Uncategorized
Tubagus Muhamad Jodi Sopir Vanessa Angel Hari Ini Resmi Ditahan di Polres Jombang
SURABAYA, – Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menjelaskan, bahwa mulai awal peristiwa kecelakaan Vanessa dan suaminya Febri atau Bibi, tim penyidik Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim dan Satlantas Polres Jombang. Telah melakukan serangkaian kegiatan.
“Pada hari Senin tanggal 8 November 2021, setelah rilis pertama penyidik lalu lintas sudah mendatangkan tim Labfor dari Mabes Polri cabang Surabaya untuk melakukan pemeriksaan barang bukti kendaraan Pajero Nopol B 1264 BjU,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (11/11/2021).
Lanjut Gatot, kemudian pada sore hari melakukan gelar perkara yang pertama, terkait langkah – langkah proses penyelidikan dan penyidikan yang akan dilaksanakan. Kemudian pada hari Selasa tanggal 9 November 2021, melaksanakan pemeriksaan kepada saksi-saksi sebanyak 10 orang.
“Kemudian kepada sopir atas nama Tubagus Muhamad Jodi, pada hari Selasa sudah dinyatakan sehat oleh dokter RS Bhayangkara. Selanjutnya dibawa ke Polres Jombang untuk dilakukan pemeriksaan tambahan sebagai saksi,” lanjut Gatot.
Pada hari Rabu tanggal 10 November 2021, tim penyidik dari Satlantas Polres Jombang mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jombang.
“Usai mengirim SPDP melaksanakan gelar yang kedua untuk melakukan perubahan status sopir Vanessa. Kepada sang sopir akhirnya dinyatakan tersangka,” jelasnya.
“Kenapa dijadikan tersangka? ada beberapa petunjuk yang bisa mengenakan sebagai tersangka. Seperti contoh, dalam menggunakan jalan tol ada rambu yang harus dipatuhi oleh pengemudi,” tambahnya.
Kemudian untuk tersangka Jodi, dikenakan Pasal 310 Ayat 4 Undang-Undang RI Nomor 22 tentang lalu lintas angkutan jalan raya. Ancaman hukuman 6 tahun dengan denda 12 juta. Dan atau Pasal 311 Ayat 5 Undang-Undang Nomor 22 tentang lalu lintas angkutan jalan raya dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara dengan denda 24 juta.
Kepada sang sopir mulai hari ini sudah dilakukan penahanan di Polres Jombang.
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Kediri Kota Sambangi Petani, Bangun Komunikasi Langsung di Tengah Tegalan
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Manisrenggo, Polsek Kediri Kota Aipda Bintoro Atmojo, S.H. mendatangi lahan pertanian jagung di RT 05 RW 06 Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Kamis (24/9/2026).
Di area tegal tersebut, Aipda Bintoro bertemu langsung dengan salah seorang petani, M. Munir. Patroli sambang dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB untuk melihat aktivitas pertanian sekaligus membangun komunikasi dengan petani di wilayah binaannya.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan petani menjadi bagian penting dalam upaya menjaga produksi pangan. Karena itu, Bhabinkamtibmas didorong untuk mengenali potensi pertanian yang masih terdapat di wilayah perkotaan.
“Bhabinkamtibmas turun langsung ke lahan dan berdialog dengan Pak M. Munir yang mengelola tanaman jagung di Manisrenggo. Kami ingin komunikasi dengan petani di wilayah binaan terus terbangun,” kata Kompol Bowo.
Menurut Bowo, keberadaan lahan pertanian di tengah perkembangan kawasan perkotaan memiliki arti tersendiri. Lahan yang masih produktif dapat terus dimanfaatkan masyarakat untuk menghasilkan komoditas pangan.
“Ketahanan pangan pada akhirnya berhubungan langsung dengan orang-orang yang menanam dan merawat tanaman. Karena itu petani perlu mendapat perhatian dan dukungan agar tetap produktif,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan dukungan terhadap kegiatan pertanian sebagai bagian dari program ketahanan pangan pemerintah.
Namun, pendekatan yang dilakukan bukan sebatas menyampaikan program. Bhabinkamtibmas juga membuka komunikasi apabila petani menghadapi persoalan keamanan atau membutuhkan bantuan kepolisian.
“Kami sampaikan kepada petani, apabila ada persoalan yang berkaitan dengan keamanan maupun membutuhkan bantuan, jangan ragu berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas atau Polsek Kediri Kota,” kata Bowo.
Sambang terhadap petani jagung tersebut menambah rangkaian kegiatan jajaran Polres Kediri Kota dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat wilayah.
