Inspirasi
Kapolresta Kediri Ambil Bagian Dalam Deklarasi Komitmen Penanggulangan Covid-19
Kediriselaludihati.com –Pada hari Senin 23 Maret 2020 pukul 09.00 WIB – selesai di Ruang Joyoboyo Pemkab Kediri, Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana S.I.K menghadiri giat Deklarasi Komitmen Penanggulangan Covid 19.
Giat juga di hadiri oleh Bupati Kediri, Kapolres Kota dan Kabupaten , Dandim 0809 Kediri, Direktur Rumah sakit Kabupaten Kediri dan Dinas . Kegiatan ini merupakan komitmen bersama untuk menanggulangi wabah Covid-19.
“Kapolresta Kediri hadir karena wilayah hukum Polresta Kediri yang ada di barat sungai Brantas berada di wilayah Kabupaten Kediri kecuali Kecamatan Mojoroto. Kegiatan berjalan dengan aman lancar pelaksanaan deklarasi,” kata AKP Kamsudi, Kasubbag Humas Polresta Kediri. (res|aro)
Inspirasi
Satlantas Kediri Kota Beri Dukungan Moral kepada Keluarga Korban Laka Maut, Proses Hukum Terus Berjalan
Kediriselalaludihati – Di sebuah rumah sederhana di Dusun Sendang, Desa Sendang, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, suasana duka masih begitu pekat.
Tangis keluarga belum benar-benar reda sejak kepergian Fulan Zuleyka (19), mahasiswi Universitas Islam Syekh Wasil Kediri yang menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas beruntun di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Kediri, Minggu (5/7/2026) malam.
Di rumah itu, tidak ada lagi tawa anak ketiga dari tiga bersaudara tersebut. Yang tersisa hanyalah foto, doa, dan kenangan yang terus hidup di hati kedua orang tuanya, Welas Hari Widodo dan Lilik Suryani.
Di tengah suasana duka itulah, Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP T. Yudho Prastyawan, S.H., M.H., bersama KBO Satlantas dan para Kanit Satlantas datang bersilaturahmi ke rumah duka. Kedatangan mereka bukan sekadar menjalankan tugas kedinasan, melainkan sebagai bentuk empati kepada keluarga yang sedang kehilangan putri tercinta.
Kasatlantas bersama rombongan diterima langsung oleh kedua orang tua korban. Percakapan berlangsung sederhana, namun penuh makna. Polisi mendengarkan cerita keluarga, menyampaikan belasungkawa, sekaligus memastikan bahwa proses hukum atas kecelakaan yang merenggut nyawa Fulan akan ditangani secara profesional dan transparan.
Bagi keluarga, kehilangan seorang anak bukanlah luka yang mudah dipulihkan. Tidak ada proses hukum yang mampu mengembalikan kehadiran Fulan di tengah keluarga. Namun, kepastian bahwa perkara ditangani secara serius menjadi sedikit penguat di tengah kesedihan yang masih menyelimuti.
Sementara itu, proses penanganan hukum terus berjalan. Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Kediri Kota kini memasuki tahapan pemeriksaan intensif terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, termasuk DWS (16), anak dibawah umur yang juga pelajar asal Kabupaten Nganjuk yang mengemudikan mobil Hyundai Palisade putih.
Sejak Senin hingga Selasa (6–7 Juli 2026), penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap seluruh pihak terkait sebagai bagian dari proses penyelidikan yang segera ditingkatkan ke tahap penyidikan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota, Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman, S.Tr.K., menjelaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara menyeluruh tanpa ada perlakuan khusus terhadap siapa pun.
“Mulai tanggal 6 hingga 7 Juli kami melakukan pemeriksaan terhadap semua pihak yang terlibat. Dalam waktu dekat kami akan melaksanakan gelar perkara untuk menentukan peningkatan status penanganan dari tahap penyelidikan menuju penyidikan sesuai alat bukti yang telah kami kumpulkan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan berdasarkan fakta hukum yang diperoleh selama penyelidikan.
“Kami akan bertindak tegas dalam penanganan kasus ini. Semua proses berjalan sesuai prosedur hukum, objektif, profesional, dan berdasarkan alat bukti yang ada,” tegas Ipda Andi.
Penyidik juga memberikan penjelasan mengenai informasi yang sempat berkembang di masyarakat terkait nomor polisi kendaraan Hyundai Palisade.
