Connect with us

Peristiwa

Polres Kediri Kota Kawal Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa UB di depan Gedung DPRD

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota bersama Polsek jajaran melakukan pengamanan aksi unjuk rasa mahasiswa di Kantor DPRD Kota Kediri, pada hari Senin tanggal 11 April 2022 mulai pukul 07.30 wib s.d pukul 11.30 wib.

Kegiatan dimulai, pukuk 07.30 wib, kegiatan pengamanan dimulai dengan apel persiapan pengamanan yang dipimpin oleh Kapolres Kediri Kota di Halaman Masjid Baiturohman, Jl. Mayor Bismo Kel. Semampir Kota Kediri.

Arahan Kapolres Kediri Kota  “Bahwa kita disini melaksanakan tugas pengamanan giat aksi yang dilakukan oleh adik adik kita dan mungkin sepantaran anak anak kita, oleh karena itu, agar kita betugas secara humanis terhadap adik adik kita. bahwa pedoman dalam kita bertugas adalah Perkap Nomor  02 th 2011 dimana hal tersebut ada tahapan tahapan yang perlu kita lakukan pada saat bertugas. Prinsip kita dalam bertindak adalah prinsip preemtif, prefentif dan yang terakhir adalah probabilitas. Yang perlu kita antisipasi adalah adanya penumpang penumpng gelap yang berusaha masuk dalam peserta aksi yang dapat mencederai tujuan mulia dari adik adik kita yang sedang melaksanakan aksi,” katanya.

Lalu, pukul 08.00 wib, masa mulai berkumpul di titik kumpul, depan Kampus Universitas Brawijaya Kediri, Jl. Pringgodani Kel. Mrican Kota Kediri. Pukul 09.30 wib, massa mulai bergeser melalui rute : Jl. Pringgodani – – Jl. Gatot Subroto – Jl. KH. Ahmad Dahlan – Jl. Jakgung Suprapto – Jl. Syudanco Supriyadi – Jembatan Wijaya Kusuma – Jl. Mayor Bismo (DPRD Kota Kediri).

Korlap dalam giat aksi adalah Rizky Fadilah, Presma BEM UB PSDKU Kediri dengan kuat massa sekitar  50 orang dan orator Chanifan, Alfan, Putri dan  Jihad.

Perlengkapan yang digunakan kendaraan roda dua  30 unit. Bendera merah putih. Bendera UB. Bendera HMI, 2 buah. Jas almamater dengan pita biru. megaphone 1 unit. spanduk bertuliskan ” Apa Kabar Pres, Pakde sehat, Pakde Haus, Haus Kekuasaan”.

Poster bertuliskan :Lagi demo #Save2tak RIP Mimin, Halo kamu yg ada disana#Save Anya# Dimiskinkan oleh Negara sendiri,Aliansi PSDKU UB Kediri, Siapa aliansi PSDKU UB Kediri, Pejabat malah turu, IKN Prov EK Pesta, NPO Molel, Jual Alat Bantu Dengar Hub: 0857707622999, Cukup Mancester United Yang Yang Carut Marut, Indonesia Jangan.

Tuntutan yg disampaikan dalam Aksi yaitu. Mega Proyek IKN, Kenaikan harga minyak dan sembako.. Kenaikan harga BBM penundaan pemilu dan 3 periode. Pukul 10.00 wib rombongan peserta aksi dari UB PSDKU Kediri tiba  dan langsung menuju ke Kantor DKLH untuk memarkir kendaraan.

Awalnya, mahasiswa menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta. ikrar sumpah mahasiswa. Penyampaian Iptu Ibnu Sai (Kanit Bintibsos) “ Pada saat ini adik – adik melaksanakan aksi pesan kami agar menjaga ketertiban dalam pelaksanaan aksi, saat ini kita jalankan ibadah puasa harus saling mengerti dipancing emosi,” jelasnya.

