Connect with us

Peristiwa

Kunjungan Danrem 082/CPYJ di Kota Kediri Bahas Pananganan Pasien Covid-19

Published

on

Kediriselaludihati.com – Forpimda Kota Kediiri  menerima kunjungan Komandan Korem 082/CPYJ, Kolonel Inf M. Dariyanto di Ruang kerja Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, Selasa (24/8).  Kunjungan dilakukan dalam rangka membahas pasien Covid-19 yang masih menjalani isolasi mandiri untuk dipindahkan ke isolasi terpusat. Hal ini sekaligus mengikuti dan menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Pasien Covid-19 disarankan untuk pindah ke isolasi terpusat yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Kediri karena melakukan isolasi mandiri kadang-kadang di luar pemantauan dari tenaga medis,” ujar Kolonel Inf M. Dariyanto.

Komandan Korem 082/CPJ menambahkan, melihat tren perkembangan kasus positif Covid-19 di wilayah Kota Kediri saat ini sudah membaik dan pasien yang melakukan isolasi mandiri mengalami penurunan. Institusinya mendorong agar masing-masing wilayah baik kota ataupun kabupaten taat kepada instruksi pusat untuk memindahkan pasien Covid-19 ke isoter bagi yang memenuhi syarat untuk dipindahkan.

 “Melihat perkembangan Kota Kediri sudah membaik, tinggal ada beberapa yang isoman dan itupun ada pengecualian karena ada yang disabilitas, anak kecil yang positif tapi orang tuanya negatif kalau isoter tidak ada yang merawat,” ujarnya.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar didampingi Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.IK, M.H serta Komandan Kodim 0809 Letkol Inf Ruly Eko Suryawan mengatakan sudah menyiapkan eks Balai Latihan Kerja (BLK) dan Gedung Nasional Indonesia (GNI) yang sementara ini dialihfungsikan sebagai tempat isolasi terpusat untuk masyarakat Kota Kediri sejak beberapa bulan lalu. Fasilitas yang disediakan pun juga sangat layak dilengkapi dengan sarana prasarana yang lengkap.

“Saya tadi jelaskan bahwa di Kota Kediri ini tempat untuk isoter sudah kita siapkan dan perbaiki semuanya. Baik kelayakan kamar mandi, tempat tidur, ruangan, fasilitas keseharian, sarana prasarana olahraga, pendingin ruangan juga ada,” ujarnya.

Wali Kota Kediri melanjutkan, Pemerintah Kota Kediri terus berupaya dan menghimbau masyarakat agar bersedia dirawat di isolasi terpusat. “Kita himbau kepada warga yang terkena Covid-19 yang saat ini melakukan isolasi mandiri agar tidak menularkan ke keluarga, tetangga, atau teman terdekat memang idealnya dirawat di isolasi terpusat karena di sana juga ada petugas medis yang akan memantau kondisinya,” tutupnya.

Data dari BPBD Kota Kediri menyebutkan per hari ini total ada 45 orang yang dirawat di tempat isolasi terpusat. Dengan rincian 13 orang laki-laki dan 32 orang perempuan. (Res|aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Keselamatan Berlalu Lintas Ditekankan sebagai Kebutuhan Bersama

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota menggelar kegiatan himbauan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas (kamseltibcarlantas) dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) di Jalan Brawijaya No. 25, Pakelan, Kota Kediri, Rabu (4/2/2026).


Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.30 WIB tersebut menyasar masyarakat terorganisir, yakni Kelompok Pengajian Salma Insani Ngadirejo, Kota Kediri. Himbauan disampaikan langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama sejumlah anggota.


Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan edukasi mengenai safety riding, etika berlalu lintas, serta pentingnya kepatuhan terhadap rambu dan aturan lalu lintas. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan bahwa kegiatan edukasi kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya preemtif dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026.


“Keselamatan berlalu lintas harus dibudayakan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk lebih sadar dan disiplin dalam berkendara,” ujar AKP Yudho.