Menurut Ipda Andi, hasil pemeriksaan memastikan kendaraan tersebut memiliki nomor registrasi asli AG 55 SIS. Saat kejadian, kendaraan diketahui menggunakan plat nomor gantung bertuliskan AG 150 yang bukan merupakan nomor registrasi resminya.
“Plat nomor kendaraan yang asli adalah AG 55 SIS. Saat kejadian yang bersangkutan menggunakan plat nomor gantung AG 150. Hal tersebut sudah kami pastikan berdasarkan hasil pemeriksaan kendaraan beserta dokumen yang kami miliki,” jelasnya.
Selain itu, pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi juga telah dilakukan. Hasil tes urine menunjukkan negatif dari narkotika maupun zat terlarang lainnya.
“Hasil tes urine negatif. Dari keterangan awal yang bersangkutan, penyebab kecelakaan diakuinya karena kurang berkonsentrasi saat mengemudikan kendaraan,” tambahnya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan bermula ketika Hyundai Palisade melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan KH Ahmad Dahlan. Di depannya melaju sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai Naura Azwa Laksono dengan Fulan Zuleyka sebagai penumpang.
Diduga akibat kurang berkonsentrasi dan melaju dengan jarak yang terlalu dekat, Hyundai Palisade menabrak bagian belakang sepeda motor tersebut. Setelah benturan pertama, kendaraan kehilangan kendali, masuk ke jalur berlawanan arah, lalu menabrak Toyota Avanza dan kembali menghantam Isuzu Panther sehingga terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan.
Fulan Zuleyka meninggal dunia akibat luka yang dideritanya. Sementara Naura Azwa Laksono mengalami luka memar dan lecet, sedangkan penumpang Isuzu Panther, Ani Maskufah, mengalami luka pada bagian dahi dan telah mendapatkan perawatan medis.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP T. Yudho Prastyawan mengatakan bahwa selain memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya, pihaknya juga merasa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah keluarga korban.
“Kami datang untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhumah. Kehadiran kami juga menjadi bentuk komitmen bahwa perkara ini akan ditangani secara profesional, transparan, dan akuntabel. Seluruh alat bukti, keterangan saksi, hasil pemeriksaan kendaraan maupun pemeriksaan terhadap pengemudi akan menjadi dasar dalam menentukan proses hukum selanjutnya,” ujar AKP T. Yudho Prastyawan.
Ia berharap tidak ada lagi keluarga yang harus merasakan kehilangan akibat kelalaian di jalan raya.
“Keselamatan harus menjadi budaya dalam berkendara. Selalu berkonsentrasi, patuhi batas kecepatan, jaga jarak aman, dan hormati pengguna jalan lainnya. Satu detik kelalaian dapat mengubah masa depan seseorang, bahkan menghilangkan nyawa. Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih mengutamakan keselamatan,” pungkasnya.
Di rumah duka itu, proses hukum memang sedang berjalan. Namun, bagi keluarga Fulan, waktu seolah berhenti sejak malam nahas tersebut. Yang mereka harapkan kini bukan sekadar kepastian hukum, melainkan agar tidak ada lagi orang tua yang harus menunggu anaknya pulang, namun yang datang justru kabar duka. (res)
Inspirasi
Kapolres Hadiri Upacara Bersama Forkopimda, Amanat Presiden Tekankan Polri Profesional, Humanis, dan Adaptif Hadapi Tantangan Zaman
Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan penuh khidmat di halaman Balai Kota Kediri, Jalan Basuki Rahmat Nomor 15, Rabu (1/7/2026). Upacara yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan, pengabdian, dan kepercayaan publik.
Upacara dimulai pukul 08.00 WIB dan dipimpin oleh Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Toha selaku inspektur upacara. Kegiatan dihadiri sekitar 400 peserta yang terdiri dari unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, instansi vertikal, perbankan, serta berbagai elemen masyarakat.
Turut hadir dalam upacara tersebut Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota, Dandim 0809 Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hardiansyah, S.Sos., M.A.P., Ketua DPRD Kota Kediri Dra. Firdaus, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri Rivo Chandera Makarupa Madellu, S.H., Ketua Pengadilan Negeri Kota Kediri Khairul, S.H., M.H., Danbrigif Mekanis 16/Wira Yudha Letkol Inf. Mohammad Sujoko, M.Han., Danyon Mekanis 521/DY Letkol Inf. Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., Karumkit Bhayangkara Kediri Kombes Pol dr. Heri Budiono, Sp.U., M.Kes., Ketua Pengadilan Agama Kota Kediri, jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), pejabat Pemerintah Kota Kediri, pejabat utama Polres Kediri Kota, para pimpinan perbankan, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan gladi bersih sebelum dilanjutkan pelaksanaan upacara, pemberian tanda kehormatan, serta pembacaan amanat Presiden Republik Indonesia oleh inspektur upacara.
