Connect with us

Uncategorized

Polresta Malang Kota Bersama BNN Kota Malang Musnahkan Belasan Kilogram Narkoba

Published

on

KOTA MALANG – Memasuki awal Ramadan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polresta Malang Kota yang bersinergi dan berkolaborasi dengan BNN Kota Malang melaksanakan kegiatan pemusnahkan sejumlah barang bukti terkait kejahatan narkoba.

Barang bukti tersebut adalah hasi dari pengungkapan oleh Satresnarkoba Polresta Malang Kota pada periode bulan Januari sampai dengan Maret 2022.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan bahwa narkoba sangat berbahaya pada kehidupan dan kesehatan generasi penerus bangsa. Untuk itu pihaknya berkomitmen dalam memerangi Narkoba khususnya yang ada di wilayah hukum Polresta Malang Kota.

“Polresta Malang Kota akan bersinergi dengan BNN dan pihak terkait termasuk elemen masyarakat dan relawan untuk terus berkomitmen memerangi kejahatan Narkoba,”tegas Kombes Pol Budi Hermanto di halaman kantor BNN Kota Malang, pada Selasa (5/4/22).

Dalam memerangi kejahatan Narkoba, Polresta Malang Kota bukan hanya memburu para pelaku jaringan Narkoba,namun juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat,pelajar dan mahasiswa tentang bahayanya Narkoba.

“Kali ini yang kami musnahkan bersma pihak yang berwenang sekitar 18,6 kg dan 20.000 butir pil LL,”kata Kombes Budi Hermanto.

Kombes Budi Hermanto menambahkan, bahwa bahaya narkoba yang timbul diantaranya dehidrasi, halusinasi, menurunnya tingkat kesadaran, gangguan kualitas hidup, hingga kematian.

Maka dari itu pihaknya bersinergi dan kolaborasi bersama BNN Kota Malang memaksimalkan upaya untuk memberantas para pelaku dan memusnahkan barang bukti yang disita.

Agenda pemusnahan barang bukti tindak pidana narkoba ini dihadiri oleh Wakil Walikota Malang, Kapolresta Malang Kota, Kepala BNN Kota Malang, Danramil, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang, Camat Kedung Kandang, Kapolsek Kedung Kandang, dan FORMAN (Forum Masyarakat Anti Narkoba).

Sementara itu Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengapresiasi atas komitmen pihak Polresta Malang Kota dan BNN dalam memberantas peredaran Narkoba di wilayah Malang Kota.

“Secara kasat mata memang ini merupakan barang bukti yang kita lihat untuk dimusnahkan,tapi esensi sebenarnya kita menyelamatkan masa depan generasi bangsa dari barang berbahaya untuk kepentingan bangsa dan negara” ujar Sofyan Edi Jarwoko yang hadir dalam acara tersebut.

Ia menambahkan kegiatan pemusnahan narkoba yang dilakukan ini sangat membawa dampak baik. Pasalnya, dari seluruh barang bukti yang dimusnahkan tersebut BNN Kota Malang dan Polresta Malang kota berhasil menyelamatkan sekitar lima belas ribu jiwa warga Kota Malang.

Senada dengan Wali Kota Malang, Kepala BNN Kota Malang Kombes Pol. Raymundus Andhi Hedianto juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Satresnarkoba Polresta Malang Kota karena selama ini sudah terjalin koordinasi dan kolaborasi dengan tidak kenal waktu untuk memberantas narkoba di wilayah Kota Malang.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas dan kolaborasi antara BNN Kota Malang dan Polresta Malang Kota dalam memerangi Narkotika di wilayah Kota Malang,dengan harapan bahwa agar Masyarakat Kota Malang dapat terhindar dari bahaya penyalahgunaan Narkotika,”ungkap Kombes Pol. Raymundus Andhi Hedianto.

Kepala BNN juga berharap, di Bulan Suci Ramadhan ini semoga apa yang sudah dilakukan ini dapat menambah rasa aman, nyaman dan tenang bagi Masyarakat Kota Malang dan menuju Kota Malang Bersinar atau bersih dari narkoba. (**19/hms)

Continue Reading

Peristiwa

Informasi Tentang TK Kemala Bhayangkari Disebar hingga Tingkat RT dan RW

Published

on

Kediriselaludihati.com — Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemasan, Kecamatan Kota, Kediri, menggelar sosialisasi penerimaan peserta didik baru TK Kemala Bhayangkari di Balai Kelurahan Kemasan, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemasan Aipda Agus Budiono dan diikuti Ketua RT, RW, Petugas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (PPA) kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh informasi terkait proses penerimaan siswa baru TK Kemala Bhayangkari, termasuk tahapan pendaftaran dan pengenalan program pendidikan anak usia dini.

Selain penyampaian langsung, Bhabinkamtibmas juga membagikan flayer informasi penerimaan melalui grup komunikasi Kelurahan Kemasan agar jangkauan sosialisasi lebih luas dan dapat diterima masyarakat secara cepat.

Aipda Agus Budiono mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penyebarluasan informasi pendidikan kepada masyarakat.

“Melalui sosialisasi ini kami berharap masyarakat, khususnya para orang tua, mendapatkan informasi yang jelas terkait penerimaan TK Kemala Bhayangkari sehingga dapat mempersiapkan pendidikan anak sejak dini,” ujar Agus.

Ia menambahkan, keterlibatan perangkat lingkungan dan tokoh masyarakat diharapkan dapat membantu menyebarkan informasi secara efektif hingga tingkat keluarga.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menyatakan dukungan kepolisian terhadap kegiatan pendidikan merupakan bagian dari penguatan hubungan sosial dengan masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga mendukung kegiatan sosial dan pendidikan yang bermanfaat bagi masyarakat. Pendidikan usia dini menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter anak,” kata Bowo.

