Uncategorized
Forkopimda Lumajang Salurkan 35 Ton Beras dan 70 Ribu Masker untuk Masyarakat Terdampak Covid-19
Forkopimda Kabupaten Lumajang gelar apel pendistribusian bantuan beras dan masker dari yayasan Budha Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI, untuk masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah Kabupaten Lumajang, Senin (21/6/2021), di lapangan GOR Wira Bhakti.
Apel pendistribusian bantuan ini dipimpin oleh Bupati Lumajang H Thoriqul Haq, didampingi Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, dan Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo, Danyon inf 527 Lumajang, Letkol Inf Alexander Teranta.
Selain itu juga hadir PJU Polres Lumajang, Kodim 0821 Lumajang dan OPD Pemkab Lumajang, dengan pasukan apel Babinkamtibmas jajaran Polres Lumajang, Babinsa jajaran Kodim 0821 Lumajang dan Satpol PP Kabupaten Lumajang, serta perwakilan dari Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia dan Pengusaha Peduli NKRI.
Dalam sambutannya Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti menyampaikan, ucapan terimakasih kepada Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia dan Pengusaha Peduli NKRI, yang telah memberikan bantua berupa beras sebanyak 35 Ton, yang dikemas menjadi 3.500 paket 10 Kg, dan 70.000 masker, untuk masyarakat Lumajang ditengah pandemi Covid-19.
“Tentunya bantuan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat Lumajang di masa-masa pandemi Covid 19 seperti ini.” Kata Kapolres Lumajang
Ia menambahkan bahwa di seluruh Jawa Timur terjadi peningkatan Covid-19 termasuk di Kabupaten Lumajang, meskipun masih terkendali dan berada di zona kuning, sinergitas TNI, Polri dan Pemkab Lumajang akan terus ditingkatkan untuk penanganan permasalahan terkait Covid-19 yang terjadi di tengah masyarakat.
“Upaya-upaya pencegahan terkait penyebaran Covid-19 terus kita galakkan, program Presiden 1 juta vaksinasi 1 hari, edukasi 5M dan Operasi Yustisi terus kita lakukan bersama tiga pilar, dan saat pendistribusian bantuan dapat melakukan patroli sembari memberikan pesan kamtibmas dan pencegahan Covid-19,” tambahnya.
Sementara, Dandim 0821 Lumajang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dari saudara kita Yayasan Budha Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI untuk masyarakat Lumajang yang terdampak Covid 19.
“Dalam kegiatan pendistribusian yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa kepada masyarakat nanti juga sambil memberikan pemahaman terkait pencegahan penyebaran Covid 19, tegas namun humanis,” kata Letkol Inf Andi A. Wibowo.
“Tiga Pilar agar terus bersinergi dalam kegiatan Operasi Yustisi dan edukasi penerapan protokol kesehatan jangan hanya formalitas, namun kita harus serius, kita harus bertahan hidup berdampingan dengan Covid-19 dengan penerapan Protokol Kesehatan 5M kita utamakan.” pungkasnya.
Hal senada juga disampaikan, Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, bantuan yang diberikan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan Pengusaha Peduli NKRI, yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Lumajang.
“Saat ini di wilayah Kabupaten Lumajang terjadi peningkatan angka Covid-19 secara signifikan. Bantuan berupa beras dan masker ini sebagai stimulan untuk kita terus melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid 19.” kata Bupati Lumajang
Sementara, Valentino perwakilan dari Yayasan Budha Tzu Chi menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan di seluruh Jawa Timur untuk masyarakat terdampak Covid-19.
“Semoga dengan kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini, setidaknya masyarakat dapat bertahan dengan kondisi ekonomi yang seperti ini.” ujar Valentino.
Usai apel, Forkopimda Kabupaten Lumajang dan perwakilan Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia dan Pengusaha Peduli NKRI, secara simbolis melepas pendistribusian bantuan tersebut, dilanjut menuju ke Kampung Karyawisma RT 02 & 03 RW 20, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang. Untuk menyerahkan secara langsung bantuan beras dan masker kepada masyarakat sebanyak 25 orang.
Uncategorized
Prof. Adrianus Meliala: Survei Litbang Kompas Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Kepolisian
Jakarta, Senin, 29 Juni 2026 – Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia, Prof. Adrianus Meliala, menilai hasil survei Litbang Kompas mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap institusi negara perlu dipandang sebagai instrumen evaluasi yang konstruktif bagi seluruh lembaga, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Menurutnya, survei opini publik dapat menjadi acuan untuk melihat persepsi masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan profesionalisme institusi.
Prof. Adrianus menjelaskan bahwa hasil survei pada dasarnya menggambarkan persepsi masyarakat dalam kurun waktu tertentu. Karena itu, setiap institusi perlu menjadikan hasil tersebut sebagai bahan introspeksi dan evaluasi untuk terus melakukan pembenahan dalam pelaksanaan tugas maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Survei opini publik merupakan cerminan persepsi masyarakat pada periode tertentu. Karena itu, hasil survei hendaknya dijadikan sebagai bahan evaluasi sekaligus masukan bagi setiap institusi untuk terus melakukan pembenahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas,” ujar Prof. Adrianus di Jakarta, Senin (29/6).