Sebelumnya, kegiatan serupa dilakukan Bhabinkamtibmas di Kelurahan Gayam dan Ngampel, Kecamatan Mojoroto. Personel mendatangi area persawahan dan berkomunikasi langsung dengan petani jagung.
Kali ini pendekatan dilakukan di Manisrenggo. Di tengah kawasan Kota Kediri, lahan tegal yang masih ditanami jagung menjadi pengingat bahwa produksi pangan tidak selalu berada jauh dari perkotaan.
“Yang terpenting bukan sekadar datang ke lahan, tetapi membangun komunikasi dengan petani. Mereka harus merasa bahwa Bhabinkamtibmas juga menjadi mitra yang bisa dihubungi ketika ada persoalan di lingkungannya,” ujar Bowo. (res/an).
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Turun ke Dandangan dan Setonopande Kediri, Sampah hingga Perbaikan Rumah Jadi Perhatian
Kediriselaludihati.com – Persoalan lingkungan dan kelayakan rumah menjadi bagian dari kegiatan pendampingan Bhabinkamtibmas Polsek Kediri Kota, Kamis (24/9/2026). Di Kelurahan Dandangan, polisi bersama tiga pilar mendampingi penilaian lingkungan Zero Waste.
Sementara di Kelurahan Setonopande, Bhabinkamtibmas menghadiri pelaksanaan Tender Rakyat terkait program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Kegiatan di Dandangan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan Aipda Heppy Endra, S.H. bersama tiga pilar mendampingi tim penilai yang turun ke lingkungan RW 01, RW 05, RW 08 dan RW 12.
Tim melakukan penilaian terhadap sejumlah aspek lingkungan, mulai kebersihan dan keasrian kawasan, pengelolaan sampah organik dan anorganik, kondisi saluran dan resapan drainase hingga keberadaan tanaman obat dan tanaman hias di rumah warga.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mendorong keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan tempat tinggal.
“Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar mendampingi tim penilai di empat RW. Yang dilihat tidak hanya kebersihan, tetapi juga bagaimana warga mengelola sampah, drainase serta menata tanaman di lingkungan rumah,” kata Kompol Bowo.
Dalam dialog dengan warga, Bhabinkamtibmas juga mendorong agar sampah organik tidak semata-mata dibuang, tetapi mulai dimanfaatkan kembali, salah satunya menjadi pupuk.
“Warga kami ajak meningkatkan penataan lingkungan dan mengelola sampah agar memiliki manfaat kembali. Lingkungan yang nyaman tentu tidak bisa hanya mengandalkan petugas, tetapi membutuhkan kebiasaan warga dari rumah,” ujarnya.
Pada jam yang sama, kegiatan lain berlangsung di Gedung Graha Abdi Praja, Kelurahan Setonopande, Jalan Sultan Agung Nomor 55, Kota Kediri.
Bhabinkamtibmas Setonopande Aiptu Syaifudin Yuri bersama lurah dan Babinsa menghadiri pelaksanaan Tender Rakyat terkait program RTLH yang diselenggarakan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Kediri.
Program tersebut berkaitan dengan penanganan rumah tidak layak huni di Setonopande dan sejumlah kelurahan lain di wilayah Kecamatan Kota.
Menurut Bowo, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan terhadap program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Untuk Setonopande, Bhabinkamtibmas hadir bersama lurah dan Babinsa dalam kegiatan Tender Rakyat program RTLH. Kami tentu mendukung program yang bertujuan memperbaiki kondisi tempat tinggal masyarakat,” katanya.
Bowo menegaskan keterlibatan kepolisian bukan pada proses penentuan penerima maupun mekanisme teknis program RTLH. Ranah tersebut tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah melalui perangkat yang menangani program.
“Kepolisian berada pada fungsi pendampingan dan menjaga kegiatan berjalan tertib. Untuk penetapan, anggaran maupun pelaksanaan teknis RTLH merupakan kewenangan instansi terkait,” ujarnya.
Dua kegiatan tersebut memperlihatkan persoalan lingkungan permukiman memiliki cakupan yang luas. Di satu sisi ada persoalan sampah, drainase dan penghijauan. Di sisi lain masih terdapat kebutuhan memperbaiki rumah warga agar memenuhi kelayakan sebagai tempat tinggal.
Karena itu, menurut Bowo, Bhabinkamtibmas perlu hadir dalam kegiatan masyarakat di tingkat kelurahan, tidak hanya ketika muncul persoalan keamanan.
