Connect with us

Uncategorized

Peringati HUT TNI ke-76 Kapolda Jatim Apresiasi Gelaran Vaksinasi Serentak

Published

on

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim mengikuti upacara peringatan HUT TNI Ke-76 Tahun 2021, di lapangan Kodam V Brawijaya, dengan inspektur upacara Presiden RI Jokowi, secara virtual. Dalam kesempatan tersebut Kapolda Jatim mengapresiasi kepada seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berperan aktif dalam penanganan covid-19 dan serbuan vaksinasi khususnya di Jatim.

Upacara HUT ke-76 TNI di Kodam ini di hadiri Gubernur Jatim Khofifah bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, Kaskogartap III/Surabaya Brigjen. TNI (Mar) Much. Sulchan, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan, Irdam V Brawijaya Brigjen TNI Arie Subekti, Danrem Tipe A 084 Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo, Danlanud Muljono Kolonel Pnb. Hermawan Widhianto, Plh. Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Asintel Kejati Jatim Zulbahri, dan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Jatim Karel Tuppu, terlebih dahulu mengikuti upacara virtual HUT ke-76 TNI bersama Presiden RI dari Istana Negara.

Dalam upacara tersebut Presiden RI Jokowi menganugerahkan tanda penghormatan Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Jalasena Nararya dan Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya kepada anggota TNI AD, AL dan AU.

Dalam amanatnya Presiden menyampaikan, dalam masa pandemi Covid-19, bagaikan menghadapi perang yang berlangsung secara terus menerus, keberhasilan menghadapi Covid-19 tidak lepas dari keterlibatan prajurit TNI yang provesional.

“Prioritaskan pelaksanaan investasi pada alutsista dan SDM yang provesional serta mampu menguasai teknologi sehingga dapat menjaga kedaulatan NKRI dalam jangka panjang,” amanat Presiden Jokowi.

Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi alutsista udara yang melintas langit Istana Negara dan menyapa pelaksanaan tugas operasi anggota TNI di Lebanon, perbatasan negara dan RS Lapangan Indrapura.

Sementara di Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berperan aktif dalam penanganan dampak pandemi Covid-19. Baik dalam pendisiplinan penerapan protokol kesehatan, perawatan pasien Covid-19, maupun dalam percepatan vaksinasi Covid-19.

“Kita bersyukur bahwa dalam penanganan pandemi kali ini semua elemen bergerak. Nilai-nilai luhur bangsa yaitu gotong royong terus tumbuh di masa sulit. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI yang turut mengambil peran dalam penanganan pandemi, mulai sosialisasi penertiban protokol kesehatan, distribusi dan pelaksanaan vaksinasi, penyediaan oksigen dan obat-obatan, dan lain sebagainya,” kata Khofifah saat menghadiri Peringatan HUT ke-76 TNI di Kodam V Brawijaya, Selasa (5/10).

Khofifah mengatakan, dalam kondisi pandemi Covid-19, ketangguhan atau resiliensi bertumpu pada semangat kebersamaan. Dari situasi ini bisa dipetik pelajaran bahwa pandemi Covid-19 adalah ujian kemanusiaan, tantangan yang tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri tetapi harus dengan kolektivitas, kebersamaan dan kerjasama.

Khofifah kembali menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran TNI yang selalu sigap ketika bangsa memanggil. TNI tidak hanya mendukung terciptanya stabilitas keamanan di masyarakat, tetapi lebih dari itu, turut berperan secara konkret dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Selama ini kita melihat keberhasilan dalam menangani pandemi Covid-19 ini berasal dari agregasi inisiatif-inisiatif yang dilakukan berbagai pihak, mulai Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta masyarakat sendiri. Setiap pihak menjalankan perannya masing-masing, saling mengisi, saling membantu,” ungkapnya.

