Connect with us

Uncategorized

*Apel Pam Pilkades* : *Kapolresta Banyuwangi Ikhlas dan Jaga Netralitas*

Published

on

BANYUWANGI : Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasribu memimpin apel Pergeseran Pasukan (Serpas) dalam rangka pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Banyuwangi yang akan berlangsung Rabu, (17/11/2021) besok.

Apel serpas digelar di halaman Mapolresta Banyuwangi, Selasa (16/11/2021). Turut hadir dalam apel Serpas, Wakapolresta AKBP Didik Harianto serta para pejabat utama Polresta Banyuwangi.

Kapolres mengatakan dalam pengamanan Pilkades Serentak yang akan berlangsung di 8 (delapan) desa yang tersebar di 7 (tujuh) kecamatan, antara lain Desa Kedunggebang Kecamatan Tegaldlimo,Desa/Kecamatan Gambiran, Desa Tegalarum Kecamatan Sempu, Desa Buluagung Kecamatan Siliragung, Desa Sumbersari Kecamatan Srono, Desa Sumberanyar Kecamatan Wongsorejo, dan Desa Jelun serta Desa Licin Kecamatan Licin.

“Apel pergeseran pasukan ini merupakan bukti kesungguhan Polresta Banyuwangi untuk mewujudkan pelaksanaan pengamanan Pilkades serentak di Kabupaten Banyuwangi aman, kondusif dan sehat, sesuai harapan bersama,” ujar AKBP Nasrun.

Kepada seluruh personel yang bertugas, Kapolresta mengingatkan untuk selalu menjaga sikap dan perilaku pada saat pengamanan di TPS dan jangan berlaku arogan dan benar-benar menjaga netralitas.

“Perlu diingat, dalam Pilkades ini polisi tidak mempunyai hak dalam Pilkades terkecuali pengamanan. Jaga netralitas, anggota yang terkena Sprin Pengamanan Pilkades dilarang membawa Senpi. Pedomani pasal 28 UURI No. 2 tahun 2002, bahwa anggota Polri dilarang ikut berpolitik praktis baik langsung maupun tidak langsung. Dan apabila ada permasalahan di TPS, jangan ikut campur terkecuali telah diminta panitia Pilkades,” tandasnya.

Kapolresta menambahkan, tugas pengamanan TPS adalah tugas khusus, sehingga setiap anggota harus melakukan pengecekan lokasi TPS yang akan diamankan dan lakukan mapping situasi wilayah geografis dan karakteristik masyarakat di wilayah masing-masing.

Di masa pandemi Covid-19, Kapolresta juga mengingatkan disiplin penerapan protokol kesehatan merupakan harga mati agar Pilkades serentak ini berjalan sesuai harapan dan tidak menjadi kluster baru pandemi Covid-19.

“Harus benar-benar memperhatikan Prokes yang ada di TPS. Agar tidak menjadi klaster baru, jika terjadi pelanggaran prokes lakukan tindakan tegas dengan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat,” tegas Kapolresta Banyuwangi.

Dalam pesta demokrasi tingkat desa ini, Kapolresta juga mengingatkan kepada seluruh calon kades, tim sukses maupun masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas Kamtibmas yang kondusif, baik menjelang maupun setelah pelaksanaan Pilkades.

“Kepada para calon kades maupun tim sukses harus bersaing dengan sehat. Tidak bersikap berlebihan jika memenangi pemilihan dan yang belum berhasil juga harus mengambil sikap menerima,” Kapolresta mengingatkan.

Kapolresta menyampaikan beberpa penekanan antara lain pertama diharapkan anggota ikhlas dalam melakukan pengamanan Pilkades kedua kesiapsiagaan dan jangan sampai ada personel yang makan tulang kawan. Ketiga untuk dampak-dampak yang terjadi menjelang pemungutan ataupun pemilihan besok intelijen dikeluarkan kemudian Binmas juga tetap melakukan penyuluhan, Bhabinkamtibmas mengantisipasi situasi yang ada di wilayahnya lokasi pemilihan Pilkades.

Keempat perhatikan persiapan kelengkapan perorangan karena situasi musim hujan cuaca tidak mendukung suatu saat kita bergerak untuk ke lokasi kita siap-siap hujan ataupun rompi yang untuk malam apabila kita melaksanakan terjun ke lapangan. Dan kelima rekan-rekan siapkan kondisi dan fisik untuk kita supaya dapatnya bekerja dengan baik.

“Saya kira itu yang perlu saya sampaikan tolong nanti masing-masing perwira selaku pengendali di sana komunikasi gunakan HT ramaikan HT tersebut karena sangat bermanfaat bagi kita semua. paling akhir semoga kita selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam melaksanakan tugas,” tutup Kapolresta banyuwangi. (Humas Polresta Banyuwangi)

Continue Reading

Uncategorized

Papua Barat Jadi Ruang Pengabdian dan Pengembangan Kepemimpinan Wakapolda Polwan

Published

on

BADUNG, BALI – International Association of Women Police (IAWP) Conference 2026 menjadi ruang bagi Polwan Indonesia untuk berbagi pengalaman dalam menjalankan tugas di berbagai wilayah, termasuk Papua Barat yang memiliki karakter geografis, sosial, dan budaya.

Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Sulastiana mengatakan, karakteristik Papua Barat menjadi pengalaman berharga bagi Polwan untuk terus meningkatkan kemampuan, membangun kedekatan dengan masyarakat, serta memberikan pelayanan kepolisian yang sesuai dengan kondisi wilayah.