Penyampaian Kabag Ops Kompol Abraham Sisik. ” Kami memberikan pelayanan pengayoman kepada adik kawal agar pelaksanaan penyampaian aspirasi berjalan lancar kondusif saya titip Kota Kediri agar aman kondusif, mengingat saat ini bulan puasa apabila adik adik ada yang kurang enak badan pingsan kita sedian ambulan,” ucapnya.

Orasi  Chanifan. “Hidup rakyat miskin Kota, kita 1 brawijaya. kepentingan kita adalah untuk kepentingan masyarakat, tidak ada kepentingan yang lain. Ada 4 persoalan yang menjadi perhatian kita bersama, bagaimana bisa presiden membuat mega proyek akhir masa jabatan nya,” katanya.

Ditambahkan , kita semua tahu bahwa pemilu akan dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2024, sah saja kita melaksanakan aksi yang menolak adanya penundaan pemilu.

“Kami tidak mau berdialog dengan parlemen apapun, karena kami mosi tidak percaya kepada parlemen yang notabene adalah mendukung pemerintah, kami berharap kepada seluruh aparat keamanan polisi di kota kediri agar tetap selalu menjaga keamanan, menjaga ketertiban, tidak ada lagi upaya intervensi, tidak ada lagi upaya penekanan kepada kami, karena kami juga ingin menjaga kota kediri ini tetap tentram dan nyaman,” terusnya.

Orasi oleh  Jihad. “harga BBM semakin naik, rakyat semakin sengsara, semakin miskin, Kita disini untuk memperjuangkan rakyat Indonesia dari pemerintah yang menyengsarakan rakyat, Kita disini untuk menolak penundaan Pemilu yang mana dapat menceredai konstitusi. Hari ini BBM mahal dan langka yang mana menyengsarakan rakyat,” katanya.

Orasi Alfan. “Kita takjil makan gorengan, kita butuh makan bukan hanya di kukus. ketika harga minyak dunia naek, harga minyak goreng naek, tapi ketika harga minyak dunia turun, kenapa harga minyak dunia  bisa turun. harga BBM naek, pajak naik, harga minyak goreng naik, untuk membuat ibukota baru dengan menyengsarakan rakyat, mendzolimi rakyat” katanya.

Orasi Putri S “Kita sampaikan mosi tidak percaya kepada pemerintah karena harga minyak dan sembako lainnya mahal, Rakyat saat ini dimiskinkan oleh pemerintah nya sendiri. Kita disini untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan, Kita hadir disini sebagia pembela rakyat Indonesia karena pemerintah telah menyengsarakan rakyat dengan menaikan harga BBM dan minyak serta sembako lainnya,” ucapnya.

Orasi oleh  Rizky F : “Usut tuntas penimbunan dan permainan minyak goreng dll. Kami mengecam keras atas penundaan Pemilu. Kita menentang Mega proyek IKN. Kita disini untuk melakukan penolakan atas kebijakan pemerintah yang menyengsarakan rakyat atas kenaikan BBM, minyak dan bahan pangan, Pembacaan hasil konsolidasi mahassiswa UB PSDKU Kediri bersama dengan elemen mahasiswa lainnya di depan Kampus UB yang dilaksanakan pada hari Sabtu 09 April 2022,” tegasnya.

“Kepolisian selalu memberi pengayoman dan pelayanan kepada adik adik sekalian, ucapan terima kasih karena aksi dari adik adik sekalian sangat tertib, dan kami sangat mengapresiasi hal tersebut.  hati hati di jalan semoga selamat sampai tujuan,” kata Kabag Ops

Lalu, Pengambilan vidio, dan dokumentasi oleh mahasiswa UB PSDKU Kediri dan Ikrar Mahasiswa. Pukul 11.30 WIB , orasi selesai dan peserta aksi kembali ke tempat parkir kendaraan selanjutnya kembali ke titik kumpul (Kampus UB). (res/an).

