Connect with us

Uncategorized

Gebyar Vaksinasi Massal Berhadiah, Kapolres Trenggalek: Bersama Atasi Pandemi Covid-19

Published

on

Seperti diberitakan sebelumnya, guna memaksimalkan pandemi Covid-19, Polres Trenggalek bersinergi bersama jajaran Forkopimda menggelar vaksinasi bagi masyarakat yang bertajuk Gebyar 1500 Vaksinasi Massal Berhadiah.
Vaksinasi massal ini delar di tiga lokasi sekaligus yakni, Pasar Pon Trenggalek sebanyak 900 dosis, pasar Bendorejo 300 dosis dan lapangan parkir wisata 360 Watulimo 300 dosis.
Uniknya, peserta vaksinasi berkesempatan meraih hadiah berupa 35 kambing dan 80 ekor ayam. Hal ini dilakukan untuk menarik minat masyarakat agar mau dan berkenan mengikuti vaksinasi sehingga memiliki kekebalan tubuh dan tidak mudah terpapar Covid-19.
Vaksinasi massal berhadiah ini dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda, Bupati Trenggalek H.M. Nur Arifin didampingi oleh Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0806 Letkol Arh Uun Samson Sugiharto, S.I.P., M.I.Pol.  dan Kejari Ibu Darfiah, S.H., M.H. Kamis, (24/6).
AKBP Dwiasi menegaskan, vaksinasi massal berhadiah ini digelar dalam rangka mensukseskan program vaksinasi massal untuk menekan laju penyebaran Covid-19 sekaligus memperingati HUT ke-75 Bhayangkara. Sistem drive thru sengaja dipilih dengan pertimbangan risiko kerumunan terkecil.
Lebih lanjut AKBP Dwiasi menuturkan, vaksinasi massal tersebut merupakan wujud keseriusan dan kesolidan dari jajaran Forkopimda Kabupaten Trenggalek didukung oleh Kapolda Jatim  Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K, S.H., M.H dalam akselerasi penanganan penyebaran Covid-19 serta implementasi dari instruksi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si. untuk bergerak cepat memaksimalkan 3T, 5M dan vaksinasi.
“Bapak Kapolda Jatim telah membantu 10.000 dosis vaksin. Untuk hari ini target kita 1.500 dosis, kemudian dilanjutkan hari Sabtu dan Senin masing-masing 2.000 vaksin.” Ujar AKBP Dwiasi
“Prioritas kita berikan kepada desa zona oranye dengan positif rate tinggi” Imbuhnya
Sementara itu, Bupati Trenggalek yang kerap disapa Gus Ipin menekankan bahwa Presiden RI Joko Widodo telah memerintahkan agar digencarkan vaksinasi dengan target sehari minimal 1 juta dosis. Dalam pelaksanaannya tidak hanya pemerintah daerah dalam hal ini kemeterian kesehatan, dinas kesehatan provonsi maupun kabupaten tetapi juga melibatkan TNI dan Polri.
“Alhamdulillah, kami sampaikan terima kasih kepada bapak Kapolda Jatim yang telah membantu 10.000 dosis yang akan kita laksanakan selama tiga hari kedepan.” Jelas Bupati.
Terkait dengan hadiah berupa puluhan kambing dan ayam, Bupati muda ini menuturkan hal tersebut merupakan wujud terima kasih kepada masyarakat juga agar ada ketertarikan masyarakat menjadi lebih tinggi disamping juga bermanfaat untuk pemulihan ekonomi di tengah pandemi.
“Kita berikan oleh-oleh, diundi dalam bentuk ayam dan kambing” Imbuhnya
Dari pengamatan tim redaksi, animo masyarakat Trenggalek untuk mengikuti vaksinasi massal ini terbilang cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan cukup banyaknya masyarakat yang antri dengan tertib di lokasi yang telah ditentukan.
Demikian pula dengan keberadaan petugas yang ditempatkan sejak pagi hari, mengatur dan mengawasi protokol kesehatan cukup efektif mengantisipasi terjadinya kerumunan.
Sulastri, salah satu warga Desa Sambirejo yang kebetulan mengikuti vaksinasi massal dan beruntung mendapat hadiah kambing mengucapkan banyak terima kasih kepada jajaran Forkopimda Trenggalek yang telah menyelenggarakan vaksinasi massal. Menurutnya, vaksinasi merupakan bentuk ikhtiar dalam menangkal Covid-19.
“Terima kasih atas vaksinasi massal dalam rangka HUT ke-75 Bhayangkara. Dengan kegiatan ini saya bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19. Prosesnya cepat dan sangat mudah. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir.” Ucapnya.

Continue Reading

Uncategorized

Gelorakan Semangat ‘Jogo Omah’, Kapolda Jatim Tekankan Polisi Bersama Masyarakat Jaga Kamtibmas

Published

on

SURABAYA – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memberikan arahan tegas kepada jajarannya usai melaksanakan ibadah Salat Jumat di Masjid Arif Nurul Huda, Mapolda Jatim, pada Jumat (16/10/2026).

Sebagai pejabat baru yang resmi mengemban amanah sejak 9 Oktober 2026, Irjen Pol Dekananto meminta seluruh personel Polda Jatim untuk memperkuat kedekatan dengan warga, mendongkrak kualitas pelayanan, serta menjaga integritas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Dalam arahannya, ia menekankan program “Polisi Bersama Masyarakat” yang selaras dengan instruksi Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, bahwa kehadiran plPolisi di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata dan bersahabat.

Secara khusus, Kapolda Jatim mengingatkan anggotanya untuk menjaga moralitas dan melarang keras tindakan pungutan liar atau pemaksaan kepada warga.

