Connect with us

Uncategorized

Polresta Banyuwangi Bongkar Pembuatan Tes Rapid Antigen Palsu

Published

on

BANYUWANGI, – Polresta Banyuwangi berhasil membongkar pembuatan dokumen tes rapid antigen palsu. Kali ini, petugas mengamankan beberapa pelaku yang menjalani bisnis nakal ini.

Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, petugas Kepolisian telah melakukan penyelidikan selama tiga bulan terakhir dalam kasus ini. Dimana, modus ini dijalankan untuk keperluan penyebaran ke Pelabuhan Gilimanuk, Bali ataupun sebaliknya.

“Jadi modusnya saling kerjasama menawarkan jika ada pelaksanan rapid antigen dengan hasil negatif tanpa harus test,” kata AKBP Nasrun Pasaribu saat pers rilis di Mapolresta Banyuwangi, Kamis (2/8/2021).

Dalam pengungkapan ini, pelaku ditangkap dan Polisi berhasil menyita barang bukti laptop, printer, kertas cetak antigen palsu. Yang sebelumnya terdapat salah satu klinik di Banyuwangi merasa dirugikan.

“Sementara pelaku ada tiga orang, ditangkap di TKP berbeda. Dua pelaku diduga sebagai tokoh utama, satu pelaku lainnya hanya turut serta atau perantara,” jelas Nasrun.

Bisnis ini, masih Nasrun, sudah berjalan tiga bulan lamanya. Sementara pengakuan pelaku, baru membuat dokumen palsu tersebut sebanyak 48 kali.

“Untuk biaya pembuatan rapid test antigen sebesar Rp. 100 ribu. Dimana pembagian itu dibagi 60 persen dan 40 persen kepada masing-masing pelaku,” tegas Kapolresta.

Saat ini ketiganya ditahan di Mapolresta Banyuwangi untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Mereka terancam Pasal 263 ayat (1) tentang Dugaan Pemalsuan Dokumen, dengan ancaman 6 tahun penjara.

Nasrun menambahkan, pihaknya kini tengah melakukan pengemabangan penyelidikan guna menangkap satu orang pelaku lainnya yang masih dalam pencarian alias DPO.

Continue Reading

Peristiwa

Polisi Pastikan Penyampaian Aspirasi Berjalan Tertib, Aman, dan Kondusif

Published

on

Kediriselaludihati.com – Jajaran Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, melaksanakan pengamanan aksi damai yang digelar Aliansi Pemuda Bersatu di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri, Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Senin (29/6/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung tertib, aman, serta tidak mengganggu ketertiban umum.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin Ipda Fery Widianto, S.H., dengan melibatkan personel Polsek Mojoroto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto Aiptu Andri Jatmiko, serta dukungan personel gabungan Polres Kediri Kota.

Aksi damai diikuti sekitar 15 orang yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Bersatu di bawah koordinasi Ahmad Maslianto. Dalam penyampaian aspirasinya, massa menyuarakan sejumlah tuntutan terkait penanganan dugaan kasus di lingkungan pendidikan, di antaranya meminta evaluasi terhadap kepala sekolah, penanganan tegas terhadap dugaan predator anak di lingkungan sekolah, serta penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana asusila yang melibatkan tenaga pendidik.

Sejak awal kegiatan, aparat kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan pengamanan terbuka sekaligus melakukan komunikasi kepada peserta aksi agar penyampaian pendapat dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Polri memiliki tanggung jawab untuk mengawal setiap penyampaian aspirasi masyarakat agar dapat berlangsung secara tertib, aman, dan sesuai aturan. Kami mengedepankan pendekatan persuasif sehingga seluruh pihak dapat menyampaikan pendapatnya dengan baik tanpa mengganggu kepentingan masyarakat lainnya,” ujarnya.

Menurut Kompol Rudi, personel di lapangan juga memberikan imbauan kepada peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban, menghindari tindakan provokatif, serta menghormati hak pengguna jalan maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara santun, menjaga situasi tetap kondusif, dan mematuhi arahan petugas. Dengan komunikasi yang baik, seluruh kegiatan dapat berlangsung aman tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas,” katanya.

Pengamanan melibatkan sejumlah personel, di antaranya Aiptu Margono, Aiptu Andri Jatmiko, AIPTU Sugiono, Aiptu Hengky AP, Aipda Yuda Kuswantoro, Aipda Terry, Aipda Krisnawan, Aipda Indra Kusuma, Aipda Tri Retno, Aipda Sodik, serta personel gabungan Polres Kediri Kota.

Selama kegiatan berlangsung, aparat kepolisian terus melakukan pemantauan terhadap jalannya aksi sekaligus berkoordinasi dengan pihak penyelenggara dan instansi terkait guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Kompol Rudi menegaskan bahwa Polri berkomitmen menjaga keseimbangan antara perlindungan terhadap kebebasan menyampaikan pendapat dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Setiap warga negara memiliki hak menyampaikan aspirasi. Tugas kami adalah memastikan hak tersebut dapat dilaksanakan dengan aman, tertib, dan tidak mengganggu ketenteraman masyarakat. Itulah wujud pelayanan Polri yang humanis dan profesional,” tegasnya.

Setelah seluruh aspirasi disampaikan, kegiatan berakhir dalam suasana tertib dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun insiden yang menonjol selama pelaksanaan aksi damai.

