Peristiwa
Razia Protokol Kesehatan Sasaran Angkringan, Polsek Mojoroto Temukan 15 Pelanggar
Kediriselaludihati.com-Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota melaksanakan operasi yustisi penerapan Perda Prov Jatim No. 2 Th 2020, Perwalikota Kediri No. 32 Th 2020 Dan Pememberitahuan Se Walikota Terbaru 443 /2/419.003/2021. terkait PPKM (Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat) Rabu 9 Juni 2021, Pukul 21.00 Wib – selesai.
Kegiatan Operasi dilaksanakan secara Stasioner maupun mobile, untuk Polsek Mojoroto dipimpin Pawas Iptu Deddy S, Padal Ipda Agung Sokojo.
Razia Protokol Kesehatan sasaran angkringan Jl. Kawi, Kel, Mojoroto Kec. Mojoroto. Angkringan Jl. Jaksa Agung Suprapto, Kel. Mojoroto, Kec. Mojoroto, Kota Kediri.
Petugas memberikan sosialisasi terkait diterapkan pelaksanaan SE Walikota yang terbaru Nomor 443 /2/419.003/2021. Terkait PPKM (Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat).
Sanksi Operasi Yustisi terdiri dari Teguran lisan 15. Petugas Polsek Mojoroto yang melaksanakan Operasi Yustisi membagikan masker sebanyak 15 buah.
Polsek Mojoroto juga melakukan razia di Bantaran Sungai Brantas, Kel. Mojoroto, kec. Mojoroto, kota Kediri.
“Sanksi Ops Yustisi terdiri dari teguran lisan Himbauan himbauan agar meninggalkan tempat bantaran,” Kata Kapolsek Mojoroto Kompol Gatot Setyo. (res/an).
Peristiwa
Dari Mimbar Jumat, Polisi di Petungroto Kediri Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Jauhi Judi Online
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Petungroto, Polsek Mojo, Polres Kediri Kota Aiptu Eko Setyo Prayitno, S.H., menjadi khatib sekaligus imam salat Jumat di Masjid Baitul Mu’min, Dusun Suweru RT 02 RW 01, Desa Petungroto, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Jumat (18/9/2026).
Melalui khutbah bertema “Jauhilah Penyakit Hasud”, ia mengajak jemaah menjaga kerukunan sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak terjerat judi online dan pinjaman online.
Khutbah dimulai sekitar pukul 12.00 WIB. Eko mengangkat persoalan hasud atau iri dengki sebagai perilaku yang perlu dihindari karena dapat merusak hubungan antarsesama.
Pesan keagamaan tersebut kemudian dikaitkan dengan kehidupan sosial masyarakat. Jemaah diajak menjaga keharmonisan, menghindari perselisihan serta mempertahankan hubungan baik di lingkungan tempat tinggal.
Selain menyampaikan khutbah, Eko menggunakan pertemuan dengan jemaah untuk menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Perhatian secara khusus diarahkan pada judi online atau judol dan pinjaman online atau pinjol. Warga diminta tidak mudah tergiur dengan aktivitas maupun tawaran yang dapat menimbulkan persoalan bagi diri sendiri dan keluarga.
Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H., mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan keagamaan menjadi salah satu cara membangun komunikasi langsung dengan masyarakat di wilayah binaan.
“Pesan yang disampaikan adalah menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam bermasyarakat serta jangan sampai tergiur judi online maupun pinjaman online,” kata Mahmud, merujuk pada imbauan yang disampaikan Bhabinkamtibmas kepada jemaah.
Menurut Mahmud, pendekatan melalui kegiatan keagamaan memberi ruang bagi Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan pesan sosial dan kamtibmas dalam forum yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Dalam khutbahnya, Eko menempatkan hasud sebagai persoalan yang tidak berhenti pada diri seseorang. Sikap iri dan dengki dapat memengaruhi hubungan sosial ketika berkembang menjadi permusuhan maupun tindakan yang merugikan orang lain.