Continue Reading

Inspirasi

Wali Kota Ajak Jadikan Tradisi Patrol sebagai Simbol Persatuan dan Identitas Budaya

Published

on

Kediriselaludihati – Pemerintah Kota Kediri menggelar Festival Musik Patrol dalam rangka menyambut malam takbir Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026) malam. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Balai Kota Kediri tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan puluhan peserta dari berbagai kelurahan dan pelajar.

Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota KH Qowimuddin Thoha, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, Ketua DPRD Kota Kediri, serta jajaran Forkopimda dan pimpinan organisasi perangkat daerah.

Sebanyak 46 perwakilan kelurahan turut ambil bagian dalam festival tersebut, ditambah 16 peserta dari tingkat SMA dan MA. Setiap kelompok menampilkan kreativitas musik patrol sebagai bagian dari tradisi malam takbiran yang telah mengakar di masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan bahwa musik patrol tidak sekadar hiburan, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan dan identitas budaya masyarakat.

“Musik patrol takbir bukan sekadar hiburan, melainkan wujud kebersamaan, kreativitas, dan semangat religius masyarakat Kediri. Tradisi ini telah menjadi identitas budaya kita yang mengajarkan nilai gotong royong dan kekompakan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan tradisi tersebut sebagai simbol persatuan serta ungkapan rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa selama Ramadan.

“Mari kita jadikan musik patrol takbir sebagai simbol persatuan, semangat kebersamaan, dan rasa syukur atas kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa,” katanya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pembacaan doa. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemberangkatan peserta oleh Wali Kota Kediri bersama Forkopimda.

Peserta kemudian melaksanakan pawai musik patrol dengan rute mengelilingi sejumlah ruas jalan utama kota, mulai dari Balai Kota Kediri, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Brawijaya, Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanudin, Jalan Pemuda, Jalan Hayam Wuruk, hingga kembali ke titik awal.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim memastikan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan pengamanan selama kegiatan berlangsung, termasuk pengaturan arus lalu lintas di sepanjang rute yang dilalui peserta.

“Kami melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas agar kegiatan festival musik patrol ini berjalan aman, lancar, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujar Anggi.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut sehingga dapat berlangsung dengan tertib dan kondusif.

Selama pelaksanaan festival, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri di Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Konvoi, Petasan hingga Balap Liar Jadi Perhatian, Penyekatan Disiapkan di Perbatasan Kota

Published

on

Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota melakukan pemetaan (mapping) terhadap potensi kerawanan malam takbir Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026). Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat yang merayakan malam takbiran di berbagai titik wilayah.

Pemetaan dilakukan sejak pukul 14.00 WIB dengan mengidentifikasi sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi pusat kegiatan masyarakat. Beberapa titik tersebut di antaranya kawasan Jembatan JWK Mojo, Jalan Pattimura, Jalan Panglima Sudirman (sekitar Ramayana), Simpang Empat Bence, hingga area GOR Jayabaya dan Taman Sekartaji.

Selain itu, jalur baru yang mengelilingi kawasan Bandara Dhoho Kediri juga menjadi perhatian karena dinilai rawan digunakan sebagai jalur konvoi kendaraan saat malam takbir.

Tak hanya di dalam kota, Polres Kediri Kota juga menyiapkan sejumlah titik penyekatan di wilayah perbatasan guna mengantisipasi masuknya rombongan takbir keliling dari luar daerah. Penyekatan direncanakan di sejumlah kecamatan, seperti Tarokan, Banyakan, Grogol, Mojo, Semen, Mojoroto, Kota, hingga Pesantren.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim mengatakan bahwa pemetaan ini menjadi langkah awal dalam menentukan strategi pengamanan malam takbir agar berjalan aman dan kondusif.

“Mapping ini kami lakukan untuk mengetahui titik-titik rawan aktivitas masyarakat saat malam takbir, sekaligus menentukan langkah antisipasi seperti penempatan personel dan penyekatan di perbatasan,” ujar AKBP Anggi, Jumat (20/3/2026).