Ia menambahkan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap suatu institusi tidak bersifat statis, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Pengalaman langsung masyarakat dalam memperoleh pelayanan, pemberitaan di media massa dan media sosial, hingga keberhasilan institusi dalam menangani berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik turut membentuk persepsi masyarakat.
Menurutnya, konsistensi dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berkeadilan menjadi kunci utama untuk menjaga sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
“Kepercayaan publik akan semakin kuat apabila institusi mampu menunjukkan konsistensi dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Hal tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat legitimasi institusi di mata masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Prof. Adrianus mengingatkan agar hasil survei tidak dipandang semata-mata sebagai ukuran keberhasilan ataupun kegagalan suatu institusi. Sebaliknya, hasil tersebut perlu dimanfaatkan sebagai umpan balik yang konstruktif dalam menyusun kebijakan, memperbaiki kualitas pelayanan, serta memperkuat komunikasi publik.
“Survei sebaiknya tidak dimaknai hanya sebagai ukuran berhasil atau tidaknya sebuah institusi. Yang lebih penting adalah bagaimana hasil tersebut dijadikan umpan balik untuk memperbaiki kebijakan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat komunikasi publik kepada masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap hasil survei Litbang Kompas dapat menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kinerja institusi negara. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum dan pelayanan publik dapat terus terjaga serta meningkat secara berkelanjutan.
Uncategorized
Kapolda Jatim Cup E-Sport 2026 Diikuti 3.665 Gamer, Polda Jawa Timur Dorong Prestasi dan Edukasi Ruang Digital
SURABAYA – Turnamen Mobile Legends Kapolda Jatim Cup E-Sport Competition 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang diikuti 3.665 peserta dan tergabung dalam 733 tim dari seluruh Jawa Timur memasuki Grand Final di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Senin (29/6/2026).
Laga puncak mempertemukan tim dari Kota Batu melawan tim dari Kabupaten Jember, dan dimenangkan oleh tim dari Kota Batu.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi wadah pencarian bibit atlet e-sport menuju Kapolri Cup E-Sport 2026 sekaligus sarana pembinaan generasi muda di era digital.
Direktur Reserse Siber Polda Jatim Kombes Pol Bimo Ariyanto mengatakan e-sport kini menjadi ruang positif bagi anak muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta membangun karakter.
Menurut Kombes Bimo, turnamen ini tidak hanya mencari juara, tetapi juga melahirkan bibit atlet e-sport berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional.
“Kami ingin generasi muda memanfaatkan teknologi secara positif, menjunjung sportivitas, dan menjadi pelopor keamanan di ruang digital,” ujar Kombes Bimo.
Berdasarkan data PB ESI Jawa Timur, terdapat sekitar 50 ribu gamer di Jawa Timur. Mayoritas berusia sekitar 19 tahun, dengan 44 persen bermain Mobile Legends.
Kondisi tersebut dinilai membutuhkan pembinaan yang positif agar potensi generasi muda dapat diarahkan menjadi prestasi.
Kombes Pol Bimo juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai kejahatan siber seperti penipuan online, phishing, pencurian data pribadi, peretasan akun, hoaks, judi online, hingga penyalahgunaan media sosial.
“Mari menjadi warga digital yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab. Bersama kita jaga ruang siber Indonesia, khususnya Jawa Timur, agar tetap aman, sehat, dan produktif,” tegas Kombes Bimo.
Ia berharap Kapolda Jatim Cup E-Sport Competition 2026 mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat kesadaran generasi muda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. (*)
Uncategorized
Presiden KSPI Said Iqbal Apresiasi Peran Polri, Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80
Jakarta, Senin, 29 Juni 2026 – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Ia mengapresiasi peran Polri yang dinilai senantiasa hadir memberikan pengamanan secara profesional dan humanis, termasuk dalam mengawal berbagai aksi penyampaian aspirasi para buruh.
Menurut Said Iqbal, kehadiran Polri selama berbagai aksi unjuk rasa buruh telah memberikan rasa aman sekaligus memastikan penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung secara tertib. Ia menilai pendekatan yang dilakukan aparat kepolisian selama ini menunjukkan sikap yang bijaksana dan mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Polisi Republik Indonesia selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, di tengah-tengah demonstrasi buruh, mengatur dengan bijak dan arif,” ujar Said Iqbal di Jakarta, Senin (29/6).
Selain menjalankan fungsi pengamanan, Said Iqbal juga mengapresiasi kontribusi Polri dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan hubungan industrial. Menurutnya, Polri turut berperan dalam memfasilitasi komunikasi dan membantu mencarikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi para pekerja dan dunia usaha.
“Polri juga turut membantu dalam penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan sehingga buruh dapat memperoleh solusi melalui mekanisme yang baik dan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Presiden KSPI yang memimpin salah satu konfederasi serikat pekerja terbesar di Indonesia tersebut berharap Polri terus mempertahankan profesionalisme, independensi, serta pendekatan yang humanis dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Kami buruh Indonesia mengucapkan terima kasih, sekaligus mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara yang ke-80. Polri untuk Masyarakat,” tegasnya.
Said Iqbal optimistis semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin memperkuat sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pekerja, dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung terciptanya hubungan industrial yang harmonis demi kemajuan bangsa.
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
