Peristiwa
Korem 082/CPYJ Lakukan Wasev dan Penilaian Kampung Pancasilan di Mojoroto
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota melakukan pendampingan kegiatan Wasev Dan Penilaian Kampung Pancasila Oleh Korem 082/CPYJ Wilayah KODIM 0809/Kediri di Kelurahan Mojoroto.
Kegiatan berlangsung, pada hari Senin 28 Maret 2022 Pukul 12.32 – 13.36 WIB ,bertempat di Wilayah Kelurahan Mojoroto Kota Kediri telah dilaksanakan Kegiatan Kunjungan kerja Tim Wasev dan Penilaian Kampung Pancasila di Wil Kodim 0809/Kediri oleh Korem 082/CPYJ diikuti oleh 10 orang, sebagai penanggung jawab Letkol Inf Rully Eko Suryawan. S.,Sos. (Dandim 0809/Kediri)
Hadir dalam giat Kapolsek Mojoroto Kompol Muhklason ,S.H.Camat Mojoroto Bpk Bambang Tri Laksono, A,MD, LLAJ. Kakel Mojoroto Bpk Achmad Khoirudin.Danramil 0809/03 Mojoroto Lettu Czi Bibit.Mayor Inf Bambang Riyanto (Pasi bin puanter Rem 082/CPYJ).
Mayor Arh Kristanto. (Kasdim 0809/Kediri). Mayor Caj Bangun (Pabung Kodim 0809/Kediri). Para Pasi Kodim 0809/Kediri.Ipda Agung Sukoco. Serma Eko Yudi, (Bati Binpuanter Korem 082/CPYJ). Perwakilan Babinsa Koramil Jajaran Kodim 0809/Kediri. Babhinkamtibmas Mojoroto Aiptu Widodo. Babinsa Mojoroto Serda Parik. Babhinsa Mojoroto Serda B.Suryanto
Kegiatan dimulai, Pukul 12.32 WIB , Tim Waasev Korem 082/CPYJ di dampingi Kasdim dan Pabung 0809/Kedir. Datang di Kelurahan Mojoroto Kota Kediri disambut oleh tari remong. Pukul 12.40 WIB menyanyikan lagu Indonesia Raya
Pukul 13.43 WIB Sambutan Kakel Mojoroto, Sugeng rawuh bapak di Kelurahan Mojoroto ,di Mojoroto sudah ada 12 kampung handal . Hari ini sudah berkumpul dari beberapa tokoh agama untuk mewujudkan Kampung Pancasila ini. Pukul 12.45 WIB paparan kampung Pancasila oleh Serda Bambang Babhinsa Mojoroto.
Kelurahan Mojoroto terdiri dari 53 RT dan 12 RW jumlah penduduk 14.992 Jiwa sangat majemuk dari suku penganut kepercayaan dan pemeluk agama mata pencaharian juga sangat beragam. Pancasila sebagai Ideologi Negara harus menjadi jiwa bagi kehidupan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.
Dengan tujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat sebagai warga negara yang memiliki Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Pada Minggu ke 3 bulan Februari 2022 sudah memulai menjalankan kampung pancasila di keluarahan Mojoroto
Pada Minggu ke 1 bulan Maret 2022 sudah melaksanakan Sosialisasi. Aspek Kampung Pancasila, Pelaku apkowil beserta semua lapisan masyarakat, Dengan metode – tatap muka ,silaturahmi dan sosialisasi. Sasaran – semua lapisan masyarakat Faham terhadap pengamalan Pancasila. Pukul 13.01 WIB pemutaran video dokumenter kampung Pancasila Mojoroto.
Pukul 13.08 WIB , penyampaian dari Mayor Inf Bambang Riyanto (Pasi bin puanter Rem 082/CPYJ) yang intinya. Tujuan penilaian bukan hanya sekedar Ceremonial belaka tetapi harus di terapkan betul-betul pada generasi kita. Perbedaan suku bangsa dan bahasa tetap bersatu Bhineka Tunggal Ika sehingga Penduduk Indonesia merasa aman dan nyaman
Mari kita tingkatkan kepedulian Nasional dan menerapkan sikap sikap Pancasila dan jangan mudah terprovokasi di era yang maju saat ini agar tidak mudah diombang ambingkan. Adanya Kampung Pancasila ini kita harus bisa menyadarkan masyarakat dan diri sendiri untuk menjadi contoh para generasi penerus bangsa dan mencerdaskan anak anak kita.