Keberhasilan pengamanan tersebut kembali menunjukkan komitmen Polsek Mojoroto dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan dialogis serta pengamanan yang profesional, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Kediri Kota. (res/an)

Continue Reading

Uncategorized

Sinergi Tiga Pilar di Kediri Dukung Pembinaan Karakter Generasi Muda Melalui Gerakan Pramuka

Published

on

Kediriselaludihati.com – Jajaran Polsek Kediri Kota terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda melalui pengamanan dan pemantauan berbagai kegiatan masyarakat. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Manisrenggo Aipda Bintoro Atmojo, S.H., yang bersama unsur Tiga Pilar melaksanakan pemantauan kegiatan Apel Pesta Siaga Pramuka tingkat Kecamatan Kota Kediri, pada Senin (29/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di area Kantor RW 05 dan RW 06, Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Apel diikuti peserta didik dari Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Kota Kediri sebagai bagian dari pembinaan kepramukaan sejak usia dini.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimudin Toha, S.H., yang mewakili Wali Kota Kediri, para kepala kelurahan se-Kecamatan Kota Kediri, unsur Tiga Pilar, para pembina Pramuka, guru pendamping, serta ratusan peserta Pesta Siaga.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pembinaan karakter generasi muda sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.

“Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, serta rasa cinta tanah air pada generasi muda. Karena itu, Polri mendukung penuh kegiatan positif seperti ini sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Menurut Kompol Bowo, sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan dunia pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak.

“Pembinaan generasi muda tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, sekolah, keluarga, hingga aparat keamanan agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, Bhabinkamtibmas bersama unsur Tiga Pilar melakukan pemantauan terhadap jalannya apel, mengawasi situasi di sekitar lokasi kegiatan, serta berkoordinasi dengan panitia guna memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman.

Selain memberikan rasa aman, kehadiran personel kepolisian juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, khususnya kalangan pendidik, orang tua, dan para peserta didik.

“Kami ingin anak-anak mengenal polisi sebagai sahabat yang siap melindungi dan mengayomi masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap tumbuh kedekatan emosional sekaligus menanamkan kesadaran tentang pentingnya disiplin, ketertiban, dan kepatuhan terhadap aturan sejak usia dini,” tambah Kompol Bowo.

Apel Pesta Siaga Pramuka berlangsung dengan penuh semangat. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara tertib di bawah bimbingan para pembina dan guru pendamping. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya semangat kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter dan keterampilan bagi generasi muda.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Kelancaran pelaksanaan kegiatan menjadi bukti sinergi yang baik antara penyelenggara, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan karakter bagi anak-anak.

Melalui kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut, Polsek Kediri Kota kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung berbagai program pendidikan dan pembinaan generasi muda sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi yang humanis, profesional, dan dekat dengan masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sasar Pelajar hingga Pengemudi Ojek Online, Budaya Tertib Lalu Lintas Terus Ditanamkan Satlantas Polres Kediri Kota

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota terus menguatkan budaya keselamatan berlalu lintas melalui pendekatan edukatif kepada berbagai lapisan masyarakat. Senin (29/6/2026), Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas menggelar dua kegiatan sekaligus, yakni latihan Polisi Cilik (Pocil) dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 serta program Polisi Menyapa yang menyasar para pengemudi ojek online.

Kegiatan pertama berlangsung pukul 09.00 hingga 10.30 WIB di SDS Pawyatan Dhaha Kota Kediri. Latihan Polisi Cilik dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota dengan melibatkan Kepala Sekolah SDS Pawyatan Dhaha, pelatih koreografi CK Dance, para wali murid, serta siswa-siswi yang tergabung dalam Polisi Cilik.

Latihan tersebut merupakan bagian dari persiapan penampilan Polisi Cilik dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Para peserta mendapatkan pembinaan kedisiplinan, kekompakan, serta latihan gerakan yang mengedepankan nilai-nilai ketertiban dan disiplin sebagai implementasi budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan pembinaan Polisi Cilik menjadi salah satu investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang memiliki kesadaran hukum dan disiplin berlalu lintas.

“Polisi Cilik bukan sekadar menampilkan keterampilan baris-berbaris atau koreografi, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter. Melalui kegiatan ini kami menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini,” ujarnya.

Usai kegiatan di sekolah, Unit Kamsel melanjutkan program Polisi Menyapa pada pukul 11.00 hingga 11.30 WIB di Jalan Kyai Mojo, Kota Kediri. Dalam kegiatan tersebut, petugas berdialog langsung dengan para pengemudi ojek online sambil memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara.

Selain menyampaikan imbauan agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petugas juga mengingatkan para pengemudi untuk mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan saat bekerja, menggunakan perlengkapan keselamatan secara lengkap, serta membangun etika berlalu lintas sebagai kebutuhan bersama.

“Pengemudi ojek online memiliki mobilitas yang sangat tinggi dan menjadi bagian penting dari pelayanan transportasi masyarakat. Karena itu, kami mengajak mereka untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjadi pelopor keselamatan di jalan raya,” kata AKP Tutud.

Menurutnya, pendekatan humanis melalui dialog langsung dinilai lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dibandingkan hanya mengedepankan penindakan.

“Kami ingin membangun budaya keselamatan melalui edukasi. Ketika masyarakat memahami bahwa keselamatan adalah kebutuhan, maka kepatuhan terhadap aturan lalu lintas akan tumbuh dari kesadaran, bukan karena takut terhadap sanksi,” jelasnya.

AKP Tutud menambahkan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satlantas Polres Kediri Kota dalam mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) melalui edukasi yang menyentuh seluruh kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak hingga para pekerja di sektor transportasi.

“Kami akan terus memperluas edukasi keselamatan berlalu lintas kepada seluruh elemen masyarakat. Dengan keterlibatan semua pihak, budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh sehingga mampu menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Antusiasme para peserta Polisi Cilik maupun pengemudi ojek online menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang dilakukan Satlantas Polres Kediri Kota mendapat respons positif dari masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page