Karena itu, pesan menjaga kerukunan menjadi bagian yang menyertai tema utama khutbah.
Eko juga membuka komunikasi dengan warga apabila menghadapi persoalan atau membutuhkan bantuan kepolisian. Jemaah diminta menghubungi Bhabinkamtibmas Petungroto ketika terdapat persoalan di lingkungan yang membutuhkan koordinasi.
“Apabila ada permasalahan atau membutuhkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi Bhabinkamtibmas Petungroto,” ujar Mahmud, berdasarkan pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran Bhabinkamtibmas sebagai khatib dan imam menunjukkan pola pendekatan yang berbeda dari patroli maupun sambang rumah ke rumah. Komunikasi dengan masyarakat dilakukan melalui ruang keagamaan dengan menggabungkan pesan moral, kerukunan sosial dan pencegahan persoalan kamtibmas.
Melalui khutbah Jumat tersebut, pesan mengenai bahaya hasud kemudian diperluas pada persoalan yang ditemui dalam kehidupan masyarakat saat ini, termasuk judi online dan pinjaman online. Jemaah tidak hanya diajak menghindari perilaku yang dapat merusak hubungan sosial, tetapi juga lebih berhati-hati terhadap aktivitas yang berpotensi membawa persoalan bagi kehidupan keluarga. (res/an).
Peristiwa
Derbi Jatim Persik-Arema FB Imbang, Polisi Pantau Nobar Ratusan Suporter di Warung Barder Kediri
Kediriselaludihati.com – Sekitar 100 orang mengikuti nonton bareng (nobar) pertandingan Persik Kediri melawan Arema di Warung Barder, Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Jumat (18/9/2026).
Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu mendapat pengamanan lima personel Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama suporter menyaksikan laga.
Pengamanan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto Aiptu Andri Jatmiko bersama empat personel yang telah ditugaskan, yakni Aiptu Slamet Ibnu, Aiptu Soleh, Aipda Indra Asmara dan Aipda Toni Setiawan.
Petugas berada di lokasi untuk memantau aktivitas penonton yang berkumpul menyaksikan pertandingan dua klub Jawa Timur tersebut.
Kegiatan nobar menjadi perhatian karena menghadirkan sekitar 100 penonton dalam satu lokasi. Polisi melakukan pengamanan sekaligus menyampaikan pesan kepada peserta agar menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., mengatakan personel ditempatkan di lokasi untuk memastikan kegiatan masyarakat tetap terpantau sekaligus membangun komunikasi dengan penyelenggara maupun penonton.
“Kami mengimbau seluruh penonton tetap menjaga kamtibmas selama nonton bareng dan selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila ada hal yang membutuhkan penanganan,” kata Rudi, merujuk pada pesan yang disampaikan petugas di lokasi.
Pertandingan Persik melawan Arema menjadi pusat perhatian peserta nobar hingga laga berakhir dengan skor sama kuat 1-1.
Selama pertandingan berlangsung, personel melakukan pemantauan di sekitar tempat nobar. Pengamanan lebih diarahkan pada langkah pencegahan dengan menjaga komunikasi bersama masyarakat.
Menurut Rudi, keberadaan polisi pada kegiatan yang menghadirkan banyak orang diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan sejak awal.
“Bhabinkamtibmas bersama personel yang ditugaskan melakukan pengamanan dan pemantauan selama kegiatan nobar berlangsung,” ujarnya, berdasarkan laporan kegiatan Polsek Mojoroto.
Kegiatan nobar juga menjadi ruang berkumpul bagi pendukung sepak bola di Kota Kediri yang tidak menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion.
Pertemuan Persik dan Arema memiliki daya tarik tersendiri bagi penggemar sepak bola Jawa Timur. Karena itu, kepolisian memilih melakukan pemantauan langsung pada lokasi nobar yang menghimpun puluhan hingga sekitar seratus penonton.