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah potensi kerawanan yang menjadi perhatian utama, di antaranya konvoi kendaraan menggunakan truk atau pikap dengan sound system besar yang diikuti sepeda motor berknalpot brong hingga dini hari.

Selain itu, potensi gangguan lain meliputi penggunaan petasan, konsumsi minuman keras, hingga kemungkinan bentrokan antar kelompok apabila terjadi pertemuan di jalan. Kemacetan akibat penggunaan badan jalan untuk konvoi serta aksi balap liar juga menjadi fokus pengawasan.

“Kami mengantisipasi berbagai potensi gangguan, mulai dari petasan, miras, hingga balap liar yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu mencegah hal-hal tersebut,” katanya.

Polres Kediri Kota menegaskan bahwa seluruh hasil pemetaan ini akan menjadi dasar dalam pelaksanaan pengamanan malam takbir, termasuk patroli intensif dan penjagaan di titik-titik strategis.

Dengan langkah antisipatif tersebut, diharapkan perayaan malam takbir di Kota Kediri dapat berlangsung tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

Selama kegiatan pemetaan berlangsung, situasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbir secara bijak dan tetap menjaga ketertiban umum. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Kapolres Tekankan Antisipasi Konvoi, Petasan, hingga Miras demi Jaga Kondusivitas Kota

Published

on

Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Malam Takbir Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Apel Mako Polres Kediri Kota, Jumat (20/3/2026) sore. Kegiatan ini menjadi bentuk kesiapan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang malam takbiran.

Apel yang dimulai pukul 16.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim dan dihadiri sejumlah pejabat lintas instansi, di antaranya Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kediri M. Ferry Djatmiko, perwakilan Kodim 0809 Kediri, serta jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota dan instansi terkait lainnya.

Ratusan personel gabungan dari berbagai unsur diterjunkan dalam apel tersebut, mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, hingga elemen masyarakat seperti Banser, Senkom, dan RAPI. Keterlibatan lintas sektor ini menjadi bagian dari sinergi dalam mengamankan perayaan malam takbir di Kota Kediri.

Dalam amanatnya, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam mengantisipasi berbagai potensi kerawanan yang kerap muncul saat malam takbiran.

“Kita melaksanakan apel ini sebagai bentuk kesiapan untuk mengamankan Kota Kediri agar tetap aman dan kondusif. Mengingat pada malam takbir biasanya banyak kegiatan masyarakat, mulai dari konvoi, petasan, sound horeg, hingga potensi peredaran miras,” ujar AKBP Anggi.

Ia mengingatkan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan langkah preventif yang efektif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

“Kehadiran rekan-rekan di lapangan sudah menjadi upaya pencegahan terhadap potensi kerawanan. Laksanakan tugas dengan baik, penuh semangat, dan keikhlasan hingga situasi benar-benar aman dan kondusif,” katanya.

Selain itu, Kapolres juga menginstruksikan agar pengamanan tidak hanya dilakukan saat puncak malam takbir, tetapi dilanjutkan hingga dini hari melalui patroli dan penyekatan di titik-titik tertentu.

“Pengamanan akan terus berlanjut hingga dini hari dengan patroli dan penyekatan. Kita berharap seperti tahun-tahun sebelumnya, tidak ada kejadian menonjol yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah,” ujarnya.

Di akhir amanat, Kapolres juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh personel serta mengingatkan pentingnya peran aparat sebagai pelayan masyarakat.

“Kita hadir sebagai abdi masyarakat, baik Polri, TNI, maupun pemerintah daerah, untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” tuturnya.

Rangkaian apel berlangsung tertib, mulai dari penghormatan pasukan, laporan komandan apel, hingga pembacaan doa. Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kesiapan seluruh unsur dalam menjaga keamanan wilayah.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi dilaporkan berjalan aman, lancar, dan kondusif. Polres Kediri Kota memastikan pengamanan malam takbir akan dilakukan secara maksimal demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page