Mari kita pelihara kasih sayang di sanubari kita apapun agamanya kita harus solid dan tetap bersaudara. Pancasila sangat cocok diterapkan diindonesia karena beragam Budaya , Suku , Ras dan Agama agar kita jaga bersama Generasi muda kita
Kita harus menjaga anak kita agar Arif menggunakan gadget supaya tidak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan untuk kedepannya. Terimakasih kepada segenap instansi di Kelurahan Mojoroto dalam menyelenggarakan kegiatan ini.
Pukul 13.18 WIB dilaksanakan kegiatan doa, pukul 13.21 WIB Menyanyikan lagu Garuda Pancasila. Pukul 13.22 WIB penyerahan Baksos oleh Mayor Caj Bangun (Pabung Kodim 0809/Kediri)dan Kakel Mojoroto kepada warga Mojoroto.
Pukul 13.24 WIB pentas Wayang kulit dengan dalang cilik Ki Majid umur 10 tahun lakon Wahyu Pancasila. Pukul 13.36 WIB , Tim Waasev Korem 082/CPYJ di dampingi Kasdim dan Pabung 0809/Kediri ,meninggalkan Kelurahan Mojoroto Kota Kediri.
Kegiatan Kunjungan kerja Tim Wasev dan Penilaian Kampung Pancasila Wil Kodim 0809/Kediri oleh Korem 082/CPYJ di Kelurahan Mojoroto Kota Kediri. Memberikan Motivasi dan pengarahan agar dapat meningkatkan kepedulian Nasional dan menerapkan sikap Pancasila dan jangan mudah Terprovokasi di era yang maju saat ini
“Selama kegiatan berjalan aman, lancar dan terkendali serta dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata KAPOLSEK MOJOROTOKOMPOL MUKHLASON, S.H. (res/an).
Inspirasi
Rangkaian Kegiatan Keagamaan dan Ekonomi Rakyat Digelar Selama Tiga Hari di Wilayah Grogol
Kediriselaliudihati – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, ditandai dengan peresmian Megengan Agung dan Pasar Santri yang digelar di Dusun Santren, Desa Cerme, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan warga sekaligus penguatan tradisi keagamaan menjelang bulan suci Ramadhan.
Megengan Agung dan Pasar Santri secara resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah NU yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026. Acara tersebut diinisiasi oleh MWC NU Kecamatan Grogol dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, santri, serta pelaku usaha kecil.
Sejak sore hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan. Beragam lapak kuliner, produk UMKM, serta hasil kreasi santri berjajar di area Pasar Santri. Sementara itu, Megengan Agung diisi dengan doa bersama dan tradisi selamatan sebagai ungkapan syukur serta permohonan keselamatan menjelang Ramadhan.
Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya peran NU dalam menjaga harmoni sosial dan budaya di tengah masyarakat.
“Peringatan Harlah NU bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga wadah mempererat persatuan dan menggerakkan ekonomi warga. Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib dan kondusif,” ujar Andang.
Ia menambahkan, kehadiran aparat di lokasi kegiatan bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama acara berlangsung, mengingat tingginya antusiasme warga.
Tokoh NU setempat menyampaikan bahwa Pasar Santri diharapkan dapat menjadi ruang pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemandirian ekonomi.
“NU hadir tidak hanya dalam dakwah, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan ekonomi umat. Pasar Santri ini adalah bentuk nyata dari semangat tersebut,” kata salah satu pengurus MWC NU Grogol.
Hingga Jumat petang, seluruh rangkaian kegiatan pembukaan berjalan lancar, tertib, dan aman. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari tradisi keagamaan dan penguatan ekonomi lokal di wilayah Grogol. (res/aro)
Peristiwa
Polsek Pesantren Kediri Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Gempa, Warga Diminta Tetap Waspada
Kediriselaludihati.com – Sebuah rumah warga di Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dilaporkan roboh setelah terjadi gempa bumi, pada Jumat dini hari (6/2/2026). Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polsek Pesantren melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran segera melakukan sambang dan pengecekan langsung ke lokasi terdampak.