Dalam amanat Presiden yang dibacakan Wakil Wali Kota Kediri, disampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional selama delapan dekade.
Presiden menegaskan bahwa tema Hari Bhayangkara ke-80, “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, merupakan pengingat bahwa seluruh tugas Polri harus berorientasi pada kepentingan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis.
Amanat tersebut juga menyoroti tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari ancaman siber, kejahatan transnasional, hingga dinamika ekonomi dunia. Karena itu, Polri dituntut menjadi institusi yang adaptif, prediktif, serta mampu merespons setiap perkembangan dengan cepat dan tepat.
Selain itu, Presiden menegaskan pentingnya dukungan Polri terhadap berbagai program strategis nasional, di antaranya penguatan ketahanan pangan, pemberantasan narkoba dan judi daring, penyediaan rumah bagi masyarakat, hingga pengamanan investasi nasional.
Dalam amanat tersebut, Presiden juga menyampaikan lima arahan utama kepada institusi Polri, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan, memperkuat kapasitas sumber daya manusia menghadapi tantangan digital, meningkatkan fleksibilitas organisasi menghadapi dinamika global, serta memperkuat legitimasi institusi melalui peningkatan kepercayaan masyarakat.
“Kepercayaan publik adalah modal utama yang harus dijaga dengan kinerja nyata, bukan retorika. Polri harus terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, humanis, responsif, dan prediktif,” demikian salah satu pesan Presiden dalam amanat yang dibacakan pada upacara tersebut.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan Polisi Cilik yang memukau para tamu undangan, disusul pertunjukan drumband yang semakin memeriahkan suasana peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Selanjutnya, seluruh tamu undangan mengikuti kegiatan tasyakuran yang digelar di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.
Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
“Semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga melalui kerja nyata,” ujar AKBP Anggi.
Ia menambahkan, Polres Kediri Kota akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung pembangunan daerah demi terwujudnya Kota Kediri yang aman, nyaman, dan sejahtera.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Kediri berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat sesuai tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.” (res/aro)
Inspirasi
Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Pengabdian, Polres Kediri Kota Hadirkan Hunian Layak
Kediriselaludihati – Komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kembali diwujudkan Polres Kediri Kota melalui program bedah rumah dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Program tersebut ditandai dengan peresmian rumah milik Setio Harsono, warga Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, yang telah selesai direnovasi sehingga kini menjadi hunian yang lebih layak.
Peresmian rumah hasil renovasi dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Yani Anggi, serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota.
Suasana penuh kehangatan mewarnai prosesi peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita sebagai simbol selesainya proses renovasi rumah. Momen tersebut sekaligus menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak huni.
Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, program bedah rumah merupakan salah satu bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat yang diwujudkan melalui aksi sosial dan kemanusiaan.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Semoga rumah yang telah direnovasi ini membawa kenyamanan, kebahagiaan, dan menjadi penyemangat bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Inilah wujud komitmen Polri untuk terus hadir, peduli, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar AKBP Anggi.
Menurutnya, tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu warga yang membutuhkan melalui berbagai program kemanusiaan.
Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota, Ny. Yani Anggi, menambahkan bahwa Bhayangkari akan terus mendukung berbagai kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi keluarga penerima. Semoga semangat berbagi dan kepedulian seperti ini terus tumbuh sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat kehadiran Polri dan Bhayangkari,” katanya.
Rasa haru tampak menyelimuti keluarga Setio Harsono saat menerima rumah yang telah selesai direnovasi. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Kapolres Kediri Kota beserta seluruh jajaran yang telah mewujudkan impiannya memiliki rumah yang layak huni.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Kediri Kota beserta Ibu Ketua Bhayangkari dan seluruh anggota Polres Kediri Kota. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga kebaikan ini menjadi amal ibadah dan seluruh anggota Polri selalu diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan tugas,” ucap Setio Harsono.
Program bedah rumah tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan bakti sosial Polres Kediri Kota dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat.
Melalui berbagai program sosial yang terus digelar, Polres Kediri Kota berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang selalu hadir membawa solusi, kepedulian, dan manfaat nyata sesuai semangat “Polri untuk Masyarakat.” (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