“Saya selalu menyampaikan kepada seluruh anggota, ambil hati masyarakat, jangan ambil harta masyarakat. Artinya, dalam melaksanakan tugas, berikan pelayanan dengan tulus dan ikhlas,” ujar Irjen Pol Dekananto.

Ia menambahkan bahwa warga yang menyambangi kantor Polisi umumnya sedang menghadapi masalah atau mencari perlindungan. Oleh karena itu, personel wajib memberikan perlakuan setara tanpa memandang penampilan luar.

Pada momen tersebut,Kapolda Jatim ini juga memperkenalkan jargon “Jogo Omah” (Menjaga Rumah). Semangat ini merupakan ajakan bagi seluruh elemen untuk bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban umum (kamtibmas), mulai dari lingkungan keluarga hingga lingkup provinsi.

“Jawa Timur adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga mulai dari rumah dan keluarga kita, lingkungan tempat tinggal, RT/RW, kecamatan, sampai seluruh wilayah Jawa Timur,” tuturnya.

Guna memperbaiki kualitas institusi, Irjen Pol Dekananto menyatakan membuka diri terhadap kritik, masukan, maupun komplain masyarakat, termasuk yang beredar di media sosial.

Ia berjanji akan menindak tegas setiap pelanggaran atau penyimpangan yang dilakukan oleh oknum anggotanya.

“Mari kita bergandeng tangan dan memberikan yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Uncategorized

Polda Jatim Ungkap Dugaan Eksploitasi Anak di Jember, Dua Tersangka Diamankan

Published

on

SURABAYA – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPO) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan tindak pidana eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak yang diduga terjadi di wilayah Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Dalam pengungkapan tersebut, penyidik telah menetapkan dua orang tersangka berinisial WJ (37) dan IM (52). Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut, di antaranya satu unit telepon genggam, buku catatan, alat tes kehamilan, botol minuman kosong, dua blister pil kontrasepsi, serta hasil visum et repertum.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, pengungkapan perkara berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh kepolisian melalui serangkaian penyelidikan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh, ditemukan adanya dugaan eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak. Anak-anak tersebut diduga dieksploitasi untuk melayani tamu dengan tarif sekitar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kamis (15/10/2026).

Dari setiap transaksi tersebut, korban diduga hanya menerima sekitar Rp50 ribu, sedangkan sebagian lainnya diduga dikuasai oleh tersangka.

“Penyidik masih terus mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk pola perekrutan, pihak-pihak yang terlibat, serta kemungkinan adanya korban lainnya,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Pada kesempatan yang sama, Dirres PPA dan PPO Polda Jatim Kombes Pol Dr. Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., mengatakan bahwa berdasarkan hasil pengembangan sementara, penyidik telah mengidentifikasi tujuh anak perempuan yang diduga menjadi korban.

“Kami masih mengembangkan perkara ini untuk mendalami kemungkinan adanya korban lain maupun pihak lain yang diduga terlibat dalam perekrutan dan eksploitasi terhadap anak,” ujar Kombes Pol Ganis.

Polda Jatim juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember dan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap aspek perizinan tempat yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Menurut Kombes Pol Ganis, proses penegakan hukum juga dilakukan dengan tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Pendampingan, perlindungan, serta pemulihan terhadap para korban menjadi bagian penting dalam penanganan perkara.

Atas dugaan perbuatannya, kedua tersangka diproses berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak dan tindak pidana eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak.

“Polda Jawa Timur berkomitmen menindak tegas setiap bentuk eksploitasi terhadap anak. Pada saat yang sama, kami memastikan hak, perlindungan, dan kepentingan terbaik bagi anak yang menjadi korban tetap menjadi prioritas,” pungkas Kombes Pol Ganis. (*)

Continue Reading

Uncategorized

Operasi Ops Sikat 20206 Bhabinkamtibmas Gencar Sosialisasi Kepada Warga Binaan

Published

on

Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Sikat 20206, Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota  terus meningkatkan intensitas patroli dialogis di wilayah binaannya, Kamis (15/10)

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya preventif dalam mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan, khususnya yang berkaitan dengan premanisme, perjudian, miras, dan tindak kriminal 3 C lainnya.

Patroli dilakukan dengan pendekatan humanis, menyasar desa-desa rawan, tempat berkumpulnya warga, warung kopi, dan pusat aktivitas masyarakat lainnya. Dalam setiap kunjungannya, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak warga untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan tetap aman dan tertib.

Kasi Humas Polres Kediri Kota AKP Sundari SH menyatakan bahwa kegiatan patroli dialogis yang dilakukan para Bhabinkamtibmas menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan di masyarakat. “Operasi Sikat ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga edukasi. Bhabinkamtibmas kami aktif mengedukasi masyarakat agar menjauhi penyakit masyarakat seperti premanisme dan minuman keras, serta mendorong warga untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan,” ujar Kasi Humas

Selain menyampaikan imbauan, para Bhabinkamtibmas juga membangun komunikasi dua arah dengan warga untuk menggali informasi terkait situasi kamtibmas di desa masing-masing. Langkah ini dinilai efektif dalam mempererat kemitraan antara polisi dan masyarakat. Kegiatan patroli dialogis dalam rangka Operasi Sikat 20206 ini akan terus digencarkan selama masa operasi berlangsung. Harapannya, kesadaran hukum masyarakat semakin meningkat dan potensi gangguan keamanan dapat ditekan sedini mungkin.

Dengan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, diharapkan tetap menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan terbebas dari segala bentuk penyakit masyarakat.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page