Menurutnya, esensi persatuan adalah ketika semua pihak mau bergerak demi menyelesaikan persoalan bangsa. Dalam persoalan pandemi Covid-19, ketika seluruh elemen bangsa bersatu dan berjuang bersama menangani pandemi Covid-19, maka dirinya meyakini kita semua bisa menang melawan pandemi ini. Hal ini sejalan dengan tema peringatan HUT ke-76 TNI kali ini yakni Bersatu, Berjuang Kita Pasti Menang

“Ke depan, inisiatif dan semangat kebersamaan ini perlu terus kita jaga. Pandemi Covid-19 masih menyisakan dampaknya dalam berbagai bidang. Untuk terus menguatkan diri menghadapinya, maka kita perlu bergerak bersama, kita perlu berjuang bersama dan bersatu. InsyaAllah kita pasti menang. Selamat HUT ke-76 TNI, Semoga makin jaya di darat, laut dan udara,” ungkapnya.

Sementara itu Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto mengatakan bahwa seperti yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo saat upacara virtual tadi, bahwa di ulang tahun ke-76 ini seyogyanya TNI bisa memberikan atau menampilkan kemampuan dan kapasitas TNI.

“Biasanya di hari ulang tahun inilah kesempatan para prajurit TNI menampilkan kemampuannya termasuk juga menggelar alutsista, tetapi dua tahun ini karena memang masih pandemi covid 19, sehingga penyelenggaraan ulang tahun TNI dilaksanakan secara sederhana namun tentu saja tetap sarat dengan makna seperti menggelar vaksinasi serentak dan bakti sosial,” katanya.

Pangdam mengatakan, TNI menjalankan tugas operasi militer perang dan operasi militer selain perang. Untuk operasi militer perang, karena ini masa damai tentu saja dilakukan dengan meningkatkan kemampuannya dengan melaksanakan beberapa latihan gabungan, tidak hanya oleh TNI AD, tapi juga TNI AL dan TNI AU.

Kemudian di operasi militer selain perang, lanjutnya, TNI terlibat di seluruh kegiatan yang berkaitan dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat seperti program TNI Manunggal Membangun Desa, penanganan terorisme, pengamanan perbatasan, pengamanan perairan dari pencurian kekayaan alam dan tentunya selama 2 tahun ini bersama-sama dengan Polri, masyarakat, pemerintah daerah dan seluruh komponen bangsa menyelenggarakan kegiatan-kegiatan dalam rangka penanganan covid 19.

“Di HUT ke-76 ini saya memberanikan diri mewakili seluruh prajurit TNI di seluruh Jawa Timur tentunya mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasamanya selama ini sehingga tugas-tugas yang secara sekilas tadi saya sampaikan ke depan bisa terlaksana dengan lancar,” katanya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga mengapresiasi kepada jajaran anggota TNI, dalam pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan secara serentak.

“Kami sangat mengapresiasi atas pelaksanaan vaksinasi secara serentak. Mudah-mudahan bisa berjalan terus berlanjut serta bisa menciptakan head immunity,” tambahnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan serbuan vaksinasi HUT TNI ke-76 di Makodam V/Brawijaya dengan target sasaran vaksinasi sebanyak 15.000 masyarakat Surabaya Raya dengan vaksinator berjumlah 168 tenaga kesehatan.

Continue Reading

Uncategorized

Kapolri Kenang Jejak Reformasi Gus Dur Melalui Ziarah di Tebuireng Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

