Peristiwa
Jual Miras Tanpa Izin, 2 Warung Digerebek Unit Samapta Polsek Kediri Kota
Kediriselaludihati.com – Unit Samapta Polsek Kediri Kota pada hari Rabu tanggal 15 September 2021 sekira pukul 09.00 Wib, telah Ungkap Kasus Minuman keras (MIRAS). Waktu kejadian Hari Rabu tanggal 15 September 2021 sekira pukul 09.00 WIB
TKP Warung kopi Jln. Mayor bismo Gg makam Rt 32 Rw 05 Kel. Semampir Kecamatan . Kota Kediri. Terlapor Suyitno (49) Alamat Jln. Mayor bismo G makam Rt 32 Rw 05 Kel. Semampir Kecamatan . Kota Kediri.
Kronologi Pada hari Rabu 15 September 2021 sekira pukul 09.00 wib, Anggota Unit Samapta Polsek Kediri kota Iptu Abdul Malik, Iptu Cham Sunarko dan Aiptu sujono pada saat patroli mendapat informasi dari masyarakat bahwa Warung Kopi milik Suyitno dipergunakan untuk menjual Minuman keras (MIRAS).
Setelah dilakukan tindakan Kepolisian diwarkop tersebut didapati 4 (empat) botol Miras jenis Arak jowo (Arjo) isi masing-masing 600 ml, selanjutnya pelaku penjual miras berikut barang bukti dibawa ke Polsek Kediri kota guna proses penyidikan lebih lanjut. Barang bukti 4 botol miras jenis arak jowo (Arjo) isi masing-masing 600 ml.
“Tersanngka melanggar Perda Kota Kediri No. 12 tahun 1983 tentang ijin penjualan minuman keras merujuk PERMENDAG Nomer 6/M-DAG/PER/1/2015 tentang perubahan ke dua atas PERMENDAG Nomer 20/M-DAG/PER/4/2014 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkhohol,” kata Kasi Humas Polres Kediri Kota Iptu Hendry.
TKP Kedua di Area Gor Ds. Bulu Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. Tersangka Ayu Puspita Hadiyanti (38) alamat Kelurahan Ngronggo Kecamatan Kota Kediri. Barang bukti yang diamankan berupa, 2 botol minuman beralkohol Jenis Kuntul @ 920 ml.
Berawal info dari masyarakat Bahwa di warung Ayu Puspita Hadiyanti Area GOR Desa Bulu Kecamatan Semen Kediri memiliki,menyimpan dan menjual minuman keras tanpa ijin dari pihak berwenang.
Selanjutnya dilakukan penyelidikan atas informasi tersebut. Dan ternyata benar bahwa di Warung terlapor didapatkan barang bukti berupa minuman beralkohol. Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Kediri Kota guna proses lebih lanjut. (res/an).
Peristiwa
Momen Hangat di Balai Kota, Sinergi Polres dan Pemkot Kediri Kian Solid di Hari Ulang Tahun ke-28 Wali Kota
Kediriselaludihati.com – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai Balai Kota Kediri, pada Jumat (12/6/2026), saat Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim bersama jajaran memberikan kejutan sekaligus ucapan selamat ulang tahun kepada Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang genap berusia 28 tahun.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga 13.30 WIB itu menjadi simbol eratnya sinergi antara Pemerintah Kota Kediri dan Polres Kediri Kota dalam menjaga stabilitas pemerintahan, keamanan, dan pelayanan kepada masyarakat.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, para pejabat utama Polres Kediri Kota, para kapolsek jajaran, perwakilan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, serta sejumlah personel Polres Kediri Kota.
Acara diawali dengan persiapan penyambutan, kemudian seluruh tamu bersama-sama menyanyikan lagu ulang tahun sebagai bentuk penghormatan kepada orang nomor satu di Kota Kediri tersebut. Suasana semakin meriah ketika Kapolres Kediri Kota beserta jajaran menyerahkan ucapan selamat dan dilanjutkan dengan prosesi peniupan lilin ulang tahun.
Setelah itu, Wali Kota Kediri melakukan pemotongan kue ulang tahun dan tumpeng yang kemudian dibagikan kepada tamu undangan sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.
Dalam sambutannya, Vinanda Prameswati menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolres Kediri Kota beserta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian dan kejutan pada hari ulang tahunnya.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Kediri Kota dan Ketua Bhayangkari beserta jajaran atas dukungan dan ucapan yang diberikan kepada saya. Saya sangat terharu atas kedatangan Bapak Kapolres beserta seluruh jajaran Polres Kediri Kota,” ujar Vinanda.
Ia berharap hubungan baik yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kota Kediri dan Polres Kediri Kota terus dipertahankan demi kemajuan daerah.
“Saya berharap kekompakan dan kebersamaan ini tetap tumbuh di Kota Kediri. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir, semoga Kota Kediri semakin maju dan mampu mewujudkan visi MAPAN,” tuturnya.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, dilanjutkan sesi foto bersama dan ramah tamah antara jajaran pemerintah daerah dengan kepolisian.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan hari ulang tahun semata, tetapi juga memperlihatkan eratnya kolaborasi lintas institusi dalam membangun komunikasi yang harmonis. Kehadiran pimpinan Polres Kediri Kota beserta jajaran dinilai menjadi wujud dukungan terhadap kepemimpinan Pemerintah Kota Kediri dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan. (res/an).
