Peristiwa
Bantu Tugas Kepolisian, 5 Warga Terima Penghargaan dari Polres Kediri Kota
Kediriselaludihati.com – -Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.I.K memberikan penghargaan Kepada Persnonil Polri, dan Masyarakat sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada Anggota Polres Kediri Kota serta Warga Masyarakat telah membantu tugas Kepolisian dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
Pemberian penghargaan ini diberikan kepada 5 personel Polres Kediri Kota dan Polsek yang telah memberikan dedikasi kerja terbaiknya dan berprestasi di bidang tugas masing-masing kepada Masyarakat khususnya institusi Polres Kediri Kota , dengan harapan prestasi kerja seperti yang dilakukan oleh teman-teman ini akan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk melaksanakan tugas dengan disiplin dan dedikasi yang tinggi, terutama dalam melayani masyarakat.
Adapun Kelima Anggota Tersebut, AKP Irawan Brahmono (Waka Polsek Kediri Kota) Atas Prestasinya dalam keaktifan pengisian Aplikasi BLC. Aiptu Hadi Suwigyo (Bhabinkamtibmas Kelurahan Lirboyo) atas penghargaan wujud Sinergitas dengan Ponpes Lirboyo.
Kemudian, Aiptu Ony Kristiyan (PS Kanit Provos) Penghargaan dalam Dedikasi Membina Saka Bhayangkara. Aipda Chandra Krismantara penghargaan optimalisasi dibidang perencanaan. Briptu Nesia Savica penghargaan atas dedikasi dalam hal penanganan Covid- 19 di lingkungan Polri
Selain itu juga dilaksakan pemberian penghargaan kepada 5 warga Masyarakat yang mempunyai dedikasi tinggi dalam membantu tugas tugas polisi. Antara lain. Vina Noer Anisa sebagai penerjemah Bahasa kepada penyandang disabilitas dalam giat vaksinasi covid-19 serentak wilayah Jawa Timur.
Inawati yang berperan sebagai pedamping Satgas ODGJ dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 serentak wilayah Jawa Timur. Pardjono .MPH, penghargaan dalam mendukung polri giat vaksinasi di Kecamatan Semen. Widodo Wiji.S.Sos penghargaan atas peran aktif dalam membantu ungkap narkoba
Rohmad Setyo Rianto. S STP.MM penghargaan dalam hal membantu dalam pengungkapan kasus pembuangan bayi. Selain itu juga diberikan penghargaan kepada masyarakat yang berperan aktif dalam Pendisiplinan Prokes Covid-19 .
Ahmad Shofyan pelopor prokes Covid-19 di Pasar Tangguh Semeru Selowarih. Ansen Niekhalies Subangun berhasil menerapkan disiplin prokes Covid-19 di usaha Cafe Tell Kopi. Harban Wibowo berhasil menerapkan disiplin prokes Covid-19 di usaha Kedai Expo
Dalam kesempatan ini juga diberikan penghargaan Pemenang Lomba hias Mako dan hias rumah dinas dalam rangka HUT RI Ke- 76 Tahun 2021 Jura 1 Polsek Tarokan, Juara 2 Polsek Kediri Kota dan Juara 3 dari Polsek Mojoroto, serta pemenang lomba hias rumah dinas dengan pemenang juara 1 Pengda Surahmad, Juara 2 Aipda Dodik Bagoes, dan Juara 3 Aipda Nur Khamdani
Dalam Sambutanya Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi S.I.K., M.H mengungkapkan bahwa pemberian penghargaan tersebut adalah salah satu wujud perhatian dan kepedulian Polres Kediri Kota , Saya berharap personel Polres Kediri Kota dan Polsek jajaran akan lebih memacu diri untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan terus berinovasi untuk dapat melayani Masyarakat dengan baik sehingga dapat menimbulkan simpati dan kecintaan masyarakat kepada institusi Polri.