Jatim – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaksanakan ziarah ke makam Presiden ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid, di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026).Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh bangsa, ziarah ini juga menjadi momentum mengenang kontribusi Gus Dur dalam perjalanan reformasi nasional, termasuk penguatan institusi Polri.Dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengenakan peci dan melakukan doa bersama serta menaburkan bunga di pusara Gus Dur. Kedatangannya disambut langsung oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, Abdul Hakim Machfudz, yang kemudian mengalungkan surban kepada Kapolri.Kadivhumas Polri, Johnny Eddizon Isir, mengatakan bahwa ziarah tersebut merupakan bentuk penghormatan Polri kepada tokoh bangsa yang memiliki kontribusi besar terhadap perjalanan demokrasi dan reformasi di Indonesia.“Ziarah ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan Polri kepada para tokoh bangsa yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan demokrasi dan reformasi di Indonesia. Gus Dur memiliki peran penting dalam sejarah bangsa, termasuk dalam proses penguatan institusi Polri sebagai lembaga yang profesional dan mandiri,” ujar Johnny kepada wartawan.Diketahui, Gus Dur menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia ke-4 sejak 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001. Dalam masa kepemimpinannya, ia melanjutkan agenda reformasi dengan mendorong profesionalisme militer dan supremasi sipil dalam pemerintahan.Salah satu tonggak penting pada era tersebut adalah dikukuhkannya pemisahan TNI dan Polri secara konstitusional melalui TAP MPR No. VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dan Polri serta TAP MPR No. VII Tahun 2000 tentang Peran TNI dan Polri.Menurut Johnny, momentum ziarah menjelang Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus menjaga semangat reformasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.Jejak pemikiran dan kebijakan Gus Dur tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan Polri sebagai institusi yang profesional, modern, dan mandiri. Selain itu, KH. Abdurrahman Wahid juga dikenang sebagai “Bapak Pluralisme” karena konsistensinya dalam memperjuangkan nilai-nilai toleransi dan keberagaman di Indonesia.Melalui ziarah ini, Polri tidak hanya memberikan penghormatan kepada seorang mantan presiden, tetapi juga mengenang warisan pemikiran kebangsaan yang turut mewarnai perjalanan reformasi dan penguatan institusi negara hingga saat ini.

Continue Reading

Uncategorized

Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

Published

on

Jakarta – Bareskrim Polri melalui Tim Delegasi Polri berhasil mengamankan Frans Antoni, salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) prioritas sekaligus residivis yang memiliki peran sentral dalam jaringan narkotika internasional yang dipimpin oleh Fredy Pratama. Frans Antoni diamankan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (18/6/2026), sebelum dipulangkan ke Indonesia pada Jumat (19/6/2026).

Pemulangan tersangka dilakukan menggunakan pesawat melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan fasilitas Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP), mengingat yang bersangkutan diketahui masuk ke wilayah Malaysia secara ilegal.

Frans Antoni merupakan tersangka yang telah berstatus DPO sejak 12 November 2023 berdasarkan Nomor: DPO/B15-97/XI/2023/DITTIPIDNARKOBA. Dalam struktur organisasi sindikat Fredy Pratama, ia diketahui memegang peran ganda sebagai pengendali keuangan, pengatur operasional lapangan, sekaligus penghubung jaringan internasional.

Berdasarkan hasil penyidikan, Frans Antoni diduga menjadi otak operasional tindak pidana pencucian uang hasil kejahatan narkotika yang berlangsung selama kurun waktu 2017 hingga 2023. Selama periode tersebut, ia tercatat melakukan pengangkutan uang hasil kejahatan dari Indonesia menuju Thailand sebanyak kurang lebih 168 kali perjalanan.

Setiap perjalanan membawa dana minimal Rp1 miliar yang terlebih dahulu disamarkan melalui sejumlah money changer di Indonesia. Dana tersebut kemudian dikonversi ke dalam pecahan 1.000 Dolar Singapura sebelum dibawa keluar negeri.

Selain berperan dalam pengiriman uang lintas negara, Frans Antoni juga diketahui menerima setoran tunai senilai total 1.200.000 Dolar Singapura dari Kosnadi Irwan alias Uncle. Penyidik turut menemukan keterlibatan tersangka dalam penguasaan tiga rekening penampungan Bank BCA yang menggunakan identitas adik kandungnya, Steven Antoni, yang diduga dipakai untuk menampung dan mengalirkan dana hasil kejahatan.

Setibanya di Indonesia, Frans Antoni langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. Pemeriksaan tersebut difokuskan untuk menelusuri seluruh aliran dana sindikat, memetakan jaringan pendukung yang masih aktif, serta memperkuat upaya pengejaran terhadap Fredy Pratama yang hingga kini masih berstatus buronan internasional dan masuk dalam daftar Red Notice.