Menurut dia, sinergi antara aparat, pemerintah kelurahan, dan masyarakat penting untuk memastikan informasi publik dapat tersampaikan secara optimal.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias hingga seluruh rangkaian selesai.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan akses informasi pendidikan anak usia dini di lingkungan Kelurahan Kemasan semakin luas dan mendorong meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pendidikan formal sejak usia dini. (Res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Mojoroto Kediri Dukung Penguatan Penggunaan Bahasa Indonesia Digelar di Lingkungan Kelurahan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto, Polres Kediri Kota bersama perangkat kelurahan mengikuti kegiatan edukasi bertajuk peran Bahasa Indonesia dalam profesionalisme dan responsivitas pelayanan publik di Gedung Pertemuan Kantor Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto Aiptu Andri Jatmiko, Kepala Kelurahan Mojoroto beserta staf, serta peserta dari lingkungan kelurahan.

Acara menghadirkan narasumber Ratna Isnawati, M.Pd., dosen Tadris Bahasa Indonesia Universitas Tribakti Lirboyo Kediri, yang memberikan materi mengenai pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang baik, profesional, dan responsif dalam pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pemaparannya, Ratna menekankan bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga cerminan kualitas pelayanan publik dan profesionalisme aparatur pemerintahan.

“Bahasa yang baik, jelas, dan santun akan membangun kepercayaan masyarakat. Aparatur pelayanan publik perlu memahami bahwa komunikasi yang efektif menjadi bagian penting dari pelayanan yang responsif,” ujar Ratna.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto Aiptu Andri Jatmiko mengatakan kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan kemasyarakatan menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan lingkungan sosial.

“Kami hadir untuk mendukung kegiatan positif di lingkungan kelurahan sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung,” kata Andri.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat koordinasi antara aparat, perangkat kelurahan, dan masyarakat dalam menjaga situasi lingkungan tetap aman dan kondusif.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., menyatakan kegiatan edukatif semacam ini penting dalam mendukung peningkatan kapasitas aparatur kelurahan sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

“Profesionalisme pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga kualitas komunikasi aparatur. Dengan penggunaan bahasa yang baik dan responsif, pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal,” ujar Rudi.

Menurut dia, kepolisian mendukung setiap agenda edukasi dan penguatan kapasitas masyarakat yang dapat berdampak positif terhadap tata kelola lingkungan sosial.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali. Peserta mengikuti kegiatan dengan tertib hingga acara selesai.

Melalui kegiatan tersebut, Kelurahan Mojoroto diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis komunikasi yang profesional, humanis, dan efektif kepada masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Pengamanan Wayang Kulit Buka Giling PG Pesantren Baru Kediri Berlangsung Kondusif

Published

on

Kediriselaludihati.com – Jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota melaksanakan sejumlah kegiatan penguatan keamanan dan koordinasi masyarakat di wilayah Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, pada Selasa (5/5/2026) malam.

Kegiatan pertama dilaksanakan Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran Bripka Mohamad Rifai bersama unsur tiga pilar dengan menghadiri pertemuan rutin Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) di Kantor Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren.

Pertemuan yang dimulai pukul 19.15 WIB tersebut membahas koordinasi pembangunan wilayah serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di lingkungan Kelurahan Singonegaran.

Bripka Mohamad Rifai mengatakan forum rutin tersebut menjadi wadah penting dalam membangun komunikasi antara aparat, perangkat kelurahan, dan masyarakat.

“Koordinasi rutin bersama LPMK dan tiga pilar sangat penting untuk menyamakan langkah terkait pembangunan lingkungan sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Rifai.

Selain itu, pada waktu hampir bersamaan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama tiga pilar dan personel yang tersprin melaksanakan pengamanan pertunjukan wayang kulit di Lapangan Tenis PG Pesantren Baru, Kelurahan Pesantren.

Pengamanan dimulai pukul 19.00 WIB dengan dipimpin Kanit Reskrim Polsek Pesantren. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan pembukaan musim giling tahun 2026 PG Pesantren Baru.

Acara wayang kulit dihadiri unsur Forkopimcam Kecamatan Pesantren, General Manager PG Pesantren Baru beserta staf, Kepala Kelurahan Pesantren, Kepala Kelurahan Ketami, Kepala Kelurahan Tempurejo, serta masyarakat Kelurahan Pesantren dan sekitarnya.

Aiptu Siswanto menyebut pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan hiburan masyarakat berlangsung aman dan tertib.

“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar kegiatan budaya dan hiburan dapat berjalan lancar tanpa gangguan keamanan,” kata Siswanto.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan kehadiran personel Bhabinkamtibmas dalam berbagai kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya menjaga kedekatan dengan warga sekaligus deteksi dini potensi gangguan keamanan.

“Bhabinkamtibmas harus aktif hadir di tengah masyarakat, baik dalam kegiatan koordinasi pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, maupun pengamanan agenda publik. Ini penting untuk menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Pesantren,” ujar Siswandi.

Ia menambahkan, sinergi tiga pilar bersama perangkat kelurahan dan elemen masyarakat menjadi faktor utama terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Seluruh rangkaian kegiatan pada malam itu berlangsung lancar, tertib, dan aman tanpa adanya gangguan menonjol.

Melalui penguatan koordinasi dan kehadiran aktif aparat di lapangan, Polsek Pesantren berharap stabilitas keamanan wilayah tetap terjaga sekaligus mendukung kelancaran aktivitas sosial, budaya, dan pembangunan masyarakat di Kecamatan Pesantren. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page