Laga berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim berbagi skor 1-1. Setelah pertandingan selesai, perhatian petugas diarahkan pada kepulangan penonton dan aktivitas di sekitar lokasi agar tidak berkembang menjadi gangguan bagi masyarakat lainnya. (res/an).
Peristiwa
Blue Light dan MQR Sisir Jalan Kediri, Polisi Pantau Arus Lalu Lintas dari Ringinsirah hingga Hayam Wuruk
Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota mengintensifkan patroli lalu lintas sejak Kamis (17/9/2026) malam hingga Jumat (18/9/2026) pagi, dengan menggelar Blue Light Patrol dan Mahameru Quick Response (MQR).
Pemantauan dilakukan di Simpang Empat Ringinsirah dan Lonceng serta delapan ruas jalan utama Kota Kediri untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus memantau pergerakan arus kendaraan.
Blue Light Patrol dilaksanakan mulai pukul 19.00 WIB, Kamis malam. Personel Patwal Satlantas Polres Kediri Kota menggunakan kendaraan roda empat dengan pengendalian Kanit Turjawali.
Dua persimpangan yang menjadi sasaran adalah Simpang Empat Ringinsirah dan Simpang Empat Lonceng. Personel melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi arus kendaraan dan aktivitas pengguna jalan pada malam hari.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., mengatakan patroli malam diarahkan untuk menggabungkan fungsi pengawasan lalu lintas dengan antisipasi gangguan keamanan di jalan.
“Blue Light dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus memantau arus lalu lintas guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” kata Septia, merujuk pada pelaksanaan patroli tersebut.
Pemantauan tidak berhenti pada malam hari. Jumat pagi, mulai pukul 06.00 WIB, Satlantas kembali menerjunkan personel melalui Patroli Mahameru Quick Response atau MQR.
Berbeda dengan Blue Light yang difokuskan pada dua persimpangan, MQR bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama dengan menggunakan kendaraan roda empat yang dilengkapi dashcam.
Rute patroli dimulai dari Jalan Brawijaya, kemudian Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Dhoho, Jalan Pattimura, Jalan Joyoboyo hingga Jalan Hayam Wuruk.
Delapan ruas tersebut dipantau ketika aktivitas masyarakat mulai meningkat pada pagi hari. Personel Patwal bergerak mengikuti rute untuk melihat kondisi arus sekaligus mengantisipasi gangguan selama perjalanan.
Patroli MQR juga berada di bawah kendali Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota.
“Patroli MQR menggunakan kendaraan roda empat dengan dashcam untuk melakukan pemantauan arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” ujar Septia.
Menurut Septia, patroli bergerak memungkinkan personel memantau beberapa ruas jalan dalam satu rangkaian kegiatan, berbeda dengan penempatan anggota pada satu titik pengaturan.
Penggunaan kendaraan dengan dashcam turut mendukung pemantauan selama petugas bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan.
Rangkaian Blue Light pada malam hari dan MQR pada pagi hari membuat pengawasan dilakukan pada dua karakter waktu yang berbeda. Malam hari, petugas memusatkan perhatian pada dua persimpangan, sedangkan pagi hari patroli diperluas dengan menyusuri jalur-jalur utama di pusat Kota Kediri.
Pemantauan tersebut juga memungkinkan personel mengetahui perubahan kondisi arus dari satu ruas ke ruas lainnya dan melakukan respons ketika menemukan titik yang membutuhkan kehadiran petugas.
Satlantas Polres Kediri Kota menempatkan patroli bergerak sebagai salah satu pola pengawasan jalan, melengkapi pengaturan lalu lintas yang dilakukan personel pada titik-titik tertentu. Dengan pola tersebut, pengawasan tidak hanya berlangsung di persimpangan, tetapi bergerak mengikuti jalur yang menjadi bagian dari mobilitas harian masyarakat Kota Kediri. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