Kadivhumas Polri, Johnny Eddizon Isir, mengatakan bahwa keberhasilan pengamanan Frans Antoni merupakan hasil kerja sama yang erat antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk otoritas terkait di Malaysia dan perwakilan Pemerintah Indonesia di luar negeri.

“Frans Antoni merupakan salah satu figur penting dalam struktur jaringan Fredy Pratama. Perannya tidak hanya sebagai pelaksana di lapangan, tetapi juga sebagai pengendali keuangan dan penghubung jaringan internasional. Penangkapannya menjadi langkah strategis untuk membongkar secara menyeluruh struktur organisasi dan aliran dana sindikat narkotika internasional tersebut,” ujar Johnny kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

Ia menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan pengembangan terhadap perkara tersebut guna menelusuri aset-aset hasil tindak pidana narkotika dan menindak seluruh pihak yang terlibat.

“Polri berkomitmen menindak tegas setiap pelaku kejahatan narkotika, termasuk pihak-pihak yang berperan dalam pencucian uang hasil kejahatan. Kami akan terus mengejar para pelaku yang masih buron, termasuk Fredy Pratama, serta menyita aset-aset yang berasal dari hasil tindak pidana untuk memutus mata rantai kejahatan narkotika sampai ke akarnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Johnny mengapresiasi sinergi antarinstansi yang telah mendukung proses pelacakan, pengamanan, hingga pemulangan tersangka ke Indonesia.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa ruang gerak para pelaku kejahatan transnasional semakin sempit. Polri bersama mitra dalam dan luar negeri akan terus memperkuat kerja sama untuk memastikan setiap pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Continue Reading

Uncategorized

Hari Bhayangkara ke – 80, Polda Jatim Buka Kejuaraan Karate Kapolda Cup 2026 Momentum Lahirkan Atlet Berprestasi

Published

on

SURABAYA,- Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jawa Timur resmi menggelar Kejuaraan Karate Kapolda Cup 2026 yang berlangsung di GOR Bola Basket UNESA Lidah Wetan Surabaya, Sabtu (20/6/2026).Pembukaan kejuaraan tersebut dipimpin langsung oleh Wadirresnarkoba Polda Jatim AKBP Oki Ahadian Purwono dengan dihadiri Wakil Ketua II FORKI Jawa Timur, panitia penyelenggara, serta para peserta yang merupakan atlet-atlet karate terbaik dari Polres jajaran Polda Jawa Timur.Dalam sambutannya, AKBP Oki Ahadian Purwono menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, melainkan menjadi sarana untuk memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan semangat sportivitas di lingkungan Polri.Selain itu, Kejuaraan Karate Kapolda Cup 2026 sekaligus menjadi wadah pembinaan kemampuan personel Polri di bidang olahraga bela diri.“Kami ingin menjadikan ajang ini sebagai wadah untuk menyalurkan bakat, mengasah kemampuan, sekaligus mempererat kebersamaan antarpersonel dari seluruh Polres jajaran Polda Jawa Timur,” kata AKBP Oki.Menurutnya, olahraga karate memiliki nilai-nilai yang sejalan dengan karakter anggota Polri, seperti disiplin, keberanian, pengendalian diri, dan semangat juang yang tinggi dalam menghadapi setiap tantangan tugas.“Karate mengajarkan banyak hal, mulai dari kedisiplinan, fokus, hingga mental pantang menyerah. Nilai-nilai itu sangat relevan dengan tugas kepolisian yang menuntut profesionalisme dan integritas tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” lanjut AKBP Oki.Ia berharap melalui kejuaraan ini akan lahir atlet-atlet terbaik dari lingkungan Polri yang nantinya mampu berprestasi di level yang lebih tinggi, sekaligus menjadi kebanggaan institusi.“Kami berharap dari atlet-atlet yang berasal dari Polres jajaran ini akan muncul bibit-bibit unggul yang bisa terus berkembang dan membawa prestasi, baik untuk institusi maupun daerah. Yang terpenting, junjung tinggi sportivitas dan jadikan kompetisi ini sebagai sarana mempererat persaudaraan,” pungkas AKBP Oki. (*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page