“Papua memiliki karakteristik yang secara geografis memberikan pengalaman tersendiri bagi polisi pada umumnya, bukan hanya Polwan. Kemudian diperlukan pendekatan untuk menangani setiap masalah yang timbul di wilayah tersebut,” ujar Brigjen Pol Sulastiana.

Menurutnya, keberagaman sosial dan budaya Papua Barat juga menjadi ruang pembelajaran bagi Polwan untuk mengembangkan kompetensi sekaligus mengambil peran strategis dalam kepolisian.

“Kompetensi menjadi prioritas yang penting. Kompetensi itu pasti berkaitan dengan skill dan knowledge,” katanya.

Ia menambahkan, kepemimpinan tidak hanya tentang berada di depan, tetapi juga bagaimana seorang pemimpin mampu menginspirasi orang lain untuk terus belajar dan berkembang.

“Kepemimpinan sebenarnya bukan soal di depan saja, tetapi bagaimana kita bisa menginspirasi seseorang untuk bermimpi, kemudian belajar lebih, kemudian bersikap dan berbuat lebih,” pungkasnya.

Continue Reading

Uncategorized

HKGB ke-74, Bhayangkari Sumbar Hadir Berikan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir Bandang

Published

on

Solok — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana terus ditunjukkan keluarga besar Polri. Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026, Pengurus Daerah Bhayangkari Sumatera Barat melaksanakan kegiatan Bhayangkari Peduli dengan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir bandang di wilayah Solok.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian HKGB ke-74 sekaligus bentuk kepedulian sosial Bhayangkari kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana. Bantuan yang telah disiapkan kemudian dibawa langsung ke lokasi untuk diserahkan kepada warga yang membutuhkan.

Setibanya di lokasi, jajaran Bhayangkari Sumatera Barat tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga meninjau kondisi masyarakat dan lingkungan yang terdampak. Sejumlah material sisa bencana seperti lumpur, kayu dan material lainnya masih terlihat di sekitar lokasi.

Kehadiran Bhayangkari di tengah masyarakat juga diwarnai dengan interaksi langsung bersama warga, termasuk anak-anak. Suasana tersebut menunjukkan bahwa bantuan kemanusiaan tidak semata-mata berupa dukungan logistik, tetapi juga menghadirkan perhatian, empati dan penguatan moral bagi masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengatakan kegiatan Bhayangkari Peduli merupakan wujud kepedulian keluarga besar Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang terdampak bencana.

“Kegiatan Bhayangkari Peduli dalam rangka HKGB ke-74 ini merupakan bentuk nyata kepedulian keluarga besar Polri kepada masyarakat. Kehadiran langsung di tengah warga terdampak diharapkan dapat memberikan manfaat, meringankan beban dan memberikan semangat kepada masyarakat dalam menghadapi masa pemulihan,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari semangat pengabdian Polri. Karena itu, sinergi antara Polri, Bhayangkari dan masyarakat perlu terus diperkuat, terutama dalam menghadapi situasi bencana yang membutuhkan kebersamaan dan gotong royong.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Yang tidak kalah penting, semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus dijaga agar masyarakat dapat bangkit dan kembali menjalankan aktivitas secara bertahap,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Bhayangkari Sumatera Barat menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Semangat HKGB ke-74 tidak hanya menjadi momentum peringatan organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata dengan hadir, berbagi dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bhayangkari Peduli, hadir bersama masyarakat, berbagi untuk sesama.

Continue Reading

Uncategorized

Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Sumbar Turunkan K9 Spesifikasi SAR Telusuri Jalur Air Bah

Published

on

SOLOK — Unit Polsatwa Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sumatera Barat mengerahkan tim khusus pencarian dan penyelamatan (Search and Rescue / SAR) untuk menindaklanjuti perintah pimpinan dalam operasi penyisiran di kawasan terdampak air bah. Operasi pencarian ini dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026, dengan menyusuri area mulai dari belakang Kantor Bupati.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan bahwa pengerahan Satwa K9 (anjing pelacak) merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam membantu proses pencarian secara optimal di medan yang sulit dijangkau.

“Kepolisian Daerah Sumatera Barat terus memaksimalkan seluruh potensi yang ada, termasuk menurunkan Unit Polsatwa K9 yang memiliki spesifikasi khusus SAR. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses penyisiran di lapangan, terutama pada area-area yang terdampak material air bah,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya, Kamis (24/9/2026).

Dalam operasi tersebut, Ditsamapta Polda Sumbar menurunkan empat personel berpengalaman yang dipimpin langsung oleh Kasubnit Harvet Polsatwa, Aipda Hamidi Rahmadhoni, didampingi tiga personel lainnya yaitu Briptu Muhardi Iqbal, Bripda Alif Mulya Putra, dan Bripda Visky Wiryan Sugiat. Tim juga didukung dengan dua unit kendaraan khusus (Ransus) Polsatwa serta membawa dua ekor satwa (anjing pelacak) jenis Herder dengan spesifikasi SAR andal.

Direktur Samapta (Dirsmapta) Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, menambahkan bahwa kehadiran satwa pelacak terlatih sangat krusial guna memaksimalkan efektivitas pencarian di lokasi kejadian.

“Kami menerjunkan 4 personel terlatih beserta 2 ekor satwa K9 jenis Herder spesifikasi SAR dan 2 unit ransus. Pelaksanaan pencarian dimulai dari titik belakang Kantor Bupati dengan menyusuri jalur aliran air bah. Keahlian satwa pelacak ini diharapkan dapat membantu melacak jejak maupun petunjuk penting di lokasi secara lebih efektif dan presisi,” tambah AKBP Andre Anas.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Sumbar bersama unsur terkait masih terus melaksanakan penyisiran secara intensif di lapangan dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan personel.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page