

Peristiwa
Tukang Becak Ditemukan Meninggal Dunia di Pasar Setono Betek Kediri
Kediriselaludihati.com – Petugas SPKT Polsek kediri Kota mendatangi TKP orang meninggal dunia mendadak di dalam Kios Pasar Setono Betek, Kota Kediri. Kejadian berlangsung pada Jumat 10 April 2020 sekira jam 20.00 WIB.
Pelapor adalah Agus Purwanto, alamat domisili kios pasar setono betek. Sementara korbannya adalah ARISMAN (68) tukang becak sekaligus pengamen warga Dsn Tepus Rt 02 Rw.04 Desa Sukorejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri.
Pada hari Senin 10 Maret 2020 sekira pukul 10.00 wib saksi 1 mendatangi kios tempat ringgal korban untuk memberikan makan. Namun saat saksi 1 mengintip ke dalam kios korban, korban belum bangun. Kemudian saksi mengecek lagi namun masih belum bangun hingga akhirnya sekira pukul 19.00 wib saksi 1 memberitahukan kepada warga bahwa korban dari pukul 10.00 wib sampai dengan sekarang belum bangun bangun.
Akhirya warga mendatangi kios korban. Saat dilakukan pemeriksaan kondisi korban telah meninggal. Selanjutnya saksi memberitahukan kejadian tersebut ke pos satpam yang diteruskan ke bhabinkamtibmas setempat. Polisi mengamankan (satu) bendel rekam medis atas nama korban dari RS. DKT kediri sebagai barang bukti.
” Hasil pemeriksaan unit iden dan Dokpol Rs.Bhayangkara pd tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Barang barang milik korban yang ada di kamar kos masih utuh dan tidak ada yg hilang. Dari keterangan saksi dan keluarga korban bahwa korban mempunyai riwayat sakit komplikasi( setroke, jantung, diabetis) dan pernah dirawat di RS DKT kota kediri(rekam medis terlampir),” kata Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi.
Pihak keluarga korban memohon utk korban diperiksa( di visum) luar saja dan tidak dilakukan auotopsi. Pihak keluarga membuat surat pernyataan tidak menuntut kepada siapapun di kemudian hari dan surat pernyataan utk tidak di autopsi. (res/an).
Peristiwa
Gelar Lat Praops Tumpas Narkoba, Polres Kediri Kota Maksimalkan Pengungkapan Target Operasi

Polres Kediri Kota serius dalam perang melawan narkoba. Hal itu dibuktikan dengan digelarnya Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Tumpas Narkoba Semeru 2025 di Aula Rupatama Mapolres Kediri Kota, Rabu (27/08)
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Ibrahim Saputra , S.H, S.IK, M.H Dalam arahannya, Kapolres Kediri Kota menegaskan pentingnya operasi ini sebagai upaya penanggulangan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, serta obat terlarang lainnya, khususnya dalam rangka cipta kondisi pasca peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Jawa Timur.
Latpra Ops yang dimulai dari tanggal 30 Agustus hingga 10 September 2025 ini akan melibatkan 96 personel Polres Kediri Kota dari berbagai fungsi yang terbagi dalam 4 Satgas, yaitu Satgas Lidik, Satgas Tindak, Satgas Gakkum dan Satgas Banops, Target operasi yang dipasang cukup jelas, yaitu mengungkap Kasus narkoba, terutama pengedar dengan harapan bisa mencapai lebih dari target atau over prestasi.
Kapolres Kediri Kota menekankan poin penting kepada personel:
1. Tidak melakukan pelanggaran sekecil apa pun, terutama tindakan transaksional selama operasi.
2. Target operasi wajib terpenuhi, bahkan kalau bisa lebih,
3. Fokus pada pengungkapan kasus berkualitas, mengingat operasi ini bukan kegiatan rutin.
4. Meningkatkan kedisiplinan dan kerja sama antar-satgas.
5. Memaksimalkan penggunaan aplikasi pelaporan agar data yang masuk valid, akurat, dan real-time melalui WS dan SOT.
“Operasi ini tidak main-main. Kita harus bekerja maksimal, jangan sampai ada celah, karena narkoba adalah musuh bersama yang merusak generasi bangsa. Target wajib tercapai bahkan kalau bisa lebih,” tegas Kapolres.
Dengan meningkatnya kasus narkoba dibanding tahun sebelumnya, Polres Kediri Kota berkomitmen menjadikan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025 sebagai momentum untuk menekan peredaran barang haram tersebut sekaligus menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Kediri Kota, Pungkas AKBP Anggi Saputra
Peristiwa
HUT RI ke-80, 42 Pleton Siswa-Siswi Ikuti Parade dengan Meriah