“Bhabinkamtibmas sehari-hari berada dekat dengan warga. Kehadiran mereka juga untuk membangun komunikasi dan mengetahui apa yang sedang dikerjakan maupun dibutuhkan masyarakat di wilayah binaannya,” kata Bowo. (res/an)
Peristiwa
Polsek Kediri Kota Sambangi Pedagang, Dampingi 110 Warga Periksa Kesehatan hingga Patroli Perbankan
Kediriselaludihati.com – Aktivitas kepolisian di wilayah Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Kamis (24/9/2026), tidak hanya berkutat pada patroli keamanan. Personel Polsek Kediri Kota bergerak di sejumlah ruang aktivitas masyarakat, mulai Pasar Banjaran, kegiatan tracing Tuberkulosis (TB) di Semampir hingga kawasan perbankan dan SPBU.
Di Pasar Banjaran, Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjaran melakukan sambang dan berdialog dengan Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Banjaran Fauzi serta Koordinator Pasar Banjaran Fuad sekitar pukul 09.00 WIB.
Pertemuan dengan pengelola dan perwakilan pedagang tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi langsung dengan masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di pasar.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan pendekatan langsung menjadi salah satu cara kepolisian mengetahui perkembangan situasi di lingkungan masyarakat.
“Bhabinkamtibmas berdialog langsung dengan paguyuban dan koordinator pasar. Kami mengajak pedagang bersama-sama menjaga keamanan lingkungan karena mereka yang setiap hari mengetahui aktivitas di pasar,” kata Kompol Bowo.
Pada waktu hampir bersamaan, kegiatan berbeda berlangsung di Balai Kelurahan Semampir, Jalan Mayor Bismo Nomor 27.
Sebanyak 110 warga mengikuti tracing Tuberkulosis yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis. Kegiatan dengan penanggung jawab dr. Hamida, Sp.P. tersebut turut didampingi Bhabinkamtibmas Semampir Aiptu Dodik Bagoes Riyadi bersama Babinsa, pemerintah kelurahan dan petugas Dinas Kesehatan Kota Kediri.
“Di Semampir, Bhabinkamtibmas mendampingi kegiatan bersama tiga pilar dan petugas kesehatan. Ada 110 warga yang mengikuti kegiatan tersebut,” ujar Bowo.
Keterlibatan kepolisian dalam kegiatan itu, menurut Bowo, berada pada aspek pendampingan dan keamanan. Sementara pemeriksaan, tracing maupun penanganan medis tetap menjadi kewenangan tenaga kesehatan.
“Untuk persoalan medis tentu menjadi ranah petugas kesehatan. Kehadiran anggota kami adalah mendampingi kegiatan masyarakat dan membantu agar pelaksanaannya berjalan tertib,” katanya.
Sementara itu, lima personel Polsek Kediri Kota juga bergerak melakukan patroli Harkamtibmas sejak pukul 09.00 WIB.
Dipimpin AKP Prayitno sebagai perwira pengawas dan Aiptu Anang S. sebagai pengendali, patroli menyasar Bank Jatim, Bank Sinarmas, GraPARI Telkomsel, Bank Syariah Indonesia, Bank Panin hingga SPBU Semampir.
Personel berdialog dengan petugas keamanan perbankan sekaligus menyampaikan pesan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal. Patroli juga diarahkan untuk mengantisipasi kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor.
Di SPBU Semampir, petugas melakukan pengecekan untuk mengetahui kondisi ketersediaan BBM.
“Patroli menyasar perbankan dan sejumlah objek yang memiliki aktivitas masyarakat. Anggota berdialog dengan petugas keamanan, mengantisipasi 3C dan melakukan pengecekan di SPBU. Berdasarkan pengecekan saat kegiatan, stok BBM dilaporkan tersedia,” kata Bowo.
Menurut dia, tiga kegiatan pada Kamis pagi tersebut memiliki pola yang berbeda, tetapi berangkat dari pendekatan yang sama, yakni menempatkan anggota di tengah aktivitas masyarakat.
“Polisi tidak harus menunggu ada kejadian. Bhabinkamtibmas bisa bertemu pedagang di pasar, mendampingi kegiatan kesehatan, sementara anggota patroli bergerak melakukan pencegahan pada lokasi yang membutuhkan pengawasan,” ujarnya.
Dari pasar tradisional, balai kelurahan hingga perbankan, personel Polsek Kediri Kota bergerak melalui pendekatan dialogis dan patroli. Kehadiran tersebut diarahkan agar persoalan di lingkungan masyarakat dapat diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