Peristiwa
Persiapan Haul Gus Miek di Desa Ngadi Kediri Dimatangkan, Linmas, TNI dan Polri Bersinergi Jaga Kondusivitas
Kediriselaludihati.com – Persiapan pelaksanaan Haul Gus Miek di Dusun Tambak, Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri terus dimatangkan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar apel anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Balai Desa Ngadi, pada Kamis (11/6/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB tersebut melibatkan unsur Linmas, pemerintah desa, TNI, dan Polri sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang pelaksanaan haul yang diperkirakan akan dihadiri banyak jamaah dari berbagai daerah.
Apel dipimpin dengan pendampingan dari Bhabinkamtibmas Desa Ngadi Aipda Rudi Sutanto bersama Babinsa setempat. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel pengamanan di tingkat desa sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga ketertiban selama rangkaian kegiatan keagamaan berlangsung.
Dalam apel tersebut, para anggota Linmas mendapatkan arahan terkait tugas pengamanan, pengaturan arus jamaah, antisipasi gangguan kamtibmas, serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan cepat di lapangan.
Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan mengatakan keterlibatan seluruh unsur pengamanan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak masyarakat.
“Sinergi antara Linmas, pemerintah desa, TNI, dan Polri sangat diperlukan agar seluruh rangkaian Haul Gus Miek dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. Kesiapan personel sejak awal menjadi langkah penting dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang mungkin terjadi,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan apel juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi seluruh personel terkait pola pengamanan yang akan diterapkan selama pelaksanaan haul berlangsung.
Haul Gus Miek sendiri merupakan agenda keagamaan yang rutin mendapat perhatian masyarakat dan biasanya dihadiri jamaah dalam jumlah besar. Karena itu, aspek keamanan, ketertiban, dan kelancaran kegiatan menjadi prioritas utama seluruh pihak yang terlibat.
Selain pengamanan, koordinasi juga dilakukan terkait pengaturan parkir, mobilitas jamaah, hingga upaya menjaga kenyamanan masyarakat sekitar lokasi kegiatan. Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh rangkaian acara dapat berlangsung khidmat tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan mematuhi arahan petugas selama kegiatan berlangsung. Dengan kerja sama yang baik, pelaksanaan haul dapat berjalan aman dan penuh kekhidmatan,” tambah Iptu Mahmud Satriawan.
Hingga kegiatan apel berakhir, situasi di Balai Desa Ngadi dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Persiapan pengamanan akan terus dilakukan hingga pelaksanaan Haul Gus Miek selesai guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sesuai rencana. (res/an)
Peristiwa
Multaqa Ru’asa Al-Ma’ahid Jadi Wadah Penguatan Pesantren, Ratusan Pengasuh Ponpes Hadiri Pertemuan di Al Amien Kediri
Kediriselaludihati.com – Forum silaturahmi dan penguatan peran pesantren bertajuk Multaqā Ru’asā’ al-Ma‘āhid sukses digelar di Aula Pondok Pesantren Al Amien Ngasinan, Kelurahan Rejomulyo, Kota Kediri, pada Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini mempertemukan sekitar 200 pengasuh dan pengurus pondok pesantren dari berbagai wilayah Mataraman dalam satu forum yang membahas penguatan pesantren di tengah tantangan zaman.
Acara tersebut menjadi perhatian karena dihadiri sejumlah tokoh nasional dari unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, pemerintah daerah, akademisi, hingga jajaran kepolisian. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan pentingnya peran pesantren sebagai lembaga pendidikan, dakwah, dan penguatan karakter bangsa.
Ketua Umum MUI Pusat KH Anwar Iskandar hadir langsung bersama Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., Sekjen MUI Pusat Dr. H. Amirsyah Tambunan, M.A., Ketua Bidang Pesantren MUI Pusat Dr. KH Ahmad Fahrur Rozi Burhan, serta sejumlah pengurus MUI pusat dan Jawa Timur.
Turut hadir Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha atau Gus Qowim, Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil, pimpinan perguruan tinggi, serta para pengasuh pondok pesantren dari wilayah eks Karesidenan Kediri dan Mataraman.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, penampilan hadrah, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Pesantren, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga pembukaan resmi forum. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari panitia, Wakil Wali Kota Kediri, pemutaran video Bakti Santri untuk Negeri, pemaparan profil MUI, serta arahan dari Ketua Umum MUI Pusat.
Dalam forum tersebut, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mempererat silaturahmi, bertukar gagasan, serta membahas berbagai isu strategis terkait pengembangan pendidikan pesantren dan kontribusinya dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.
“Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan sinergi antar-pesantren dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan dan sosial kemasyarakatan,” ujar salah satu panitia kegiatan.
Selain menjadi ajang silaturahmi, forum ini juga diharapkan mampu memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan Islam yang moderat, menjaga persatuan bangsa, serta membentuk generasi muda yang berakhlak dan berdaya saing.
Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari dengan berbagai agenda diskusi dan pertemuan yang telah disusun panitia. Seluruh rangkaian acara berjalan tertib, lancar, dan kondusif berkat sinergi antara panitia, peserta, serta unsur pengamanan yang terlibat.
Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut. Menurutnya, pesantren memiliki kontribusi besar dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
“Pesantren merupakan salah satu pilar penting dalam membangun karakter bangsa. Melalui forum seperti ini, silaturahmi dan sinergi antar-pengasuh pesantren dapat semakin kuat sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya Multaqā Ru’asā’ al-Ma‘āhid di Kota Kediri, diharapkan hubungan antar-pesantren semakin erat serta mampu melahirkan berbagai gagasan dan langkah strategis dalam memperkuat pendidikan Islam dan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