Polreskedirikota.com – Suasana semarak peringatan HUT RI ke-80 terasa di Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Sebanyak 42 pleton siswa-siswi tingkat MI/SD negeri dan swasta mengikuti lomba baris-berbaris, Sabtu pagi (30/8/2025).
Kegiatan yang mengambil start dari halaman SD Negeri 1 Banyakan hingga finish di lapangan Kradenan, berlangsung meriah dengan sorak-sorai warga yang turut menyaksikan jalannya parade.
Untuk menjamin kelancaran, Polsek Banyakan menerjunkan personel Bhabinkamtibmas bersama Koramil Banyakan. Pengamanan dipimpin langsung Waka Polsek Banyakan Iptu Karlan, Kanit Intel Iptu Wahyudi, serta didukung Danpos Banyakan Peltu Johan Wahyudi beserta anggota.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekcam Banyakan Mudatsir, Ketua KKKSD Kecamatan Banyakan Imam Suhodo, Ketua Panitia Yunus, para kepala sekolah, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Banyakan.
Kapolsek Banyakan, Iptu Joko Purwantono, S.H., menyampaikan bahwa lomba baris-berbaris bukan hanya ajang kompetisi, namun juga sarana menanamkan disiplin dan semangat kebangsaan sejak dini.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan aman dan tertib. Kami hadir memastikan keamanan sekaligus memberi semangat bagi adik-adik yang tampil luar biasa. Ini adalah bentuk kebersamaan dan pendidikan karakter yang baik bagi generasi penerus,” tegasnya.
Lomba baris-berbaris ini menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT RI ke-80 di Kecamatan Banyakan. Acara ditutup dengan penampilan pleton terakhir pada pukul 11.05 WIB dan berjalan sukses tanpa hambatan. (res/aro)
Peristiwa
Polsek Kediri Kota dan Tiga Pilar Sigap Amankan Lokasi, Nihil Korban Jiwa

Kediriselaludihati.com – Peristiwa kebakaran menggegerkan warga Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota Kediri, Sabtu pagi (30/8/2025). Api melahap sebagian bangunan Bety Laundry 2 yang berlokasi di RT 2 RW 5, milik Hendra Bagus Santosa (30), warga Kelurahan Ngletih.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 08.55 WIB, diduga berasal dari tabung LPG yang terhubung dengan mesin pengering. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp29 juta.
Polsek Kediri Kota bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngadirejo Aiptu Bekti Purwanto, unsur Tiga Pilar, dan piket fungsi Polsek langsung mendatangi lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan oleh PMK Kota Kediri, sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Ridwan Sahara, S.H. menyampaikan apresiasi atas cepat tanggapnya petugas dan peran masyarakat yang sigap melaporkan kejadian.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kami imbau warga agar selalu waspada terhadap bahaya kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik maupun penggunaan LPG. Mari bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman dan nyaman,” ujar Kapolsek.
Kehadiran polisi di lokasi juga memberikan rasa aman bagi warga. Polsek Kediri Kota menegaskan akan terus meningkatkan patroli serta penyuluhan kamtibmas untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. (res/aro)
-
Peristiwa5 years ago
Ning Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years ago
Jangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years ago
Ponpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago
6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa5 years ago
Pengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa5 years ago
Ribuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Inspirasi6 years ago
Mengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
-
Peristiwa2 years ago
Inilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang