasakan, bukan hanya sebagai pengamanan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat,” tegasnya.
Selain pengecekan teknis, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari juga memberikan motivasi dan semangat kepada personel yang bertugas. Sebagai bentuk perhatian, rombongan turut menyerahkan bingkisan Lebaran kepada anggota di masing-masing pos.
Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi langsung di lapangan terkait potensi kerawanan, baik dari sisi lalu lintas maupun gangguan kamtibmas. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain potensi kemacetan di titik rawan, peningkatan mobilitas masyarakat, serta potensi tindak kriminalitas selama periode mudik.
Sekitar pukul 17.30 WIB, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama Kapolres Kediri Kota, Ketua Bhayangkari, pejabat utama, serta pengurus Bhayangkari di Pujasera Pojok Bercakap Polres Kediri Kota.
Operasi Ketupat 2026 sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum serta kegiatan kehumasan guna menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
Selama kegiatan kunjungan kerja berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