Kegiatan sambang dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran, Bripka Mohamad Rifai, bersama Lurah Singonegaran dan Ketua RT 27 RW 06. Mereka mendatangi rumah milik Ahmad Jaelani yang berlokasi di RT 27 RW 06, Kelurahan Singonegaran. Rumah tersebut diketahui mengalami kerusakan parah hingga roboh akibat guncangan gempa yang terjadi pada malam sebelumnya.
Dalam peristiwa tersebut, rumah ditempati oleh Ahmad Muslimin, anak dari pemilik rumah. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya korban jiwa. Namun, bangunan rumah mengalami kerusakan serius sehingga tidak layak huni untuk sementara waktu.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan bahwa kehadiran polisi di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan rasa aman dan memastikan kondisi warga pascakejadian bencana.
“Kami langsung menerjunkan Bhabinkamtibmas untuk melakukan sambang, memastikan kondisi warga, serta berkoordinasi dengan perangkat kelurahan. Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujar Kompol Siswandi.
Ia menambahkan, pendataan awal telah dilakukan sebagai dasar untuk koordinasi lanjutan dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi kebencanaan, apabila diperlukan langkah penanganan lebih lanjut.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, khususnya terhadap potensi gempa susulan. Jika ada kondisi darurat atau membutuhkan bantuan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau aparat setempat,” kata dia.
Sementara itu, Bripka Mohamad Rifai menyampaikan bahwa sambang binluh tidak hanya bertujuan memastikan keamanan, tetapi juga memberikan pendampingan moril kepada warga terdampak.
“Kehadiran kami di sini untuk memastikan warga merasa tidak sendirian. Kami juga menyampaikan pesan agar sementara waktu tidak menempati bangunan yang berisiko dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya. (res/an).
Peristiwa
Program JUMARI Jadi Wujud Empati Polri dan Upaya Perkuat Kedekatan dengan Warga Kediri
Kediriselaludihati.com – Kepolisian terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui aksi nyata di lapangan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, Aiptu Suhartono, melaksanakan kegiatan JUMARI (Jumat Berkah Berbagi) dengan menyalurkan bantuan beras kepada warga di Perumahan Griya Intan Permai, RT 08 RW 03, Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Jumat (6/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB tersebut menyasar warga yang membutuhkan sebagai bentuk empati dan kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat binaan. Bantuan beras diserahkan kepada Didik (48), seorang tukang pijat warga setempat, yang sehari-hari menggantungkan hidup dari jasa pijat tradisional.
Aiptu Suhartono menjelaskan, kegiatan JUMARI merupakan salah satu program pembinaan masyarakat yang bertujuan membangun hubungan emosional antara Polri dan warga. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Polri ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat.
“Kegiatan Jumat Berkah ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada warga. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Aiptu Suhartono di sela kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga penerima bantuan. Ia mengajak masyarakat untuk tetap semangat dalam bekerja, saling membantu sesama, serta tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian apabila mengetahui atau mengalami gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
“Apabila ada informasi atau permasalahan kamtibmas, kami harapkan masyarakat segera menghubungi Bhabinkamtibmas. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” katanya.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., mengapresiasi kegiatan yang dilakukan jajarannya. Menurut dia, program JUMARI sejalan dengan semangat Polri Presisi yang menekankan kehadiran polisi di tengah masyarakat secara humanis dan solutif.
“Kami mendorong seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk terus hadir dan berbuat nyata bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kepercayaan publik terhadap Polri,” kata Kompol Rudi Purwanto.
Ia menambahkan, pendekatan sosial yang berkelanjutan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat di wilayah hukum Polsek Mojoroto.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aksi Jumat Berkah tersebut juga mendapat apresiasi positif dari warga setempat yang merasa diperhatikan dan dilibatkan. Program ini menjadi cerminan komitmen Polsek Mojoroto dalam mewujudkan Polri yang hadir, berbuat, dan bermanfaat, sejalan dengan motto Polres Kediri Kota SEKARTAJI: Selaras, Karomah, Tangguh, Terpuji. (res/an).
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