”Secara pribadi dan kesatuan Saya Kapolres Kediri Kota mengucapkan terima kasih dan selamat kepada personel Polres Kediri Kota serta personel Polsek yang telah aktif dalam bekerja sehingga mendapatkan penghargaan atas kinerjanya. Mari bersama-sama kita laksanakan tugas dengan maksimal dan layani masyarakat dengan humanis, Ikhlas dan semangat disertai dengan hati tulus untuk meningkatkan demi Polri yang lebih baik serta mewujudkan Kamtibmas kondusif di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” Sambung AKBP Wahyudi.
Khusus kepada warga masyarakat AKBP Wahyudi mengungkapkan bahwa pemberian penghargaan tersebut adalah salah satu wujud perhatian dan kepedulian Polres Kediri Kota kepada masyarakat yang mempunyai dedikasi tinggi dalam membantu tugas tugas polisi.
“Alhamdulilah kami ucapkan terimakasih kepada mereka, dan kepada seluruh masyarakat, Kami dari Polres Kediri Kota bukan apa apa tanpa peran serta dari seluruh elemen masyarakat ,” kata Kapolres Kediri Kota
AKBP Wahyudi berharap agar dimasa-masa mendatang hubungan yang baik dengan masyarakat khusunya Tomas dan Toga dapat terus berjalan. Karena tanpa bantuan dari berbagai pihak, termasuk para tokoh masyarakat, sulit bagi Polres Kediri Kota dan Polsek-Polsek jajaran untuk bisa menjaga Kamtibmas tetap kondusif dan aman.
“Tentunya semua pihak kami rangkul. Baik tokoh masyarakat maupun tokoh agama atau tokoh pemuda. Termasuk juga instansi-instansi samping. Karena polisi tidak dapat bekerja maksimal dalam menjaga keamanan wilayah, jika tidak ada bantuan dari berbagai pihak,” ujar Kapoles.
Ditambahkan bahwa Kamtibmas sejatinya bukan hanya tanggungjawab Polri, melainkan tanggungjawab bersama seluruh lapisan masyarakat, Pungkas AKBP Wahyudi. (res/an).
Inspirasi
Rangkaian Kegiatan Keagamaan dan Ekonomi Rakyat Digelar Selama Tiga Hari di Wilayah Grogol
Kediriselaliudihati – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, ditandai dengan peresmian Megengan Agung dan Pasar Santri yang digelar di Dusun Santren, Desa Cerme, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan warga sekaligus penguatan tradisi keagamaan menjelang bulan suci Ramadhan.
Megengan Agung dan Pasar Santri secara resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah NU yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026. Acara tersebut diinisiasi oleh MWC NU Kecamatan Grogol dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, santri, serta pelaku usaha kecil.
Sejak sore hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan. Beragam lapak kuliner, produk UMKM, serta hasil kreasi santri berjajar di area Pasar Santri. Sementara itu, Megengan Agung diisi dengan doa bersama dan tradisi selamatan sebagai ungkapan syukur serta permohonan keselamatan menjelang Ramadhan.
Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya peran NU dalam menjaga harmoni sosial dan budaya di tengah masyarakat.
“Peringatan Harlah NU bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga wadah mempererat persatuan dan menggerakkan ekonomi warga. Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib dan kondusif,” ujar Andang.
Ia menambahkan, kehadiran aparat di lokasi kegiatan bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama acara berlangsung, mengingat tingginya antusiasme warga.
Tokoh NU setempat menyampaikan bahwa Pasar Santri diharapkan dapat menjadi ruang pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemandirian ekonomi.
“NU hadir tidak hanya dalam dakwah, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan ekonomi umat. Pasar Santri ini adalah bentuk nyata dari semangat tersebut,” kata salah satu pengurus MWC NU Grogol.
Hingga Jumat petang, seluruh rangkaian kegiatan pembukaan berjalan lancar, tertib, dan aman. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari tradisi keagamaan dan penguatan ekonomi lokal di wilayah Grogol. (res/aro)
Peristiwa
Polsek Pesantren Kediri Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Gempa, Warga Diminta Tetap Waspada
Kediriselaludihati.com – Sebuah rumah warga di Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dilaporkan roboh setelah terjadi gempa bumi, pada Jumat dini hari (6/2/2026). Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polsek Pesantren melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran segera melakukan sambang dan pengecekan langsung ke lokasi terdampak.
Kegiatan sambang dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran, Bripka Mohamad Rifai, bersama Lurah Singonegaran dan Ketua RT 27 RW 06. Mereka mendatangi rumah milik Ahmad Jaelani yang berlokasi di RT 27 RW 06, Kelurahan Singonegaran. Rumah tersebut diketahui mengalami kerusakan parah hingga roboh akibat guncangan gempa yang terjadi pada malam sebelumnya.
Dalam peristiwa tersebut, rumah ditempati oleh Ahmad Muslimin, anak dari pemilik rumah. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya korban jiwa. Namun, bangunan rumah mengalami kerusakan serius sehingga tidak layak huni untuk sementara waktu.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan bahwa kehadiran polisi di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan rasa aman dan memastikan kondisi warga pascakejadian bencana.
“Kami langsung menerjunkan Bhabinkamtibmas untuk melakukan sambang, memastikan kondisi warga, serta berkoordinasi dengan perangkat kelurahan. Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujar Kompol Siswandi.
Ia menambahkan, pendataan awal telah dilakukan sebagai dasar untuk koordinasi lanjutan dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi kebencanaan, apabila diperlukan langkah penanganan lebih lanjut.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, khususnya terhadap potensi gempa susulan. Jika ada kondisi darurat atau membutuhkan bantuan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau aparat setempat,” kata dia.
Sementara itu, Bripka Mohamad Rifai menyampaikan bahwa sambang binluh tidak hanya bertujuan memastikan keamanan, tetapi juga memberikan pendampingan moril kepada warga terdampak.
“Kehadiran kami di sini untuk memastikan warga merasa tidak sendirian. Kami juga menyampaikan pesan agar sementara waktu tidak menempati bangunan yang berisiko dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya. (res/an).
Peristiwa
Program JUMARI Jadi Wujud Empati Polri dan Upaya Perkuat Kedekatan dengan Warga Kediri
Kediriselaludihati.com – Kepolisian terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui aksi nyata di lapangan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, Aiptu Suhartono, melaksanakan kegiatan JUMARI (Jumat Berkah Berbagi) dengan menyalurkan bantuan beras kepada warga di Perumahan Griya Intan Permai, RT 08 RW 03, Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Jumat (6/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB tersebut menyasar warga yang membutuhkan sebagai bentuk empati dan kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat binaan. Bantuan beras diserahkan kepada Didik (48), seorang tukang pijat warga setempat, yang sehari-hari menggantungkan hidup dari jasa pijat tradisional.
Aiptu Suhartono menjelaskan, kegiatan JUMARI merupakan salah satu program pembinaan masyarakat yang bertujuan membangun hubungan emosional antara Polri dan warga. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Polri ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat.
“Kegiatan Jumat Berkah ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada warga. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Aiptu Suhartono di sela kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga penerima bantuan. Ia mengajak masyarakat untuk tetap semangat dalam bekerja, saling membantu sesama, serta tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian apabila mengetahui atau mengalami gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
“Apabila ada informasi atau permasalahan kamtibmas, kami harapkan masyarakat segera menghubungi Bhabinkamtibmas. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” katanya.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., mengapresiasi kegiatan yang dilakukan jajarannya. Menurut dia, program JUMARI sejalan dengan semangat Polri Presisi yang menekankan kehadiran polisi di tengah masyarakat secara humanis dan solutif.
“Kami mendorong seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk terus hadir dan berbuat nyata bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kepercayaan publik terhadap Polri,” kata Kompol Rudi Purwanto.
Ia menambahkan, pendekatan sosial yang berkelanjutan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat di wilayah hukum Polsek Mojoroto.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aksi Jumat Berkah tersebut juga mendapat apresiasi positif dari warga setempat yang merasa diperhatikan dan dilibatkan. Program ini menjadi cerminan komitmen Polsek Mojoroto dalam mewujudkan Polri yang hadir, berbuat, dan bermanfaat, sejalan dengan motto Polres Kediri Kota SEKARTAJI: Selaras, Karomah, Tangguh, Terpuji. (res/an).
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