Menurut dia, pendekatan persuasif dan edukatif kepada kelompok masyarakat menjadi langkah penting agar pesan keselamatan dapat diterima dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Operasi Keselamatan Semeru 2026 sendiri bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta mewujudkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri Kota. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Operasi Keselamatan 2026: Polisi Cek Kelaikan Bus Wisata, AKP Yudho Tegaskan Standar Keselamatan

Published

on

Kediriselaludihati – Jajaran Satlantas Polres Kediri Kota bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan ramp check terhadap armada angkutan pariwisata di PO Rama Mandiri Trans, Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Rabu (4/2/2026) pagi. Pemeriksaan berlangsung pukul 10.00–11.30 WIB sebagai langkah antisipatif memastikan kesiapan kendaraan dalam mendukung keselamatan lalu lintas.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., didampingi Kanit Kamsel beserta anggota. Turut terlibat personel Dinas Perhubungan Kota Kediri, UPT LLAJ Provinsi Jawa Timur, serta perwakilan PT Jasa Raharja Cabang Kediri.

Ramp check difokuskan pada pemeriksaan teknis kendaraan, meliputi sistem pengereman, kondisi lampu penerangan, ban, kelengkapan administrasi, serta aspek keselamatan penumpang. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan adanya kekurangan pada izin trayek bus serta dua unit bus pariwisata yang memerlukan perbaikan pada sistem lampu.

AKP Yudho menegaskan, ramp check bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian penting dari upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas.

“Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Kendaraan pariwisata biasanya membawa banyak orang, sehingga aspek kelaikan teknis harus benar-benar diperhatikan. Kekurangan seperti lampu yang tidak optimal bisa berisiko fatal saat berkendara, terutama pada malam hari,” ujar AKP Yudho.

Ia menambahkan, temuan tersebut langsung disampaikan kepada pihak pengelola PO agar segera dilakukan perbaikan sebelum kendaraan kembali beroperasi.

“Kami mengedepankan pembinaan, tetapi untuk hal yang menyangkut keselamatan tidak ada kompromi. Kendaraan yang belum memenuhi standar wajib diperbaiki terlebih dahulu,” kata AKP Yudho.

Menurut dia, sinergi antara kepolisian, Dinas Perhubungan, UPT LLAJ, dan Jasa Raharja menjadi bentuk pengawasan terpadu demi menciptakan sistem transportasi yang aman dan tertib.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Satlantas Polres Kediri Kota memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari komitmen meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kediri Kota. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

AKP Yudho Tekankan Kelaikan Kendaraan untuk Tekan Risiko Kecelakaan

Published

on

Kediriselaludihati – — Jajaran Satlantas Polres Kediri Kota melaksanakan kegiatan ramp check (ramcek) dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026, Rabu (4/2/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., bersama Kanit Kamsel dan melibatkan unsur Dinas Perhubungan.

Ramcek dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan memenuhi standar keselamatan dan kelaikan teknis. Pemeriksaan difokuskan pada kondisi rem, lampu penerangan, ban, sistem kemudi, serta kelengkapan administrasi seperti SIM dan STNK. Selain itu, petugas juga mengecek perlengkapan pendukung keselamatan seperti sabuk pengaman dan perlengkapan darurat kendaraan.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Yudho mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi preemtif dan preventif dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas terhadap potensi pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan.

“Ramp check ini kami lakukan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar laik jalan. Banyak kecelakaan lalu lintas dipicu oleh faktor teknis kendaraan yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal,” ujar AKP Yudho.

Ia menambahkan, pemeriksaan tidak semata bertujuan penindakan, tetapi juga edukasi kepada pengemudi dan pemilik kendaraan agar lebih peduli terhadap kondisi armada yang digunakan sehari-hari.

“Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga pengemudi. Perawatan kendaraan secara rutin adalah bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri dan pengguna jalan lain,” kata AKP Yudho.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada pengemudi agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, tidak memaksakan kendaraan beroperasi dalam kondisi tidak layak, serta segera melakukan perbaikan bila ditemukan kerusakan.

Sinergi antara kepolisian dan Dinas Perhubungan, menurut AKP Yudho, menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengawasan yang komprehensif. Kolaborasi ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan kelayakan kendaraan, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Satlantas Polres Kediri Kota memastikan ramcek akan terus dilaksanakan secara berkala di berbagai titik sebagai bagian dari komitmen menjaga keselamatan berlalu lintas di wilayah Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page